<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	
<book>
  <id>3425252</id>
  <title><![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]></title>
  <isbn><![CDATA[]]></isbn>
  <isbn13><![CDATA[9796028066125]]></isbn13>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <description><![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]></description>
  <work>
  <best_book_id type="integer">3425252</best_book_id>
  <books_count type="integer">1</books_count>
  <desc_user_id type="integer" nil="true"></desc_user_id>
  <id type="integer">3466070</id>
  <media_type nil="true"></media_type>
  <original_language_id type="integer" nil="true"></original_language_id>
  <original_publication_day type="integer" nil="true"></original_publication_day>
  <original_publication_month type="integer" nil="true"></original_publication_month>
  <original_publication_year type="integer">2008</original_publication_year>
  <original_title>Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter</original_title>
  <rating_dist>total:62|5:1|4:0|3:2|2:2|1:1|</rating_dist>
  <ratings_count type="integer">62</ratings_count>
  <ratings_sum type="integer">211</ratings_sum>
  <reviews_count type="integer">69</reviews_count>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
</work>

  <average_rating><![CDATA[3.40]]></average_rating>
  <ratings_count><![CDATA[62]]></ratings_count>
  <text_reviews_count><![CDATA[16]]></text_reviews_count>
  
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter]]></link>
  <authors>
    <author>
    <id>1427300</id>
        <name><![CDATA[Ferdiriva Hamzah]]></name>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto/nophoto-U-200x266.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto/nophoto-U-50x66.jpg]]></small_image_url>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/author/show/1427300.Ferdiriva_Hamzah]]></link>
    <average_rating>3.39</average_rating>
    <ratings_count>64</ratings_count>
    <text_reviews_count>17</text_reviews_count>
  </author>
  </authors>
    <reviews start="1" end="20" total="69">
      <review>
  <id>38435398</id>
    <user>
    <id>1017540</id>
    <name><![CDATA[Inna]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1017540-inna]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1206430607p3/1017540.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1206430607p2/1017540.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>2</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
            <shelf name="biografi----memoir" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Sun Nov 23 02:21:46 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Sun Nov 23 02:22:10 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Buku ini bercerita tentang kegiatan ko-ass (?) seorang dokter. judulnya sendiri singkatan dari Catatan Dodol Calon Dokter. dodol? ...agak lebay yah karena dokter ama dodol ga ada hubungannya yah tapi begitulah anak jaman sekarang menggunakan kata untuk menggambarkan sesuatu yang kadang-kadang memang...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/38435398">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/38435398]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/38435398]]></link>
</review>
      <review>
  <id>39934176</id>
    <user>
    <id>203716</id>
    <name><![CDATA[Adhitya]]></name>
    <location><![CDATA[Singapore]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/203716-adhitya]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1185200236p3/203716.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1185200236p2/203716.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>5</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Fri Dec 12 05:37:00 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Fri Dec 12 05:37:43 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[in my personal view, one of teh best personal literature in the market!]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39934176]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/39934176]]></link>
</review>
      <review>
  <id>24322834</id>
    <user>
    <id>1208067</id>
    <name><![CDATA[Viyanthi]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1208067-viyanthi-silvana]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1221727141p3/1208067.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1221727141p2/1208067.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[everyone]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Tue Jun 10 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Thu Jun 12 09:06:18 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Thu Jun 12 09:07:24 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Jujur aja buku ini sangat menghibur buat gw!!! baca dimana aja bisa... gw lagi ngopi2 bisa...lagi mau tidur bisa....lagi nangkring di WC juga bisa....hihihihi... lucu banget!!! jadi mikir2 juga...uhmmm...apa iya yg ngarang beneran dokter??? huahahaha.... jarang bener nemu dokter se-geblek itu ya??<br/>...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/24322834">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/24322834]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/24322834]]></link>
</review>
      <review>
  <id>27674110</id>
    <user>
    <id>1188747</id>
    <name><![CDATA[Vita]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1188747-vita]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1211944900p3/1188747.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1211944900p2/1188747.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
            <shelf name="currently-reading" />
        <shelf name="indonesian" />
