Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Cerita buat Para Kekasih” as Want to Read:
Cerita buat Para Kekasih
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Cerita buat Para Kekasih

3.52  ·  Rating Details ·  143 Ratings  ·  37 Reviews
"Di antara para kekasihku, hanya kamu yang suka bercerita,” katamu.
“Rasanya belum tercatat di Guinness Book of World Records siapa yang paling banyak bercerita dalam satu malam. Ratu Syaharazad, hanya menceritakan satu cerita dalam satu malam...”
“Berapa records-ku?”
“Dua belas cerita dalam satu malam...”
Aku tertawa.
“Kenapa?”
“Itu melampaui jumlah pacar-pacarku...”
“Tapi pasti
...more
Paperback, 276 pages
Published November 2014 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Cerita buat Para Kekasih, please sign up.

Be the first to ask a question about Cerita buat Para Kekasih

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Wanny
Sep 28, 2015 Wanny rated it liked it
It wasn’t the type of book I occasionally read and I was originally attracted to the title, knowing that it might be stories about lovers or stuffs. Diving deeper into the book had relocated me into different consideration – it was pretty impressive collection of disorganized stories, with various genres. However, it was nearly incomprehensible where some stories were intriguing they left my mind engaged; the rest was just author’s alternative way to fill up the blank pages.
Pringadi Abdi
Dec 10, 2014 Pringadi Abdi rated it it was ok
Aku nggak tahu kenapa aku kecewa dengan bukunya yang ini padahal sebelumnya aku sangat suka dia.

Ini seperti melihat puisi-puisi om Hasan, ketika semua hal bisa dijadikan puisi, semua hal dapat diceritakan cerita, dengan pola yang sama, tekanan yang sama, itu menjadi tidak semenarik seharusnya.
Ira Book Lover
Jan 26, 2015 Ira Book Lover rated it liked it
Shelves: buku-jalan-jalan

Cerita Buat Para Kekasih....hmmm....saya tertipu dengan judul dan cover daribuku ini. Saya kira ceritanya bakalan seperti buku-bukuromance Indonesia lain yang manis dan kadang bikin galau.


Tapi setelah membaca sinopsis di cover belakangnya, saya senang sekali. Soalnya sinopsisnya menjanjikan sesuatu yang lain *halah*.

Saya jadi tidak sabar ingin membaca cerita-cerita yang dijanjikan oleh sinopsis tersebut. Terus...terus...pas saya membuka halaman pertama buku ini, saya kaget karena disana ada

...more
Awal Hidayat
Feb 24, 2015 Awal Hidayat rated it really liked it
"Selamat tidur, duhai para kekasih....."

Demikian sepenggal penutup dari buku kumpulan cerita Agus Noor. Pada saat yang sama saat selesai melahap isi buku ini, saya hendak pula melekaskan untuk tidur. Sudah pukul sebelas malam. Namun saya memutuskan untuk menyibukkan diri dengan menonton acara tengah malam di televisi. Ada sesuatu yang membuat saya terasa bergidik untuk menyegerakan tidur. Buku ini "mengenaskan".


Sebagian besar buku ini mengisahkan cerita yang pilu. Seakan-akan, ingin diceritakan
...more
Ryan
Jul 20, 2015 Ryan rated it really liked it
Surprisingly, saya cukup terkesan dengan kumcer ini. Kisah-kisah di dalamnya diceritakan dengan bahasa yang, meskipun cukup nyastra tapi tidak membingungkan. Mayoritas kisah juga menyuguhkan ending yang tak terduga. Ibarat kata, menyimpan bom yang menunggu untuk meledak di akhir cerita.

