Narasoma: Ksatria Pembela Kurawa
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Narasoma: Ksatria Pembela Kurawa

by
4.07 of 5 stars 4.07  ·  rating details  ·  28 ratings  ·  4 reviews
“ Mengapa akhirnya saya harus membela Kurawa….?” itulah mungkin suara hati yang selalu terngiang di nurani Prabu Salya, terutama ketika menjalani hari demi hari perang dahsyat Baratayudha.

Sebuah perang yang begitu hebat, puluhan ribu orang tewas, ratusan ksatria senapati menemui ajal, karena Baratayudha, perang antar saudara ras bangsa Manusia yang seharusnya tak perlu te...more
Novel, 358 pages
Published 2008 by PINUS-Yogyakarta
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 58)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Bambang Yuno
bercerita tentang kehidupan Narasoma atau Prabu Salya, dari Novel ini banyak yang kita ketahui tentang Prabu Salya, sejak muda sampai ajal menjemputnya...
Fajar Fitrianto
Another wayang story by Pitoyo Amrih. Those who used to read RA Kosasih's comic about Mahabharata would definitely fall in love with Pitoyo's art of work.
Perbedaan yg jelas antara karya RA Kosasih dgn Pitoyo adalah kesan yang timbul di karya Pitoyo menciptakan bayangan bahwa cerita wayang bukanlah sebuah dongeng dgn kisah yg muluk2 didalamnya. Pitoyo berhasil membuat cerita wayang menjadi lebih "down-to-earth" dgn gaya berceritanya. Termasuk jg dalam karyanya yang satu ini yang bercerita tentang...more
Dipta  Erlangga
Setelah membaca novel ini, Narasoma langsung menjadi tokoh favorit saya dalam pewayangan. Kesaktiannya yang bisa dianggap setara dengan Pandu, takdirnya yang begitu pahit, dan kematiannya yang sangat kesatria meski dipandang banyak orang tidak baik karena dia berada di sisi Kurawa, berhasil membuat saya kagum.
Anni
Rasanya banyak keputusan Narasoma (Prabu Salya ) yang tidal masuk akal hanya karena dia tidak berani menjelaskan dan menerima konsekuensi Dari penjelasannya itu.
Romi Tricahyo
Romi Tricahyo marked it as to-read
Jan 23, 2014
Soekoco
Soekoco marked it as to-read
Nov 17, 2013
Nyte Shades
Nyte Shades marked it as to-read
Nov 12, 2013
Rickprast
Rickprast marked it as to-read
Oct 24, 2013
Andik
Andik marked it as to-read
Jul 28, 2013
Pian Aki
Pian Aki marked it as to-read
Jul 07, 2013
Nandy Hidayat
Nandy Hidayat marked it as to-read
Jun 22, 2013
Wardian De firenze
Wardian De firenze marked it as to-read
Jun 17, 2013
Tri
Tri marked it as to-read
May 14, 2013
Dimas
Dimas marked it as to-read
Mar 21, 2013
Bambang Yanuarto
Bambang Yanuarto marked it as to-read
Mar 10, 2013
Budisantoro
Budisantoro marked it as to-read
Feb 16, 2013
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
943507
Membaca, membuatnya tergerak untuk juga menuangkan ide, pikiran dan gagasannya dalam bentuk tulisan. Sejak tahun 1997 dia banyak menulis artikel yang lebih banyak bertema pemberdayaan diri terutama dalam lingkup diri dan keluarga.
Sejak tahun 2006, Pitoyo mulai menulis buku yang mengangkat kembali falsafah dan nilai kearifan budaya Jawa yang tersalut dalam kisah-kisah Dunia Wayang.... profil selen...more
More about Pitoyo Amrih...
The Darkness of Gatotkaca Antareja Antasena: Jalan Kematian Para Ksatria Kebaikan Kurawa: Mengungkap Kisah-kisah yang Tersembunyi Pertempuran 2 Pemanah ARJUNA-KARNA Perjalanan Sunyi Bisma Dewabrata (versi EbookNovel)

Share This Book