Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Jalan Cinta Para Pejuang” as Want to Read:
Jalan Cinta Para Pejuang
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Jalan Cinta Para Pejuang

by
4.22 of 5 stars 4.22  ·  rating details  ·  908 ratings  ·  90 reviews
di sana, ada cita dan tujuan
yang membuatmu menatap jauh ke depan
di kala malam begitu pekat
dan mata sebaiknya dipejam saja
cintamu masih lincah melesat
jauh melampaui ruang dan masa
kelananya menjejakkan mimpi-mimpi

lalu disengaja malam terakhir
engkau terjaga, sadar, dan memilih menyalakan lampu
melanjutkan mimpi indah yang belum selesai
dengan cita yang besar, tinggi, dan bening
...more
Paperback, 344 pages
Published 2008 by Pro-U Media
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Jalan Cinta Para Pejuang, please sign up.

Be the first to ask a question about Jalan Cinta Para Pejuang

La Tahzan by Aidh bin Abdullah al-QarniKhadijah - The True Love Story of Muhammad SAW by Abdul Mun'im MuhammadDalam Dekapan Ukhuwah by Salim Akhukum FillahThe Quran by AnonymousJalan Cinta Para Pejuang by Salim Akhukum Fillah
1001 Islamic Books to Read Before You Die
5th out of 120 books — 137 voters
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
337th out of 474 books — 1,629 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 1,871)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Jaimejaimeeee
Satu kata cinta Bilal:

“Ahad!”

Dua kata cinta Sang Nabi:

“Selimuti aku…!”

Tiga kata cinta Ummu Sulaim

“Islammu, itulah maharku!”

Empat kata cinta Abu Bakr

“Ya Rasulullah, saya percaya…!”

Lima kata cinta ‘Umar

“Ya Rasulullah, izinkan kupenggal lehernya!”

Selamat datang di jalan cinta para pejuang!

Jikalau ada sepuluh bintang untuk memberi makna dari segi markah akan hasil sesebuah penulisan, pasti buku ini adalah buku pilihan saya untuk mendapatkan 10 bintang itu. Di dalam buku Jalan Cinta Para Pejuang ini,
...more
Barukisu (Balqis)
Fikirku ia adalah sebuah buku tentang para pejuang di jalan cinta Illahi. Tetapi lebih dari itu, ia adalah sebuah buku tentang apa itu, siapa itu dan bagaimana jalan cinta para pejuang itu sebenarnya. subhanallah. ada waktu-waktu aku ternganga mendapati kisah-kisah hebat para sahabat; kagum dan terasa amat jauh bagi diri yang mengaku pejuang di jalan-Nya.

permulaan bab banyak mengambil contoh-contoh dari karya-kaya agung psikolog barat, pun begitu sebagai perbandingan. membuatkan aku pantas meng
...more
Suzan Oktaria
Cinta tak harus memiliki. Dan sejatinya kita memang tak pernah memiliki
apapun dalam kehidupan ini. Salman mengajarkan kita untuk meraih kesadaran
tinggi itu di tengah perasaan yang berkecamuk rumit; malu, kecewa, sedih,
merasa salah memilih pengantar –untuk tidak mengatakan ’merasa
dikhianati’-, merasa berada di tempat yang keliru, di negeri yang salah,
dan seterusnya. Ini tak mudah. Dan kita yang sering merasa memiliki orang
yang kita cintai, mari belajar pada Salman. Tentang sebuah kesadaran yang
ka
...more
Sari Ilhami
selalu ada cara, bagi para pejuang menemukan cinta nya..
dimulai dari kisah roman pisican ala laila dan majnun, Salim A fillah menuliskan bagaimana umat terdahulu menemukan cinta nya yang berliku, penuh haru bahkan terlihat bodoh sekalipun...

tidak lain, itu adalah karna keterbatasan manusia dalam mencari Cinta Hakiki nya, yaitu Tuhan nya :)
Dini Suryani
seperti biasa, kata2 Salim A Fillah selalu mengagumkan. Indah tanpa menggurui. Buku ini 'menyentil' keikhlasan kita, dalam perjuangan dalam ranah apapun, dan DIA menjadi alasan atas segala perjuangan itu.
Retno
Bagus. Banget!

