Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Habis Gelap Terbitlah Terang” as Want to Read:
Habis Gelap Terbitlah Terang
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Habis Gelap Terbitlah Terang (Writing In Asia)

4.03  ·  Rating Details  ·  804 Ratings  ·  72 Reviews
Buku ini berisi/menceritakan perjalanan hidup seorang pahlawan wanita R.A Kartini, dan surat-suratnya yang ia tujukan kepada saudari dan sahabat-sahabatnya. Adapun isi dari surat-surat itu adalah tentang cita-citanya untuk memajukan kaum wanita, harapan-harapanya dan perjalanan hidupnya.
Paperback, 214 pages
Published by Balai Pustaka (first published January 1st 1912)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariNegeri 5 Menara by Ahmad Fuadi
Buku Indonesia Sepanjang Masa
31st out of 495 books — 1,736 voters
Habis Gelap Terbitlah Terang by Raden Adjeng KartiniNikah Ilalang by Dorothea Rosa HerlianySitti Nurbaya by Marah RusliKering by Iwan SimatupangGemulai Tarian Naz by Rini Intama
Gemulai Tarian Naz
1st out of 18 books — 19 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
erry
Apr 08, 2010 erry rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: true-story
" Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. kehidupan manusia serupa alam” (Kartini - Habis Gelap Terbitlah Terang)


“Wanita dijajah pria sejak dulu. Dijadikan perhiasan sangkar madu.”

Itu adalah sebuah kutipan dari sebuah lagu lama. Sebelumnya saya ingin jelaskan kalau saya tidak sudi menggunakan istilah wanita karena artinya yang merendahkan. Wanita berasal dari kata: wani = orang; toto = hias
...more
Lusia
Apr 05, 2011 Lusia rated it really liked it
Shelves: pinjem
"Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata "aku tiada dapat!" melenyapkan rasa berani. Kalimat "aku mau!" membuat kita mudah mendaki puncak gunung.

Sebelum baca buku ini, saya sempet mikir ngapain sih kita tiap 21 April kudu ngerayain hari kartini segala. Kayaknya biasa aja gitu, soal emansipasi itu. Ternyata pas baca buku ini baru ngerti, ternyata pemikiran beliau ini luar biasa sek
...more
Satkar Ulama
Dec 10, 2014 Satkar Ulama rated it really liked it
Buku ini saya baca di waktu saya masih kelas 6 SD. Saat itu peprustakaan di sekolah saya mengoleksi banyak sekali roman dan novel-novel sastra Indonesia. Dan saya menemukan buku ini. Dulu saya sama tidak memberanikan diri membaca buku dengan bahasa-bahasa berat dan hanya mampu dicerna oleh orang-orang dewasa. Maklum masih anak SD. Tapi ternyata bahasa yang digunakan dalam buku ini sangatlah ringan dan mudah dimengerti. Saya pun berasumsi bahwa Raden Ajeng Kartini adalah tipe perempuan cerdas yan ...more
Vanisa Andrikanisa
Apr 16, 2013 Vanisa Andrikanisa rated it it was amazing
Penulis : R.A Kartini
Arjimin Pane (penerjemah)
Genre : Biografi
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun : 2005
Halaman : IX, 204 halaman

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht. Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa.
Buku Habis Gelap Terbitlah Terang diterbitkan kemb
...more
kiki
Jul 13, 2011 kiki rated it liked it
Shelves: klasik-indonesia
pertama kali, buku ini kubaca ketika kelas dua sma. kubaca sampai habis karna aku penasaran tentang keistimewaan kartini. dan ternyata.. terkandung sesuatu yang luar biasa..

Kartini Ingin Menjadi Muslimah Sejati

Pada masa kecilnya, Kartini mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan ketika belajar mengaji (membaca Al-Quran). Ibu guru mengajinya memarahi beliau ketika Kartini menanyakan makna dari kata-kata Al-Quran yang diajarkan kepadanya untuk membacanya. Sejak saat itu timbullah penolakan pada
...more
Florence Sihombing
Aug 10, 2011 Florence Sihombing rated it it was amazing
"Aku tiada hendak melihat, tetapi mataku tinggal terbeliak juga, dan pada kakiku ternganga jurang yang dalam sedalam-dalamnya, tetapi bila aku menengadah, melengkunglah langit yang hijau terang cuaca di atasku dan sinar matahari keemasan bercumbu-cumbuan, bersenda gurau dengan awan putih bagai kapas itu; maka dalam hatiku terbitlah cahaya terang kembali! (kepada Nona E.H. Zeehandelaar. Januari 12, 1900.)"

