54th out of 386 books
—
806 voters
Lagak Jakarta 100 'Tokoh' yang Mewarnai Jakarta
Siapakah tokoh yang paling berpengaruh di Jakarta? Benny dan Mice mengajukan 100 tokoh yang paling banyak menyumbang dalam peri kehidupan Jakarta sehari-hari.
Bisa jadi, Anda lah salah seorang di antara mereka.
Bisa jadi, Anda lah salah seorang di antara mereka.
Paperback, 160 pages
Published
2008
by KPG
There is a good chance some of your friends read this book. Sign in to see!
sign in »
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
808)
Unlike the strips, which are kinda dull and garing (that's an Indonesian slang for 'not of good/disappointing quality' -- and dull is an English word usually used to describe an object that is not interesting), this work is superb! Great observational humor. I do see almost every people described here almost everyday in this down-to-hell town.
Oh.
Any of you non-Indonesians who want to go to Jakarta, I recommend you go to a local bookshop and get this book as a souvenir. G...more
Oh.
Any of you non-Indonesians who want to go to Jakarta, I recommend you go to a local bookshop and get this book as a souvenir. G...more
Ini adalah kumpulan ilustrasi tentang profesi dan karakter di Jakarta, karya kartunis Benny dan Mice. Hasilnya adalah potret yang cukup jujur dalam melihat sekian banyak profesi dan karakter di Jakarta, mulai dari yang serabutan hingga permanen, mulai komentar positif hingga kritis.
Yang menarik, ada beberapa profesi yang sangat umum dan pasti pernah bersentuhan dengan sekian juta penduduk Jakarta, namun tidak mereka gambarkan.
Alasan Benny dan Mice, sekian banyak profesi dan k...more
Yang menarik, ada beberapa profesi yang sangat umum dan pasti pernah bersentuhan dengan sekian juta penduduk Jakarta, namun tidak mereka gambarkan.
Alasan Benny dan Mice, sekian banyak profesi dan k...more
septmars
rated it
Recommends it for:
penggemar komik kopas minggu, penggemar benny & mice, orang jakarta
Saya menemukan buku ini ketika sedang berjalan-jalan di Gramedia PIM. Benny Rachmadi merupakan salah satu kartunis komik favorit saya dan keluarga di Kompas Minggu: Benny dan Mice. Saya sangat menggemari Benny & Mice sampai-sampai hal pertama yang saya lakukan ketika menerima edisi Kompas Minggu adalah membaca edisi terbaru Benny & Mice.
Saya sudah punya beberapa antologi komik Benny & Mice yang lainnya seperti Talk About Handphone, Lost in Bali, Lost in Bali II, dst. Dan saya percaya a...more
Saya sudah punya beberapa antologi komik Benny & Mice yang lainnya seperti Talk About Handphone, Lost in Bali, Lost in Bali II, dst. Dan saya percaya a...more
This book uniquely offers invaluable insight of the Jakartans. Wrapped in such a homy dialect of Jakarta, surely this is a kind of entertainment you wouldn't want to miss. I personally bought this book for office purposes (I work in advertising and this kind of book is very, very helpful) and it serves its purpose as inspiration.
It is so good it doesn't feel enough. I think this desperately needs a sequel—like 200 more characters—because they haven't cover so many in this one (even 1...more
It is so good it doesn't feel enough. I think this desperately needs a sequel—like 200 more characters—because they haven't cover so many in this one (even 1...more
Saya selalu suka dengan gaya Beni dan mice yang sangat pas menyindir, tidak lebih tidak kurang.
Dan sindirannya sangat mengena dan bisa dipahami lintas golongan....
Guru saya pernah berkata, Lelucon yang paling tinggi nilainya adalah lelucon yang membuat orang menertawakan dirinya sendiri, dan Lelucon yang paling rendah nilainya adalah lelucon yang menjurus ke arah pikiran mesum....
Menurut saya gaya penceritaan mereka yang kocak merupakan lelucon tingkat tinggi yang membua...more
Dan sindirannya sangat mengena dan bisa dipahami lintas golongan....
Guru saya pernah berkata, Lelucon yang paling tinggi nilainya adalah lelucon yang membuat orang menertawakan dirinya sendiri, dan Lelucon yang paling rendah nilainya adalah lelucon yang menjurus ke arah pikiran mesum....
