Travellous: A Travel Journal
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Travellous: A Travel Journal

by
3.5 of 5 stars 3.50  ·  rating details  ·  122 ratings  ·  36 reviews
Membaca novelnya membuat saya tahu
bahwa dia adalah pemuda yang nekat!
Dia bukan tipe orang yang bertopang dagu melamunkan mimpinya
tapi bergerak secepat kilat untuk mewujudkannya!
Mimpi hanya 10% dari kehidupan
dan 90%nya adalah usaha keras untuk Mewujudkannya.
Dan Andrei berhasil.
(Upi, sutradara film)


...Ini untuk mimpi-mimpi kita yang terucap
diketinggian ribuan kaki
lebih dekat
...more
Paperback, 213 pages
Published April 1st 2009 by Travellous Publishing
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Travellous, please sign up.

Be the first to ask a question about Travellous

Community Reviews

(showing 1-30 of 239)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Roos
Jul 29, 2009 Roos rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: Goodreaders
Recommended to Roos by: Curiosity
Ehmmm...ternyata bukan aku saja yang merasa membaca buku ini seperti membaca film atau tepatnya melihat film. Cerita mengalir pelan namun pasti, emosi yang membaca juga dibuat naik turun antara sedih, senang, prihatin dan tertawa, hubungan yang dibangun antara Andrei dengan orang-orang yang baru ditemuinyapun berjalan lancar, sampai kupikir meski dalam kondisi susah Si Andrei ini selalu beruntung mendapatkan orang-orang yang perhatian dengan dia. Meski mengaku belajar otodidak, tapi buku ini men...more
gieb
sebuah perjalanan, kadangkala, adalah sebuah usaha untuk mengasingkan diri. mengasingkan diri, menurut andrei, adalah sebuah mimpi yang ingin diterjemahkan. mungkin karena ada kondisi skeptisme -guncangan mimpi, iman, dan spiritual.

saya ingat al ghozali -sang hujjatul islam itu- yang pernah memutuskan 'berjalan'. tidak tanggung-tanggung. 11 tahun al ghozali 'mengasingkan diri'. saat memutuskan untuk pergi, al ghozali sedang benar-benar berada di puncak kepopulerannya. persis ketika kita saksikan...more
e.c.h.a
Thanks buat Mbak Roos...yang sudah rekomen-in buku ini ke Gw.

Awalnya gw kira buku ini layaknya seperti beberapa buku yang mengangkat tema traveling yang pernah gw baca. Ternyata saya salah. Baru nyadar kenapa di bilang A Travel Journal. Karena memang Rei penulisnya seperti menuangkan buku hariannya. Emosi penulisnya benar benar tertuang di sini. Jadi ngerasain apa yang Rei rasakan; tertawa gembira, kenekatannya, perasaan kangen rumah, kegalauan, persahabatan dan cinta.Jadi berasa ada di sebelah...more
Raya
Satu lagi buku yang diangkat dari sebuah weblog, seperti halnya Trinity dalam Naked Traveler yang menceritakan pengalamannya menjadi backpacker keliling dunia yang ia tulis di blog miliknya, atau buku keliling Eropa hanya dengan 1000 dollar milik Marina. Adalah Travellous, buku yang ditulis oleh Andrei Budiman dari blog miliknya.
Perbedaan yang baik menurut saya dalam buku Andrei ini, ia menceritakan pengalamannya dengan format linear, tidak seperti buku traveling lainnya yang menceritakan sekue...more
Harun Harahap
selesaiiiiiiiiiii...

buku baca bareng abak2 GRI bulan juli ni akhirnya daku selesaikan juga..basically, gw suka banged mang sama buku2 yg berisi tentang perjalanan seseorang ke luar negri..*hmm..kapan ya gw ke luar negri..ke singapur yg deket aj blom..menyedihkan*

isinya bagus dan kocak..buku ni juga didalamnya diselipkan kisah persahabatan/cinta dengan Ling, Jules n Lain2nya..*sumpah..gw pengen kenal sama yang namanya Ling*..

sebenernya tips n trick perjalanan dalam buku ni sangat minim sekali yah...more
Amelia
whuaah saya ditodong ma penulisnya suruh bikin review, padahal saya mah paling gak bisa bikin review!! ;P))
Hmmm..mau ngereview apa yah!! tolooong!!! hehhehehe
Ok deh.. pertama kali liat buku ini di TM bookstore lagi hari sabtu (hari sabtu& minggu adalah hari beli buku di TM coz ada diskon tambahan sampe 35% untuk 200 judul buku pertama! jadi saya bela-belain ke sana sebelum jam 11 siang, biar dapet diskon tambahan..lah koq jadi promosiin TM Bookstore sih?;D ).. Sebenernya saya dah beli Naked...more
erry
Oct 10, 2009 erry rated it 3 of 5 stars
Shelves: travel
Mendengar kata perjalanan buat saya adalah bisa berarti banyak hal. Sebuah pencarian, pelarian sekaligus juga pelampiasan akan banyak hal. Makna hidup, jati diri, pelarian masalah, mimpi dan masih banyak lagi. Perjalanan untuk setiap orang pasti berbeda maknanya.

