reviews
Jan 09, 2009
saya menganggap buku ini sebagai perpaduan dua kutub yang berbeda. itu yang menarik bagi saya.
ada banyak kisah berlapis di sini. kisah dalam kisah. dongeng dalam dongeng. membawa imajinasi terus berkelana. ditarik dari satu ujung sampai batas ujung lainnya. saya menemukan buruk yang juga indah. tempat tergelap hingga benderang. yang vulgar dan tersamar. semua nafsu-nafsu, dari syahwat hingga kekuasaan. hal paling bejat hingga agung. tokoh yang diceritakan pun dari ragam latar belaka More...
ada banyak kisah berlapis di sini. kisah dalam kisah. dongeng dalam dongeng. membawa imajinasi terus berkelana. ditarik dari satu ujung sampai batas ujung lainnya. saya menemukan buruk yang juga indah. tempat tergelap hingga benderang. yang vulgar dan tersamar. semua nafsu-nafsu, dari syahwat hingga kekuasaan. hal paling bejat hingga agung. tokoh yang diceritakan pun dari ragam latar belaka More...
34 comments
like
(6 people liked it)
Feb 01, 2010
It is fair enough to admit that I was quite ashamed to be able to read it only recently. It hit me, just like that. I am not Javanese by blood, not that I want to be one, however similar to Endrasena -though in his case the Islamic belief- I was enchanted by its culture and beliefs. If Greek mythology was fascinating, Centhini was just simply astounding.
It was noted as one of the oldest Indonesian manuscripts, presumably older than Indonesia itself. In the form of poetry and songs, a More...
It was noted as one of the oldest Indonesian manuscripts, presumably older than Indonesia itself. In the form of poetry and songs, a More...
8 comments
like
(6 people liked it)
Sep 26, 2008
Walopun penyusunnya udah bilang bahwa beberapa bagiannya sudah diringkas dan dipersantun, pembaca awam kayak saya tetep aja gak bisa ninggalin kesan pertama: Cabul. (Jadi pengen baca yang belum dipersantun hehehe. Hush..puasa!)
Cuma saya jadi terpengaruh ajakannya Ayu Utami di Bilangan Fu. Jangan menghukumi kondisi atau tradisi masa lalu dengan kaca mata modernitas. Jadi saya berusaha kontekstual untuk hal-hal berikut.
1. Naskah ini tentunya beredar di kalangan intelektual More...
Cuma saya jadi terpengaruh ajakannya Ayu Utami di Bilangan Fu. Jangan menghukumi kondisi atau tradisi masa lalu dengan kaca mata modernitas. Jadi saya berusaha kontekstual untuk hal-hal berikut.
1. Naskah ini tentunya beredar di kalangan intelektual More...
11 comments
like
(4 people liked it)
Apr 07, 2009
Saya tertarik mengikuti diskusi serat Centhini ini karena komunitas Salihara menyelenggarakan kegiatan 6 (enam) pekan sastrawan dan seniman perempuan di indonesia.
Di samping itu ada hal lain yang menarik, khususnya mengenai serat Centhini karya Ibu Inandiak, dimana dilakukan pembahasan dari sudut pandang ke-perempuan-an terhadap suatu karya, yang tokoh utama di dalam buku tersebut justru didominasi oleh kaum laki-laki, dengan segala aktivitas dan tingkah lakunya dalam kehidupan, walaupun b More...
Di samping itu ada hal lain yang menarik, khususnya mengenai serat Centhini karya Ibu Inandiak, dimana dilakukan pembahasan dari sudut pandang ke-perempuan-an terhadap suatu karya, yang tokoh utama di dalam buku tersebut justru didominasi oleh kaum laki-laki, dengan segala aktivitas dan tingkah lakunya dalam kehidupan, walaupun b More...
Apr 17, 2010
the best of the abridged centhini in translation. inandiak hasn't just translated centhini, she has BECOME centhini, the "lover in hiding", the not-so-secret narrator of this great bawdy encyclopedie. she slips in passages from hugo, baudelaire, reworking of a linus suryadi poem, into her translation, a la christopher logue's homer, sometimes mistaking the great work as her own poem. eg, in her note for tembang 24 she said "tembang ini ditulis tepat pada hari raya Idul adha, karen
More...
