Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Cerita Calon Arang” as Want to Read:
Cerita Calon Arang
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Cerita Calon Arang

3.44  ·  Rating Details ·  1,061 Ratings  ·  130 Reviews
Cerita Calon Arang bertutur tentang kehidupan seorang perempuan tua yang jahat. Pemilik teluh hitam dan penghisap darah manusia. Ia pongah. Semua-mua lawan politiknya dibabatnya. Yang mengkritik dihabisinya. Ia senang menganiaya sesama manusia, membunuh, merampas dan menyakiti. Ia punya banyak ilmu ajaib untuk membunuh orang... murid-muridnya dipaksa berkeramas dengan dara ...more
Paperback, 94 pages
Published June 2009 by Lentera Dipantara (first published 1951)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Cerita Calon Arang, please sign up.

Be the first to ask a question about Cerita Calon Arang

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
B-zee
Tanpa sengaja memilih buku Pram yang untuk anak-anak. Bukan yang terbaik dari beliau kurasa. Mengangkat kembali dongeng negeri ini.

Berbicara tentang dongeng Indonesia, rasanya seperti kembali ke masa kecil, ke masa dimana hidup itu hanyalah rumah, keluarga, sekolah dan teman-teman. Tak ada pekerjaan, tak ada tanggung jawab, tak ada beban dan masalah yang berarti. Bahkan meski setelah dewasa saya masih membaca dongeng atau cerita anak-anak, kebanyakan yang saya baca adalah kisah terjemahan. Dan t
...more
Wilma Monica
Aug 13, 2016 Wilma Monica rated it it was amazing
Shelves: 2016
Always always an easy 5/5 stars for Mr. Pram

So many moral in this book

"a witch is a witch, but a witch still love her daughter after all"
Endah
Jan 22, 2009 Endah rated it liked it  ·  review of another edition
Legenda Calon Arang telah sangat dikenal masyarakat kita. Kisahnya - seperti kebanyakan cerita rakyat lainnya - tersiar turun-temurun dari generasi ke generasi melalui tradisi tutur (lisan). Cara seperti mengundang kekhawatiran pihak-pihak yang peduli, bahwa pada suatu hari kelak legenda-legenda indah itu akan punah jika tak ada lagi orang yang bersedia menuturkannya. Maka lantas mulai dirasa perlu upaya menuliskan kembali dongeng, hikayat, legenda, dan cerita-cerita rakyat Nusantara. Termasuk d ...more
an
Mar 14, 2011 an rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: novel
cukuplah ini sebagai sebuah dongeng. dan mungkin lebih tepat na dongeng tentang kerajaan daha secara keseluruhan tidak hanya menyorot tenyang calon arang. memang mungkin cerita tidak akan terbentuk tanpa ada na calon arang yang mendendam dan menyebar teluh na. tapi bolehlah semua na itu lebih kepada dongeng konfensional, ketika kejahatan melawan kebaikan, maka ntah sehebat apapaun kejahatan itu kebaikanlah yang akan menang.

bahkan fokus cerita sebenar na ada pada empu baradah. di mana dia diekspo
...more
Ika Diyah
Feb 22, 2009 Ika Diyah rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: literacy
Waduh..ini buku mungkin buku yang paling sering aku baca versinya. mulai dari versi-nya pak Pram, trus siapa gitu..penulis yang ga gitu terkenal, sampe kumpulan tulisan, puisi sama lukisannya seniman perempuan yang aku juga nggak inget apa judul sama penulisnya. Calon Arang-nya Pram takbaca pas aku SMP kelas 3, versi lainnya takbaca sampe aku SMA.Saking banyaknya versi buku ini,selalu aja aku nemu temen yang pernah baca buku ini, terus nggak bosen2nya aku obrolin nih buku dengan orang2 yang berb ...more
roland zoe
Ekspektasi yang tinggi. Itulah yang saya rasakan pertama sekali membaca buku ini, bahkan sampai dengan 3/4 isinya. Harusnya sih tidak kalau saya membaca kata pengantarnya dengan detil. Baru sadar setelah membaca pengantar setelah menyelesaikan penutup buku ini dan menemukan kalimat "buku ini disusun sebagai buku kanak-kanak". Hahaha, geli sendiri.

Cerita ini tentang seorang dukun perempuan, seorang janda yang memiliki hobi meneluh dan membunuh orang dan semakin parah setelah tidak ada yang mau me
...more
Ancilla
Jan 01, 2009 Ancilla rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: in-bahasa
As Pramoedya Ananta Toer said, He rewrite the legend which has been written at year of 1462 in çaka's calendar (Hindi's).