Bukan novel YA atau contemporary romance kesukaan gue, tapi dari buku ini gue belajar kalau 'mencintai' itu bukan hanya menye-menye antara dua insan berbeda jenis kelamin doang. Buku ini nggak menjabarkan tentang pernikahan atau keutamaan menikah dan sejenisnya, seperti yang sering banget muncul dan lewat di dashboard tumblr-twitter, malah buku ini menyibak banyak kisah dan pelajaran tentang cinta. Cinta pada Yang Maha Kuasa, cinta kepada Rasul-Nya, cinta kepada ummat, cinta kepada
...more
yuli astuti
tersengat-sengat.
tercenung-cenung. dan kadang kadang tersedu.

pada beberapa bagian, membuat aku malu.
Lia Aprilia
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Zenfira
Buku Salim A Fillah selalu membugar cara saya melihat hal. Cinta itu, sebagaimana secara lebih segar mampu dilihat.

Antara hal yang saya simpan untuk hal sendiri adalah tentang istikharah. Kata Ustaz Salim A Fillah, istikharah ini bukan semata tentang kita diberi Allah atau tidak diberi oleh-Nya, tetapi istikharah adalah bagaimana Allah menyampaikannya kepada kita; Adakah Allah mencampakkan kenyataan (meski manis) itu dengan kasar atau perlahan mengalirkan kenyataan (meski pahit) untuk kita?

Istik
...more
Nicegreen
Buku ini terdiri dari 3 langkah, langkah ketiga dibagi menjadi 4 tapak.

Langkah pertama: dari dulu beginilah cinta, akar sesat pikir dalam cinta yang menyengsarakan jiwa.
Langkah kedua: dunia kita hari ini, bingkai jalan cinta.
Langkah ketiga: jalan cinta para pejuang, 4 mata cinta.

Dalam buku ini banyak sekali kutemui syair-syair indah diantaranya:

Yang paling indah ketika manusia beramal shalih karena seruan dan ajakan kita hingga pahalanya terus mengalir menjadi bekal bertemu Allah.

Cinta berjalan
...more
Sasa
Kata siapa cinta itu melulu murni tentang perasaan mendayu-dayu yang tidak pantas dalam syariat? Cobalah baca buku ini dan kita akan terhanyut dalam penuturan Salim A. Fillah tentang kalimat cinta yang selama ini diindahkan orang-orang. Jalan Cinta Para Pejuang. Bahwa cinta bukanlah sesuatu hal yang hanya berkisar tentang perasaan merah jambu yang kini sering diobral dengan murahnya.

Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan. Meloncati rasa suka dan tak suka. Melampaui
...more
miss
Ingin mengutip kalimat dari Tapak Ketiga Nurani, bagian Nurani Menyelamatkan Iman. Bagian ini menceritakan tentang Ka'b ibn Malik yang berkata "Saya tidak punya alasan Ya Rasulullah!", akunya ketika menghadap sang Nabi sepulang dari Perang Tabuk.

Semula Ka'b ibn Malik pun punya alasan. Dia telah, menyusunnya cermat sedemikian rupa. "Demi Allah', katanya kelak mengenang, "Aku adalah salah seorang yang paling fasih lisannya dan paling pandai berdiplomasi. Jika aku kemukakan satu alasan, takkan ada
...more
Suci Lestarini
Buku ini keren banget..

Kisah yang banyak bersetting ketika zaman sahabat-sahabat Nabi ini bener-bener mengajarkan bagaimana seharusnya seseorang yang mempunyai visi dan misi besar di jalan Islam mengaplikasikan cintanya.

Dengan gaya bahasa yang indah, Salim A. Fillah benar-benar bisa membuat saya terhanyut dengan kisah-kisah di dalamnya.

Membaca buku ini seperti mengalami sendiri tiap kisah yang ada di tiap bagiannya.
Habibah Samsudin
" Ya Allah aku bersumpah kepadaMu!", kata Abdullah ibn Jahsyi di malam Perang Uhud, " Bahawa esok pagi aku akan bertemu musuh. Aku akan membunuh mereka, dan mereka akan membunuhku. Lalu mereka akan membedah perutku,menghiris hidungku, dan mencarah telingaku. Lalu, aku akan menghadapMu dan Engkau bertanya kepadaku, ' Demi siapa ini semua ?, dan aku akan menjawab, ' UntukMu." Dengan menitikkan air mata, Sa'd ibn Abi Waqqash yang mengisahkan doanya bersama 'Abdullah ibn Jahsyi berkata, " Kami menda ...more
Ibnu
Jika kita menghijrahkan cinta: dari kata benda menjadi kata kerja, maka tersusunlah sebuah kalimat peradaban dalam paragraf sejarah. Jika kita menghijrahkan cinta: dari jatuh cinta menuju bangun cinta, maka cinta menjadi sebuah istana, tinggi menggapai surga
Fathir Ramadhan
Buku ini (dan beberapa buku Salim A Fillah yang lain) membawa kita mengunjungi lagi kisah-kisah sejarah Islam. Tidak seperti kebanyakan buku sejarah yang hanya mendikte tanggal dan nama-nama orang yang tidak kita kenal, buku ini memberi 'nyawa' pada cerita-cerita sejarah. Membuat sejarah jadi sangat mudah dinikmati (dan dimengerti!) oleh kita yang hidup beribu tahun setelahnya.

