126th out of 184 books
—
94 voters
The Heike Story: A Modern Translation of the Classic Tale of Love and War
Kyoto in the twelfth century was a magnificent city, but crime, disorder, and lust were rampant. The people were abused by the nobility, while the armed Buddhist monks terrorized court and commoner alike. In despair, the Emperor called upon the Heike and Genji clans to quell civil disturbances. Although the clans succeeded, they quarreled over the spoils of war and plunged...more
Paperback, 640 pages
Published
December 15th 1989
by Tuttle Publishing
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
683)
Jun 15, 2010
Faira Ammadea
rated it
2 of 5 stars
·
review of another edition
Shelves:
historical-fiction
Setelah Musashi dan Taiko, kini para penggemar novel Jepang, khususnya karya-karya Yoshikawa Eiji, dibuat gembira dengan terbitnya The Heike Story. Secara garis besar, buku ini mengisahkan perjalanan hidup Taira no Kiyomori, yang berperan besar menempatkan klan Taira sebagai klan yang paling disegani di era tersebut.
Ada beberapa hal yang ingin saya komentari tentang versi terjemahan Bahasa Indonesia ini. Untuk terjemahan, sudah cukup memadai, jadi tidak usah dibahas lebih lanjut. Sayang seribu s...more
Ada beberapa hal yang ingin saya komentari tentang versi terjemahan Bahasa Indonesia ini. Untuk terjemahan, sudah cukup memadai, jadi tidak usah dibahas lebih lanjut. Sayang seribu s...more
Membaca buku ini, berharap akan menemukan kisah semenakjubkan Taiko, dengan perjuangan dan keputusan-keputusan bijak yang diambil.
Mungkin moral ceritanya yang saya tangkaplah yang membuat saya hanya mendapat kesan begini datar. Saya nggak tahu apa yang salah dengan buku ini, apa penerjemahannya atau teknik penceritaannya yang membuat saya tidak bisa terpaku, dan membuat jeda yang amat panjang di antara masa2 membacanya.
Campur aduk antara cerita yang berbunga-bunga, kadang deskripsi yang berleb...more
Mungkin moral ceritanya yang saya tangkaplah yang membuat saya hanya mendapat kesan begini datar. Saya nggak tahu apa yang salah dengan buku ini, apa penerjemahannya atau teknik penceritaannya yang membuat saya tidak bisa terpaku, dan membuat jeda yang amat panjang di antara masa2 membacanya.
Campur aduk antara cerita yang berbunga-bunga, kadang deskripsi yang berleb...more
Nov 12, 2010
Speakercoret
rated it
4 of 5 stars
·
review of another edition
Recommends it for:
rhe, buzenk
Recommended to Speakercoret by:
"Mhd Haikal"
baca bareng yudha, iyut, aki, imam, didit, threez, madam..
baca bareng tanpa batas waktu yg ditentukan :p
---------------------------------------------
"aku iri padamu" kata Yoshimoto, karena keluargamu tidak tepecah belah dan harus saling melawan seperti keluargaku" - hal 251
ketika yoshimoto harus melawan darah dagingnya sendiri..
ketika tameyoshi harus memilih antara pengabdian dan hutang budi keluarga..
ketika yoshitomo harus berseberangan kubu dengan tametomo, adiknya sendiri..
semua atas nama per...more
baca bareng tanpa batas waktu yg ditentukan :p
---------------------------------------------
"aku iri padamu" kata Yoshimoto, karena keluargamu tidak tepecah belah dan harus saling melawan seperti keluargaku" - hal 251
ketika yoshimoto harus melawan darah dagingnya sendiri..
ketika tameyoshi harus memilih antara pengabdian dan hutang budi keluarga..
ketika yoshitomo harus berseberangan kubu dengan tametomo, adiknya sendiri..
semua atas nama per...more
Tidak sia-sia juga perjuangan saya yang hampir tiap hari (selama beberapa bulan) membawa buku setebal bantal ini sambil berhimpit-himpitan dengan penumpang lain di busway, hehehe.....it was worth it!
Melalui buku ini saya pun jadi bisa ikut merasakan semangat tanpa kenal kata menyerah dari para Samurai. Pertarungan tanpa kenal kata usai antar keluarga Samurai, intrik politik menjadi tema novel yang menceritakan klan Heike ini.
Bermula dari keluarga biasa hingga mampu membangun sebuah kota pelabuh...more
Melalui buku ini saya pun jadi bisa ikut merasakan semangat tanpa kenal kata menyerah dari para Samurai. Pertarungan tanpa kenal kata usai antar keluarga Samurai, intrik politik menjadi tema novel yang menceritakan klan Heike ini.
