Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Antareja Antasena: Jalan Kematian Para Ksatria” as Want to Read:
Antareja Antasena: Jalan Kematian Para Ksatria
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Antareja Antasena: Jalan Kematian Para Ksatria

by
really liked it 4.00  ·  Rating Details  ·  111 Ratings  ·  18 Reviews
Kisah Diawal Perang Baratayudha yang patut anda simak. Karena kisah ini dipenuhi kontroversi. Benarkah Kresna benar-benar bertipu muslihat untuk meniadakan Antareja dan Antasena, hanya dalam rangka agar mereka tidak ikut dalam perang Baratayudha..?

Karena memang bisa dibayangkan, bila saja Antareja ikut terlibat dan turun ke medan perang, ribuan prajurit bisa mati hanya da
...more
Novel, 252 pages
Published 2007 by PINUS-Yogyakarta
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Antareja Antasena, please sign up.

Be the first to ask a question about Antareja Antasena

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 448)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Didiet
Jan 05, 2009 Didiet rated it really liked it
Kisah Diawal Perang Baratayudha yang patut anda simak. Karena kisah ini dipenuhi kontroversi. Benarkah Kresna benar-benar bertipu muslihat untuk meniadakan Antareja dan Antasena, hanya dalam rangka agar mereka tidak ikut dalam perang Baratayudha..?

Karena memang bisa dibayangkan, bila saja Antareja ikut terlibat dan turun ke medan perang, ribuan prajurit bisa mati hanya dalam sekejap oleh kesaktiannya sebagai keturunan bangsa ular.

Atau Antasena, yang dipercaya membalikkan dunia wayang pun bisa ha
...more
Bambang Yuno
Apr 21, 2012 Bambang Yuno rated it liked it
buku yang menceritakan kehendak para dewa di Jonggring Saloka, untuk tidak mengikutsertakan Antareja dan Antasena dalam peperangan Bharatayudha dengan pertimbangan supaya perang akan berlangsung imbang dan korban tidak terlalu banyak.
Seperti diketahui bahwa Antareja memiliki kesaktian yang tanpa tanding, yaitu hanya dengan mengendus bekas tapak kaki lawannya, maka si lawan itu akan segera mati, dapat dibayangkan bila Antareja ikut Bharatayudha.

Disamping itu buku ini juga menceritakan gejolak jiw
...more
Tejo Bawono

Awalnya, saya tak banyak tahu tentang riwayat dua tokoh ini. Bapak, selaku sumber pertama yang mengenalkan saya pada dunia wayang, pun tak banyak menceritakan sepak terjang putra-putra Bima yang masyhur akan kesaktian tiada banding yang sanggup menggegerkan dunia perwayangan. Beliau hanya sepintas bercerita, bahwa keduanya tak ikut Bharatayuda karena siasat Prabu Kresna yang tak menghendaki keduanya untuk ikut urun dalam Bhaharatayuda.


Baru melalui buku inilah saya mendapati cerita latar belakang

...more
Andi Firmansyah
Apr 13, 2014 Andi Firmansyah rated it really liked it
Ini bacanya mencet mananya??? kok cuma ada ringkasannya, sori newbie ni... ato harus beli dulu???
Manikmaya
Apr 17, 2013 Manikmaya rated it it was ok
Saya berharap buku ini menceritakan lebih dalam mengenai lakon Antareja Takon Bapa atau Antasena Takon Bapa. Sayangnya di sini cuma menceritakan akhir hidup dua kesatria itu saja, sama sekali tidak menyinggung peran mereka sebelum pra-persiapan Bharatayudha.

Selain itu ada beberapa hal yang mengganjal juga, entah apakah memang benar ada di Pewayangan Jawa atau memang benar ada. Masa Hyang Antaboga sudah mati sih? Perasaan Bathara tidak ada yang mati, bahkan sampai pada masa Parikesit berkuasa.
Nuni
Aug 20, 2008 Nuni rated it really liked it
Recommends it for: yang sedang explore makna hidup
awalnya rasa kecewa timbul atas sikap sri kresna yang meragukan kemampuannya memimpin, tapi trnyata saat manusia meragu itulah saat manusia itu berfikir...
n pengen bgt d bisa berfikir seperti antareja n/or antasena yg berhasil mendefinisikan hidupnya dengan memisahkan dari eksistensi fisik semata.....

