Ganti Hati: "Kini ada simbol Mercy di perut saya..."

Ganti Hati: "Kini ada simbol Mercy di perut saya..."

by
3.87 of 5 stars 3.87  ·  rating details  ·  185 ratings  ·  30 reviews
Ini adalah sebuah kisah tentang kemenangan semangat manusia; tentang penghargaan atas kehidupan yang dikisahkan oleh seseorang yang menyelamatkan hidupnya dengan hatinya, pandangan hidupnya, rasa cintanya, agamanya, tidak sebagai seorang suci tetapi sebagai manusia biasa seperti kita semua dalam sisi harkatnya, dengan pahit dan manisnya kehidupan; kesediahn dan kegembiraan...more
Paperback, 328 pages
Published 2008 by JP Books
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

(showing 1-30 of 360)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Dahlan Iskan
Sep 20, 2008 Dahlan Iskan rated it 2 of 5 stars  ·  (Review from the author)
saya hanya ingin berterima kasih atas penerimaan buku Ganti Hati saya. Dalam 9 bulan ini sudah dicetak ulang 9 kali.
sekarang saya lagi di Guiyang setelah kembali dari Kamboja, India dan Macau. Saya masih akan ke Xian dan kemudian lebaran di Tianjin, sambil melakukan pengecekan (check up) hati baru saya, setelah tepat setahun ganti hati. Tahun lalu saya juga lebaran di Tianjin, saat baru saja operasi.
Rasanya tidak ada masalah sama sekali. Saya merasa sangat sehat dan bisa melakukan perjalanan ke...more
Ica Surjo
May 09, 2013 Ica Surjo rated it 5 of 5 stars
Recommended to Ica Surjo by: Father
"Hidup itu seperti air mengalir saja. Tapi, kalau bisa mengalir yang deras. Batu pun kadang bisa menggelundung , kalah dengan air yang deras. Itu menangnya orang yang tidak punya cita-cita tinggi sejak awal. Hidupnya lebih fleksible. Karena tidak punya cita-cita, kalau dalam perjalanannya menghadapi batu besar, ia akan membelok. Tapi, kalau orang berpegang teguh pada cita-cita, bertemu batu pun akan ditabrak. Iya kalau batunya yang nggelundung, lha kalau kepalanya yang pecah gimana?"
Indah Threez Lestari
600 - 2012

Subjudul buku ini kayaknya kurang pas, bisa bikin salah paham buat mereka yang belum pernah tahu atau baca cerita bersambung Pak Dahlan Iskan tentang operasi ganti livernya di harian Jawa Pos. Yang mengharapkan tulisan dengan tema tantangan yang dihadapi beliau setelah ganti jabatan dari Dirut PLN ke Meneg BUMN pasti merasa kecele. Ada sekilas sih, itu pun di bagian pengantar yang cuma beberapa halaman.

Di luar subjudul yang misleading itu, buku ini enak dibaca, mengalir begitu saja, da...more
Triningsih Widodo
Membaca buku Pak Dahlan Iskan kali ini seperti mendapat Paket Lengkap; KOMPLIT! Ini buku ke Dua Tulisan pak Is setelah Dua Tangis Ribuan Tawa yg saya Baca. It's Wonderful! Istilah2 medis yg rumit bisa diterjemahkan sedemikian rupa sehingga orang awam pun dapat memahaminya dg baik. Sikap pak Is dalam "Menghayati Penderitaannya" juga patut mendapat acungan Jempol, seperti biasanya beliau orang yang "Blak-Blakan" tanpa tedeng aling2 mengungkapkan penyakitnya dan perjalanan pengobatannya, banyak hal...more
B-zee
Kisah nyata yang menyentuh, menghibur sekaligus mendidik. Uraiannya jelas dan menunjukkan wawasan yang luas. Memberikan pelajaran tentang bagaimana hidup yang harus dipilih, antara menjadi sehat atau sakit, menjadi sukses atau gagal, rendah hati atau rendah diri.

Sangat memuaskan pembaca, meskipun yang tahu tentang kesehatan sekalipun. Karena meski digambarkan dalam bahasa sederhana ala orang awam, tapi tepat dan tidak rancu.

Kesederhanaan dan kerendahan hati yang khas.
Bunga Mawar
Buku ini adalah kompilasi tulisan yang dimuat secara bersambung di koran Jawa Pos dan jaringannya, di mana pemegang saham mayoritasnya ya Pak Dahlan Iskan ini sendiri. Inti ceritanya adalah hari-hari menjelang dan setelah menjalankan transplantasi liver di Tianjin, Cina. Namun buku ini juga menyisipkan memori hidup seorang raja media atas masa kecilnya yang miskin, dan juga berbagai pandangan pribadinya atas persoalan bangsa ini.