Kisah favorit saya di buku ini adalah Pengintai dan Doa Api Yang Berkobar, di mana pada kedua kisah ini, pembaca dibawa mengikuti kisah yang mengalir begitu saja untuk kemudian menuju bom yang meledakkan pikiran m
...more
Ariel Seraphino
Dec 15, 2015 Ariel Seraphino rated it really liked it
Membaca buku kumcer Agus Noor ini seperti mendengar seorang kekasih yang bercerita pada wanitanya. Dikemas menarik, beberapa cerita dibungkus benar-benar pendek sekaligus menyuguhkan klimaks dgn tepat dan cepat. Tetapi tidak ada yang benar-benar menjadi favorit saya. Pada beberapa bagian, kisah-kisah yang dihadirkan justru berputar pada akhir yang tragis, duka tak berkesudahan dan tentang betapa getirnya cinta dan kekasih dalam dunianya masing-masing. Meski tidak ada yang favorit, buku ini layak ...more
jessie monika
Feb 11, 2015 jessie monika rated it it was amazing
Beautifully yet fiercely written. Pemilihan kata-katanya ajib banget! Ending-endingnya sering tak terduga. Twist yg mengejutkan di berbagai cerita. Imaji liar yg berjalan seenaknya kesana kemari.

"Aku hanya selalu merasa, di antara spesies penulis, penyair adalah makhluk paling berbahaya, karena menguasai kata-kata."
Dani Noviandi
Mar 10, 2016 Dani Noviandi rated it liked it
Shelves: it-s-mine
beberapa keren abis...
beberapa sulit dimengerti...
beberapa bikin ketiduran...
beberapa cuma sang penulis dan Tuhan yg tahu maksudnya...
Tenni Purwanti
Jun 23, 2015 Tenni Purwanti rated it liked it
Cerpen favoritku:
1. Kupu-kupu Seribu Peluru
2. Tukang Pijit
3. Kalung
4. L'Abitune
5. Memorabilia Kesedihan

Kelima cerpen ini endingnya twist.
Sutresna
Mar 20, 2016 Sutresna rated it liked it
Judul Buku : Cerita Buat Para Kekasih
Penulis : Agus Noor
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : November 2014
Harga : Rp49.000,00
Tebal : 276 halaman
Cover : Softcover
Ukuran : 13.5 cm x 20 cm
ISBN : 978-602-03-0898-2

"Di antara para kekasihku, hanya kamu yang suka bercerita,” katamu.
“Rasanya belum tercatat di Guinness Book of World Records siapa yang paling banyak bercerita dalam satu malam. Ratu Syaharazad, hanya menceritakan satu cerita dalam satu malam...”
“Berapa records-ku?”
“Dua belas cerita da
...more
Silviana Maya
Apr 13, 2015 Silviana Maya rated it really liked it
Awalnya, saya lupa mengapa mendadak ingin membeli buku ini, entah tertarik judulnya, desain cover yang tampak misterius dengan didominasi warna putih dan ungu, atau tergoda oleh kebesaran nama penulisnya. Namun, tepat ketika ingin menulis review ini, saya teringat bahwa alasan saya ngotot banget ingin membeli CBPK adalah usai membaca review dari salah seorang kawan. Ulasannya sederhana, hanya saja kutipan yang ia cantumkan cukup membuat saya tergoda. Walau akhirnya, saya tidak benar-benar ...more
Devania Annesya
Oct 04, 2016 Devania Annesya rated it liked it
"Kebaikan memang tak akan pernah habis, meski dibagikan" -- Agus Noor

seperti buku kumpulan flash fiction. saya menyukai separuh dari isi cerita. ada bagian yang tidak terlalu saya suka yaitu ketika cerita berputar-putar pada jari yang dipotong, kunang-kunang, dan mata yang buta. karena temanya hampir sama, saya jadi agak bosan di bagian itu. cerita yang paling saya suka adalah Akuarium. terasa indah, sendu, satire, campur jijik.
Lila Cyclist
Jan 03, 2015 Lila Cyclist rated it liked it
Kesepian selalu membutuhkan telinga

Kau ingin mengenal seorang wanita? Perhatikan saja bagaimana ia mengupas mangga. Bagaimana wanita mengupas kepala pria pujaannya? Lihat saja lebih dekat. Kau akan merasa sesak napas karena tegang dan nafsu.