Bermula dari keluarga biasa hingga mampu membangun sebuah kota pelabuh...more
This novel saw the rise of the Heike clan from being Fujiwara clan's watchdogs to the respected warrior class at court. It starts with Kiyomori of the Heike as young man despairing of his household's poverty-stricken condition. Even then he already knew that he was meant for greater things. Kiyomori was brave, ambitious, and daring and because of him the Heike clan rose to immeasurable heights. Perhaps until the Genji clan took the seat of power from them.
This a very interesting read especially...more
This a very interesting read especially...more
Kisah menarik tentang perebutan kekuasaan di Jepang pada abad 12. Yang digambarkan di sini adalah dominansi klan Heike, di tampuk pimpinan Kiyomori, di tampuk pemerintahan dengan disertai saingan dari klan Genji, yang kelak bisa mengalahkan Heike -sayangnya tidak tuntas diceritakan dalam buku ini-.
Mendapati kisah yang dramatis, pelajaran yang bisa didapat adalah kekuasaan adalah salah satu impian manusia sehingga tak peduli, teman akrab bahkan saudara sekandungan pun akan menjadi musuh untuk mem...more
Mendapati kisah yang dramatis, pelajaran yang bisa didapat adalah kekuasaan adalah salah satu impian manusia sehingga tak peduli, teman akrab bahkan saudara sekandungan pun akan menjadi musuh untuk mem...more
Nov 03, 2012
Antonini Ramon
rated it
5 of 5 stars
·
review of another edition
Shelves:
big-history,
sophie
Gaya penceritaan (atau penerjemahan?) sama seperti karya2 Eiji yang lainnya. Saya baru mengoleksi 2 buku dan baru membaca 4 buku. Meski tebal namun menarik dibaca karena kaya akan banyak hal. Tentang kebijaksanaan dan lika liku kehidupan seorang manusia (Jepang). Beberapa pembaca mengatakan novel ini terkesan DATAR. Saya kira tidak bisa dibandingkan dengan MUSASHI atau TAIKO, karena dalam novel HEIKE ini tidak ditonjolkan sebuah perkelahian, peperangan kolosal (saja) tapi lebih kepada sebuah sej...more
*Baru dapat hadiah dari lomba resensi Penerbit Redline (Mahda Books)- salah 1 buku dari 4 buku yang aku pilih sendiri.*
--Menghela napas lega dulu setelah menutup lembar terakhir buku ini-- Bukan apa-apa, cuma berat dan besar banget buku ini sehingga agak susah untuk membacanya dengan santai...
Jepang di abad ke 12. Kesemerawutan politik. Dalam seabad saja entah ada berapa kaisar yang berkuasa, sebelum ia ditumbangkan oleh kaisar lainnya. Lalu si mantan kaisar akan berusaha mencari dukungan agar i...more
--Menghela napas lega dulu setelah menutup lembar terakhir buku ini-- Bukan apa-apa, cuma berat dan besar banget buku ini sehingga agak susah untuk membacanya dengan santai...
Jepang di abad ke 12. Kesemerawutan politik. Dalam seabad saja entah ada berapa kaisar yang berkuasa, sebelum ia ditumbangkan oleh kaisar lainnya. Lalu si mantan kaisar akan berusaha mencari dukungan agar i...more
Pensé que sería un martirio leerlo, pero en realidad fue todo un placer. ¿Qué decir? Es la historia del clan Heike (o Taira), desde sus humildes orígenes hasta su dramática caída a manos del clan Genji (o Minamoto). De ahí la afirmación inicial que se repite a lo largo del texto: "The bell of the Gion Temple tolls into every man's heart to warn him that all is vanity and evanescence. The faded flowers of the sala trees by the Buddha's deathbed bear witness to the truth that all who flourish are...more
Oct 29, 2010
Indah Threez Lestari
rated it
3 of 5 stars
·
review of another edition
Shelves:
indonesian
Meskipun cukup terganggu dengan penamaan para tokoh di buku terjemahan ini yang keukeuh menyebut Taira no Kiyomori sebagai Heike Kiyomori atau Minamoto no Yoshitomo sebagai Genji Yoshitomo, setidaknya aku jadi mendapat gambaran yang cukup komprehensif tentang latar belakang cerita sebelum kisah Shanaou Yoshitsune-nya Hirofumi Sawada.
Sehubungan cerita keruntuhan klan Heike ini berakhir menggantung karena Eiji Yoshikawa tidak sempat merampungkannya, mari kita lanjutkan kisahnya ke serial Shanaou Y...more
Sehubungan cerita keruntuhan klan Heike ini berakhir menggantung karena Eiji Yoshikawa tidak sempat merampungkannya, mari kita lanjutkan kisahnya ke serial Shanaou Y...more
Berbeda dari Taiko yang (bagi saya) lebih teratur dalam tutur bercerita, penempatan setting dan latar penggalan kisah hidup para tokohnya, The Heiki Story cenderung lebih tidak fokus dan sedikit ngalor ngidur, lebih terasa seperti sebuah draft yang belum matang namun dipaksakan untuk dicetak.
