<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	
<book>
  <id>5602805</id>
  <title><![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]></title>
  <isbn><![CDATA[9792240934]]></isbn>
  <isbn13><![CDATA[9789792240931]]></isbn13>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <description><![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]></description>
  <work>
  <best_book_id type="integer">5602805</best_book_id>
  <books_count type="integer">2</books_count>
  <desc_user_id type="integer" nil="true"></desc_user_id>
  <id type="integer">5774168</id>
  <media_type nil="true"></media_type>
  <original_language_id type="integer" nil="true"></original_language_id>
  <original_publication_day type="integer" nil="true"></original_publication_day>
  <original_publication_month type="integer">11</original_publication_month>
  <original_publication_year type="integer">2008</original_publication_year>
  <original_title>Kau Memanggilku Malaikat</original_title>
  <rating_dist>total:67|5:6|4:22|3:26|2:12|1:1|</rating_dist>
  <ratings_count type="integer">67</ratings_count>
  <ratings_sum type="integer">221</ratings_sum>
  <reviews_count type="integer">108</reviews_count>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
</work>

  <average_rating><![CDATA[3.30]]></average_rating>
  <ratings_count><![CDATA[64]]></ratings_count>
  <text_reviews_count><![CDATA[18]]></text_reviews_count>
  
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat]]></link>
  <authors>
    <author>
    <id>495195</id>
        <name><![CDATA[Arswendo Atmowiloto]]></name>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/authors/1226313184p5/495195.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/authors/1226313184p2/495195.jpg]]></small_image_url>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/author/show/495195.Arswendo_Atmowiloto]]></link>
    <average_rating>3.50</average_rating>
    <ratings_count>823</ratings_count>
    <text_reviews_count>165</text_reviews_count>
  </author>
  </authors>
    <reviews start="1" end="20" total="108">
      <review>
  <id>38785056</id>
    <user>
    <id>1160827</id>
    <name><![CDATA[lita]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1160827-lita]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1260698884p3/1160827.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1260698884p2/1160827.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.27</average_rating>
  <ratings_count>64</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>5</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="novel---indonesia" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sun Nov 30 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Thu Nov 27 21:28:55 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Thu Dec 04 19:20:56 -0800 2008</date_updated>
  <read_count>2</read_count>
    <body><![CDATA[Apa perbedaan sikap dari malaikan maut saat mencabut nyawa seorang ibu yang berdedikasi tinggi terhadap keluarganya dengan seorang preman yang selama hidupnya hanya bergelimang dosa? “Tidak ada bedanya!” kata malaikat. Tak adanya perbedaan itu yang membuat malaikat berbeda dengan manusia, yang s...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/38785056">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/38785056]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/38785056]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39673730</id>
    <user>
    <id>290460</id>
    <name><![CDATA[Meli]]></name>
    <location><![CDATA[Medan, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/290460-meli]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1237812978p3/290460.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1237812978p2/290460.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>1</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="novel" />
        <shelf name="the-food-of-soul" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Tue Dec 09 05:57:58 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Wed Dec 10 03:54:14 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[kupikir memang seperti inilah ketika kita berangkat. dijemput, diberi pengetahuan untuk mengetahui dan memahami. karena pada saatnya, air mata, tawa, amarah, rasa, kebencian akan lebur menjadi samudera pengertian.<br/><br/>tidak ada bedanya ketika seorang ibu tua yang baik hati, yang menjalani keh...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/39673730">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39673730]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39673730]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39091504</id>
    <user>
    <id>153665</id>
    <name><![CDATA[Maulana]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/153665-maulana-achmad]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1234259192p3/153665.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1234259192p2/153665.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Tue Dec 02 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Tue Dec 02 01:54:08 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Tue Dec 02 02:08:17 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Menuliskan fiksi dengan tema &quot;negeri langit&quot; perlu pertimbangan matang. Karena tafsiran imajiner penulisnya akan dapt berhadapan langsung dengan orang/kelompok yang memahami perihal &quot;negeri langit&quot; sebagai wilayah yang sangat terjaga sumbernya. Arswendo bermain aman dalam berceri...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/39091504">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39091504]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39091504]]></link>
</review>
      <review>
  <id>75878988</id>
    <user>
    <id>1601607</id>
    <name><![CDATA[.:FLOE:.]]></name>
    <location><![CDATA[Bekasi, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1601607-floe-floe]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1249072659p3/1601607.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1249072659p2/1601607.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>5</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Wed Oct 28 00:00:00 -0700 2009</read_at>