Previously, I know the name of "Calon Arang", it is a legend, isn't it. But, I never knew the story. Thus, what is written in the book "Contribution for the world from Indonesia".

For me, this is a story of love. The love between parents and the children. It shows that the good (Empu Baradah) and the bad (Calon Arang) do their best in the name of love, their loves to their ch
...more
Ilma Dityaningrum
Calon Arang yang diceritakan di sini oleh Pramoedya mendapatkan tempat yang hampir sama dengan tokoh-tokoh perempuan di cerita2 lain yang ditulis Pramoedya. Bukan hanya sebagai seorang penyihir, tukang teluh dan pemimpin dari kelompok2 hitam yang sukanya berkeramas dengan darah saja, namun Pramoedya juga menceritakan Calon Arang sebagai seorang perempuan, seorang ibu dari seorang Ratna.

Ketika membaca buku ini, saya tidak hanya bergumul dengan kejahatan dan kekejaman Calon Arang, namun Pramoedya
...more
Katya
Nov 16, 2012 Katya rated it really liked it
Recommended to Katya by: my school
Indonesian books, man. They're either really good, or just don't make sense.

(view spoiler)

but Pramoedya Ananta Toer is my favourite Indonesian writer, and I'm planning to read Bumi Manusia/This Earth of Mankind soon, so yay.
Ria
Sep 28, 2014 Ria rated it really liked it
Sepertinya buku ini memang diperuntukkan bagi anak-anak. Membaca ini jadi ingat masa kecil, ketika hampir setiap hari nenek saya selalu mendongeng cerita-cerita rakyat dari negri sendiri. Salah satunya Calon Arang. Pesan moralnya sama kok dengan kebayakan dongeng pada umumnya. Bahwa kebaikan akan selalu menang melawan keajahatan.


^_^ dongeng saat liburan
Sang_onit
Oct 20, 2007 Sang_onit rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: indonesia
sebenarnya ada beberapa versi, versi orang bali, dari cerita seorang kawan terasa lebih mistis dan memberikan inspirasi buat menjelajahi keberadaannya.. ada yang minat bikin video dokumenternya?

Y!M: sang_onit
Nadia Fadhillah
Apr 11, 2012 Nadia Fadhillah rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: owned
dongeng yang punya banyak nilai moral namun justru sudah dilupakan (manusia) jaman sekarang. atau kalaupun ada, legenda semacam itu dijadikan sinetron yang justru mengurangi nilai moral dan sejarah dari sebuah legenda.
Jennifer
Jul 25, 2012 Jennifer rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Agustinus Wibowo
Feb 14, 2012 Agustinus Wibowo rated it liked it
Shelves: indonesia, fiction
Serasa bernostalgia baca dongeng anak-anak. alurnya, penuturannya, juga klise-klisenya. Tetapi gaya bahasa Pram memang khas, asyik dibaca. Tidak sampai 2 jam pula.
aldo zirsov
dapat yang bertanda tangan Pram, bertanggal 20-05-2004....
senangnya..:)
Launa Rissadia
Nov 27, 2016 Launa Rissadia rated it it was amazing
Seperti yang diucapkan penulis pada bagian pengantar bahwa buku ini disusun sebagai buku kanak-kanak, agar bisa membangkitkan cerita lama pada mereka.

Buku ini berkisah tentang Negara Daha yang aman dan makmur di zaman raja Erlangga, namun keadaan tersebut segera berubah karena tersiar berita bahwa akan ada musuh yang datang. Ada salah satu dusun bernama Dusun Girah di sana, dan tinggal seorang janda bernama Calon Arang yang memiliki kelakuan buruk dan ditakuti semua orang. Tak ada satupun orang
...more
Probo Darono Yakti
Oct 23, 2016 Probo Darono Yakti rated it really liked it
Yang perlu kita ketahui bersama, ini bukanlah novel. Melainkan sebuah DONGENG yang disusun untuk dibaca oleh anak-anak menjelang tidurnya. Pram hendak menceritakan sebuah potongan sejarah yang mungkin saja pernah terjadi, mengingat transkrip dari Cerita Calon Arang diimpornya dari Purbatjaraka, seorang abdi dalem Kraton Surakarta Hadiningrat yang menjadi abdi kesayangan Sri Susuhunan Pakubuwono X.