Membaca buku ini tdk hanya membaca sebuah catatan perjalanan. tetapi juga sebuah kisah. Sebuah cerita yang penuh romantikanya. Sebuah catatan perjalanan, juga sebuah novel. Tak melulu seperti tour guide membosankan yang ada di brosur2 p...more
Wulan
Gw selalu suka buku ttg travelling karena sejak kecil gw terobsesi bisa keliling dunia. Makanya, pas gw ngeliat buku ini, gw langsung beli tanpa pikir panjang. Apalagi cover-nya bagus pula!

Saat baca ni buku, gw mengekspektasikan sebuah cerita yg mirip dgn cerita di novel The Naked Traveller, yaitu penjelasan yg detil dan membuat gw seolah berada di sana.

Tapi ternyata buku ini, menurut gw, cenderung lebih ke sebuah curhat atau diary biasa. Bahkan terkadang cenderung berfokus pada love life si pen...more
Bunga Mawar
Bintangnya akhirnya keluar. Setelah dimasak hingga matang. Sama seperti beberapa teman, enaknya ngasih 2,5 bintang. Tapi kebiasaan saya, bintang setengah itu "dibulatkan" ke bawah, bukan ke atas. :p.

Ini sebuah buku yang isinya sama sekali tidak sulit dicerna, walau sebenarnya peletakan tanda bacanya menyulitkan mata saya.

Saya memang maklum. Ini kan curhat, asalnya dari blog. Boleh lah penulisnya membuat model apa pun di sana. Tapi setelah jadi buku, ada editornya pula, dicetak untuk dijual dan...more
Eveline
kalau dalam bahasa sunda sih, ini buku bikin "ngabibita" banget, alias bikin ingin kesana juga!

over all buku ini bahasanya santai banget, tapi ejaannya nggak terlalu chick-lit, tapi masih menggunakan kata-kata baku, dan saya suka sekali itu :))

pertama lihat, covernya biasa aja sih, nggak jelek-jelek amat, nggak bagus-bagus amat (digampar), tapi lucu aja gitu, menarik. Lalu akhirnya baca buku itu dalam satu hari. Penuturannya suka banget, humoris, membawa pembaca seolah-olah benar-benar merasaka...more
Dina
Sebuah jurnal backpacker (Andre) yang dikemas dengan bahasa seadanya yang enak untuk diikuti. Ringan dan menarik. Meski dalam kisah asmaranya terkesan Andrenya sedikit geer.
Nisa Rahmah
Menarik dan seru,.. Cerita perjalanan yang disuguhkan seperti baca teenlit. Cerita perjalanannya juga menarik dan menyenangkan, karena penulis memaparkan perjalanannya ala backpacker sungguhan. Salut sama tekad dan mimpinya untuk menginjakkan kaki ke dataran Eropa dan akhirnya berhasil diwujudkan.

Satu hal yang saya suka dari penulis ini adalah bagaimana ceritanya disampaikan secara jujur. Salut, nggak banyak penulis yang bisa seperti itu. Dan yang paling berkesan dari buku ini adalah ... waktu m...more
indri
Terlambat bacanya lebih baik daripada tidak sama sekali.

Buku ini menarik daripada buku2 travelogue sejenis, karena kenekatan yang dijalani si Andrei ini. Memang tanda bacanya payah banget ya, yang menurunkan rate saya dari 4 menjadi 3, gimana nih sih editornya??

Dan gw iri banget sama Jules, yang nekat hitchiking bareng Andrei ini.. Nekatnya, sketchnya, sayang banget Rei ga memajang beberapa sketch Jules disini. Dari fotonya tuh wajah Jules keren banget sih..
If only Jules isn't that beautiful, ap...more
Andrei Budiman
Mar 30, 2010 Andrei Budiman rated it 5 of 5 stars  ·  (Review from the author)
Tulisan di bawah ini bukan review saya, hanya review dari pembaca Travellous yang mereview dengan baiknya karya saya:

Setengah subuh, setengah buku, awalnya tak terpikir untuk membaca buku sejenis ini, sampai saya bertamu ke rumah artdeco di krasak. dan bertemulah dengan Andrei...yang kabarnya Budiman dan sudah hampir jadi "highlander kampus", mendekati abadi, hahaha

bermalam di rumah nyaman ini, dengan suasana kampung halaman yang membuat setiap mahasiswa rantau akan diajak bernostalgia, dan nost...more
Sam
hey kau,
yg berjalan membentang waktu menjelajah bumi
memberikan arti pada tiap kesempatan
memberikan rasa manis di tiap senandungnya
mengabadikan dalam lembaran cerita dan gambar nyata
bukakan pintu kemana saja
untukku
untuknya
untuk mereka
kuucapkan salam... selamat jalan!



