Back "Europe" Pack: Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1.000 Dolar
Perubahannya membawa banyak pengaruh, termasuk untuk dunia traveling. Sekarang, kamu dapat bepergian ke Eropa untuk 6 bulan hanya dengan 1.000 dolar Amerika. Jutaan manusia telah membuka tangan untuk berteman dengan orang-orang berlatar belakang berbeda, dan seluruh penemuan teknologi dan infrastruktur di dunia siap membantumu mewujudkan mimpi. Sambut sebuah kesempatan yan...more
Paperback, 275 pages
Published
May 2008
by PT Gramedia Pustaka Utama
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
This book is not yet featured on Listopia.
Add this book to your favorite list »
Community Reviews
(showing
1-30
of
372)
"God is dead" - Nietszche
"Nietszche is dead" - God
Seorang backpaper yang baru mengunjungi sebuah katedral di Cologne, Jerman, teringat pada berita dari "Bono on Bono" mengenai sebuah tembok di Dublin, Irlandia. Di tembok itu ada grafiti, tulisannya ya seperti yang Anda baca di atas paragraf ini. Saya ulang ya?
"God is dead" - Nietszche
"Nietszche is dead" - God
Anda mungkin lebih kenal Friedrich Nietszche daripada saya. Herr Nietszche asal mulanya dongkol pada komunisme namun kemudian berfilsafat...more
"Nietszche is dead" - God
Seorang backpaper yang baru mengunjungi sebuah katedral di Cologne, Jerman, teringat pada berita dari "Bono on Bono" mengenai sebuah tembok di Dublin, Irlandia. Di tembok itu ada grafiti, tulisannya ya seperti yang Anda baca di atas paragraf ini. Saya ulang ya?
"God is dead" - Nietszche
"Nietszche is dead" - God
Anda mungkin lebih kenal Friedrich Nietszche daripada saya. Herr Nietszche asal mulanya dongkol pada komunisme namun kemudian berfilsafat...more
Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1.000 Dolar! oleh Marina Silvia K.
Gramedia Pustaka Utama, 2008, viii + 266 halaman
Resensi oleh Eve Tedja
Saya pernah berpetualang ke Eropa. Saya juga pernah menggunakan fasilitas “tumpang sari” ala couchsurfing dan hospitalityclub yang diceritakan Marina di dalam buku ini. Bedanya saya dengan Marina adalah Marina menuliskan seluruh pengalamannya itu ke dalam buku sementara saya cukup dengan sesekali bernostalgia sendiri bersama folder foto-foto di komputer ditemani se...more
Gramedia Pustaka Utama, 2008, viii + 266 halaman
Resensi oleh Eve Tedja
Saya pernah berpetualang ke Eropa. Saya juga pernah menggunakan fasilitas “tumpang sari” ala couchsurfing dan hospitalityclub yang diceritakan Marina di dalam buku ini. Bedanya saya dengan Marina adalah Marina menuliskan seluruh pengalamannya itu ke dalam buku sementara saya cukup dengan sesekali bernostalgia sendiri bersama folder foto-foto di komputer ditemani se...more
Sep 07, 2008
Jeane Nanda
rated it
5 of 5 stars
Recommends it for:
everyone
Recommended to Jeane by:
Jeany
Satu lagi buku yang aku baca karena seorang teman yang bilang buku ini 'lebih cocok buat elo'. Tapi asli buku ini memang bagus banget, bukan cuma menginspirasi untuk ikutan jadi backpacker atau karena jurnal-jurnal dan foto-foto perjalanan yang keren banget, tapi juga mengajarkan kepada kita bahwa gak ada yang gak mungkin selama kita yakin dan percaya kalau kita bisa. Mengutip komentarnya Dewi Lestari untuk buku ini : "Sebuah pengamatan yang jeli, menggelitik, sekaligus personal. Tidak hanya inf...more
satu lagi buku inspiratif mengenai traveler”backpacker” untuk orang-orang yang baru ingin mencoba ber-traveler”backpacker” ria seperti saya.
Buku ini berisi tentang pengalaman si pengarang “Marina Silvia K.” berkeliling eropa cuma dengan 1000 dollar ditangan untuk bertahan hidup disana.