Yang menjadikan dongeng ini menarik, ialah diambil pada masa kerajaan hindu Daha -saat ini Kediri- d
...more
Kaha Anwar
May 07, 2012 Kaha Anwar rated it really liked it
Membela anak merupakan kewajiban orang tua. Anak polah bopo kepradah memang selayaknya terjadi. Namun, soal bela-membela pun harus tahu empan papan, tahu bener dan penernya jika tidak hanya menjadi musibah bagi diri dan keluarga.
Inilah yang dialami dalam lakon Calon Arang. Dendam Calon Arang dimulai ketika anaknya, Ratna Manggali, tidak laku kawin, sehingga mengundang desas-desus tetangga sekitar. Padahal, Ratna Manggali merupakan gadis cantik jelita, merupakan bunga desa. Malangnya tak satupun
...more
Kimi
Nov 20, 2016 Kimi rated it it was ok
Shelves: punya, indonesia, fiction
Kerajaan Daha di bawah kepemimpinan Raja Erlangga adalah negara yang makmur dan aman. Baginda Raja sangat memperhatikan keadaan rakyatnya. Dia terkenal berbudi dan bijaksana. Namun, ketenangan itu terancam. Keamanan negara dalam bahaya akibat dari penyakit mematikan yang dikirim tukang teluh jahat bernama Calon Arang.

Calon Arang berasal dari dusun Girah, masih di dalam wilayah Kerajaan Daha. Siapa yang tidak mengenal Calon Arang dari Girah? Perempuan paruh baya tersebut terkenal jahat. Ia tidak
...more
Sutresna
Dec 31, 2016 Sutresna rated it it was amazing
Pram jago sekali menempatkan tutur bicara dalam penulisan dengan tepat, amat tidak berlebihan untuk ukuran sebuah dongeng. Saya membayangkan membacakan dongeng ini untuk anak saya menjelang tidurnya nanti. Hahaha
Marchel
Sebuah dongeng nusantara yang terjadi di Lemah Tulis atau Lemah-putra atau Lemah-patra. Tempat tinggal Mpu Bharadah di Wurare (Wurara-> Wrura-> Blura-> Blora), seorang pendita sakti yang sangat dihormati raja Airlangga dari Daha (Kediri sekarang).
Satya
Jan 04, 2016 Satya rated it really liked it
Shelves: favorites
"Semua manusia bersaudara satu sama lain. Karena itu tiap orang yang membutuhkan pertolongan harus memperoleh pertolongan. Tiap orang keluar dari satu turunan, karena itu satu sama lain adalah saudara."

Ini bacaan super ringan. Dongeng masyarakat yang dikemas dengan gayanya Pram. Jujur aja, ini pertamakalinya saya dengar tentang Calon Arang. Seumur-umur saya belum pernah tau cerita tentang Calon Arang, jangankan tau, dengar pun belum pernah.


Saya rasa, saya telah membuat pilihan yang tepat untuk

...more
rumahboekoe
Mar 04, 2016 rumahboekoe rated it really liked it  ·  review of another edition
Sebuah negara makmur, Daha, yang di bawah naungan seorang Raja Erlangga. Rakyatnya hidup bercukupan, aman namun ada penyakit merebak luas mengancam hidup orang banyak.
Di dusun Girah, hidup seorang teluh bernama Calon Arang yang memiliki seorang anak perempuan, Ratna Manggali. Bagaimanapun sebagai seorang teluh yang jahat namun Calon Arang sayang pada anaknya. Dilihat dari menyembah ke Dewi Durga untuk menyebarkan penyakit ke penduduk-penduduk. Karena tak seorang pun berani mendekati putrinya itu
...more
Rizky
Mar 31, 2011 Rizky rated it really liked it  ·  review of another edition
There was a kingdom named Kediri (formerly Daha) is headed by King Erlangga. Administered by Erlangga people prosper prosperous village to village. In the Girah village there was a widow named Calon Arang. She had a beautiful daughter named Ratna Manggali. Calon Arang is a famous shaman magic but evil so that she feared by society. Therefore, until the proper age to marry, Ratna Manggali had not proposed marriage by someone. As a result Calon Arang became angry to the people and determined to ta ...more
Nufach
Saat pertama kali membaca buku ini, naluri keperempuanan ku seperti terusik. Pram mampu menyajikan cerita tentang perempuan dari sisi yang lain. Kisah yang diangkat tentang seorang janda sakti yang memiliki seorang anak perempuan. Ia menyembah dewi yang bisa memberikannya kekuatan magis.