Hmmmm... Itulah gambaran kumcer bersampul perempuan berbaju ungu duduk posisi terbalik. Hampir seluruh kisah diperuntukan bagi perempuan atau paling tidak tentang perempuan. Campuran antara seksi, sadis, absurd, jijik, dan thrilling menyatu dalam 31 cerpen.

D
...more
Yenita Anggraini
Jan 19, 2016 Yenita Anggraini rated it liked it
Biasanya untuk sebuah antologi, saya membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk selesai membacanya. Kadang sehari, maksimal tiga hari. Tapi buku ini, buku yang saya beli karena nama besar Agus Noor ternyata membutuhkan waktu sampai 4 hari menyelesaikannya. Kenapa?

Pertama karena membaca kisah-kisah dalam cerita ini ternyata tidak bisa buru-buru. Setiap kata, setiap kalimat, setiap cerita seperti meminta untuk dibaca perlahan. Sangat puitis

Kedua, karena setiap saya berhenti sejenak dari membaca
...more
Larasestu Hadisumarinda
Mar 27, 2015 Larasestu Hadisumarinda rated it it was amazing
Shelves: hadiah, 2015
YAY. YAY. YAY. YAY. YAY. Kelar. Semoga saya gak salah inget kalau buku ini hadiah valentine barengan sama I Am Malala. Karena ceritanya gaji pertama saya yang cuma 100ribu dari ngajar mau saya beliin buku buat monumen, tapi pas di toko buku malah dibayarin (pasang muka gak tahu diri) YHA. Thanks btw. Maunya sih saya gak enak tapi nolak gratisan itu susah. Ini canda lho ya.

Hm.

Hm.

Pas baca "Exit" saya sedih. Karena bukunya udah kelar. Saya menikmati setiap cerpen di dalam buku ini.

Cerita pertama. N
...more
Ria Destriana
Dec 27, 2014 Ria Destriana rated it liked it
Shelves: kumpulan-cerpen
Membicarakan sebuah kumpulan cerpen itu agak bingung sebenarnya, apalagi di sini ada banyak sekali cerita. Hehe...

Awalnya aku pikir ini kumpulan cerita cinta, tapi ternyata bukan. Beberapa cerita mempunyai tema yang sama, ada juga yang lepas sendiri. Ada beberapa cerita yang membuat kening berkerut karena aku nggak paham sama maksud ceritanya. Ada juga cerita yang bikin takjub karena twitsnya. Ada cerita yang cukup panjang, ada juga yang hanya beberapa kalimat.

Beberapa cerita yang aku suka di si
...more
Surya Gemilang
Dec 31, 2015 Surya Gemilang rated it really liked it
Seksi tapi kelam, cantik tapi misterius, romantis tapi sadis; itulah kesan singkat dari buku ini, yang sebetulnya--bagi saya--adalah ciri khas dari si Agus Noor. Ia begitu lihai dalam hal-hal tertentu, semisal: membuat "sadisme" yang sebetulnya sederhana, tak seperti sadisme-sadisme yang berujung kematian, namun membuat ngeri dan nyeri. Atau "kelam" yang membuat saya berpikir, bagaimana kalau orang-orang di sekitar kita ada yang menyerupai tokoh-tokoh dalam buku ini?