Ada 2 topik utama yang dibahas didalam buku ini.
yang pertama adalah bagaimana persiapan-persiapan yang dia lakukan sebelum pergi ke eropa. disini dibahas tentang perencanaan apa saja yang dibutuhkan supaya bisa per...more
Buku ini berisi tentang pengalaman si pengarang “Marina Silvia K.” berkeliling eropa cuma dengan 1000 dollar ditangan untuk bertahan hidup disana.
Ada 2 topik utama yang dibahas didalam buku ini.
yang pertama adalah bagaimana persiapan-persiapan yang dia lakukan sebelum pergi ke eropa. disini dibahas tentang perencanaan apa saja yang dibutuhkan supaya bisa per...more
Keputusan untuk akhirnya membeli buku ini diawali dilema besar. Di tanganku saat itu sudah ada dua buah buku dengan genre yang tadinya kupikir sangat berbeda. Sebagai pecinta karya Jostein Gaarder yang masih pemula karena baru membaca salah satu karyanya, The Solitaire Mystery, rasa penasaranku untuk mencicipi ramuan fantasi, spiritualitas, dan filsafat di karyanya yang lain sedang menggebu-gebu. Cecilia dan Malaikat Ariel sudah di tangan dan hampir kuserahkan ke kasir ketika mataku menangkap se...more
Kalo baca buku ini bakal bikin bercita-cita travelling keliling eropa. Apalagi ada kata-kata cuma 1000 dolar (emang, sih, total sebenernya 1800 dolar), ngebikin ga lebih tinggi dari awan. Mulai dari persiapan sampai jurnalnya selama di eropa ada di sini. Foto-fotonya juga banyak. Gile, nih cewek ampe ketemu Dalai Lama!!
Judul buku emang suka menipu. Dulu aku sempat beli buku mengenai tips-tips kuliah di luar negeri, namun ternyata isinya sangat jauh dengan yang diharapkan. Begitupula dengan buku ini. 6 Bulan, 1000 dolar? Apa iya? *maklum judul kerap menipu.
Dan benar saja, ternyata $1000 dolar itu hanya untuk biaya ’hidup’ disana, sedangkan biaya mengurus paspor, visa, dan tiket perjalanan, terpisah dari biaya 1000 dolar ini. Namun, untung saja hal ini dari halaman-halaman awal sudah disampaikan, karena jika hal...more
Dan benar saja, ternyata $1000 dolar itu hanya untuk biaya ’hidup’ disana, sedangkan biaya mengurus paspor, visa, dan tiket perjalanan, terpisah dari biaya 1000 dolar ini. Namun, untung saja hal ini dari halaman-halaman awal sudah disampaikan, karena jika hal...more
My friend lent me this book and saying "You should read this book. It suits you." So i start reading it, and by the time i put this book down i found myself googling countries in Europe i want to visit.
Although the title is somewhat misleading, i really enjoy Marina's stories and her perspective on dealing with cultural gap. She also purveys the book with photos she's taken in her journey. My favorite part is "Ground Zero" where she introduces Al-Fatihah, one of Muslim pray, to a Catholic woman...more
Although the title is somewhat misleading, i really enjoy Marina's stories and her perspective on dealing with cultural gap. She also purveys the book with photos she's taken in her journey. My favorite part is "Ground Zero" where she introduces Al-Fatihah, one of Muslim pray, to a Catholic woman...more
Buku ini benar-benar bukan hanya buku perjalanan seorang backpacker. Malah, penulisnya nggak menekankan tempat-tempat yang dia kunjungi, tapi apa yang dia rasakan dan 'temukan'. Seperti banyak dialog tentang agama dan keyakinan orang-orang Eropa. Saya jadi menemukan banyak sudut pandang baru setelah membaca buku ini. Kerasa bangetlah perjuangan dan kehidupan seorang backpacker dalam buku ini.
Selain lay out yang ditata dengan komposisi yang apik, buku ini juga berisikan tips perjalanan dan alasa...more
Selain lay out yang ditata dengan komposisi yang apik, buku ini juga berisikan tips perjalanan dan alasa...more
A Very Inspiring Book! terutama buat yang punya cita-cita menjelajah keliling dunia. Satu hal tentang buku ini, ga cuma kasih 'cerita' tapi banyak tips bahkan mulai dari cara mencari duit buat modal pergi sampai perhitungan detail budget yang diperlukan. Ngasih gambaran buat kita yang baca bahwa sebenarnya kita bisa juga kok keluar negri, ke Eropa atau kemanapun, asal ada niat dan mau usaha. Penulisnya juga cerita banyak soal pengalamannya berinteraksi dgn orang-orang yang ditemui sepanjang perj...more
This book is so wonderful !!!
Buku ini sudah lama ada di library kantor saya sejak pertengahan 2008 lalu. Tapi entah kenapa saya belum tertarik untuk membacanya. Sempat saya melirik sekilas ke dalam buku ini saat sedang dipinjam oleh teman di samping meja saya. Tapi, saya juga belum tertarik, karena saya pikir buku ini 'cuma' buku jurnal perjalanan biasa yang isinya tidak jauh beda dengan artikel perjalanan yang ada di koran atau majalah.
Saya baru mulai tertarik membaca buku ini 5 Januari kemarin...more
Buku ini sudah lama ada di library kantor saya sejak pertengahan 2008 lalu. Tapi entah kenapa saya belum tertarik untuk membacanya. Sempat saya melirik sekilas ke dalam buku ini saat sedang dipinjam oleh teman di samping meja saya. Tapi, saya juga belum tertarik, karena saya pikir buku ini 'cuma' buku jurnal perjalanan biasa yang isinya tidak jauh beda dengan artikel perjalanan yang ada di koran atau majalah.
Saya baru mulai tertarik membaca buku ini 5 Januari kemarin...more
kesan setelah baca buku ini:"nekat, keren dan bikin iri". nekat & keren, karena berani2nya jalan2 keliling eropa cuma bermodalkan 1000 dollar. 6 bulan pula. bikin iri. tiba2 jadi muncul keinginan untuk backpacking. pertanyaannya. kapan? jatah cuti aja hanya 12 hari setahun. beranikah saya untuk take a risk keluar dari pekerjaan demi mimpi ini? beuh...kayanya hrs buka usaha sendiri dulu dech supaya bisa lebih flexibel atur wkt. selama msh jadi buruh orang lain, mimpi backpacking berbulan2 sel...more
NAPE???heran yah ngeliat gw kasih lima bintang???sabar bu...
gw suka buku ni karena gw memang suka buku yang mengisahkan tentang perjalanan2 orang lain..yah ga usah mpe keliling dunia..cuma ngisahin keliling jakarta aja juga bakalan gw kasih bintang empat...hehehehe..*yah memang gw pengen banged travelling..hmm..tapi, tapi dan tapi selalu ada alasannya..jadi dengan membaca perjalanan orang lain dah mengobati keinginan gw untuk travelling*
yang kedua gw suka karena di bagian2 pertama bukunya, Marin...more
gw suka buku ni karena gw memang suka buku yang mengisahkan tentang perjalanan2 orang lain..yah ga usah mpe keliling dunia..cuma ngisahin keliling jakarta aja juga bakalan gw kasih bintang empat...hehehehe..*yah memang gw pengen banged travelling..hmm..tapi, tapi dan tapi selalu ada alasannya..jadi dengan membaca perjalanan orang lain dah mengobati keinginan gw untuk travelling*
yang kedua gw suka karena di bagian2 pertama bukunya, Marin...more
Gue rada bingung sama buku ini, judulnya kan Back Europe pack keliling eropa 6 bulan hanya 1000 dollar, menitik beratkan pada 1000 dollarnya dan eropa jadi gue pikir isinya tentang tips2 back packer biar irit, dan tempat-tempat unik yang bisa dikunjungin dengan harga semurah-murahnya.
Ternyata tips2nya cuma ada di chapter pertama doang, selanjutnya isinya ttg debat filsafat, komunis, demokrasi, agama dan ekonomi.
Gue ga keberatan sih baca buku seperti itu cuma seharusnya judulnya ga kayak gitu k...more
Ternyata tips2nya cuma ada di chapter pertama doang, selanjutnya isinya ttg debat filsafat, komunis, demokrasi, agama dan ekonomi.
Gue ga keberatan sih baca buku seperti itu cuma seharusnya judulnya ga kayak gitu k...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Struktur buku ini cukup membingungkan, dan kurang terpola dengan baik. Grafis dan layoutnya juga sangat tidak membantu, atau malah menambah unsur bingung tersebut. Mestinya bisa dikomposisi sedikit lebih enak.
Sebagai travelogue, konten "Jurnal" sedikit kurang menonjolkan aspek travelog, lebih ke dialog-dialog dengan host dan event setempat. Menurut pendapat saya, buku ini sebaiknya di-split menjadi dua. Sesuai judulnya, bagi yang berekspektasi untuk bisa backpacking ke Eropa, bagian awal akan sa...more
Sebagai travelogue, konten "Jurnal" sedikit kurang menonjolkan aspek travelog, lebih ke dialog-dialog dengan host dan event setempat. Menurut pendapat saya, buku ini sebaiknya di-split menjadi dua. Sesuai judulnya, bagi yang berekspektasi untuk bisa backpacking ke Eropa, bagian awal akan sa...more
Berani dan cerdas itu yang pertama kali terbayang oleh saya, ketika membaca buku ini.
Dalam buku Ini penulis banyak memberikan gambaran kepada kita tentang cara membuat perjalanan yang murah keliling eropa dan bagaimana keadaan sosial masyarakat di eropa sendiri.
Yang menarik, ilmu manajemen banyak dipaparkan di buku ini, dan bagaimana diskusi-diskusi yang cerdas antara penulis dan masyarakat di Eropa, mampu membuat kita menambah wawasan kita, tentang apa yang ada di eropa sana,
Dalam buku Ini penulis banyak memberikan gambaran kepada kita tentang cara membuat perjalanan yang murah keliling eropa dan bagaimana keadaan sosial masyarakat di eropa sendiri.
Yang menarik, ilmu manajemen banyak dipaparkan di buku ini, dan bagaimana diskusi-diskusi yang cerdas antara penulis dan masyarakat di Eropa, mampu membuat kita menambah wawasan kita, tentang apa yang ada di eropa sana,
Catatan perjalanan yang menarik. Kisah-kisahnya dari berbagai kota dan budaya yang mengungkap keberagaman orang-orang yang hidup di tengah masyarakat kota dan budaya tersebut.
Sayangnya, layout buku kurang apik. Seringnya penggunaan foto (yang di-grayscale) sebagai background dari teks hitam membuat saya tidak nyaman dalam membaca. Akhirnya seringkali saya harus melewatkan bagian teks tersebut, entah isinya menarik atau tidak.
Sayangnya, layout buku kurang apik. Seringnya penggunaan foto (yang di-grayscale) sebagai background dari teks hitam membuat saya tidak nyaman dalam membaca. Akhirnya seringkali saya harus melewatkan bagian teks tersebut, entah isinya menarik atau tidak.
Ma sebenernya bukan tipe traveler sih, kebayang buat jalan jalan lebih dari seminggu aja susah banget. Tapi buku ini sistematis dan efektif banget.
Kalo baca buku ini rasanya jadi ada semangat buat mau coba backpacking, ngerasain ada di negara negara yang diceritakan, ikut merasakan pengalaman dan pembicaraan seperti yang ditulis dari topik topik yang ada. Suka banget deh. ^^
Jadi, kapan ya Ma bisa kaya gitu juga? ^^
Kalo baca buku ini rasanya jadi ada semangat buat mau coba backpacking, ngerasain ada di negara negara yang diceritakan, ikut merasakan pengalaman dan pembicaraan seperti yang ditulis dari topik topik yang ada. Suka banget deh. ^^
Jadi, kapan ya Ma bisa kaya gitu juga? ^^
Sep 18, 2012
Ra Kiutski
marked it as to-read
Apakah buku ini masih diterbit ulang dan dijual?? Beberapa waktu lalu sempat menelusuri Gramedia tapi nggak nemu. Aku mau nanya, dari judul 'keliling Eropa 6 bulan'
Kalau aku nggak salah, Maksimum visa Schengen untuk 90 hari, kecuali ada sponsor. 6 bulan berarti lebih dari 90 hari, belum lagi asuransi kesehatan bakalan tambah mahal kalau semakin lama.. jadi, apa pengarang ke Eropanya punya sponsor atau visa Schengen atau gimana, mohon pencerahan. Trimakasih.