Menurut saya gaya penceritaan mereka yang kocak merupakan lelucon tingkat tinggi yang membua...more
Lihat halaman 113 - aku pikir diriku dan Roos punya potensi jadi tokoh juga. Soalnya menggambarkan tukang makan.
Halaman 149 sangat mungkin mencerminkan Erie SF, tapi sayang kang Afrit urang Bandung jadi nggak mungkin jadi tokoh Jakarta
Halaman 155-157 mencerminkan pertanyaanku juga: lho kok cuma itu tokoh-tokohnya? Gimana dengan supir Trans Jakarta, ojek sepeda, vermak jins, banci ngamen, dll. Kurang banyak tuh tokohnya, meskipun salut banget bisa gambar 100 karakter yang...more
Halaman 149 sangat mungkin mencerminkan Erie SF, tapi sayang kang Afrit urang Bandung jadi nggak mungkin jadi tokoh Jakarta
Halaman 155-157 mencerminkan pertanyaanku juga: lho kok cuma itu tokoh-tokohnya? Gimana dengan supir Trans Jakarta, ojek sepeda, vermak jins, banci ngamen, dll. Kurang banyak tuh tokohnya, meskipun salut banget bisa gambar 100 karakter yang...more
Salut untuk duo kartunis kita ini. Karya ini membutuhkan observasi yang serius dan terutama kepekaan sosial untuk memotret 'tokoh-tokoh' ini dalam sebuah kartun.
Gua membayangkan akan menemukan kembali buku ini 20 tahun yang akan datang dan membuka kembali. Gua akan tertawa seperti melihat album foto tua, inilah potret sosial Jakarta di awal abad ke-21. Suatu gambaran yang akurat sekaligus nyeleneh. Good work....
Gua membayangkan akan menemukan kembali buku ini 20 tahun yang akan datang dan membuka kembali. Gua akan tertawa seperti melihat album foto tua, inilah potret sosial Jakarta di awal abad ke-21. Suatu gambaran yang akurat sekaligus nyeleneh. Good work....
Seperti terlihat pada judulnya, buku ini bercerita ttg 100 tokoh yang mewarnai jakarta.
Mulai dari abang2 tukang ojek, penjual kerak telor, anak2 gaul, sampe PNS dan anggota dewan, semua digambarkan dan didefinisikan secara lengkap.
Di sini juga ada sedikit cerita yang mengharukan tentang seorang pencari kerja yang putus asa. Dan demi kelangsungan hidup, akhirnya meletakkan ijazah dan sepatunya utk: mencari kodok!
Tokoh favoritku: Emak (entah kenapa, mungkin sim...more
Mulai dari abang2 tukang ojek, penjual kerak telor, anak2 gaul, sampe PNS dan anggota dewan, semua digambarkan dan didefinisikan secara lengkap.
Di sini juga ada sedikit cerita yang mengharukan tentang seorang pencari kerja yang putus asa. Dan demi kelangsungan hidup, akhirnya meletakkan ijazah dan sepatunya utk: mencari kodok!
Tokoh favoritku: Emak (entah kenapa, mungkin sim...more
yupsssss..
inilah potret manusia jakarta pada khususnya, bahkan boleh dikatakan manusia Indonesia pada umumnya..
mulai dari perilaku rakyatnya, pun kalangan yang disebut 'berada'..
sempat kpikiran si, apa tingkah lakuku ada yang sperti tertulis di komik ini ya..
dan ternyata ada!!!!!!!!heheheeeeee.....
more to come..
inilah potret manusia jakarta pada khususnya, bahkan boleh dikatakan manusia Indonesia pada umumnya..
mulai dari perilaku rakyatnya, pun kalangan yang disebut 'berada'..
sempat kpikiran si, apa tingkah lakuku ada yang sperti tertulis di komik ini ya..
dan ternyata ada!!!!!!!!heheheeeeee.....
more to come..
lucu2 dan begitu menggelitik.
Tapi herannya, kok ada beberapa tokoh yang gw ngga tau, padahal diekspos lebih banyakdari yang lain, yaitu:
1. pencari katak, ada dimana sih??