---ni buku tepat bgt buat orang yang sedang explore makna hidup---[walaupun setelah selesai baca buku ini, explorasi itu ga akan turut selesai]
Lamun Lamuna
May 20, 2009 Lamun Lamuna rated it really liked it
Sebuah novel yang menceritakan tentang muslihat agar para ksatriya(Antareja, Antasena dan Wisanggeni) tidak ikut perang Barata Yuda (kenapa?). Sebuah pergolakan batin yang di alami Krishna. Jangan berharap ini sesuai pakem.
Ditangan sang penulis terlihat ternyata Krishna begitu rapuh dan para Ksatria itu sangat Ma'rifat dalam cara apa mereka memandang kematian.
Portgas Agvz
Cerita2 disajikan dalam kemasan yang menarik, namun klu edisi eBook.a itu sama gak yaa, koq jmlah halaman.a berbeda ?
Dan ingin bertanya kalau jual-beli online untuk eBook bagaimana sistem.a ?
Terima kasih, mohon bantuanya ...
Agvz.sa@gmail.com
Edy
Nov 29, 2007 Edy rated it liked it
Novel filsafat yang diambil dari cerita wayang dimana ksatria yang sangat tangguh dan ampuh (Antareja dan Antasena), rela mengorbankan dirinya untuk kejayaan keluarga. Perjuang yang tanpa pamrih demi sesuatu yang lebih besar dan mulia.
Yusuf Supriadi
Saya suka kisah ini, saya pernah tahu kisah ini dari nonton wayang dengan Dalang Ki Mantep Sudarsono, memang tidak banyak Dalang yang mau menceritakan kisah matinya dua kesatria ini,
Idham
Oct 22, 2007 Idham rated it it was ok
Penulisan kisahnya kurang menarik. Satu-satunya yang membuat tertarik untuk di beli adalah ide cerita bahwa kita harus hati2 dgn trik2 orang tua maha licik seperti Kresna.
Septian
Aug 01, 2011 Septian rated it it was amazing
kisah yang sangat bagus...
2 pahlawan yang hebat harus d korban kan sebelum terjadi bharatayudha agar tidak mengganggu
keseimbangan dunia wayang
Joko Susilo
Feb 28, 2011 Joko Susilo rated it it was amazing
Buku yg mantab menceritakan ttg kisah Antareja Antasena... luar biasa apalagi menceritakan tokoh yg paling saya suka... Antasena... great!
Ferdinand Lessep
Apr 04, 2015 Ferdinand Lessep rated it liked it
Telling us the truth about what actually life is.. nice book!
Anggana
Aug 13, 2011 Anggana rated it it was amazing
pengen baca buku ni
yang mau pinjami siapa ya???
hehehehe
Haryo Jati
Ini mengajari kita tentang arti kepahlawanan
R. Karlina
Mar 26, 2009 R. Karlina rated it liked it
menjadi bijaksana itu sebuah proses
Maswiro
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Krishna
Krishna marked it as to-read
Aug 17, 2016
Aprizal
Aprizal rated it it was ok
Jul 24, 2016
Anisa Sarti
Anisa Sarti marked it as to-read
Jul 13, 2016
Aris Syaifudin
Aris Syaifudin marked it as to-read
Jul 11, 2016
Zulfikar Alaqadarnya
Zulfikar Alaqadarnya marked it as to-read
Jun 08, 2016
Mad Kunyil
Mad Kunyil rated it it was amazing
Jun 06, 2016
Mad Kunyil
Mad Kunyil marked it as to-read
Jun 06, 2016
Erik Choandra
Erik Choandra rated it it was amazing
May 27, 2016
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 14 15 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Kitab Omong Kosong
  • Sam Kok: Kisah Tiga Kerajaan
  • Iblis Menggugat Tuhan - The Madness of God & The Men Who Have The Elephant
  • Tuhan & Hal-Hal yang Tak Selesai
  • Negara Kelima
  • Slilit Sang Kiai
  • Hidup Itu Indah: Kumpulan Komik Opini
  • Garudayana Vol. 2
  • Selimut Debu
  • Sebelas Patriot
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Your Job Is Not Your Career
  • Mahabharata
  • Kembara Kasih (Novel Interaktif)
  • Gajah Mada: Hamukti Palapa (Gajah Mada, #3)
  • National Geographic Concise History of the World: An Illustrated Time Line
  • Napak Tilas Para Hantu (Keluarga Hantu, #1)
  • 2
943507
Membaca, membuatnya tergerak untuk juga menuangkan ide, pikiran dan gagasannya dalam bentuk tulisan. Sejak tahun 1997 dia banyak menulis artikel yang lebih banyak bertema pemberdayaan diri terutama dalam lingkup diri dan keluarga.
Sejak tahun 2006, Pitoyo mulai menulis buku yang mengangkat kembali falsafah dan nilai kearifan budaya Jawa yang tersalut dalam kisah-kisah Dunia Wayang.... profil selen
...more
More about Pitoyo Amrih...

Share This Book



“..pasang surut seseorang, naik turun kehidupannya, terkadang bisa melenakan.. membuatnya untuk berhenti mencari sesuatu yang lebih baik...” 5 likes
More quotes…