Malam Pertama di Alam Kubur (Awwalu Laylatin fi Al-Qabri)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Malam Pertama di Alam Kubur (Awwalu Laylatin fi Al-Qabri)

3.96 of 5 stars 3.96  ·  rating details  ·  120 ratings  ·  17 reviews
Paperback, 136 pages
Published 2007 by Aqwam (first published January 1st 2004)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Malam Pertama di Alam Kubur, please sign up.

Be the first to ask a question about Malam Pertama di Alam Kubur

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 329)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Rachmawati
buku ini bagus baanget untuk memberikan kita peringatan bahwa semua makhluk yang hidup pasti akn mati dan kembali kepada Allah SWT, dan membuat kita sadar bahwa semua perbuatan kita di dunia pasti harus dipertanggungjawabkan di akhirat.
Yuliza
Buku ini berisi tiga bab mengenai kematian dari 3 penulis yang berbeda.
I. Parit Kematian (DR. Muhammad Bin Abdurrahman Al Urafy. Di bab pertama ini pembaca akan disuguhkan kisah-kisah kematian yang dialami oleh Rasulullah, para sahabat, dan para salifusshaleh. Dari kisah-kisah tersebut digambarkan dengan jelas bagaimana perbedaan sakaratul maut yang dialami oleh orang-orang shaleh dengan mereka yang kerap melakukan maksiat. Di bagian terakhir penulis mengingatkan pembaca mengenai 9 masalah yang...more
Tarim Si gethuk
Kematian itu pastilah akan datang. Suatu saat jika kematian tersebut menghampiri, kita tidak akan bisa menghindari kematian tersebut. Namun demikian, tak ada seorang pun yang tahu kapan kematiannya akan datang, misteri tersebut hanyalah Allah yang mengetahui. Oleh karena itu, setiap orang mestinya siap terhadap kedatangan kematian tersebut dengan amalan-amalannya. Buku “Malam Pertama di Alam Kubur” ini memberikan nasihat-nasihat kepada kita agar siap menghadapi datangnya ajal tersebut.
Pada awa...more
Andi
Dec 16, 2009 Andi rated it 5 of 5 stars
Shelves: islam
jujur, ketika saya beli buku ini, saya emang tidak begitu tertarik dg kovernya.
tapi setelah saya baca, wow... kereeeeeen....
Marchel
Apr 24, 2011 Marchel marked it as to-read
Shelves: indonesian, misteri
Diminta temen untuk membaca buku ini, tapi hanya boleh baca di kantor saja. Katanya sih seru...menurut gw? -_-
Siti Mawaddah (tya)
bikin nangissssssss.........

tapi lama kelamaan bikin bosen...
jadi gk selesai bacanya....:'(
Kiki feberina
Ketemu dan baca buku ini waktu liburan ke rumah kakek dan nenek,shock membacanya.. :(
Dian
"Mencambuk diri tuk iingat mati.. kehidupan didunia tak pernah ! abadi !.."
Pure_endah Purwanti
mengingatkan kita akan kematian yang bisa datang kapan saja
Nurun Ni mah
Kematian pasti akan mendatangi setiap makhluk yang bernyawa. Kehadirannya tak bisa ditolak, meski oleh seorang penguasa yang sedang berkuasa. Dia tidak bisa di undurkan barang sekejap saja, dia tidak bisa di majukan barang sebentar saja. Namun demikian, tak seorang pun tahu, kapan gilirannya. Ia bisa datang menyergap dengan tiba-tiba. Ia akan menerjang sang pendosa, dan ia akan datang dengan lembut pada sang kekasih Allah Subhanahuwata’ala. Ia adalah sebuah misteri. Karenanya, setiap orang seme...more
Afi Tarim
Kematian itu pastilah akan datang. Suatu saat jika kematian tersebut menghampiri, kita tidak akan bisa menghindari kematian tersebut. Namun demikian, tak ada seorang pun yang tahu kapan kematiannya akan datang, misteri tersebut hanyalah Allah yang mengetahui. Oleh karena itu, setiap orang mestinya siap terhadap kedatangan kematian tersebut dengan amalan-amalannya. Buku “Malam Pertama di Alam Kubur” ini memberikan nasihat-nasihat kepada kita agar siap menghadapi datangnya ajal tersebut.
Pada awa...more
Muhammad Ansyari
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
nanto
Jun 06, 2008 nanto marked it as wishlist-‎a-k-a-buku-buruan
Shelves: langit
Judul "Menjemput Kematian" pernah saya dengar untuk buku sejenis. Namun judul buku ini cukup menjual, "Malam Pertama". Temanya sudah jelas sebenarnya.

Dahulu kala, saya pernah sangat naif dan polos akan kematian dan alam kubur. Karena pengaruh sebuah komik akan penggambaran alam kubur, kontan saya bilang ke orang tua saya, "kursus bahasa Arab yuk!" "Ngapain?" kebingungan tuh dua orang. "Lah! ya biar bisa jawab pertanyaan malaikat di dalam kubur!" Itu alasan saya. :D

Yah Bokap-Nyokap cuma senyum. P...more
Hanifah Husnan
Ini buku (asli) satu-satunya yang saya baca sambil nangis hampir di seluruh bagian.
Baru baca satu kalimat sudah bikin mata berkaca-kaca. Sebuah peringatan tentang hari akhir, yang sangat kita butuhkan di era sekarang ini, yang penuh dengan gemerlapnya dunia.
Didit
Belum selesai sihh. karena ada yang pinjem, tapi dapat pointnya. Kita harus ingat ada kematian yang selalu menanti, so don't try make a sin.
Biruhati Syaheed
Persiapkan bekal sebanyak-banyaknya biar malam pertama di alam kubur ntar sama indahnya dengan malam pertama sama istri. hehehe...
itsumoAoi
Dari semua kalimat yang ada...mungkin yang paling menghentakkan adalah "...apa yang telah kamu kerjakan?"
Asmanipun Anggi
Asmanipun Anggi marked it as to-read
Sep 18, 2014
Eddy Sugandie
Eddy Sugandie marked it as to-read
Sep 04, 2014
Dedy
Dedy marked it as to-read
Sep 02, 2014
Jule Fungkyeh
Jule Fungkyeh marked it as to-read
Aug 25, 2014
Inawati Swastika
Inawati Swastika marked it as to-read
Aug 21, 2014
Syahril Alidim
Syahril Alidim marked it as to-read
Jul 24, 2014
Hisham mikheel umar
Hisham mikheel umar marked it as to-read
Jul 18, 2014
Lia Yulia
Lia Yulia marked it as to-read
Jul 18, 2014
Jrul Russlee
Jrul Russlee marked it as to-read
Jul 16, 2014
Ziyad
Ziyad marked it as to-read
Jul 10, 2014
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
623606
Shaykh Dr. Aaidh bin Abdullah al-Qarni (also spelt al-Qarnee),is a Saudi Islamic Muslim Scholar and respected author and activist.

He is most well known for his self-help book 'Don't Be Sad' which is seen as the number one in its field within Islamic literature and although written by a Muslim for Muslims it is praised as being ideal for non-Muslims alike. This type of literature in Islam is very r...more
More about Aidh bin Abdullah al-Qarni...
La Tahzan: Jangan Bersedih Menjadi Wanita Paling Bahagia Cambuk Hati La Tahzan For Smart Muslimah (Kiat Menjadi Wanita Teladan Dunia-Akhirat) Tersenyumlah

Share This Book