  <date_added>Tue Oct 27 07:07:09 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Wed Oct 28 09:23:07 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Thx to arswendo yg bs balikin mood baca gw, nemu lg satu author yg menarik minat gw dgn cerita2 sederhana dan pemikiran2 sederhana yg nyentil, yg terkadang ga terpikirkan saking ruwetnya beban pikiran memikirkan yg rumit2,padahal ada yg sederhana yg terlewatkan yg tyata bisa menyegarkan jiwa.<br/>I...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/75878988">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/75878988]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/75878988]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39091588</id>
    <user>
    <id>1161178</id>
    <name><![CDATA[Jimmy]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1161178-jimmy]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1259598839p3/1161178.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1259598839p2/1161178.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>2</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Fri Dec 05 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Tue Dec 02 02:04:38 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Fri Dec 05 08:12:28 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Jadwal kematian memang tidak bisa ditentukan oleh manusia, karena itu sudah menjadi agenda rahasia Sang Pencipta.  Hidup manusia bisa berakhir kemaren, hari ini, atau besok, tanpa bisa diduga bahkan mungkin tanpa tanda-tanda. Bukankah itu salah satu misteri hidup, ketika kematian datang tanpa ada ...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/39091588">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39091588]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39091588]]></link>
</review>
      <review>
  <id>54192775</id>
    <user>
    <id>1621952</id>
    <name><![CDATA[Dhini]]></name>
    <location><![CDATA[jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1621952-dhini]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1230610508p3/1621952.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1230610508p2/1621952.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="indonesia-s-litterature" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sun Apr 26 00:00:00 -0700 2009</read_at>
  <date_added>Mon Apr 27 19:24:09 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Mon Apr 27 19:37:58 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[3 bintang karena :<br/><br/>1. buku hadiah door prize dari Mbak Roos, waktu pertama x datang di GRI, Minggu kemarin!! (termasuk priceless nich!!)<br/><br/>2. gaya penceritaan &amp; kata-kata yang terangkai, mengasyikkan.... mengalir ena...k sekali, jadi langsung suka begitu membaca kata2 pembukanya,...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/54192775">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/54192775]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/54192775]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39338493</id>
    <user>
    <id>370161</id>
    <name><![CDATA[Feti]]></name>
    <location><![CDATA[Bandung, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/370161-feti]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1239856568p3/370161.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1239856568p2/370161.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>5</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="novel" />
        <shelf name="recommended" />
        <shelf name="sastra" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[everyone]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Wed Jan 07 00:00:00 -0800 2009</read_at>
  <date_added>Thu Dec 04 19:55:15 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Wed Nov 11 19:39:48 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Ini adalah buku Arswendo pertama yang aku baca. Sebelumnya aku gak tertarik sama buku-buku yang ditulis oleh pe-nyastra. Yang terkesan mendayu-dayu dan puitis.<br/><br/>Tapi entah kenapa ketika melihat judul buku ini, aku langsung tertarik, dan tidak &quot;ngeuh&quot; dengan penulisnya Arswendo At...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/39338493">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39338493]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39338493]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39668112</id>
    <user>
    <id>1048524</id>
    <name><![CDATA[Dhava]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1048524-dhava-juvanca]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1228815115p3/1048524.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1228815115p2/1048524.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>1</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Tue Dec 16 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Tue Dec 09 01:56:28 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Tue Dec 16 06:35:08 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[wedhi<br/>medhi<br/>hantu<br/>kegaiban<br/>terlanjur gegabah<br/>awal itu akhir yang ga perlu ujung<br/>akhir itu awal yang ga perlu mula<br/><br/>review yg ga pernah objektif kan?<br/>begini saja aku kutipkan :<br/><br/>&quot;Siapa kau sebenarnya, Di?&quot;<br/>&quot;Menurutmu siapa?&quot;...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/39668112">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39668112]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39668112]]></link>
</review>
      <review>
  <id>67350880</id>
    <user>
    <id>2597280</id>
    <name><![CDATA[Arni]]></name>
    <location><![CDATA[Depok, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/2597280-arni]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1249568047p3/2597280.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1249568047p2/2597280.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sat Dec 13 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Fri Aug 14 03:10:37 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Fri Aug 14 03:15:38 -0700 2009</date_updated>
  <read_count>1</read_count>