2. exhisionis sama fetisis >>> beneran ada yah??
satu lagi,. kok aq ngga ada yah?? huhu
Tapi herannya, kok ada beberapa tokoh yang gw ngga tau, padahal diekspos lebih banyakdari yang lain, yaitu:
1. pencari katak, ada dimana sih??
2. exhisionis sama fetisis >>> beneran ada yah??
satu lagi,. kok aq ngga ada yah?? huhu
gokil...sebagian besar isinya kartun dari 'tokoh' yang sering berseliweran di sekitar kita yang sering tak dianggap. Pengamen, pemulung, tukang las, lelaki metropop, PSK, pokoknya 100 model gaya manusia yang mnyemarakkan 'keindahan' kota Jakarta.
Lumayan lucu...Buku ini membuat kita sadar bahwa Jakarta penuh dengan berbagai macam tipe orang. Dari yang kita sering perhatikan, sampai yang tak pernah kita hiraukan. Dari yang lazim kita temukan, sampai yang bisa bikin kepala geleng-geleng. Gue sendiri agak shock saat mengetahui bahwa di Jakarta sendiri ada tipe orang 'exhibitionist'. Whew! Untung gue ga pernah ketemu orang macam ini...!
Tapi menurut gue, cerita yang diberikan di buku ini sangatlah sedikit. Buku ini lebih memfokusk...more
Tapi menurut gue, cerita yang diberikan di buku ini sangatlah sedikit. Buku ini lebih memfokusk...more
sangat...sangatttt...sangatttt
jakarta bangettttttttt
salut gw ama tuh komikus
benar2 tepat gitu
terutama yang scene kuburan ituu , ngalamin bangettt gw
hahahahhaa
jakarta bangettttttttt
salut gw ama tuh komikus
benar2 tepat gitu
terutama yang scene kuburan ituu , ngalamin bangettt gw
hahahahhaa
Hasil NYOBA semalam juga nih....
Memang Jakarta adalah tempat segudang profesi...100 Tokoh yang menghias Jakarte nih cukup mewakili ribuan profesi dan lifestyle yang sebelumnya mustahil menjadi ada. Seperti JAMET alias Jawa Metal...whoahaha. Benar-benar deh gak kepikiran...Beny and Mice nih perlu berapa lama yah survey atawa nganalisa...Hebat, penggambaran dan pendeskripsiannya kok ya bisa pas dan ngocol habis. Ehmm salut deh....sayang aku gak masuk dalam 100 tokoh ini...*halah Ngarep gitu ...more
Memang Jakarta adalah tempat segudang profesi...100 Tokoh yang menghias Jakarte nih cukup mewakili ribuan profesi dan lifestyle yang sebelumnya mustahil menjadi ada. Seperti JAMET alias Jawa Metal...whoahaha. Benar-benar deh gak kepikiran...Beny and Mice nih perlu berapa lama yah survey atawa nganalisa...Hebat, penggambaran dan pendeskripsiannya kok ya bisa pas dan ngocol habis. Ehmm salut deh....sayang aku gak masuk dalam 100 tokoh ini...*halah Ngarep gitu ...more
The true stories of Jakarta's human being :)Lumayan untuk mendapatkan pembenaran tentang asumsi "Jakarta's peoples", so enjoy to read it...
gila, gw ga sengaja liat ni buku di gramedia, saat itu gw cuma ngelirik doang, karna penasaran ama cover'y yang "rame", jd gw buka (saat itu emang tersedia buku yg udah dibukain bwt trial). Dari awal halaman pertama aja gw udah cekikikan sendiri pas baca, da gitu lanjut..lanjut..lanjut..oh no..keterusan boo....gw ga nyadar gw udah berdiri lama banget, dan gw udah ngabisin setengah halaman dari buku itu (total pages 160).
Gila deh pokoknya gokil abish, lo mesti baca deh ni buku, be...more
Gila deh pokoknya gokil abish, lo mesti baca deh ni buku, be...more
ilustrasi yang detail, lucu dan unik dari kaca mata Benny Rachmadi dan Mice Misrad tentang orang-orang yang hidup di kota Jakarta :)
cukup bagus, lucu, menarik, berisi fakta yang ada di Jakarta; sayangnya ngebosenin, cuma satu, dua, tiga kali baca sudah bosan.
penggambaran tokoh profesi di jakarta yang amat sangat detil. salut buat yang nggambar, pasti butuh analisa yang mendalam tuh!!!
sangat kocak tapi bekal bikin kita ngeh bahwa karakter orang-orang yang digambarkan di buku ini emang beneran ada
Hasl pinjeman dari anak Mbak Mimi, si Farah.