Mungkin aku naif atau terlalu berani. Belum selesai aku membaca semua suratnya, aku akui, ak
...more
Kristy
Sep 12, 2009 Kristy rated it really liked it  ·  review of another edition
Beautiful book! My friend recommended I read this while I visited her in Indonesia. It was an incredible experience to learn about a culture through their literature while simultaneously vacationing in that country. It tells the story of a very forward thinking woman in a time where it was not so common..I don't want to give anything away!
Niken Anggrek
Aug 18, 2011 Niken Anggrek rated it it was amazing
Genius. Habis Gelap Terbitlah Terang yang disusun oleh Armijn Pane itu menggambarkan dengan gamblang pemikiran-pemikiran Kartini yang melapaui anak-anak di jamannya. Meski usianya tergolong singkat (21 April 1879-13 September 1904), ia sudah melahirkan gagasan-gagasan dan pandangan-pandangan luar biasa tentang peran wanita, kemanusiaan, agama, serta pikiran kemajuan lainnya untuk mewujudkan kaum perempuan yang terdidik.

Lepas dari keotentikan, dan bahasa yang jadul, serta banyak 'kembangnya', bu
...more
Truly
Apr 24, 2016 Truly rated it really liked it  ·  review of another edition
http://trulyrudiono.blogspot.co.id/20...

Buku pertama yang saya baca adalah Habis Gelap Terbitlah Terang terbitan P.N Balai Pustaka tahun 1963 terjemahan Armijn Pane. Buku ini saya temukan secara tidak sengaja di lapak buku bekas. Untuk membawa pulang juga tidak perlu biaya mahal. padahal makna sejarahnya lumayan juga.

Oh ya, alasan pertama membawa buku ini selain memang saya belum punya buku dengan judul ini, adalah soal kovernya yang agak berbeda dengan kover buku tentang Kartini yang selama in
...more
Fifi Hasyim
Jul 19, 2010 Fifi Hasyim rated it liked it
meski Kartini tidak mewakili seluruh perempuan Indonesia,, tapi dia berjasa, setidaknya untuk masyarakat Jawa..
Missy J
Jul 06, 2014 Missy J rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: 2014-books
This book is a collection of letters that Kartini (1879-1904) wrote during the last 5 years of her life. For those of you who don't know Kartini, she is a national hero in Indonesia (her birthday is celebrated each year) for her pioneering work in the education of Javanese women. Unfortunately, she died at the very young age of 25 after giving birth to her first born child.

The original letters by Kartini were written in Dutch, so I'm not sure how accurate the English translation is, however the
...more
Margaret
I've finally started this book and I'm finding it very interesting but I find that to maintain focus I can only read a couple of letters at a time, so this will be slow-going. It's definitely an education for me as I know next to nothing about Java during the turn of the century (early 1900s) and I'm always interested in the role of women in a society. I'll journal again when I'm closer to finishing it. :)

Took me forever to finish this book - not because it wasn't interesting but I found I appr
...more
Ayu Windyaningrum
Baca buku ini, harus dengan setting pikiran yg disesuaikan pada tahun 1800an akhir-1900an awal.

Ini buku yg luar biasa. Masuk ke dalam pikiran Kartini sebagai wanita yg hidup pada zaman itu...sungguh pikiran2 yg luar biasa. Sementara wanita2 Bumiputra lainnya hanya berpikiran mengenai masalah domestik, Kartini berpikir luas, dan bercita-cita yg paling tinggi (walaupun kiblatnya masih ke negeri Belanda). Saat itu, dengan kondisi seperti itu, hal tersebut adalah sebuah pikiran yg berani dan tidak b
...more
R. Sanyoto
Sep 08, 2008 R. Sanyoto rated it it was ok
Shelves: indonesian
<<< seakan-akan kami berjanji dengan nyonya, kamipun berpakaian biru - biru warna tanda setia ! setia, ialah kata bersahaja, tetapi alangkah besar dan dalam maksudnya ! lebih daripada cinta >>>
Tina Amelia
mengesankan.. sang pelopor emansipasi wanita.. bagi sayasebagai seorang wanita, emansipasi memang sangat diperlukan dalam bidang pendidikan, mendapat kesempatan yang sama dalam pemerintahan, dan sebagainya.. namun pemaknaan emansipasi yang kii kehilangan batasnya juga perlu diperbaiki, sebab kita tetap juga harus mengingat kodrat kita sebagai seorang perempuan. memaknai hari kartini dengan menjadi seorang ibu yang baik dan seorang ibu yang mampu melahirkan calon-calon pemimpin yang baik di masa ...more
Herdiana Hakim
Dec 02, 2014 Herdiana Hakim rated it it was amazing
dari level makro, kumpulan surat kartini ini adalah tulisan langka perempuan indonesia zaman dahulu, sekaligus telah menginspirasi para mahasiswa indonesia di belanda yang tergabung dalam perhimpunan indonesia. dari level mikro, banyak kutipan surat tersebut telah menginspirasi individu per individu, termasuk saya.