Buku ini juga dihiasi beberap
...more
Carolina Ratri
Jan 14, 2015 Carolina Ratri rated it liked it
Saya tahu, seharusnya saya bisa bintang lebih untuk bukunya. I'm a big fan of Agus Noor. Tapi rasanya saya juga nggak salah kalau saya mengharapkan lebih dari idola saya. Saya memang berharap lebih tadinya. Saya bayangkan, saya akan bisa melahap buku ini sembari corat coret sketsa, seperti saat saya menghabiskan Memorabilia. Saya membayangkan, saya membalikkan halaman pamungkas dengan puas, seperti saat saya menghabiskan Memorabilia.
Tapi nggak bisa.
Saya suka memang beberapa cerpennya, tapi karen
...more
Sari Widiarti
Oct 10, 2015 Sari Widiarti rated it really liked it
Sebenarnya sayang baca buku ini hingga selesai, biar selalu menjadi kekasihku bercerita sebelum tidur. Apa daya, setiap cerita selalu menyuguhkan akhir dan jalan cerita yang membuat ingin "menelan" secepat mungkin. Kumcer ini ibaratnya rujak buah, bermacam - macam isinya tapi tetap dalam satu wadah yaitu bentuk romantisme dari sudut pandang Agus noor, ya terkadang romantisme ranjang yang wow (apa daya belum punya suami).

Susahnya menulis resensi dari buku yang paling didam - idamkan karena semua
...more
Septyo Uji Pratomo
Feb 04, 2015 Septyo Uji Pratomo rated it really liked it
Saya baru pertama kali ini membaca Agus Noor. Cerita Buat Para Kekasih. Tidak seperti judulnya, boleh saya katakan : novel ini psikopat! Bagaimana Anda bisa bercerita pada kekasih Anda tentang penjaga kamar mayat yang menyetubuhi mayat lalu mati bunuh diri dan sore hari ia berada terkantuk-kantuk duduk berjaga di depan pintu?

Novel tentang cinta ini satir, bercerita tentang cerita cinta yang pahit dan getir. Bilang saja seluruh cerita di dalam sini sampah, karena melulu buaian kalimat yang terden
...more
Teguh Affandi
Nov 25, 2014 Teguh Affandi rated it liked it
Siapa yang meragukan Agus Noor? Tidak ada! Lihat saja semua bisa dijadikan bahan cerita. Ceritanya mengalir enak. Seolah cerota itu kacang goreng yang selalu nagih kalau dimakan.
Tapi, pertanyaannya kemudian, apakah Agus Noor masih betah dengan hal-hal semacam ini? Teror kepada pembaca, kemudian memberi kejutan luar biasa kepada pembaca. Gaya2 seperti ini sudah dipakainya sejak kemunculan pertama Agus Noor.

Saya suka gaya pendek dan mencekamnya pada cerita fiksi mini Agus Noor, tapi kalau kebanyak
...more
Risda Nur Widia
Aug 12, 2015 Risda Nur Widia rated it liked it
Cukup suka dengan cerpen dalam buku ini. Cerdas, dan menggetarkan. Gaya berceita yang lancar kuat menyeret pembaca dalam pengalaman empirik dunia dalam teks; teragedi dan ironi seakan tampilkan untuk menggugah kemabli kemanusia akan kesadaran interpesonal diri dalam sentuhan zaman yang bergama; yang begitu cepat seakan semuanya meminta untuk diingat. Kisah-kisah yang absud dan teragisme memberi kesan tersendiri bagi pembaca untuk berpetualang dengan alam pikiran. Realisme hanya sebatas kata, ...more
Mahisa Ajy
Mar 25, 2015 Mahisa Ajy rated it liked it
Buku ini liar sekali. Saya pikir isinya tentang keromantisan seorang kekasih, namun ternyata tidak demikian, apalagi ketika membaca tulisan pertama di buku ini. Terasa cukup vulgar sekali.

Tulisan yang paling saya suka adalah yang berjudul "Gerimis dalam E Minor". Nggak tahu kenapa, lihat judulnya kok unik, juga ada elemen musiknya di sana. Isinya pun dahsyat.