Dan buku ini memperkenalkan bentuk cinta yang baru. Yang, (mengutip kata-kata pengarang) tidak bonsai. Tidak cengeng. Ti
...more
Eqo Juwono
Salah satu buku yang sangat bagus menurutku, kata-katanya mengalir indah tapi tidak membuai.
Banyak pelajaran yang bisa didapat dari setiap bagian di buku ini.
Fatin Syamimy
The more I read it, the more I fell in love with this book, can't believe I actually finished reading it today alhamdulillah. A very good book, especially when you started to familiarize with Salim A Fillah's style of writing. I highly recommend people to read the preface first, for me its important in order to understand the flow of this book. I wonder how many books has he read, and how he managed to include a LOT of stories and references from sirah as well as modern books in his writing, mas ...more
Hanis
Jul 22, 2011 Hanis added it
di jalan ini saya belajar untuk mencintai dengan benar, dan dari buku ini saya belajar untuk mengenali tabiat-tabiat cinta yang benar...
Zahwa az-Zahra
dibolak balik
diulang ulang
ga ada bosennya!

mari membangun cinta!
di jalan cinta para pejuang! ^_^
Kurnia Aprilia
Bismillah
Membaca buku ini awalnya membuat pemikiran banyak tersita. Sejak 2 tahun lalu membeli buku ini dan alhamdulillah baru di Hari Jumat ini dapat menyelesaikannya.
Pembahasan awalnya mungkin memang agak berat dan sulit untuk mencernanya. Namun bacalah-bacalah-bacalah hingga halaman-halaman berikutnya merasuk ke dalam pemikiran dan timbul keinginan untuk terus membacanya. Bagaimana tidak? Ust. Salim menceritakan banyak kisah penuh hikmah dengan kata-kata indah di dalamnya. Kisah para nabi, Ra
...more
Meta Morfillah
pejuang sejati?? baca duluu buku iniii :)
Alluna
Aku percaya.
Maka aku akan melihat keajaiban
Iman adalah mata yang terbuka
Mendahului datangnya cahaya

Yang aku tahu, Allah bersamaku.

Nuh yang bersipayah membuat kapal di puncak bukit tentu saja harus menahan geram ketika dia ditertawai, diganggu, dan dirusuh oleh kaumnya. Tetapi, sesudah hampir 500 tahun mengemban risalah dengan pengikut yang nyaris tak bertambah, Nuh berkata bijak, dengan cinta, “Kelak kami akan menertawai kalian sebagaimana kalian kini menertawai kami.”

Ya. Nuh belum tahu bahwa ke
...more
Hanazawalisa
Dia sangat bersih, wajahnya berseri-seri,
bagus perawakannya, tidak merasa berat karena gemuk.
tidak bisa dicela karena kepalanya kecil, elok dan tampan,
dimatanya ada warna hitam, bulu matanya panjang,
lehernya jenjang, matanya jelita, memakai celak mata,
alisnya tipis, memanjang dan bersambung,
rambutnya hitam,
jika diam dia tampak berwibawa,
jika berbicara dia tampak menarik,
dia adalah orang yang paling elok dan menawan jika dilihat dari kejauhan,
tampan dan manis setelah mendekat.
::. Ummu Ma'bad Al K
...more
Ai Sari
Bismillahirrahmaanirrahiim
Jalan cinta para pejuang, sekali lagi buku salim a fillah menjadi salah satu buku yang menyentuh dengan lembut jauh ke sanubari. Sebenarnya sudah dari awal buku ini keluar, aku ingin membacanya, namun baru sekarang terealisasikan.

Salim a fillah, jika dia bicara cinta rasanya tak ada mata hati yang tak tergugah dengan gaya bahasa yang beliau bawa. Halus dan penuh pesona. Tak hanya mengajarkan namun menyadarkan.

Dalam buku ini Salim a fillah akan memaparkan cinta lebih ru
...more
Annisa M Zahro
Akhirnya terselesaikan juga. Buku ini adalah buku karya Salim A. Fillah keempat yang saya baca. Masih ada empat buku lagi yang belum saya baca, yaitu NPSP, Gue Never Die, BMC, dan buku terbarunya Menyimak Kicau Merajut Makna. Fiuuuh..masih banyak ternyata ya. Long way to go..

