Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ketika Daun Bercerita” as Want to Read:
Ketika Daun Bercerita
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Ketika Daun Bercerita

by
3.28 of 5 stars 3.28  ·  rating details  ·  50 ratings  ·  12 reviews
Kisah Kehidupan yang diceritakan dari sudut pandang pohon
Paperback, 200 pages
Published July 2008 by Bukuné
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Ketika Daun Bercerita, please sign up.

Be the first to ask a question about Ketika Daun Bercerita

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 118)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Miss Kodok
Suka banget sama buku ini...

Buku ini menceritakan tentang pengalaman hidup sebatang pohon Angsana yang bernama Baba. Baba tumbuh di pinggir sebuah lapangan bersama sebatang pohon Angsana lain bernama Kimi.

Keseharian Baba dan Kimi adalah mengamati kegiatan yang dilakukan oleh para manusia di lapangan tersebut. Banyak cerita menarik yang mengalir di sana. Tentang seorang bocah kecil yang jago main bola yang biasa mereka sebut dengan Sang "Komandan" dan sahabatnya, si "Anak Tampan". Lalu ada juga c
...more
Aveline Agrippina
Dec 07, 2008 Aveline Agrippina rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: You
Recommended to Aveline by: No one
Shelves: novel, teenlit
Ketika keluar dari Gramedia, sebuah buku berkaver dua helai daun telah masuk ke dalam plastik. Buku ini bukan dan tidak pernah menjadi target pembelian pada bulan Agustus. Maklum pada bulan Agustus tidak ada referensi baru dari Goodreads

Lepas dari itu, apa yang membuatnya menarik adalah kover depannya, dua helai daun yang mempesona. Harus saya akui, Fachreza Astnam Mubarak (sang penata letak dan desain) berhasil menyeret saya untuk masuk ke dalam Ketika Daun Bercerita.

Dihasilkan dari sebuah lamu
...more
sinta nisfuanna
Sapa sangka pohon juga punya mata, rasa dan obsesi

Baba dan Kimi adalah dua pohon angsana yang berdiri tegak di samping lapangan bola. Nama "aneh" yang dinobatkan oleh sepasang bocah cilik, "Adek" dan Mila.

Banyak kisah yang mereka---Baba dan Kimi---lihat, dengar dan rasakan. Kisah-kisah yang sering kali menimbulkan perdebatan diantara keduanya. Perbedaan usia antara Baba dan Kimi memberikan "keseruan" dalam perbincangan mereka. Baba yang lebih tua dibanding Kimi, lebih menonjolkan kedewasaan, ket
...more
Sulis Peri Hutan
review lengkap di http://kubikelromance.blogspot.com/20...

Senang sekali menemukan buku wishlist kita yang udah susah dicari dengan harga sangat keterlaluan, itulah yang saya rasakan ketika menemukan buku ini ditumpukan diskon buku agromedia di Gramedia Solo awal tahun lalu ketika kopdar BBI Joglosemar yang pertama, girang banget. Saya termasuk salah satu penyuka tulisan backing vocal, synthesizer player and songwriter band Homogenic ini, yang terkenal absurd. Bukunya yang sebelumnya saya baca;
...more
Frea
Jan 23, 2015 Frea added it
Cerita menarik tentang kehidupan tumbuhan yang hidup berdampingan dengan manusia, serta tentang kehidupan manusia itu sendiri yang dilihat dari tumbuhan tersebut. Buku ini berisi nilai-nilai kepedulian terhadap alam, yang juga memunculkan sisi manusia yang tamak dan egois dalam memperlakukan sesama makhluk hidup. Maradilla menyampaikan pesan dalam sudut pandang yang unik, yaitu dari daun yang bercerita.
Garvin Goei
Awalnya gak ada rencana buat beli buku ini. Mata gw langsung memandang buku ini lekat-lekat ketika tanpa sengaja gw melihatnya, covernya menarik sekali. Gw lihat sinopsis di belakangnya, hmmmm... boleh juga.

Gw cukup bingung dengan pernyataan di akhir bahwa Mondri adalah Mira, cukup membingungkan. Selain itu, entah kenapa terkadang agak 'kosong', kurang membawa emosi. Kelebihannya, walaupun sebenarnya cerita ini memiliki alur yang tercampur aduk, tapi ceritanya ngalir banget, nice.

Oh iya, satu ha
...more
Nayli Fadhilah
Pohon hanyalah pohon. Selamnya akan tetap menjadi pohon. Tetapi salahkah jika pohon mampu berpikir, melihat, mendengar, dan merasakan layaknya manusia? Sehingga obsesi besar untuk menjadi makhluk sesempurna manusiapun menjadi harapan yang tak akan pernah bisa terwujud bagi "Baba" dan "Kimi" sampai kapanpun.
Dedul Faithful
Sudut pandang pohon, ending gak terduga, alur cerita yang sekali tampar penuh kejadian yang disembunyikan. Buku ini keren tanpa harus membacanya sampai akhir, menyadarkan kita bahwasanya kita harus sadar kita ini siapa, hidup untuk apa, dan banyak hal disampaikan di buku ini. Keren lah!!!
'rifcha
Cukup mengerti. Cukup paham namun tak bisa berbuat banyak.
Hanya menjadi saksi bisu kehidupan manusia meski memiliki perasaan dan mimpi.

"Kita harus senantiasa bersyukur dengan kodrat kita sebagai makhluk Tuhan, sebagai apa pun kita dilahirkan"

Baba&Kimi. :))
Nur Fauziah
aku lebih suka ini daripada Ruang Temu.
Lebih enak dibaca, dan rasanya menyenangkan aja membaca tulisan Maradilla disini
Fitria
i love this book!
gw sempat ga ngeh me alur crita nya...
ditunggu buku barunya ya, maradilla
Dian
gw kecele. dari covernya keknya bagus. gw beli. kecewa.
Tria
Tria marked it as to-read
Mar 03, 2015
Lucky Viasari
Lucky Viasari marked it as to-read
Jan 30, 2015
Tyasshufi Wijaya
Tyasshufi Wijaya marked it as to-read
Jan 22, 2015
Putri Agnes
Putri Agnes marked it as to-read
Dec 26, 2014
Tari Wulandari
Tari Wulandari marked it as to-read
Nov 06, 2014
Alphi Alphi
Alphi Alphi is currently reading it
Oct 09, 2014
Shania
Shania marked it as to-read
Sep 02, 2014
Ayyida Aini
Ayyida Aini marked it as to-read
Jul 29, 2014
Andriani Septiyani
Andriani Septiyani marked it as to-read
Jun 25, 2014
Nahdla Imamul
Nahdla Imamul marked it as to-read
Jun 10, 2014
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
2668128
"The cut of a garment speaks of the colour of artistic temperament." Her adaptation of that famous Thomas Carlyle quote probably best describes Maradilla Syachridar, whose outlook on life strives to expand everyone's perspective. This open-minded, eager observer has a voracious curiosity, especially when it comes to literature and left-field music.

Maradilla published her debut novel "Ketika Daun B
...more
More about Maradilla Syachridar...
Turiya Ruang Temu Menuju(h) Perkara Mengirim Senja Memoritmo

Share This Book