Cara dan bahasa yang dipakai sederhana dan karenanya begitu mudah m...more
Harning
Terkejut dengan judulnya, penasaran baca(lagi hehehe). bertutur kisah pak dahlan ketika cangkok hati di tiongkok. jujur, apaadanya. Menggerakkan saya untuk merenungi pentingnya gaya hidup sehat, mencari kesehatan tidak mudah harus dijaga. Pak Dahlan disini berkisah sekaligus menasehati kita untuk menjaga kesehatan Hati tanpa menggurui.
Tata
Tulisan pak Dahlan ini membuat saya larut dalam berbagai peristiwa yang telah dipaparkan. Alur ceritanya runtut, dengan bahasa yang ringan mudah dipahami. Banyak sekali pelajaran dan pengetahuan yang saya peroleh dari buku ini. Hal yang paling berkesan dari tulisan di buku ini adalah tentang mengintensifkan umur..
Allam
buku ini bagus...tentang pengalaman pak dahlan iskan ketika beliau menjalani oprasi transplantasi liver , dari 340an halaman di bukunya 120 halaman diantaranya adalah komentar pembaca dan foto2 beliau waktu oprasi di cina... pokoknya bukunya bagus..
Edisty Friskanesya
saya sebelumnya belum pernah mengenal tokoh dahlan Iskan,meski sebatas tulisannya saja. tapi setelah membaca buku ini..saya jadi mengerti kenapa banyak yang ngefans sama beliau,hehe.
inspiratif dan mengandung banyak hikmah :)
jiwa rasa
Kisah perjalanan hidup Pak Dahlan Iskan menghadapi penyakit sirosis dan kanser hati. Ianya berakhir dengan transplan hati. Kisahnya sungguh mendidik, menerang, menginsafkan dan memebri pengajran kepada mereka yang mahu menjalana operasi.
Elvira Rosalina
Beliau ini salah satu orang yang cara menulisnya saya kagumi, tidak perlu bertanya ada apanya, beliau ini apa adanya kaya harta, tapi sederhana, ya...menurut saya tentu saja :)
Suzan Oktaria
Baca buku ini waktu zaman cetakan pertama, seperti menonton perjuangan pak Dahlan di masa kritis kehidupannya. Beliau tak pernah berubah tetap low profile dan selalu Smart
Indah
Pada saat muda orang berlomba-lomba mencari kekayaan, tetapi pada saat tua orang menghabiskan kekayaan untuk mencari kesehatan. Kaya bermanfaat, Miskin bermartabat.
Isi bukunya HEBAT pak..
Saya juga ingin menjadi orang yang hebat seperti pak Dahlan.
Hebat dalam semua ukuran naik surutnya Hidup :)
Mas Adrie
haha, sorry Sir. I bought the pirated one =p

Nice one. Always interesting to follow a minister thought. They really a smart people
Rere Rhea
Membaca buku ini, saya jadi mengerti betapa pentingnya menjaga kesehatan dan pengetahuan tentang seluk-belut penyakit liver.
Haya Najma
non fiksi yang pintar. ini buku direkomendasiin ama dosenku, buat mempelajari sirosis hati... enak memang, jadi gampang ngerti
Musæfìr Nyæsar
bukunya bagus... suka banget... tapi kebanyakan foto... lebih suka klo dibanyakin tulisannya... semangat bapak.. ^^
Pratiwi Wulan
menambah wawasan tentang sebab dan akibat orang yang ganti hati, dan jadi tahu banyak tentang kehidupan di China
'wans'
terimakasi atas pelajaran dan pengalaman hidupnya,,...
Jawa Sandho
Om Dahlan TOP!! Like the spirit, he is my hero!!
ayanapunya
ternyata biaya gantinya setara mercy 3 M. yes, sehat itu mahal :)
rosita rini
Buku ini sebenarnya kumpulan tulisan Dahlan Iskan mengenai diri dan perjalanan Operasi ganti hantinya yang kemudian di terbitkan di Network Group Jawa Pos di seluruh Indonesia, kemudian di jilid, di bubuhi beberapa foto dan beberapa tanggapan pembaca seluruh Indonesia mengenai tulisan itu sendiri. Tapi gaya berceritanya yang malah menjadikan buku ini menarik dan inspiratif.
Millie Huang
Sebenarnya saya sudah baca artikelnya yang bersambung di Jawapos, namun ketika ditawarin gratis oleh pihak Jawapos karena meneruskan berlangganan saya sih seneng-senenga aja.

Saya salut dengan Pak Dahlan atas kemauan untuk hidupnya yang keras baik dalam perjalanan panjang selama masa-masa menanti hingga berjalan dan berhasilnya operasi.
Yenny
begitu baca buku ini, saya langsung nge-fans abis ama pak Dahlan Iskan. Selaen nge-fans ama gaya nulis beliau tentu aja saya juga nge-fans ama Mercy-nya yang 3 M itu! Hahahha...
Hanaitsi
keinginan untuk menuliskan keadaan ruang ICU dengan beberapa selang menancap ke badan bikin aku geregetan antara ngerasaian sakitnya pas diselang sama gatelnya tangan pengen nulis
EmPi
Berguna buatqu, krn aku sering banget ngerasa dekat dengan kematian. Buku ini mengajarkan gimana cara me-manage segala sesuatunya ketika dekat dengan kematian :)
Uci
Menggugah! Gw yang nggak pernah tertarik baca biografi, ternyata tidak berkedip membacanya. Kagum banget sama beliau ini.
Sholikhah
Really fell his pain.. really feel his passionate :)
Zainal Abidin
great and inspiring book!
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
Ganti Hati: Tantangan Menjadi Menteri (Paperback)
The Joy of Agony (Paperback)
Dua Tangis dan Ribuan Tawa Karmaka Surjaudaja: Tidak Ada Yang Tidak Bisa Manufacturing Hope: Bisa! Hati Baru Pelajaran dari Tiongkok: Catatan Dahlan Iskan

Share This Book

Your website
“Hidup itu seperti air mengalir saja. Tapi, kalau bisa mengalir yang deras. Batu pun kadang bisa menggelundung , kalah dengan air yang deras. Itu menangnya orang yang tidak punya cita-cita tinggi sejak awal. Hidupnya lebih fleksible. Karena tidak punya cita-cita, kalau dalam perjalanannya menghadapi batu besar, ia akan membelok. Tapi, kalau orang berpegang teguh pada cita-cita, bertemu batu pun akan ditabrak. Iya kalau batunya yang nggelundung, lha kalau kepalanya yang pecah gimana?” 2 people liked it
More quotes…