Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kentut Kosmopolitan” as Want to Read:
Kentut Kosmopolitan
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Kentut Kosmopolitan

3.78 of 5 stars 3.78  ·  rating details  ·  64 ratings  ·  6 reviews
Jakarta ibukota yang tak lebih dari kampung besar nan sontoloyo ini, berisi kentut jutaan orang. Termasuk didalamnya adalah kentut gagasan, kentut harapan, dan kentut keputusasaan. Maka apalah artinya sebuah kentut tambahan ditengah kentut jutaan Homo Jakartensis, manusia Jakarta, yang menghidupi dan dihidupkan kentut?
Buku Kentut Kosmopolitan ini, yang menjelajah dari kent
...more
Paperback, 296 pages
Published August 2008 by Koekoesan
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kentut Kosmopolitan, please sign up.

Be the first to ask a question about Kentut Kosmopolitan

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 115)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Anggi Hafiz Al Hakam
65 catatan apik soal Homo Jakartensis yang mencoba bertahan hidup ditengah kemelut kosmopolitanisme Jakarta. Riuh rendah hegemoni wacana hingga realitas tersamarkan seperti kentut yang tak berbentuk namun terasa wujudnya.

Lewat tulisan-tulisan khasnya, SGA menelaah segenap persoalan Homo Jakartensis baik dalam pergulatan antar wacana, hegemoni kelas, hingga perlawanan kelas terpinggirkan. Semua disajikan dalam bahasa filsafat yang populis. Walau mungkin saja beberapa dari kita masih mengernyitkan
...more
Ali
Dilahap selang-seling, buku ini bikin senyum-senyum simpul. Maklum, 65 esai di buku ini seperti mewakili diri sendiri sebagai kaum urban di Jakarta.

Kentut Kosmopolitan sendiri adalah salah satu esai yang akhirnya dijadikan judul buku ini. SGA memaparkan bahwa kentut adalah kebebasan berekspresi, selama tidak dilakukan dalam ritus yang bersifat sakral, kentut sewajarnya bukanlah sebuah aib. Biarkan saja pejabat yang lagi pidato kentut, penyanyi yang sedang ikutan kontes biarkan saja kentut, atau
...more
FiBi
Sebenernya ini sama aja kayak buku SGA yang Obrolan Tentang Jakarta. Essay gitu deh modelnya, tapi yang ini ulasannya lebih banyak. Tapi gue lebih senang yang Obrolan Tentang Jakarta lho, lebih lucu. Yang ini lebih serius
upiqkeripiq
Lebih berat ketimbang yang affair. Seno banyak membahas tentang tanda dan pembebanan makna dari banyak hal disini. Jadinya aku ya banyak ndak mudengnya. Tapi tetap saja isinya menohok ^_^
heri
tulisan-tulisan SGA berisi tentang kondisi-kondisi sosial terutama yang terjadi pada masyarakat jakarta. cukup bagus, meskipun ada beberapa yang membuat kening berkerut. keren.
Andina
esei-esei yang posmo. seru. menyenangkan. padat. kritis. i love sga.
Diana
Diana marked it as to-read
Mar 11, 2015
Eva Lathifah
Eva Lathifah marked it as to-read
Jan 22, 2015
Carolina Ratri
Carolina Ratri marked it as to-read
Jan 11, 2015
Sutresna
Sutresna marked it as to-read
Nov 03, 2014
Irke Tobing
Irke Tobing marked it as to-read
Sep 28, 2014
Ulfa
Ulfa marked it as to-read
Sep 08, 2014
Maop Mahardika
Maop Mahardika marked it as to-read
Jul 26, 2014
Jiwa Rasa
Jiwa Rasa marked it as to-read
May 23, 2014
Adey Sucuk
Adey Sucuk marked it as to-read
Apr 21, 2014
Lia Wibyaninggar
Lia Wibyaninggar marked it as to-read
Apr 10, 2014
Alisya Rahma
Alisya Rahma marked it as to-read
Apr 08, 2014
Suhardi
Suhardi marked it as to-read
Feb 12, 2014
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
512651
Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic. He writes short stories, novel, even comic book.

He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Benta
...more
More about Seno Gumira Ajidarma...
Sepotong Senja untuk Pacarku: Sebuah Komposisi Dalam 13 Bagian Sebuah Pertanyaan untuk Cinta Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi Negeri Senja: Roman Jazz, parfum, dan insiden

Share This Book