reviews
Feb 05, 2008
Another wayang story by Pitoyo Amrih. Those who used to read RA Kosasih's comic about Mahabharata would definitely fall in love with Pitoyo's art of work.
Perbedaan yg jelas antara karya RA Kosasih dgn Pitoyo adalah kesan yang timbul di karya Pitoyo menciptakan bayangan bahwa cerita wayang bukanlah sebuah dongeng dgn kisah yg muluk2 didalamnya. Pitoyo berhasil membuat cerita wayang menjadi lebih "down-to-earth" dgn gaya berceritanya. Termasuk jg dalam karyanya yang satu ini yang b More...
Perbedaan yg jelas antara karya RA Kosasih dgn Pitoyo adalah kesan yang timbul di karya Pitoyo menciptakan bayangan bahwa cerita wayang bukanlah sebuah dongeng dgn kisah yg muluk2 didalamnya. Pitoyo berhasil membuat cerita wayang menjadi lebih "down-to-earth" dgn gaya berceritanya. Termasuk jg dalam karyanya yang satu ini yang b More...
Aug 19, 2011
Setelah membaca novel ini, Narasoma langsung menjadi tokoh favorit saya dalam pewayangan. Kesaktiannya yang bisa dianggap setara dengan Pandu, takdirnya yang begitu pahit, dan kematiannya yang sangat kesatria meski dipandang banyak orang tidak baik karena dia berada di sisi Kurawa, berhasil membuat saya kagum.
Jan 08, 2012
Rasanya banyak keputusan Narasoma (Prabu Salya ) yang tidal masuk akal hanya karena dia tidak berani menjelaskan dan menerima konsekuensi Dari penjelasannya itu.
Oct 02, 2011
bercerita tentang kehidupan Narasoma atau Prabu Salya, dari Novel ini banyak yang kita ketahui tentang Prabu Salya, sejak muda sampai ajal menjemputnya...
Jan 16, 2012
Sep 29, 2011
Aug 13, 2011
Aug 11, 2011
May 29, 2011
May 11, 2011
Apr 27, 2011
Mar 13, 2011
Feb 09, 2011
Jan 13, 2011
Sep 29, 2010
Sep 04, 2010
May 18, 2010
Apr 29, 2010
Jan 11, 2010
Dec 20, 2009
Aug 11, 2010
Nov 09, 2008
Jun 02, 2008
Feb 12, 2008