Kalau aku nggak salah, Maksimum visa Schengen untuk 90 hari, kecuali ada sponsor. 6 bulan berarti lebih dari 90 hari, belum lagi asuransi kesehatan bakalan tambah mahal kalau semakin lama.. jadi, apa pengarang ke Eropanya punya sponsor atau visa Schengen atau gimana, mohon pencerahan. Trimakasih.
Keren banget...kapan ya gw bisa ke Eropa dengan $1.000?? Yang paling gw sukai dari buku ini adalah cerita-cerita selipan tentang pengalaman penulis selama disana, seperti ketika ia ditanya kenapa pakai Jilbab, menemui temannya yang sedang mendalami Islam, tentang musisi jalanan, dll. Gw ngebacanya jadi tergugah. Foto2nya juga bagus, benar-benar bikin ngiler buat pergi ke Eropa.
hmmm... buku ini sebenarnya bagus, diawali dengan tips-tips untuk liburan ke eropa selama berbulan-bulan dan berlanjut dengan jurnal si penulis selama berkelana di eropa. Dan sebenarnya isi jurnalnya pun bagus, tapi bukan itu yang saya cari ketika saya membaca judul dan memutuskan membeli buku ini -_-. Uhuks!
bagus bukunya.. tapi ada satu hal yang megganggu sayah.
pas baca awal awal buku, sayah pikir buku ini adalah tentang backpacking yang menyenangkan dll. tapi pas udah masuk ke bab kota kota nya kok malah jadi kayak perjalanan religius ya? trs banyak diskusi sosial politik jg.. bagus.. tapi sayang nya expektasi sayah beda skali pas baca awal buku.. itu menurut sayah lo.. heheh
pas baca awal awal buku, sayah pikir buku ini adalah tentang backpacking yang menyenangkan dll. tapi pas udah masuk ke bab kota kota nya kok malah jadi kayak perjalanan religius ya? trs banyak diskusi sosial politik jg.. bagus.. tapi sayang nya expektasi sayah beda skali pas baca awal buku.. itu menurut sayah lo.. heheh
Jun 05, 2008
Arya Nasoetion
added it
Recommends it for:
Backpacker yang mau ke Eropa
Recommended to Arya by:
Ari Oncom
Shelves:
non-fiction
Pertama, perlu ditekankan bahwa 1.000 dolar di sini artinya biaya SELAMA di Eropa. Nah, untuk ke Eropanya sisihkan uang untuk membeli tiket kira-kira 800-900 dolar.
Nah, kalau itu sudah paham, barulah masuk ke isi bukunya. Isinya kereeen! Well, saya belum benar-benar menghitung sih, tapi di bukunya ini, Marina, memang menjabarkan langkah demi langkah cara backpacking ke Eropa. Mantabh!
Satu lagi yang saya suka adalah cerita pengalamannya melakukan perjalan ke Eropa dengan 1000 dolar-nya itu. Ada b...more
Nah, kalau itu sudah paham, barulah masuk ke isi bukunya. Isinya kereeen! Well, saya belum benar-benar menghitung sih, tapi di bukunya ini, Marina, memang menjabarkan langkah demi langkah cara backpacking ke Eropa. Mantabh!
Satu lagi yang saya suka adalah cerita pengalamannya melakukan perjalan ke Eropa dengan 1000 dolar-nya itu. Ada b...more
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Marina Silvia Kusumawardhani, lulus dari jurusan Twknik Industri ITB (Institut Teknologi Bandung) angkatan 2001.
Memulai pengalaman menjadinindependent traveler sejak tahun 2003, ke India setelah "jatuh cinta pada musik tradisionalnya".
Saat penulisan buku Back "Europe" Pack: Keliling Eropa 6 Bulan Hanya dengan 1000 Dolar Lewat Jalur Pertemanan, sedang mengisi waktu menjadi salah satu staf tutor di...more
More about Marina Silvia K....
Memulai pengalaman menjadinindependent traveler sejak tahun 2003, ke India setelah "jatuh cinta pada musik tradisionalnya".
Saat penulisan buku Back "Europe" Pack: Keliling Eropa 6 Bulan Hanya dengan 1000 Dolar Lewat Jalur Pertemanan, sedang mengisi waktu menjadi salah satu staf tutor di...more
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »

view all 9 comments