Masih lebih suka yang Lost in Bali, masih tetap kocak dan real :D
Masih lebih suka yang Lost in Bali, masih tetap kocak dan real :D
kocak!
dalem!
n cihui dah!
dulu pinjem ke mas sahal, gambarnya lucu banget. n mencerminkan jakarta banget!
dalem!
n cihui dah!
dulu pinjem ke mas sahal, gambarnya lucu banget. n mencerminkan jakarta banget!
Saya sudah baca hampir seluruh koleksi kartun beny and mice.. Bagus sekali, terutama yang Lagak jakarta dan koleksi kartun minggu kompas-nya. Bukan sekedar buku kartun biasa.. Benar-benar refleksi kehidupan kita sehari-hari yang memang benar.. It's simple, funny, entertaining and the most important : it's true ! Not just silly comedy..
Jika kita membaca buku ini, terasa akan sangat ironis. Hal-hal yang ditampilkan sangat lucu, realistis, dan dekat dengan kehidupan kita. Kalo kitas tertaa mem...more
Jika kita membaca buku ini, terasa akan sangat ironis. Hal-hal yang ditampilkan sangat lucu, realistis, dan dekat dengan kehidupan kita. Kalo kitas tertaa mem...more
Beny dan Mice berhasil membuat pengamatan yang cermat tentang tokoh-tokoh dalam kehidupan Jakarta sehari-hari dan menuangkannya dalam kartun yang lucu, kadang miris, satir, bikin ketawa, dan bikin terharu. Walaupun ada juga yang agak kurang ajar dalam menggambarkan stereotipenya. Tapi yah, penafsiran orang kan beda-beda.
Contohnya, waktu menggambarkan cewek jilbab gaul, wah sinis banget. Tapi waktu menggambarkan presenter, nggak ada lucu-lucunya sama sekali, cenderung takzim malah. J...more
Contohnya, waktu menggambarkan cewek jilbab gaul, wah sinis banget. Tapi waktu menggambarkan presenter, nggak ada lucu-lucunya sama sekali, cenderung takzim malah. J...more
Padahal secara ga' sengaja gue nemuin ni buku. Tapi apa daya, mungkin takdir kali ya, gue kayak disantet buwat baca buku ini.
Wuiiih, untungnya takdir yang baek! Ga salah dweh, TOP bangetz!
Ancuuur! Kalo Jakarta Underground aja bisa, buku ini, LEBIIIH DEEH!
Menampilkan wajah-wajah warga ibu kota dengan profesi yang "BERGADO-GADO", juga sangat kumplit dalam menguak habis-habisan deskripsi dari setiap pekerjaan. Dari tukang becak sampe direktur kantor, artis ke pedagang, ...more
Wuiiih, untungnya takdir yang baek! Ga salah dweh, TOP bangetz!
Ancuuur! Kalo Jakarta Underground aja bisa, buku ini, LEBIIIH DEEH!
Menampilkan wajah-wajah warga ibu kota dengan profesi yang "BERGADO-GADO", juga sangat kumplit dalam menguak habis-habisan deskripsi dari setiap pekerjaan. Dari tukang becak sampe direktur kantor, artis ke pedagang, ...more
how they express people over jakarta with cartoon was so funny ! :D
Karya yang paling saya suka dari seri Benny & Mice!
Reza Putra
added it
Grafisnya nyata; penokohannya sedikit subyektif.
It's very right, and criticism
menarik dan koq ya pas y....
| topics | posts | views | last activity | |
|---|---|---|---|---|
| bantuin donk | 1 | 14 | May 12, 2008 02:11am |
Share This Book
Benny Rachmadi adalah seorang kartunis. Bersama dengan Muhammad Misrad, alumni Institut Kesenian Jakarta ini membuat strip komik Benny & Mice yang berisi tentang kriti-kritik sosial.
More about Benny Rachmadi...
No trivia or quizzes yet. Add some now »

Loading...











view all 47 comments



