        <shelf name="lucu" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sat Jul 19 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Fri Jul 18 19:34:45 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Tue Jul 22 18:05:48 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Lumayan lucu.<br/><br/>Bercerita tentang calon dokter yang sedang ko-ass.<br/><br/>Cerita dibagi ke dalam beberapa bidang kedokteran di mana penulis menjalani ko-ass. bidang-bidang tersebut yaitu, ilmu kedokteran jiwa,ilmu kedokteran forensik, ilmu penyakit dalam, ilmu bedah, THT, ilmu kesehatan...<a href="http://www.goodreads.com/review/show/27674110">more...</a>]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/27674110]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/27674110]]></link>
</review>
      <review>
  <id>36300039</id>
    <user>
    <id>449727</id>
    <name><![CDATA[Rina]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/449727-rina]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1224859062p3/449727.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1224859062p2/449727.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Wed Nov 05 00:00:00 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Mon Oct 27 08:13:05 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Fri Dec 05 21:35:41 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Buku ini ditulis oleh sepupu adik ipar saya, seorang dokter mata. Buku ini ini berawal dari entries yang ditulis di blognya, berupa kisah-kisah lucu semasa penulis menjadi co-ass (calon dokter). Benar-benar lucu, cocok untuk bacaan saat dalam perjalanan.]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/36300039]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/36300039]]></link>
</review>
      <review>
  <id>27834797</id>
    <user>
    <id>183352</id>
    <name><![CDATA[Gabriella]]></name>
    <location><![CDATA[Bandung, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/183352-gabriella]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1250324777p3/183352.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1250324777p2/183352.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Mon Jul 21 05:18:24 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Jul 21 05:21:15 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[nih buku emang lucu bgt deh. gak nyangka kalo pengarangnya tuh adalah seorang dokter..hehehe..<br/>gw paling ngakak pas yg bagian dia ko-ass di rsj, sumpah parah bgt..<br/>menghibur bgt deh bukunya..baca buku ini gak perlu pake mikir..ketawa terus lah..]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/27834797]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/27834797]]></link>
</review>
      <review>
  <id>32318208</id>
    <user>
    <id>1446997</id>
    <name><![CDATA[Dhoni]]></name>
    <location><![CDATA[Banten, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1446997-dhoni-abdullah]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1219317656p3/1446997.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1219317656p2/1446997.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[dendi]]></recommended_by>
  <read_at>Tue Jun 24 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Mon Sep 08 02:28:02 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Sep 08 02:29:41 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[lucu juga pengalaman si ferdi ini saat co Ass.<br/>gw malah jadi inget dengan PKL Apoteker gw di Apotek.<br/>ini gw bikin obat apa bisa bikin pasien sembuh yach :p<br/>mana di malu2in pasiennya gara2 gw ga bisa jawab pertanyaan pasienn.hehehehe]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/32318208]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/32318208]]></link>
</review>
      <review>
  <id>34953669</id>
    <user>
    <id>1601919</id>
    <name><![CDATA[Citra]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1601919-citra]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-F-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-F-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sat Sep 27 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Thu Oct 09 19:53:20 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Thu Oct 09 19:54:51 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[paling lucu yang bab2 awal, terutama yang di RSJ. kocak banget. berasa balik lagi ke jaman klinik dulu, susahnya cari pasien n ketemu dosen killer. walopun riva tuh dokter umum n gw dokter gigi.. well beti deh (beda2 tipis) hehehe]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/34953669]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/34953669]]></link>
</review>
      <review>
  <id>30111147</id>
    <user>
    <id>246359</id>
    <name><![CDATA[Esti]]></name>
    <location><![CDATA[Bandung, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/246359-esti-sadiyah]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1194713065p3/246359.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1194713065p2/246359.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Thu Aug 14 01:19:45 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Thu Aug 14 01:22:06 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[lumayan bodor..<br/>dari buku ini sy jadi tau kl dokter itu selain harus banyak belajar ilmu kedokteran juga harus banyak belajar 'ilmu' lainnya, seperti bagaimana menghadapi penderita schizophren :D]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/30111147]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/30111147]]></link>
</review>
      <review>
  <id>34975488</id>
    <user>
    <id>1608616</id>
    <name><![CDATA[Arie]]></name>
