Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ekspedisi Bengawan Solo - Laporan Jurnalistik Kompas: Kehancuran Peradaban Sungai Besar” as Want to Read:
Ekspedisi Bengawan Solo - Laporan Jurnalistik Kompas: Kehancuran Peradaban Sungai Besar
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Ekspedisi Bengawan Solo - Laporan Jurnalistik Kompas: Kehancuran Peradaban Sungai Besar

3.54 of 5 stars 3.54  ·  rating details  ·  26 ratings  ·  5 reviews
Bengawan Solo lebih dari sekadar lagu yang melegenda. Sungai terbesar dan terpanjang di Pulau Jawa tersebut, saat ini menghadapi permasalahan yang sangat kompleks. Kerusakan ekologi yang parah: banjir besar di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau.
Bengawan Solo menjadi saksi bisu bagaimana manusia Indonesia memperlakukan secara ironis sumber kehidupan utamanya: air.
...more
Paperback, 288 pages
Published November 2008 by Buku Kompas
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

Be the first to ask a question about Ekspedisi Bengawan Solo - Laporan Jurnalistik Kompas

Community Reviews

(showing 1-30 of 62)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Harun Harahap
Bengawan Solo
by: Gesang


Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi...
Perhatian insani

Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Dimusim hujan air..
Meluap sampai jauh

Mata airmu dari Solo
Terkurung gunung seribu
Air meluap sampai jauh
Dan akhirnya ke laut

Itu perahu
Riwayatnya dulu
Kaum pedagang selalu...
Naik itu perahu



Baca ini bikin ngeri. Ngeri sama manusia. Karena sudah tak Peduli. Sungai tak lagi dihargai. Sedih ah!
Arief Bakhtiar D.
Buku ini membicarakan hal-hal yang riil di sepanjang Bengawan Solo. Kita tak hanya akan mendengar aliran indah nan damai sungai panjang itu. Kita juga dengar suara resahnya: limbah-limbah pabrik, pendangkalan, tanah longsor, dsb. Kita juga dengar suara-suara riil masyarakat: apa yang terjadi, apa keinginan mereka, apa arti Bengawan Solo bagi mereka. Secara penampilan & desain isi, buku ini saya beri bintang lima. Kompas selalu tampil luar biasa!
Iim
beberapa hal yang saya cari tidak saya temukan di buku ini, namun beberapa hal yang tidak saya cari, justru saya temukan disini, terimakasih, kompas :)
but overall, it's good..!
seharusnya pemerintah kota, kabupaten dan provinsi dimana bengawan solo berada membaca dan mengambil intisari dari buku ini untuk revitalisasi-nya
Aditya Arie
Dari buku ini, saya jadi lebih tahu mengenai Bengawan Solo, sungai yang cukup familiar dengan saya karena sungai ini melintasi kota tempat saya tumbuh (Solo). Saya juga menjadi tahu mengenai kondisi alam dan masyarakat teraktual di sekitar sungai besar ini.
Hadi Yanuar
bengawan solo. riwayatmu kini ...
aldo zirsov
aldo zirsov marked it as to-read
Mar 31, 2015
Jus Desain
Jus Desain marked it as to-read
Nov 07, 2014
Dharendra
Dharendra marked it as to-read
Oct 28, 2014
Junanda Mulyo
Junanda Mulyo marked it as to-read
Oct 27, 2014
Mieke
Mieke marked it as to-read
Sep 20, 2014
Aryani Yoe
Aryani Yoe marked it as to-read
Mar 13, 2014
Agung Gema
Agung Gema marked it as to-read
Mar 11, 2014
Bambang Widiyatmiko
Bambang Widiyatmiko marked it as to-read
Feb 16, 2014
M_agunngh
M_agunngh marked it as to-read
Feb 15, 2014
Asna
Asna marked it as to-read
Dec 14, 2013
Brillianto
Brillianto marked it as to-read
Nov 07, 2013
Bagus Reza
Bagus Reza marked it as to-read
Nov 06, 2013
David Kurniawan
David Kurniawan marked it as to-read
Oct 09, 2013
Ra'p+or
Ra'p+or marked it as to-read
Aug 26, 2013
Muhammad Al-faatih
Muhammad Al-faatih marked it as to-read
Jun 24, 2013
Daniek Pratiwi
Daniek Pratiwi marked it as to-read
Jun 22, 2013
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Share This Book