Suatu hari ia mengetahui bahwa masyarakat yang tinggal di sekitarnya tengah menggunjingkan anak perempuannya. Anak gadis Calon Arang sebenarnya berparas cantik. Namun karena takut pada Calon Arang, tak seorang pr
...more
Tasya Dita
Sep 16, 2016 Tasya Dita rated it liked it
akhirnya aku baca bukunya pak pram juga :D but sadly, it wasn't as phenomenal or eye opening as i thought. mungkin aku salah mulai karya karya nya dengan buku ini. i like the writing style, sangat dongeng dan indonesia sekali, tapi kadang bikin bertele-tele. aku juga bisa ngerti kenapa buku ini jadi perdebatan karena sangat bias gender, meskipun cerita aslinya memang kayak gitu so pls don't blame the writer. i'd love to read his other books, probably his infamous tetralogi buru.
Louisa Olivia Hadiwirawan
Di Lemah Tulis ia bertemu dng gurunya. Kitab segera diserahkan. Kagum Empu Baradah membaca kitab itu. Katanya: "Inilah kitab yg sgt luar biasa isinya. Hanya saja si Calon Arang salah mempergunakannya. Kalau digunakan utk maksud yg baik ia akan segera mendapat terima kasih beribu2 manusia. Sayang ia salah mempergunakan."
-Dongeng Calon Arang, PAT-

Dalam ilmu interpretasi yg disebut hermeneutik
interpretasi buku suci disebut exegesis-, tetapi
buku utk kebaikan ini -lihat cerita di atas-
sempat disalahg
...more
Nonna
Sep 08, 2012 Nonna rated it it was amazing  ·  review of another edition
Kisah terjadinya dua kerajaan, Kediri dan Jenggala.

Sedikit lebih ringan dari buku sebelumnya yang saya baca, Cerita Calon Arang mengkisahkan sifat baik Empu Baradah yang akhirnya dapat membinasakan tulah dari sifat buruk Calon Arang, perempuan yang hobinya membuat tulah kepada rakyat desanya yang tidak berkenan padanya.
Membaca buku ini tidak membuat saya berhenti, dan ingin terus membaca cerita yang juga memiliki nilai sejarah. Cukup sehari saya menghabiskan buku ini.

Calon Arang adalah seorang j
...more
Teguh Affandi
Buku tipis yang bisa sekali duduk habis, sambil nunggu makan di warung makan (agak lebay kalau ini). Mungkin ini dongeng satu-satunya yang ditulis dengan gaya dan sudut pandang Pramoedya Ananta Toer. Seperti yang sudah2 didengar atas dongeng Calon Arang. Tetapi mungkin ini versi Jawa, karena terjadi di Kerajaan Daha, sebelum pecah menjadi Jenggala dan Kediri. Calon Arang, Ratna Manjali, Raja Airlangga, Empu Baradah.

Tetapi pertanyaannya, mengapa Pramoedya menulis dongeng yang ini? Kenapa nggak Sa
...more
Michiyo 'jia' Fujiwara
Minggu ini adalah minggu dongeng, itu kalau buat aku.
Setelah terbuai dan melanglang buana dengan dongeng-dongeng dari berbagai penjuru dunia, kini saatnya untuk melihat dongeng dari negeri sendiri. Bicara soal dongeng, Seperti yang ditulis oleh Lentera Dipantera:
Dongeng adalah medium terindah dalam tradisi lisan Nusantara. Tradisi dongeng ini tampak berurat akar dalam kesadaran subyek-subyek masyarakatnya. Turun-temurun. Karena sifatnya dongeng maka jangan tanyakan keilmiahannya. Sesuatu itu dis
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Di Kaki Bukit Cibalak
  • Olenka
  • Pohon Pohon Sesawi
  • Kembang Jepun
  • Biola Tak Berdawai
  • Cinta Tak Pernah Tepat Waktu
  • Tarian Bumi
  • Jalan Tak Ada Ujung
  • Lalita
  • Entrok
101823
Pramoedya Ananta Toer was an Indonesian author of novels, short stories, essays, polemics, and histories of his homeland and its people. A well-regarded writer in the West, Pramoedya's outspoken and often politically charged writings faced censorship in his native land during the pre-reformation era. For opposing the policies of both founding president Sukarno, as well as those of its successor, t ...more
More about Pramoedya Ananta Toer...

Share This Book



“Sebelum kertas ditemukan oleh Tsai'Lun, sebelum mesin cetak ditemukan oleh Johann Gutenberg dimana keduanya menjadi medium tradisi tulis, peradaban dibangun oleh segulungan kisah dongeng” 4 likes
“Dongeng adalah medium terindah dalam tradisi lisan nusantara.” 3 likes
More quotes…