    <location><![CDATA[Bandung, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1608616-arie-kashmir]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1223650414p3/1608616.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1223650414p2/1608616.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Fri Oct 10 08:03:12 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Oct 27 04:49:49 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[bentar... huahuahuahuauhaahua....<br/>buku ini bisa dikonsumsi semua orang<br/>akan membuka tabir rahasia (&amp; aib) para ko-ass yang 'ajaib'<br/>he, lumayan nostalgic buat saya]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/34975488]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/34975488]]></link>
</review>
      <review>
  <id>29049894</id>
    <user>
    <id>1152363</id>
    <name><![CDATA[Litathereds]]></name>
    <location><![CDATA[Palembang, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1152363-litathereds]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1210414262p3/1152363.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1210414262p2/1152363.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Mon Aug 25 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Sat Aug 02 08:29:40 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Aug 25 02:02:44 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[huahaha, lucu ni cerita2 nya.<br/>ternyata masa Co Ass tuh gak se horor yg gw bayangin. :D<br/>inspired me to have the same experience ni..hehe]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/29049894]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/29049894]]></link>
</review>
      <review>
  <id>26467370</id>
    <user>
    <id>725750</id>
    <name><![CDATA[mina]]></name>
    <location><![CDATA[Banjarmasin, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/725750-mina]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1199013179p3/725750.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1199013179p2/725750.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>2</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Sun Jul 06 00:00:00 -0700 2008</read_at>
  <date_added>Sun Jul 06 16:24:54 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Sun Jul 06 16:25:49 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Tidak selucu buku sebelumnya. Sometimes garing sih. Cuma kalo yang baca koass atau dokter, bisa jadi sedikit nostalgia masa koass lah. ]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/26467370]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/26467370]]></link>
</review>
      <review>
  <id>31708186</id>
    <user>
    <id>1068520</id>
    <name><![CDATA[Ade]]></name>
    <location><![CDATA[Bogor, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1068520-ade-eva]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1207730199p3/1068520.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1207730199p2/1068520.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Mon Sep 01 04:38:00 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Sep 01 04:42:55 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[satu lagi orang stress muncul di dunia baca,,GokiL abiz,,hehehee,,]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/31708186]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/31708186]]></link>
</review>
      <review>
  <id>32394001</id>
    <user>
    <id>342175</id>
    <name><![CDATA[Rie]]></name>
    <location><![CDATA[Padang, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/342175-rie]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1215509138p3/342175.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1215509138p2/342175.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Mon Sep 08 18:50:58 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Sep 08 18:51:29 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[dudul....<br/>sisi lain dari kehidupan ko ass....]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/32394001]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/32394001]]></link>
</review>
      <review>
  <id>33492860</id>
    <user>
    <id>1550992</id>
    <name><![CDATA[Natasha]]></name>
    <location><![CDATA[Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1550992-natasha]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-F-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-F-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>5</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
            <shelf name="currently-reading" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Sun Sep 21 22:01:12 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Oct 06 22:28:51 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Dijamin, bakal ngakak deh....^^]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/33492860]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/33492860]]></link>
</review>
      <review>
  <id>26532295</id>
    <user>
    <id>691641</id>
    <name><![CDATA[Danang]]></name>
    <location><![CDATA[Bogor, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/691641-danang-wibowo]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1215445069p3/691641.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1215445069p2/691641.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Mon Jul 07 09:21:00 -0700 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Jul 07 09:21:22 -0700 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Lucu tapi dewasa.]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/26532295]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/26532295]]></link>
</review>
      <review>
  <id>79608413</id>
    <user>
    <id>1240364</id>
    <name><![CDATA[Unga]]></name>
    <location><![CDATA[makassar, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/1240364-unga]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1215486529p3/1240364.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1215486529p2/1240364.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Tue Dec 01 21:55:31 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Tue Dec 01 21:55:31 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/79608413]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/79608413]]></link>