    <body><![CDATA[Buku ini menemani saya waktu sakit. Seorang teman tanya sama saya, &quot;Kamu lihat malaikat, tidak?&quot; Ha-ha, dikiranya saya mau mati. Karena di buku ini memang bercerita tentang malaikat yang datang sebelum kematian. <br/><br/>Terlepas dari betul/tidaknya keberadaan malaikat ini, pada dasarny...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/67350880">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/67350880]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/67350880]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39431055</id>
    <user>
    <id>278321</id>
    <name><![CDATA[Rahel]]></name>
    <location><![CDATA[Bandung, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/278321-rahel]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1239882434p3/278321.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1239882434p2/278321.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Sat Dec 06 05:27:53 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Sat Dec 13 07:47:15 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[&quot;Aku mengerti tapi tidak merasa.&quot; kata sang Malaikat.<br/>&quot;Malaikat yang baik, ijinkanlah aku menceritakan sedikit kisahku, walaupun sudah tidak berarti lagi.&quot; kata Ibu Rini sang istri yang baik hati.<br/>&quot;Aku pun membenci tubuh itu!&quot; kata Popon sang penjahat.<br/>&quot;...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/39431055">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39431055]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39431055]]></link>
</review>
      <review>
  <id>40287368</id>
    <user>
    <id>709928</id>
    <name><![CDATA[Bob]]></name>
    <location><![CDATA[Samosir, Sumatera Utara, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/709928-bob-marchiano]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1237202733p3/709928.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1237202733p2/709928.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="fiksi" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Wed Dec 17 04:14:46 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Sat Dec 20 08:46:03 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[seharusnya mas Arswendo mencantumkan tulisan novel dewasanya di cover depan jangan di belakang (dengan huruf kecil), gambar anak perempuan di cover depan (mungkin ilustrasi dari Wedhi)bisa mengira ini bukan novel dewasa, soalnya kaget aja begitu baca di Bab 3... ]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/40287368]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/40287368]]></link>
</review>
      <review>
  <id>47328892</id>
    <user>
    <id>1960904</id>
    <name><![CDATA[e.c.h.a]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1960904-e-c-h-a]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1254710401p3/1960904.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1254710401p2/1960904.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="fiksi" />
        <shelf name="indonesia" />
        <shelf name="inspiring" />
        <shelf name="milik-sendiri" />
        <shelf name="sastra" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Wed Mar 04 00:00:00 -0800 2009</read_at>
  <date_added>Mon Feb 23 19:41:26 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Thu Mar 05 19:01:30 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Hmmmmm...ini buku pertama arswendo yang gw baca..jadi gw gk bisa membandingkan dengan buku-buku beliau sebelumnya.<br/><br/>Buku ini sangat menyentuh buat gw...gk tau ya sehabis memabaca buku ini kok gw merasa bahwa kematian itu sesuatu yang sangat indah...gw terharu saat malaikat bertemu dengan D...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/47328892">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/47328892]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/47328892]]></link>
</review>
      <review>
  <id>66289152</id>
    <user>
    <id>164169</id>
    <name><![CDATA[Ibunyaima]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/164169-ibunyaima-notodisurjo]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1249484639p3/164169.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1249484639p2/164169.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Tue Jan 01 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Wed Aug 05 08:15:19 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Wed Aug 05 08:17:10 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[The monologue and inner-conversation of the angel is superb! It translates my own curiosity about the psychological dynamic of the angel of death (or the angel in general). ]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/66289152]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/66289152]]></link>
</review>
      <review>
  <id>49318347</id>
    <user>
    <id>438527</id>
    <name><![CDATA[Henrikhus]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/438527-henrikhus]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1224769866p3/438527.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1224769866p2/438527.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="sastra-nih" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sun Feb 01 00:00:00 -0800 2009</read_at>
  <date_added>Sun Mar 15 01:46:57 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Sun Mar 15 01:48:09 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[bagus, menarik and touching walau mirip2 cerita jostein gaarder yang barengan ku baca]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/49318347]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/49318347]]></link>
</review>
      <review>
  <id>74128445</id>
    <user>
    <id>136651</id>
    <name><![CDATA[Ali]]></name>
    <location><![CDATA[Bekasi, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/136651-ali]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1243595637p3/136651.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1243595637p2/136651.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="fiksi" />
        <shelf name="novel" />
        <shelf name="spiritual" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Sat Oct 10 20:07:04 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Sat Oct 10 20:08:06 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Jadi ingat Adam Ma`rifat-nya Danarto.. ;)]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/74128445]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/74128445]]></link>
</review>
      <review>
  <id>69770917</id>
    <user>