Seperti biasa, dan sesuai pengakuannya, Salim A. Fillah melakukan pencomotan-pencomotan kisah shirah Rasulullah, para sahabat, dan kisah-kisah bermakna lainnya.

Dan seperti biasa pula, beliau selalu pandai merangkai kisah-kis
...more
Feezo Zidane
Jalan Cinta Para Pejuang, karya Salim A. Fillah.
Buku ini, saya kirakan buku yang cukup bagus untuk dibaca dan dihadam oleh semua.

Buat anda yang west atau eurocentric seperti saya, membaca bab pertama buku ini sangat menyeronokkan. Cepat sahaja helaian demi helaian kertas dibelek. Dari sejarah ringkas murid dan guru, Sigmund Freud dan Carl Jung, teori model Hierarchy of Needs oleh Abraham Maslow, sedikit kupasan buku The 7 Habits dan The 8th Habit oleh Stephen R. Covey dan juga buku The Tipping P
...more
Melani Wulandari
buku ini punya bahasa kiasan yang lebih tinggi dibanding tiga bukunya yang pernah saya baca. pembahasannya juga luas+dalam -banget-. mungkin agak susah buat yang kurang paham dan cenderung jadi bikin ngebosenin. tapi, dari awal penulis bilang kalau sebenernya pembaca ngga wajib baca urut dari awal-akhir, kok. ;)

kalau menurut saya sebenernya ada beberapa bahasan yang sama dengan yang ada di setiap buku yang pernah ditulisnya. tapi pengolahan kata-kata penulis, membuat makna nya tetap aja terasa.
...more
Ahfie Rofi
"...karena cinta bukan sekadar pelukan hangat, belaian lembut, atau kata-kata penuh dayu. Kita belajar apa itu cinta dari apapun yang ada di muka bumi. Dari cahaya matahari. Dari sepasang merpati. Dari sujud dan tengadah doa. Dari kebencian musuh, dari dengki dan iri para lawan. Dari ketidaktahuan orang yang ingkar, dan degilnya pikiran si munafik. Dari apapun! Karena inilah jalan cinta para pejuang...."

gak bakal nyesel bacanya! (y)
Asyraf Sahar
Subhanallahi wabihamdihi
Subhanallahil azim

Buku yang sangat bagus, bukan sahaja untuk hati, bahkan untuk pembentukan fikrah. Salim A. Fillah sangat pintar dalam memberi makna-makna baru, membiasakan yang betul dan membetulkan yang biasa.

SAF memberi idea-idea yang sangat "breakthrough". Beliau memberi pencerahan ringkas dan padat tentang cinta seorang pejuang.

Antara isu yang terbaik adalah tentang muslim yang mnejadi hamba kepada khusyu'. Nak tahu apa isinya? Baca sendiri...heh.

Jalan Cinta Para
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 62 63 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Serial Cinta
  • Untukmu Kader Dakwah
  • Bagaimana Menyentuh Hati (Ath - Thariq Ilal Quluub)
  • Ketika Mas Gagah Pergi... dan Kembali
  • Muhammad Al-Fatih 1453
  • Cinta di Rumah Hasan al Banna
  • Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan
  • Komitmen Muslim Sejati
  • Sakinah Bersamamu
  • Saat Berharga untuk Anak Kita
  • De Winst
  • 33 Pesan Nabi Vol. 2: Jaga Hati, Buka Pikiran
  • 10 Bersaudara Bintang Al Qur’an (Kisah Nyata Membesarkan Anak Menjadi Hafiz al-Quran dan Berprestasi)
  • Sandiwara Langit
  • Pukat (Serial Anak-anak Mamak, Buku 3)
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Al-Matsurat: Doa dan Zikir Rasulullah saw
710334
Salim A. Fillah adalah seorang penulis buku Islami dari Yogyakarta, Indonesia. Hingga 2014, ia telah menulis beberapa buku, 'Agar Bidadari Cemburu Padamu' (2004), 'Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan' (2004), 'Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim' (2007), 'Jalan Cinta Para Pejuang' (2008), 'Gue Never Die' (2006), 'Barakallahu Laka: Bahagianya Merayakan Cinta' (2005) dan 'Dalam Dekapan Ukhuwah' (2010 ...more
More about Salim Akhukum Fillah...
Dalam Dekapan Ukhuwah Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim Agar Bidadari Cemburu Padamu Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan Barakallahu Laka: Bahagianya Merayakan Cinta

Share This Book

“Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan.. Meloncati rasa suka dan tidak suka.. Melampaui batas cinta dan benci.. Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi.. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat.. Maka taat adalah prioritas yang kadang membuat perasaan-perasaan terkibas.. Tapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Alloh lebih tahu tentang kita..” 97 likes
More quotes…