</review>
      <review>
  <id>79078164</id>
    <user>
    <id>476700</id>
    <name><![CDATA[Luna]]></name>
    <location><![CDATA[Yogyakarta, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/476700-luna]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1228531076p3/476700.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1228531076p2/476700.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>3</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Mon Nov 16 00:00:00 -0800 2009</read_at>
  <date_added>Thu Nov 26 18:39:10 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Thu Nov 26 18:42:21 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/79078164]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/79078164]]></link>
</review>
      <review>
  <id>79023790</id>
    <user>
    <id>2730834</id>
    <name><![CDATA[Amri Wicaksono]]></name>
    <location><![CDATA[Jogjakarta, 04, Indonesia]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/2730834-amri-wicaksono-pribadi]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-M-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-M-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>1</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Wed Nov 25 22:47:48 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Wed Dec 16 22:08:15 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/79023790]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/79023790]]></link>
</review>
      <review>
  <id>78713479</id>
    <user>
    <id>2972493</id>
    <name><![CDATA[Stany]]></name>
    <location><![CDATA[Palo Alto, CA]]></location>
    <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/2972493-stany]]></link>
    <image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-U-111x148.jpg]]></image_url>
    <small_image_url><![CDATA[http://www.goodreads.com/images/nophoto-U-50x66.jpg]]></small_image_url>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">3425252</id>
  <isbn nil="true"></isbn>
  <isbn13>9796028066125</isbn13>
  <text_reviews_count type="integer">16</text_reviews_count>
  <title>
    <![CDATA[Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter]]>
  </title>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002m/3425252.jpg</image_url>
  <small_image_url>http://photo.goodreads.com/books/1215387002s/3425252.jpg</small_image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/3425252.Cado_cado_Catatan_Dodol_Calon_Dokter</link>
  <average_rating>3.40</average_rating>
  <ratings_count>62</ratings_count>
  <description>
    <![CDATA[Apa jadinya kalo kamu harus hidup berdampingan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa di sebuah rumah sakit jiwa? Mungkin, sebagian dari kamu akan menjawab, “Jangan sampe deh!”. Tapi, bagi seorang ko-ass atau asisten dokter, mereka harus siap di tempatkan di mana saja, termasuk di rumah sakit jiwa.<br/><br/>Hal inilah yang dialami Riva. Waktu kecil, Riva emang udah akrab dengan kata-kata gila. Karena itulah, saat ia harus ko-ass di ilmu kedokteran jiwa, ia sangat takut ketemu orang-orang berpenyakit jiwa ini, khususnya mereka yang mengidap skizofrenia.<br/><br/>Begitu Riva sampai di tempat itu, ia pun disuruh untuk memeriksa beberapa pasien sakit jiwa yang udah menantinya. Satu masukan berharga yang ia dapatkan dari Budi—teman satu ko-assnya—adalah belagak gila saat menghadapi orang gila!<br/><br/>Akhirnya, Riva pun mengikuti saran Budi. Memang sih, saran itu benar-benar manjur dan ampuh. Terbukti, semua pasien yang ia tangani ternyata pada nurut semua, bahkan mereka tertawa dan bersikap begitu baik terhadapnya.<br/><br/>Sayang, apa yang telah dilakukan Riva—nyanyi-nyanyi, lompat-lompat, dan menari-nari seperti orang gila—di hadapan pasiennya, ternyata sangat jauh dari bayangan suksesnya teori ‘belagak gila saat menghadapi orang gila’. Karena, yang ia hadapi saat itu adalah pasien depresi ringan.<br/><br/>Jelas aja mereka, bisa secepat itu tertawa. Coba kalau mereka adalah pasien skizofrenia yang benar-benar parah. Mungkin, belagak gila udah nggak akan mempan lagi!<br/><br/>Menghadapi pasien sakit jiwa ini hanyalah salah satu pengalaman konyol dan aneh Ferdiriva Hamzah atau Riva saat ko-ass. Masih banyak pengalaman gokil lainnya yang bisa kamu temukan dalam buku Cado-Cado; Catatan Dodol Calon Dokter yang diterbitkan oleh Bukuné.<br/><br/>Selama ko-ass itu, Riva harus menghadapi berbagai macam tingkah dari pasien-pasiennya. Ada yang pemarah, pemalu, periang, penggerutu, dan sebagainya. Mulai dari merawat pasien sakit jiwa, menghadapi pasien waria yang centil-centil, sampe pasien preman pernah dilalui Riva. Kebayang dong, serunya buku ini seperti apa?! Enjoy reading!]]>
  </description>
  <published>2008</published>
</book>

    <rating>0</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="read" />
          </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at></read_at>
  <date_added>Mon Nov 23 00:49:35 -0800 2009</date_added>
  <date_updated>Mon Nov 23 00:49:47 -0800 2009</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[]]></body>
    
  <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/78713479]]></url>
  <link><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/78713479]]></link>
</review>
    </reviews>
  <popular_shelves>
          <shelf name="indonesian" />
          <shelf name="currently-reading" />
          <shelf name="biography-memoirs" />
          <shelf name="biografi----memoir" />
          <shelf name="fiksi-indonesia-lain2" />
          <shelf name="indonesian-books" />
          <shelf name="lucu" />
      </popular_shelves>
  <book_links>
    <book_link>
  <id>8</id>
  <name><![CDATA[WorldCat]]></name>
  <link>http://www.goodreads.com/book_link/follow/8?book_id=3425252</link>
</book_link>
  </book_links>
</book>
</GoodreadsResponse>