Oct 05, 2009
CENTHINI ( Kekasih Yang Tersembunyi )
Penyusun dan Penulis : Elizabeth D. Inandiak
Penerjemah : Laddy Lesmana & Elizabeth D. Inandiak
Penerbit : Babad Alas ( Yayasan Lokaloka )
Cetakan / Edisi : Yogyakarta, July 2008
Halaman : 444 halaman
Manusia tidur. Ketika mati mereka bangun
( Kalimat ini yang selalu ada di kepala setelah membaca Centhini )
Sudah lama sebenarnya aku ingin mengenal “ Centhini “ namun baru seminggu ini More...
Penyusun dan Penulis : Elizabeth D. Inandiak
Penerjemah : Laddy Lesmana & Elizabeth D. Inandiak
Penerbit : Babad Alas ( Yayasan Lokaloka )
Cetakan / Edisi : Yogyakarta, July 2008
Halaman : 444 halaman
Manusia tidur. Ketika mati mereka bangun
( Kalimat ini yang selalu ada di kepala setelah membaca Centhini )
Sudah lama sebenarnya aku ingin mengenal “ Centhini “ namun baru seminggu ini More...
0 comments
like
(1 person liked it)
May 22, 2010
Cerita epik dari negeri sendiri yang disajikan oleh seorang Perancis, yang melakukannya dengan penuh kecintaan sampai-sampai melarutkan dirinya ke dalam cerita.
Saat membaca dalam hati aku merasa mengerti kenapa cerita ini menarik minat seorang Perancis. Teringat pada berbagai novel dan film Perancis yang surealistik. Banyak elemen-elemen buku ini yang pertama kali kukenal lewat produk-produk budaya Perancis tersebut: spiritualisme magis, seks, surealisme, rancunya batas metafor dan r More...
Saat membaca dalam hati aku merasa mengerti kenapa cerita ini menarik minat seorang Perancis. Teringat pada berbagai novel dan film Perancis yang surealistik. Banyak elemen-elemen buku ini yang pertama kali kukenal lewat produk-produk budaya Perancis tersebut: spiritualisme magis, seks, surealisme, rancunya batas metafor dan r More...
Jun 20, 2009
Bulan menuju malam, Amongraga meniduri Tambangraras di ranjang bidadari dan membanjiri tubuhnya dengan airmata. Mereka mulai main asmara yang langka, tanpa aturan atau tujuan, tanpa kalah atau menang. Beberapa saat menjelang subuh, Tanbangraras terlena dalam dekapan. Perlahan, Amongraga undur diri dari kelelapan sang istri. Diselimutkannya kain peraduan ke atas tubuh telanjangnya bagai kain kafan bagi sanggama mereka. Ditulisnya surat kepada Tambangraras:
"Kekasihku, di jalan ada jump More...
"Kekasihku, di jalan ada jump More...
Sep 15, 2009
Pemaparan yang indah untuk Centhini. Tadinya saya pikir ini dari naskah asli tapi setelah saya baca keterangan dari penulis, ternyata lebih tepat disebut sebagai interpretasi penulis dari Serat Centhini. Serat Centhini yang asli rupanya terpotong-potong naskahnya karena masyarakat pada jaman dulu hafal dengan cerita yang dimaksud. Namun makin lama, generasi mudanya sudah tidak terlalu akrab lagi dengan hikayat-hikayat ini.
Interpretasi yang menarik dengan pertimbangan yang cukup matan More...
Interpretasi yang menarik dengan pertimbangan yang cukup matan More...
Apr 26, 2009
Berdasar pada karya sastra Jawa Kuno, Serat Centhini – Inandiak menghadirkan kembali kisah-kisah dalam karya tersebut hingga bisa kita nikmati dalam wujudnya yang sekarang. CENTHINI: Kekasih yang Tersebunyi, memang bukan terjemahan asli tapi sudah digubah sedemikian rupa dengan tambahan karya-karya sastra non-jawa dan juga hasil penalaran beliau sendiri terhadap Serat Centhini.
Lebih bagus begini menurut saya, toh kalau mentah-mentah membaca terjemahan tanpa tafsiran, bisa jadi bingun More...
Lebih bagus begini menurut saya, toh kalau mentah-mentah membaca terjemahan tanpa tafsiran, bisa jadi bingun More...