Bukan berarti ceritanya menjadi jelek, namun kedalaman cerita menjadi kurang. Terlalu banyak tokoh, terlalu banyak nama, sehingga kadang kita menjadi bingung apa atau kisah siapa yang tengah dituturkan oleh...more
Bukan berarti ceritanya menjadi jelek, namun kedalaman cerita menjadi kurang. Terlalu banyak tokoh, terlalu banyak nama, sehingga kadang kita menjadi bingung apa atau kisah siapa yang tengah dituturkan oleh...more
The Heike Story is an epic tale of two rival clans struggling for power. The loyal Heike and Genji clans have served the Fujiwara court well, but later find themselves in a battle for military and political control of the Imperial throne.
In this tale we follow three generation of Heike commanders starting with Tadamori, then Kiyomori, and finally Shigemori. Throughout most of this historical novel, Kiyomori takes center stage, and it is primarily through his eyes, we can comprehend the tumultuou...more
In this tale we follow three generation of Heike commanders starting with Tadamori, then Kiyomori, and finally Shigemori. Throughout most of this historical novel, Kiyomori takes center stage, and it is primarily through his eyes, we can comprehend the tumultuou...more
The Heike Monogatari is the epic tale of a clash between two warrior clans, the Heike or Taira and the Genji or Minamoto for power. In the epic, the Heike under Lord Kiyomori inflict a comprehensive defeat on their rivals and take control of the court. However, instead of executing all the defeated Minamotos as expected, Lord Kiyomori spared the lives of the 3 youngest Minamoto sons. Of course, these 3 would eventually grow up and lead the Minamotos to victory over the Heike who were wiped out o...more
Perjuangan hebat seorang samurai yang berusaha mengangkat keluarga & klan nya dari samurai golongan bawah hingga menjadi kaya, sangat berkuasa dan sangat diperhitungkan oleh kerajaan/ istana.
Awal baca sempet ngeri liat bukunya yg tebal 750 halaman *bisa jadi bantal lho*, tapi setelah mengikuti ceritanya jadi terbawa arus, meski kadang tersendat2 *bolak balik halaman* karena tokohnya banyak dan masing2 tokoh memiliki karakter yg kuat, duhhh..pusing ngapalin segitu banyak nama hehe..maklum ot...more
Awal baca sempet ngeri liat bukunya yg tebal 750 halaman *bisa jadi bantal lho*, tapi setelah mengikuti ceritanya jadi terbawa arus, meski kadang tersendat2 *bolak balik halaman* karena tokohnya banyak dan masing2 tokoh memiliki karakter yg kuat, duhhh..pusing ngapalin segitu banyak nama hehe..maklum ot...more
Jun 18, 2012
Puspita Dewi
is currently reading it
Sudah pernah baca buku ini, tapi kog ngak inget ya jalan ceritanya. Sedang baca ulang lagi, lumayan ....tebal.
Jun 09, 2011
Risda
added it
Buku yang menawan...
dikirimi Ijul :)
Thank youuuuuu Ijul... *peluk peluk di skype aja* :D
---
2 Okt, 5.10pm : mulai baca..
Thank youuuuuu Ijul... *peluk peluk di skype aja* :D
---
2 Okt, 5.10pm : mulai baca..
Aug 27, 2011
ayu-si-peri-kecil yudha
marked it as to-read
·
review of another edition
Shelves:
buku-punya-sendiri
baca bareng keroyokan..
gak yakin kelar dalam waktu sebulan ih.. :D
gak yakin kelar dalam waktu sebulan ih.. :D
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Pen-name of Yoshikawa Hidetsugu. Yoshikawa is well-known for his work as a Japanese historical fiction novelist, and a number of re-makes have been spawned off his work.
In 1960, he received the Order of Cultural Merit.
More about Eiji Yoshikawa...
In 1960, he received the Order of Cultural Merit.
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Call them robbers and cutthroats--were they not amiable enough when they had sufficient to fill their bellies? Something was out of joint in a world that drove these men to steal.”
—
2 people liked it
“Here--you warriors--why this moaning and complaining? Have you no more sense than toads and vipers? Our time hasn't come. Have you no patience? Are we not the 'trodden weed' still? The time is not yet here for us to raise our heads. Must you still complain?”
—
1 person liked it
More quotes…

Loading...








































Oct 29, 2010 08:28pm