Manusia-Manusia Langit

Manusia-Manusia Langit

by
3.94 of 5 stars 3.94  ·  rating details  ·  377 ratings  ·  18 reviews
Inilah kebangkitan genre baru 'sastra jurnalistik' di Indonesia...? Dengan kisah-kisah epik yang diangkat dari fakta-fakta yang terkadang tak diberitakan... Helvy Tiana Rosa telah menjejakkan langkah untuk mengangkat kebenaran lewat jalan para sastrawan!
Paperback, 142 pages
Published 2000 by Syaamil
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

(showing 1-30 of 512)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Ronidin Sukat

Buku yang diulis dengan gaya jurnalisme sastrawi atau sastra jurnalisme..., namun banyak informasi yang saya dapat dari buku ini sekaligus kepuasan batin dengan tuturan literernya.
Nina
Apr 20, 2013 Nina rated it 3 of 5 stars
Shelves: fiksi
Baca ini waktu SMP. Ceritanya tentang para pejuang yang menjemput Syahid. The only thing I remember is I cried while reading this book. Snif snif.
Syarach Meirizka
Bagus. Keren. Menyentuh. Mereka manusia biasa yang jadi pembicaraan di langit. Mata saya gak bisa berhenti basah dalam waktu lama saat baca buku ini dr awal sampai akhir. :)
Buku ini saya bawa ke Palembang, saya bawa buat dibaca-baca pas sela-sela diklat perusahaan. Ternyata yang mau minjem ngantri. Dan karena buku ini udah lama beut dibelinya. kondisi cukup memprihatinkan, halamannya lari2. sampai suatu saat ada temen yang minjem dan pas dibalikin uda di-streples sama dia... wa, baiknya, jadi ga...more
Devi Nilasari
Jan 25, 2008 Devi Nilasari rated it 4 of 5 stars Recommends it for: everyone
Baca buku ini membuat aku mengharu biru. Apalagi saat itu kondisi hati sedang down karena banyak masalah hidup yang datang silih berganti. namun dengan buku ini, banyak hal bisa dijadikan inspirasi dan motivasi.
Susieee_id
i just love what shes wrote.. i really touching.. i never thoght thats really really in real life we have peoples like them.

i love he put her poetry also in this book.

MasyaAllah. nice one!!!
Elsya Meida
Pertama membacanya jadi menangis...ternyata kita belum ada apa-apanya. Apalagi waktu itu lagi ghiroh2nya mendalami islam & lagi semangat-nya mengikuti aktivitas keislaman
Mudrick
two thumbs up ... !!!
manusia-manusia langit yang akan selalu mendapatkan tempat khusus di sampingNya.
perjuangan mempertahankan bendera Islam dengan penuh keikhlasan.
Oq Endah
Ni novel islami q yang ptama.. Sungguh mbuat tgugah karna kberanian, ktangguhan, tekad yg atas nama cintaNYA.. ¤_¤subhanALLAH.. Mbuat tbuka mata hati ini tuk hijrah..
Fatma
Buku yang dibaca juga saat SMA. Terdiri dari kumpulan cerita pendek. Bagi anak SMA saat itu, buku ini sangat menarik dan cukup sederhana. tidak njelimet.
iyan dhiannia
a baca buku nhe udah lama bangte awal" kul dulu, n buku nhe bageus termasuk genre epik gitu..semngat perjuangan pokoknya :)
Aimme
Dan saya pun merasa menjadi manusia bumi lapis ketujuh paling bawah setelah membaca buku ini............
Esty Indraswariani
Kisah epik yang menggugah...betapa aku merindukan perjuangan manusia-manusia langit di zaman ini.
Hari
They just humans, but there are some beautiful things that make them not ordinary..
Novriana Dewi
aah, ini juga buku2 jaman sma ni, natsukashiii....
Rani
lagi lagi sangat mendetail.

great book.
nur ani
entar dulu ya... agak lupa nie...
Lawang Bagja
sampe mati gue suka
Novi
Mereka masih ada
Sukma Listari
May 15, 2013 Sukma Listari marked it as to-read
Zahra
May 15, 2013 Zahra marked it as to-read
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 17 18 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
483298
Helvy Tiana Rosa is widely recognized for her works in Indonesian literary and for her relentless efforts to encourage people, especially the young, poor and women, to write and publish their own works.

She is a beloved writer and has written 50 books, ranging from short stories, novel, literary reviews, poets and drama scripts. Helvy often represents Indonesia in literary events, both at home...more
More about Helvy Tiana Rosa...
Ketika Mas Gagah Pergi (Edisi Kedua) Bukan di Negeri Dongeng Akira: Muslim Watashi Wa Ketika Mas Gagah Pergi... dan Kembali Hingga Batu Bicara

Share This Book

Your website