kebanyakan cerita novel daripada aksi jalan-jalannya,
ceritanya juga nggak begitu detil.. pengen kasi 2 setengah bintang tp nggak bisa seeehh ;p

suka foto2nya, it's kindda very personal touch,
tp klo dibandingkan seri travelogue sejati g...more
Tiwik
Saya tidak tertarik dengan drama cinta/persahabatan penulis yang saya rasa ‘beti’ banget untuk dipisahkan antara sayang sebagai seorang sahabat dengan sayangnya kepada seorang ‘gebetan’, sedikit terasa sinetron. Sorry Ndrei…:)

Tapi bintang tiga untuk buku ini karena keberanian (baca: kenekatan) penulis untuk menggapai impian dengan modal yang sangat mepet untuk memulai petualangan yang bisa bikin deg-degan sekaligus kadang agak konyol :). Keberanian yang tidak aku punya ketika sebuah rencana petu...more
Zahwa az-Zahra
awal2 semangat banget baca buku ini. bisa dibilang ini adalah buku travelling pertama yang saya baca. seru banget ngikutin perjalanan si penulis dalam mewujudkan cita-citanya keliling eropa. a la backpaker pula.. kadang saat baca bikin berpikir, "eh, bener ga siih dia bisa segitu gampangnya pergi dari negara yang satu ke negara lain?" Tapi foto-foto yang ditampilakn di buku ini cukup bisa dijadikan bukti.. okeh, saya pada akhirnya sepakat bahwa segala sesuatu dapat terjadi selama kita dalam perj...more
Gabriella
Saya sudah lama mencari-cari buku ini di toko buku. Akhirnya ketemu jugaaaa. Faktor utama yang menyebabkan saya tertarik untuk membaca buku ini adalah karena si penulis menceritakan pengalamannya pergi ke Prancis SENDIRIAN. Itu juga mimpi saya, soalnya. :)
Di buku ini, Andrei menceritakan perjuangannya yang luar biasa untuk sampai di Prancis. Salut deh pokoknya. Yaaahh..meskipun dibumbui oleh kisah cinta sang penulis juga sih. Tapi, keren kok. FYI, buku ini diadaptasi dari blog milik sang penulis...more
Halama Haris
Kocakckckck...asli ini manusia bener-bener "beracun" dengan Journal rasa novelnya. Entah terpengaruh obrolan dengannya tempo hari atau nggak, yang jelas bener-bener bikin pembaca deket aja sama petualangannya, merakyat or membumi-lah istilahnya. Yakin dah kalau yang darah petualangannya sedang beku, baca ni buku bisa mendidih tuh darah!
Mas Andrei yang polos aja bisa (wEee polos?) masak kita kagak! Very Natural!

Satu kata sih: saya "keracunan manusia" ini... siiip Mas Andrei, kutunggu lanjutanna...more
Adelina
ga banyak buku yang bisa saya baca hanya dalam waktu dua hari-ditengah kesibukan pekerjaan- selama beberapa tahun terakhir, dan buku ini salah satunya. Tulisan Andrei mengalir dan memberi klimaks beberapa kali yang membuat saya ketagihan membaca bab demi bab. satu hal klasik tapi saya suka dari buku ini, Andrei selalu berusaha menyisipkan pesan moral dan pelajaran yang bisa diambil dalam setiap perjalanannya, dan mengemasnya dengan apik lewat permainan kata-kata dan emosi.
Sitha
Not bad. Ceritanya menarik, bisa ikut membayangkan daerah yg dikunjungi penulis. Namun alurnya kurang halus. Editorialnya jg kurang. Spt membaca blog biasa.

Yg jelas, I love Lyon! And the beauty of Annecy and Lucerne. Sepakat sama Andrei ;)
Titish A.K.
Saya baca yg versi lama (bukan gabungan dg yg ke2). Banyak ditemui kesalahan ejaan & beberapa kalimatnya agak aneh dibaca krn kerasa betul bahasa verbal yg dituliskan. Tapi saya tetep pengen baca lanjutannya kok.
Cipu
Read the book more than thrice..... and still the book is addicted. Andrei really shows his passion in travelling and writing. Highly recommended for those who dream to have a pretty cheap travel to Europe :)
Evi Yuniati
What i learn from this book is how to survive even you aren't in your own country and keep optimistic ^_^

Salute to the writer, menunggu lanjutan kisah antara Rei, Jules dan Ling.
Anggie Retno
great book, an author who can make me jump into the atmosphere created by his simple words yet very touching... a must-read book for travelers.
Rahmila Mandha
masih dihalaman 60an..tapi dah berasa deg2an karena 'terbawa' rasa asing sendirian di negeri orang dgn modal nekat. hehehe
Fitri Iphiet
i really enjoy reading this book..a highly recommended book...and i love traveling...travellous <3
Aya
Bagus dah.. TE O PE BE GE TE.. TOP MARKOTOP..
apalagi takoyakinya... :p (nyam)
Widiasti Atmadja
every person have their own miracle.
i wanna like him, got chances to go to everyplace.
Reni Fatmasari
It's so inspiring book..
bikin mupeng,, dan serasa pgn cepet2 menjamah Eropa..
« previous 1 3 4 5 6 7 8 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
TraveLove Travellous: Lost in Europe, Found A Love

Share This Book

“Jangan hanya sekedar berani bermimpi” 5 likes
More quotes…