Oct 24, 2011
hadiah dari papa dan ibu buat ultahku :P
aku suka banget buku ini. kata2nya bener kaya, salut sama laddy lesmana yang bisa memberi makna indah dalam kata2,,, dan ceritanya bagus.
hmm.. sayang sekali, begitu sampai bagian cebolang dan petualangan syahwatnya, bagiku itu udah terlalu dewasa. jadi takut hiks.
akhirnya kuberi bintang empat, dengan mengesampingkan isinya yang vulgar itu... centhini jadi terlihat manis dengan segala sejarah, filosifi dan interpret
aku suka banget buku ini. kata2nya bener kaya, salut sama laddy lesmana yang bisa memberi makna indah dalam kata2,,, dan ceritanya bagus.
hmm.. sayang sekali, begitu sampai bagian cebolang dan petualangan syahwatnya, bagiku itu udah terlalu dewasa. jadi takut hiks.
akhirnya kuberi bintang empat, dengan mengesampingkan isinya yang vulgar itu... centhini jadi terlihat manis dengan segala sejarah, filosifi dan interpret
Jun 06, 2009
ketuhan yang kita tahu selama ini dapat di perkuat lagi disini...
disini oun tertulis jelas bagaimana manusia itu tak bisa mengendalikan diri dari sebuah hasrat yg bernama sex...
semua tertulis jelas disini... kata"nya yang begitu polos sehingga menimbulkan kesan vulgar... tapi ini adalah buku yang bagus untuk kita lebih mengenal budaya kita sendiri.. khususnya budaya jawa
disini oun tertulis jelas bagaimana manusia itu tak bisa mengendalikan diri dari sebuah hasrat yg bernama sex...
semua tertulis jelas disini... kata"nya yang begitu polos sehingga menimbulkan kesan vulgar... tapi ini adalah buku yang bagus untuk kita lebih mengenal budaya kita sendiri.. khususnya budaya jawa
Sep 28, 2010
1. cerita pembangkangan yang menarik
2. perjalanan spiritual yang mengesankan, meskipun dengan akhir yang...tidak terduga
3. miris karena haru baca dari hasil terjemahan (hei, ini harta kita!)
4. buku yang bikin yakin kalo buku sama dengan pacar, ketemu dengan cara yang aneh dan jodoh
2. perjalanan spiritual yang mengesankan, meskipun dengan akhir yang...tidak terduga
3. miris karena haru baca dari hasil terjemahan (hei, ini harta kita!)
4. buku yang bikin yakin kalo buku sama dengan pacar, ketemu dengan cara yang aneh dan jodoh
Jun 16, 2010
kisah tentang pengembaraan Among Raga (dia yang memikul raganya), dalam mencari kemegahan suluk dengan mengalahkan segala nafsu dunia, namun akhirnya terkalahkan oleh nafsu terakhirnya, yaitu balas dendam.
'Hampir mati pada dirinya sendiri, hanya nafsu terakhirnya yang terjelma.'
'Hampir mati pada dirinya sendiri, hanya nafsu terakhirnya yang terjelma.'
Jan 09, 2011
Urgh. Not my cup of tea at all. According my father, Centhini is about the Javanese way of live, but this abridge version translation (from Javanese to French then to Indonesia) is so bad that perhaps if there anything good in original text, it lost in vulgarity.
May 26, 2011
katanya sihhhh bagus,,, tapi bagi saya kurang bagus,, karena sampai sekarang ditempat sahaya yang terpencil ini sahaya belum bisa mendapatkan bukunya...ada yang tahu nggak bagaimana caranya mendapatkan buku itu ....
Dec 29, 2009
i want this book so badly.. how to get it at malaysia? liltle help, anyone?
Jul 25, 2008
Mas Anto, Matur sembah nuwun sanget nggeh. Buku nipun sampun kulo tampi.
Mugo Gusti Allah maringi njenengan buku sing katah sekalian elmu sing berkah.
*celingak-celinguk gak pedhe dengan Bahasa Jawa tanpa konsultan di atas*
Mugo Gusti Allah maringi njenengan buku sing katah sekalian elmu sing berkah.
*celingak-celinguk gak pedhe dengan Bahasa Jawa tanpa konsultan di atas*
Feb 09, 2012
Feb 02, 2012
Jan 17, 2012
Jan 09, 2012
Jan 04, 2012
Jan 01, 2012