"Kesepian selalu membutuhkan telinga." Maukah kau menceritakan kisahmu kepadaku?

cindy
Mar 06, 2015 cindy rated it it was ok
kalo ditanya apakah antologi ini bagus atau tidak, jawabannya bagus. idenya padat, kritik sosialnya berisi, ritme liris yg (sesekali) menyeruak ternikmati, absurditas surealismenya juga mengundang keajaiban bahkan sedikit berbau romantis.

lalu kenapa hanya 2*?
entahlah. mungkin karena aku sangat tidak nyaman dengan cerita2nya.
Feti Habsari
Jun 30, 2015 Feti Habsari rated it really liked it
Buku ini bikin nggak mau berhenti baca sampai di halaman terakhir. Pokoknya suka banget sama setiap cerita dalam buku ini. Beberapa kisah dengan ending yang tidak terduga. Romantis, Tragis, Dramatis. Agus Noor meracik setiap cerita dengan sangat menyenangkan. Nggak perlu panjang dan berhalaman-halaman untuk sebuah cerita, cukup satu lembar tetapi sungguh asik dan menyenangkan untuk dibaca.
Steven S
Cerita mas Agus selalu megang banget.
Kualitas ceritanya selalu mengagumkan.

Apalagi ini adalah kumcer yang unik dan beda dari yang lainnya.
Ada penulis yang memberikan gaya bercerita sepanjang kumcer.
Dan jg harus dikatakan gambar-gambar di dalamnya membuat pembaca tidak bosan dengan bukunya.
Madnwar
May 24, 2016 Madnwar rated it really liked it
buku yang bagus, cerita-cerita menarik dan bahasanya senang dibaca dan lembut. Terdapat juga jenis cerita yang berat dan mesej yang sarat menyaratkan.

Ada juga cerita yang lemah tapi berjaya diselindung oleh bahasa yang sedap dan indah
Annisa Novia
Jan 28, 2015 Annisa Novia rated it liked it
Shelves: sastra
A-thrilling-twist-novel, combined with beautiful words and phrases. You're gonna hold your breath in every page for making sure the story would end well. But it wouldn't. And that what makes it become a different stories. Long live, Agus Noor!
arstynt
Apr 11, 2016 arstynt rated it liked it
Sesungguhnya yang paling saya sukai adalah yang berjudul Akuarium dan Penyair Yang Jatuh Cinta Pada Telepon Genggamnya. Tapi tapi tapi, seperti biasa kalimat per kalimat di buku ini mengalir begitu saja dan membuat sa ingin terus membaca.
Ariska Anggraini
Jan 02, 2015 Ariska Anggraini rated it really liked it
dari buku ini saya belajar bahwa mendidik seekor anjing ternyata lebih mudah daripada mendidik seorang lelaki.
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Laki-laki Pemanggul Goni: Cerpen Pilihan KOMPAS 2012
  • Dodolit Dodolit Dodolibret: Cerpen Pilihan KOMPAS 2010
  • Panggilan Rasul: Kumpulan Cerpen
  • Ripin: Cerpen KOMPAS Pilihan 2005-2006
  • T(w)ITIT!
  • Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Bidadari yang Mengembara
  • Mata yang Enak Dipandang
  • Perkara Mengirim Senja
  • tokoh-tokoh yang melawan kita dalam satu cerita
  • Pada Suatu Hari Nanti & Malam Wabah
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Orang-Orang Tanah
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Juru Masak: Sehimpun Cerita Pendek
  • Canting
  • Perempuan yang Melukis Wajah
715100
Agus Noor, menulis banyak prosa, cerpen, naskah lakon (monolog dan teater) juga skenario sinetron. Beberapa buku yang telah ditulisnya antara lain, Memorabilia, Bapak Presiden yang Terhormat, Selingkuh Itu Indah, Rendezvous (Kisah Cinta yang Tak Setia), Matinya Toekang Kritik, Potongan Cerita di Kartu Pos.

Karya-karya Agus Noor yang berupa cerpen juga banyak terhimpun dalam beberapa buku, antara l
...more
More about Agus Noor...

Share This Book