sebuah pemikiran melampaui zaman (khas seorang tokoh besar) yang ingin bebas dan mandiri, dengan "tokoh" perempuan berkarakter, yang bercerita tidak hanya soal emansipasi, tapi juga s
...more
Rizky Firmansyah
May 16, 2013 Rizky Firmansyah rated it it was amazing
Membaca buku ini akan mengembarakan pada kedalaman ruang pikir dan rasa seorang almarhumah Kartini terhadap kehidupan. Banyak pemikirannya yang tidak sejalan dengan mayoritas masyarakat pada umumnya. Mulai dari menggugat adat istiadat yang merendahkan manusia, diskriminasi kaum perempuan, hingga pertentangan-pertentangan batin dirinya sendiri.

Sangat menarik membaca surat-surat pribadinya dengan Nyonya Abendanon, hubungan yang sangat intim hingga almarhumah Kartini memanggil beliau dengan panggil
...more
Lilia Zuhara
Jan 18, 2013 Lilia Zuhara rated it it was amazing
Buku ini berisi kumpulan surat yang ditulis Kartini kepada teman-temannya. Dari surat-surat itu, Kita diajak untuk mengeksplorasi pemikiran Kartini.

Pemikiran Kartini (yang tertuang dalam surat-suratnya) cenderung sama dengan sebagian wanita modern pada umumnya. Namun pemikiran tersebut menjadi tidak biasa ketika tercetus pada seorang wanita yang lahir di tanah terjajah pada abad 19. Kartini memiliki pemikiran yang progresif dan tidak mau tunduk oleh budaya yang dianggapnya tidak rasional. Bahkan
...more
Fitri Fatimatuz zahrok
Judul Buku :Habis Gelap Terbitlah Terang
Pengarang :Armijn Pane
Penerbit :Balai Pustaka
Jumlah Halaman :1 sampai 204
Nama Tokoh :R.A Kartin

Buku ini menceritakan tentang perjuangan R.A Kartini untuk dapat bersekolah,dimasa sekolahnya R.A Kartini merasa bebas,namun ketika R.A Kartini berumur dua belas tahun kartini di pingit dan tidak diizinkan keluar.Sahabat kartini tiada hentinya berihtiar,supaya kartini diberi kemerdekaanya kembali.Ketika kartini berumur enam belas tahun pada tahun 1895,bolehlah k
...more
Naafth Hans
May 03, 2013 Naafth Hans rated it did not like it  ·  review of another edition
Judul buku :Habis gelap terbitlah terang
Pengarang :Armijn Pane
Penerbit :Balai Pustaka
Jumlah halaman:1 sampai 204
Nama tokoh :R.A Kartini
Tebal buku :2cm

Melalui buku ini kita dapat mengetahui perjuangan R.A Kartini yang memiliki fisi dan misi untuk meningkatkan martabat kaun wanita. Melalui buku ini kita dapat mempelajari perjalanan hidup R.A Kartini. Perjalanan hidup nya hingga sukses melalui berbagai rintangan. R.A Kartini seorang anak yang suka belajar,dia tahu masih banyak pengetahuan yang dap
...more
Farel Ashigawa
Apr 20, 2013 Farel Ashigawa rated it it was amazing
Kartini adalah seorang salh satu wanita yang memperjuangkan kemajuan akan wanita.Dia bagaiokan salah satu panutan yang harus kita contoh dari semngatnya yang begitu membara membela kaum wanita.Dia adalah seorang wanita bangsawan yang hidupnya selalu diatur oleh ayahnya yang seorang bupati saat itu.Dalam hal perjodohan saja,ia harus dipilihkan dan dipingit dalam kamarnya.Dalam hal sekolah,dia harus sekolah dalam rumahnya sendiri tanpa sedikitpun mengenal keadaan dunia luar.Karena dia begitu meras ...more
Ragil
Sep 08, 2014 Ragil rated it really liked it
Saya pinjam buku ini dari teman sejak bulan Maret. Baru sekarang saya selesai bacanya. Alasannya karena bahasanya tempoe doeloe banget. Butuh konsentrasi lebih untuk memahami isinya. Tapi semakin ke belakang saya semakin terpukau dengan pribadi Ibu Kartini yang nampak jelas melalui surat-surat untuk para sahabatnya.
Oov Auliansyah
Sep 17, 2015 Oov Auliansyah rated it it was amazing
Kartini adalah obor pergerakan untuk melawan feodalisme, lewat tulisan surat-suratnya kartini melawan dunia. Dia bersikeras ingin untuk sekolah (pada masa itu wanita dianggap tidak harus sekolah), Bagaimana dia menghadapi pandangan-pandangan sinis dari temen-teman Belanda di sekolahnya dan perlakuan-perlakuan diskriminasi karena dia bukan orang Barat.
Dan surat-surat dibagian awal Kartini menuliskan sikap skeptis dia dengan agama, dia melihat orang-orang beragama banyak yang berbuat jahat. Dan a
...more
Nick Doren
Nov 01, 2011 Nick Doren rated it it was amazing
Sungguh tak terbayangkan andaikata orang seperti Raden Ajeng Kartini tidak dilahirkan di bumi Indonesia. Indonesia pada masa Kartini adalah Indonesia yang "memperbudak" perempuan. Mengutip ungkapan Plato (filsuf Yunani), "Perempuan adalah setengah laki-laki"; mungkin demikanlah pendahulu kita di masa Kartini memandang perempuan.
Di masa kini, derajat kaum perempuan Indonesia dihargai sama dan sederajat dengan kaum laki-laki. Terkait dengan "sama dan sederajat" ini, kita bisa melihatnya dari rumus
...more
Abieffendi
dari segi informasi, pastinya oke banget. Trutama karena saya bisa mengerti bagaimana dan kenapa Kartini diagungkan menjadi salah satu pejuang emansipasi wanita Indonesia.

