Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ular Keempat” as Want to Read:
Ular Keempat
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Ular Keempat

3.6 of 5 stars 3.60  ·  rating details  ·  35 ratings  ·  7 reviews
Betulkah orang-orang kampungku beribadah bukan karena Allah, melainkan karena ibadah itu telah diwariskan turun-temurun? dan betul pulakah apa yang dikatakannya, bahwa aku pergi haji ke Makkah tak lebih hanya karena kebanggaan?

Novel yang menceritakan tentang pergulatan seseorang ketika menjalankan ibadah haji ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan nakal sang pengarang
...more
Paperback, 196 pages
Published 2005 by KOMPAS Penerbit Buku Kompas

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Ular Keempat, please sign up.

Be the first to ask a question about Ular Keempat

Bumi Manusia by Pramoedya Ananta ToerLaskar Pelangi by Andrea HirataAnak Semua Bangsa by Pramoedya Ananta ToerRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariJejak Langkah by Pramoedya Ananta Toer
Novel Indonesia Terbaik
60th out of 168 books — 237 voters
Saman by Ayu UtamiSemusim, dan Semusim Lagi by Andina DwifatmaSurat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya by Dewi Kharisma MichelliaTanah Tabu by Anindita S. ThayfDari Hari Ke Hari by Mahbub Djunaidi
Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta
6th out of 42 books — 18 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 68)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Helvry Sinaga
Ular Keempat ini memiliki cover yang boleh dibilang kurang menarik. Ini juga yang membuat saya awalnya tidak tergerak membacanya. Ada gambar ular, dan sebuah topeng (menurut saya). Versi elektronik novel ini tersedia di internet, walau dengan tampilan yang kurang menarik, dapat dilihat di situs ini.

Novel ini ditulis dengan menyertakan fakta peristiwa sejarah dan kemudian menjalinnya dengan kehidupan masyarakat. Peristiwa yang menjadi titik tolak adalah perjalanan haji Indonesia ke Saudi Arabia J
...more
lita
Gambaran puitis tentang perjalanan haji. Kilasan memori tentang masa lalu, perjuangan hidup di masa sekarang, dan harapan akan kehidupan setelah kematian, diramu - seperti biasa - secara apik oleh Gus tf Sakai.

Banyak pesan yang saya dapatkan dari buku ini, seperti:

1. Bahwa manusia perlu untuk kembali ke titik nol mereka, dengan membuang segala atribut yang melekat pada diri. Dan haji adalah salah satu cara untuk kembali ke titik nol itu.

2. Melakukan kebaikan tanpa berharap imbalan berupa pahala,
...more
Sakinah Mariz
Saya ingin baca buku ini sekali lagi. Gus Tf Sakai selalu memukau.
pri ambodo
Novel ini menceritakan lika-liku perjuangan bangsa Indonesia dalam menunaikan ibadah haji di tahun 70-an. Meskipun pada saat itu mereka berangkat ke tanah suci dengan kapal asing, semangat mereka untuk berkunjung ke rumah Allah begitu gigih.

Pesan penting yang saya tangkap adalah apakah ibadah-ibadah yang selama ini kita jalankan benar-benar karena Allah SWT atau sekadar suatu warisan turun-temurun.

Dari sisi bahasa, pengulangan-pengulangan beberapa kata yang digunakan justru mengganggu. Tapi itul
...more
Ahmad
Sesungguhnya, "Ular Keempat" adalah pemenang ketiga sebuah sayembara penulisan. Tetapi, kadarnya tak kalah bagus dengan sang juara pertama.

Gus tf Sakai, seperti biasa, mengkritik kondisi sosial lewat perjalanan haji. Pada sebelum keberangkatannya, ia dijanjikan akan bertemu dengan 'Ular Keempat'. Di sini, Gus terlihat amat lihai memasukkan kritiknya secara lugas menyindir. Gus tidak berkhutbah, tapi mengajak untuk menemukan kehilafan kita satu per satu.

Guud. Sayang sekali, bukunya hilang di tan
...more
Nia
Jun 12, 2009 Nia marked it as to-read
Shelves: hasil-bbm
Beli di BBM Kompas - Hayam Wuruk
rebelsofie
This is real book for real life!!
Rifka A.Y.
Rifka A.Y. marked it as to-read
Aug 03, 2015
Degema
Degema marked it as to-read
Jul 25, 2015
M Firdaus
M Firdaus marked it as to-read
May 26, 2015
Syafrul Rasidin
Syafrul Rasidin marked it as to-read
May 14, 2015
Nitia
Nitia marked it as to-read
May 13, 2015
Eva Lathifah
Eva Lathifah marked it as to-read
Jan 22, 2015
Rara
Rara marked it as to-read
Jan 02, 2015
Fatonah Winiarum
Fatonah Winiarum marked it as to-read
Nov 27, 2014
Rahmi Fajri
Rahmi Fajri marked it as to-read
Nov 17, 2014
Carolina Ratri
Carolina Ratri marked it as to-read
Oct 05, 2014
Nurul
Nurul marked it as to-read
Sep 24, 2014
Athi Suqya Rohmah
Athi Suqya Rohmah marked it as to-read
Mar 17, 2014
Icha Satriani
Icha Satriani marked it as to-read
Feb 23, 2014
Alvina
Alvina marked it as to-read
Jan 09, 2014
Yusardi Reska
Yusardi Reska marked it as to-read
Oct 07, 2013
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
195423
Gus tf Sakai, lahir pada tanggal 13 Agustus 1965 di Payakumbuh Sumatera Barat. Ia menamatkan studinya di Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang. Mulai menulis prosa pada usia 13 tahun sejak sebuah cerpennya memenangkan hadiah pertama pada sebuah lomba penulisan cerpen. Hingga sekarang ia telah menyelesaikan 2 novel, 7 novelet, dan 18 cerpennya memperoleh penghargaan yang diselenggarakan o ...more
More about Gus tf Sakai...
Perantau Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta Kaki yang Terhormat Laba-Laba: Kumpulan Cerpen Daging Akar: Sajak-sajak 1996-2000

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »