Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Lelakon” as Want to Read:
Lelakon
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Lelakon

3.25  ·  Rating Details ·  83 Ratings  ·  17 Reviews
Selalu ada siang-malam, terang-gelap, hitam-putih, tertawa-menangis, itulah yang dilihat, didengar dan dirasakan setiap saat.

Entahlah itu benar atau salah.


Ketika ada petang di antara siang dan malam.

Ketika ada remang di antara terang dan gelap.

Ketika ada abu-abu di antara hitam dan putih.

Ketika ada arti di antara tertawa dan menangis.


Apakah itu benar atau salah?


Entah!

Ya
...more
Paperback, 272 pages
Published September 2007 by Gramedia Pustaka Utama (first published 2007)

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Lelakon, please sign up.

Be the first to ask a question about Lelakon

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
htanzil
Jan 20, 2010 htanzil rated it liked it
Lelakon adalah karya ke delapan dari penulis produktif asal Surabaya – Lan Fang. Dari kedelapan karya-karyanya tersebut, saya sudah membaca 5 karyanya : Kembang Gunung Purei, 2005), Laki-Laki yang salah (2006), Perempuan Kembang Jepun (2006), Kota Tanpa Kelamin (2007), dan Lelakon (2007). Dari kelima karya yang sudah saya baca tersebut, menurut saya, Lelakon-lah yang paling sulit saya cerna. Kisahnya sendiri masih bisa saya nikmati hingga lembar terakhir, namun yang sulit adalah menangkap makna ...more
Stebby Julionatan
Dec 25, 2011 Stebby Julionatan rated it really liked it
ini Masterpiece... tapi sengaja saya kurangi satu bintangnya karena di tengah jalan saya merasa jenuh dan capek pada kemarahan Lan Fang yang tak asyik bercerita lagi. saya tetap mempertahankan jadi bintang 4 sebab di ending sang pengarang pun muncul di dalam cerita dan dibunuh beramai-ramai oleh para tokoh ciptaannya. tepat setelah pementasan. di belakang layar
Petronela
Dec 15, 2013 Petronela rated it liked it
Lan Fang bercerita tentang banyak wajah manusia di dalam buku ini. awalnya mengira ini kumpulan cerita, tapi ternyata novel. kisahnya memiliki korelasi dengan tulisan bab-bab sebelumnya. begitu hingga akhirnya. bahasanya memang agak berat dan nyastra. selain itu, Lan Fang juga banyak bahkan seringkali menyelipkan kisah dewa-dewi bahkan cerita drupadi dan pandawa lima ke dalam ceritanya. itu satu poin yang gue suka sekali.

Kelemahannya, jika tidak benar-benar paham dengan buku ini, maka akan suli
...more
Mandewi
Jul 03, 2014 Mandewi rated it liked it
Jalinan kata dan kalimat Lan Fang, saya suka. Selera tua, dalam arti bukan model bahasa teenlit yang berbunga-bunga.

Ceritanya lompat-lompat. Tokohnya banyak (banget). Awalnya cerita tentang Mon dan Untung, lalu Mon melihat pembantu tetangga dan cerita berpindah ke pembantu tetangga. Lalu Mon bertemu dengan tokoh-tokoh lain, dan cerita tentang Mon terpotong dulu. Barangkali yang ingin dimunculkan dalam Lelakon adalah beraneka ragamnya karakter manusia (sesuai judulnya: Lelakon).

Kalau iya, semua n
...more
Windry
Nov 16, 2007 Windry rated it liked it
Shelves: fiction, indonesian
(2.8)

Kalau menulis diibaratkan bersepeda maka Lan Fang adalah pengendara sepeda yang mahir, namun lebih suka memutari senayan daripada naik gunung. Dengan bahasa yang sangat sederhana (hampir tidak ada kosa kata sulit dalam buku ini), Lan Fang mampu menyedot pembaca. Begitu juga gaya bahasa yang ia gunakan, alur, plot, bentuk kalimat, semua begitu sederhana. Tulisannya ringkas, efisien dan efektif! Dia tahu benar apa-apa saja yang 'perlu' diungkapkan dan apa yang tidak, sehingga buku ini terkesa
...more
Suzan Oktaria
Aug 23, 2010 Suzan Oktaria rated it liked it
Selalu ada siang-malam, terang-gelap, hitam-putih, tertawa-menangis, itulah yang dilihat, didengar dan dirasakan setiap saat. Entahlah itu benar atau salah.

Lelakon adalah novel yang menceritakan pencarian jati diri para tokoh-tokohnya. Sebuah kisah yang menceritakan secara gamblang perasaan (emosional) ''jati diri'' ketika diri yang sesungguhnya harus berhadapan dengan realitas yang pahit-kejam-bengis-tiada ampun. Sebuah kisah yang apa adanya membuka-mengeksplorasi-mendudah isi hati yang terdala
...more
Ratri Dian
Aug 25, 2011 Ratri Dian rated it liked it
Terkadang konsep yang sangat bagus membawa kita pada kebuntuan dalam menerjemahkannya secara sederhana dalam rangka menyajikan 'makanan' yang sedap sekaligus mudah dicerna, untuk kemudian mampu menghadirkan 'pencerahan' bagi siapapun yang menikmatinya.

Seperti itulah yang saya rasakan setelah membaca novel ini.

Tapi Anda tak perlu khawatir, karena toh mungkin saya yang tidak cukup cerdas untuk mencernanya..hehehe ^^

Tapi memang saya kagum dengan 'jiwa' dari karya Lan Fang ini.

Latree Manohara
May 02, 2012 Latree Manohara rated it did not like it
awalnya aku tertarik dengan tanda tanya yang ada di sampul buku ini. mungkin ini yang diributkan telah diangkat tanpa ijin menjadi film oleh Hanung Bramantyo.
memulai membacanya aku cukup menikmati. bahasanya lugas. bukan jenis yang cantik memabukkan. tapi makin ke belakang makin keras, dan lama-lama kasar.

aku berhenti di halaman 36, belum tahu apa yang ingin disampaikan oleh Lan Fang. maaf. aku ga tahan.
Niratisaya Niratisaya
Apr 28, 2012 Niratisaya Niratisaya rated it really liked it
Salah satu novel tertajam Lan Fang, selain Perempuan Kembang Jepun, menurut saya. Pada awalnya saya mungkin harus membaca bolak-balik cerita dalam Lelakon, memahami sambil berusaha menjaga jarak dengan para lakon di dalamnya. Tidak mudah memahami isi novel ini hanya dengan sekali membaca, atau dengan membaca skimming.
Zulazula
Apr 01, 2013 Zulazula rated it it was amazing
I really love this book! Sudah lama sekali aku membaca buku ini, tahun 2010. Aku mencintai cara bertutur cerita Alm.Lan Fang. Beliau sangat apik mengisahkan setiap kisah yang sambung-menyambung namun dengan banyak peristiwa. Fiksi dan nyata diajaknya bersahabat dalam kegilaan dunia.
Ceisarpurba Purba
Mar 20, 2011 Ceisarpurba Purba rated it it was ok
Mengagetkan.
Semua bahasanya berada dalam range ekstrimis.
Mendobrak aturan, gak perduli kenajisan, (terlalu) blak-blakan...
Bener2 mempermainkan pikiran dan kebingungan.
Jadi penasaran isi novel Ciuman di Bawah Hujan-nya, apakah seekstrim ini?
Margiant Sadian
Oct 29, 2014 Margiant Sadian rated it liked it
Shelves: done
bagus sih. tapi, entah kenapa, pada titik-titik tertentu saya lelah dengan semangat bertuturnya yang berapi-api.
Helvy
Helvy rated it liked it
Feb 02, 2008
Uzie
Uzie rated it liked it
Sep 26, 2010
Jeni
Jeni rated it liked it
Oct 03, 2012
pri ambodo
pri ambodo rated it it was ok
Jul 16, 2010
Aldebara
Aldebara rated it really liked it
Aug 22, 2015
Tati Haryani
Tati Haryani rated it it was ok
Jun 01, 2011
Gebby
Gebby rated it it was amazing
Oct 09, 2014
Widya
Widya rated it liked it
Jan 30, 2010
Ully Esha
Ully Esha rated it really liked it
Jul 30, 2012
Dewa
Dewa rated it liked it
Mar 11, 2009
Speakercoret
Speakercoret rated it did not like it
Dec 30, 2008
kinu triatmojo
kinu triatmojo rated it liked it
Nov 04, 2007
Syahfida
Syahfida rated it liked it
Feb 25, 2011
Evelina
Evelina rated it really liked it
Jun 18, 2012
pustaka  sempu
pustaka sempu rated it it was amazing
Feb 23, 2016
lita
lita rated it liked it
Sep 03, 2010
Hafiz Hizazi
Hafiz Hizazi rated it it was ok
Feb 20, 2014
Sefryana
Sefryana rated it it was amazing
Jun 23, 2008
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
912949
Lan Fang adalah seorang penulis kelahiran Banjarmasin. Alumni Fakultas Hukum Univ. Surabaya ini menulis sejak 1986. Karya-karyanya menjuarai lomba di tabloid Nyata dan novelette Femina 1998, 1999, 2003 dan 2005.

Lan Fang telah menerbitkan: Reinkarnasi (2003), Pai Yin (2004), Kembang Gunung Purei (2005), Laki-laki yang Salah (2006), Yang Liu (2006), Perempuan Kembang Jepun (2006), Kota Tanpa Kelamin
...more
More about Lan Fang...

Share This Book



No trivia or quizzes yet. Add some now »