Dari segi tata-bahasa, indah sekali seperti puisi tulisan-tulisan surat Kartini kepada kawan-kawan Belanda-nya. Namun perlu diingat, sesuai dengan yg ditulis pada kata pengantar, bahwa surat2 Kartini ditulis dalam bahasa Belanda. Surat2 yg ada di buku ini adalah hasil translasi Armin Pane. Kalau translasi itu indah, ya itu kary
...more
Bening Pertiwi
Jul 15, 2014 Bening Pertiwi rated it liked it
tulisan akan keresahan hatinya menunjukkan kelemahan kala itu
tapi di balik semua keluh kesahnya, ia menunjukkan diri menjadi wanita kuat
dan tidak mau berhenti berusaha, meski dari bilik gelap dan sepinya
Maryeni Auliyati
Feb 08, 2015 Maryeni Auliyati rated it really liked it
Menyelami kembali perjalanan hidup Kartini. Jiwa yang penuh semangat dan haus pendidikan

Dalam surat-suratnya tergambar jelas bagaimana perjalanan dan gejolak jiwa Kartini namun selalu ia coba bingkai dengan kesantunan. Akhirnya jiwa itu menjadi lebih matang dan bijak.
Amy
Jun 08, 2013 Amy rated it really liked it  ·  review of another edition
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Savina Zahro
Apr 22, 2015 Savina Zahro rated it it was amazing
Shelves:
wanita indonesia adalah wanita tangguh yang bekerja keras demi bangsa dan negara.
Aby Junior
Apr 21, 2014 Aby Junior rated it really liked it
All Indonesian has to read these book , especially Indonesian women.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
All woman are Heroines 1 1 Apr 09, 2016 06:32AM  
500 Great Books B...: Letters of a Javanese Princess - Raden Adjeng Kartini 1 8 Jul 13, 2014 08:16PM  
  • Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
  • Jalan Raya Pos, Jalan Daendels
  • Harimau! Harimau!
  • Layar Terkembang
  • Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa
  • Salah Asuhan
  • Athirah
  • Kitab Omong Kosong
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Joan of Arc: Her Story
  • Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia
  • Atheis
  • Catatan Seorang Demonstran
  • Kuantar ke Gerbang: Kisah Cinta Ibu Inggit dengan Bung Karno
  • Pada Sebuah Kapal
  • Pengantin Demos Vol. 1
7743875
Raden Ayu Kartini, (21 April 1879 – 17 September 1904), or sometimes known as Raden Ajeng Kartini, was a prominent Javanese and an Indonesian national heroine. Kartini was a pioneer in the area of women's rights for Indonesians.

After Raden Adjeng Kartini died, Mr J. H. Abendanon, the Minister for Culture, Religion and Industry in the East Indies, collected and published the letters that Kartini ha
...more
More about Raden Adjeng Kartini...

Other Books in the Series

Writing In Asia (1 - 10 of 115 books)
  • An Anthology of Modern Malaysian Chinese Stories
  • Twenty-Two Malaysian Stories
  • Ziarah: Sebuah Novel
  • Maugham's Malaysian Stories
  • The Strange Cases Of Magistrate Pao: Chinese Tales Of Crime And Detection
  • Son Of Singapore
  • The Story of the Western Wing
  • The Mutes in the Sun and Other Stories (Writing in Asia)
  • Man of Malaysia
  • Taw and Other Thai Stories: An Anthology

Share This Book