Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Blues untuk Bonnie” as Want to Read:
Blues untuk Bonnie
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Blues untuk Bonnie

3.98 of 5 stars 3.98  ·  rating details  ·  111 ratings  ·  3 reviews
Paperback, 52 pages
Published 1993 by Pustaka Jaya (first published 1971)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Blues untuk Bonnie, please sign up.

Be the first to ask a question about Blues untuk Bonnie

Community Reviews

(showing 1-30 of 202)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Widhyanto Muttaqien
mengenal Rendra, sekaligus dengan dua budaya yang ia alami. Amerika dengan marginalitas urbannya dan Indonesia dengan segala tradisinya, juga dengan kaum marginalnya.
Aprie
Kelamin, Politik dan Agama. Tiga hal yang sangat kental dari kumpulan buku puisi ini. Dialognya kaum marginal yang tidak mau didengar oleh kaum borjuis. Dari masa ke masa, 1970 tahun di mana kumpulan puisi ini dibukukan pertama kali sampai dengan tahun 2013, sekarang ini, permasalahan negri tetaplah sama. Kaum yang ditindas oleh kaumnya sendiri, si tukang politik yang senang merayu dan berwatak licik.

Sedikit bait dari judul puisi: Pesan Pencopet Kepada Pacarnya

Usahakan selalu menanjak kedudukanm
...more
Damar Dustira
Damar Dustira marked it as to-read
Aug 26, 2015
Bonnie0
Bonnie0 is currently reading it
Aug 20, 2015
Bidayah Zulkepli
Bidayah Zulkepli marked it as to-read
May 28, 2015
Yusuf
Yusuf marked it as to-read
May 16, 2015
Jihan Abigail
Jihan Abigail marked it as to-read
Apr 10, 2015
Ummi Azizah
Ummi Azizah marked it as to-read
Mar 30, 2015
Naora Rebecca
Naora Rebecca marked it as to-read
Feb 14, 2015
Xu Han
Xu Han marked it as to-read
Jan 22, 2015
Eva Lathifah
Eva Lathifah marked it as to-read
Jan 22, 2015
Galih Wijayanto
Galih Wijayanto marked it as to-read
Dec 29, 2014
Imel
Imel marked it as to-read
Dec 06, 2014
Ragil Oktaviani
Ragil Oktaviani marked it as to-read
Nov 28, 2014
Destina
Destina marked it as to-read
Nov 18, 2014
Faridah Irmawati
Faridah Irmawati marked it as to-read
Nov 11, 2014
Anisah
Anisah marked it as to-read
Nov 06, 2014
Anggita Putri
Anggita Putri marked it as to-read
Nov 05, 2014
Muncar Winarti
Muncar Winarti marked it as to-read
Nov 03, 2014
Kevin
Kevin added it
Oct 25, 2014
« previous 1 3 4 5 6 7 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • O Amuk Kapak
  • Untuk Bunda dan Dunia
  • Ayat-Ayat Api: Kumpulan Sajak
  • Tirani Dan Benteng: Dua Kumpulan Puisi
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Sembilan Mata Hati
  • Aku Ingin Jadi Peluru (Kumpulan Puisi)
  • Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus
670033
Willibrordus Surendra Broto Rendra (b. November 7 1935) is a famous Indonesian poet who often called by his friends and fans as "The Peacock".

He established the Teater Workshop in Yogyakarta during 1967 but also the Teater Rendra Workshop in Depok.

His photo here shown Rendra in his room at 1969.


Theatres:
* Orang-orang di Tikungan Jalan (1954)
* SEKDA (1977)
* Mastodon dan Burung Kondor (1972)
* Ha
...more
More about W.S. Rendra...
Doa untuk Anak Cucu Sadjak-Sadjak Sepatu Tua Ballada Orang-Orang Tercinta Puisi-Puisi Rendra Potret Pembangunan dalam Puisi

Share This Book

“Cintamu padaku tak pernah kusangsikan,
Tapi cinta cuma nomor dua.
Nomor satu carilah keselamatan.”
5 likes
More quotes…