    <id>411374</id>
    <name><![CDATA[Pandasurya]]></name>
    <location><![CDATA[Bandung,Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/411374-pandasurya]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1262082256p3/411374.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1262082256p2/411374.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sun Oct 11 22:40:49 -0700 2009</read_at>
  <date_added>Tue Sep 01 22:03:05 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Sun Oct 11 22:40:49 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[jadi berasa malaekat pas baca novel inih..:-p]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/69770917]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/69770917]]></link>
</review>
      <review>
  <id>38027407</id>
    <user>
    <id>755745</id>
    <name><![CDATA[Meyrah]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/755745-meyrah]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1219642392p3/755745.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1219642392p2/755745.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>0</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Tue Nov 18 06:06:31 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Wed Mar 11 21:05:43 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[satu lagi buku tentang menjelang kematian. apa lagi yg baru dari ini?<br/>(not that i dislike arswendo.)]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/38027407]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/38027407]]></link>
</review>
      <review>
  <id>59231590</id>
    <user>
    <id>1759218</id>
    <name><![CDATA[Ishmael]]></name>
    <location><![CDATA[Ponorogo, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1759218-ishmael]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-M-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-M-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>0</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
            <shelf name="currently-reading" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Wed Jun 10 20:47:14 -0700 2009</date_added>
  <date_updated>Thu Sep 17 08:52:03 -0700 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[rada2 . . . . . ]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/59231590]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/59231590]]></link>
</review>
      <review>
  <id>82095135</id>
    <user>
    <id>1645081</id>
    <name><![CDATA[Ahmad]]></name>
    <location><![CDATA[bandung, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1645081-ahmad-sholeh]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1233153787p3/1645081.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1233153787p2/1645081.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>0</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Sat Dec 26 13:22:59 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Sat Dec 26 13:23:04 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/82095135]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/82095135]]></link>
</review>
      <review>
  <id>81643006</id>
    <user>
    <id>1816504</id>
    <name><![CDATA[Mufti]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, 04, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1816504-mufti]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-U-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-U-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">5602805</id>
  <isbn>9792240934</isbn>
  <isbn13>9789792240931</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">18</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Kau Memanggilku Malaikat]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482m/5602805.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1226457482s/5602805.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/5602805.Kau_Memanggilku_Malaikat</link>
  <average_rating>3.30</average_rating>
  <ratings_count>67</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Sebagai malaikat aku bisa menemui mereka di saat terakhir hidup mereka, di beberapa tempat berbeda, dalam waktu yang sama. Aku bisa menghibur, namun tak sepenuhnya mendorong mereka untuk tidak mati pada saatnya.<br/>- Seorang istri yang setia, tulus, mengabdi pada suami, anak, serta menantunya, ingin mengetahui keberadaan suaminya. Suami yang mempermalukan, merendahkan dengan mengawini adik menantunya ini, apakah selalu gembira seperti sebelumnya?<br/>- Seorang preman yang dibakar hidup-hidup, pelan-pelan, dikeroyok, dan tak mau dikasihani.<br/>- Seorang gadis penuh pesona, ditembak polisi karena menolak diperkosa.<br/>- Seorang pengemudi bis yang tahu kendaraannya kurang layak jalan, serta anak-anak sekolah yang menumpang.<br/>- Juga, hampir saja, seekor ayam.<br/>Semua berjalan dengan baik dan memang begitulah sejak awal mula, sampai kemudian aku bertemu anak perempuan kecil, dipanggil Di. Anaknya lucu, mengenaliku dengan baik, entah basah atau kering ketika hujan turun, bisa tetap berada di pangkuan kedua orangtuanya saat seharusnya meninggalkannya.<br/>Sejak ada Di, aku tak merasa sendirian. Aku melihat sayap-sayap malaikat dalam bentuk air mata, juga ketulusan.<br/>Kematian sesungguhnya sangat indah dan menyenangkan---apa pun yang terjadi ketika masih hidup. Tapi ternyata kehidupan juga penuh pesona. Aku sempat tergoda.]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Mon Dec 21 06:23:34 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Mon Dec 21 06:23:43 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/81643006]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/81643006]]></link>
</review>
    </reviews>
  <popular_shelves>
          <shelf name="to-read" />
          <shelf name="currently-reading" />
          <shelf name="indonesia" />
          <shelf name="novel" />
          <shelf name="sastra" />
          <shelf name="fiksi" />
          <shelf name="indonesian" />
          <shelf name="arswendo" />
          <shelf name="milik-sendiri" />
          <shelf name="recommended" />
      </popular_shelves>
  <book_links>
    <book_link>
  <id>8</id>
  <name><![CDATA[WorldCat]]></name>
  <link>http://www.goodreads.com/book_link/follow/8?book_id=5602805</link>
</book_link>
  </book_links>
</book>
</GoodreadsResponse>