Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kupu-Kupu Bersayap Gelap” as Want to Read:
Kupu-Kupu Bersayap Gelap
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Preview

Kupu-Kupu Bersayap Gelap

3.45 of 5 stars 3.45  ·  rating details  ·  74 ratings  ·  6 reviews
Kumpulan Prosa Puthut EA*

"AKU tidak pernah bisa mengerti sistem apa yang menautkan antara tubuh dan demam, keresahan, dan mimpi. Setiap kali aku dalam resah yang sangat, atau tubuh yang demam, ia selalu menjambangiku dalam mimpi. Ia selalu datang bersama seekor kupu-kupu bersayap gelap"
"Aku terkesiap. Teringat akan sebuah masa ketika sejarah gelap terbuka. Bayang seorang p
...more
Paperback, 1st, 196 pages
Published March 2006 by INSISTPress
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kupu-Kupu Bersayap Gelap, please sign up.

Be the first to ask a question about Kupu-Kupu Bersayap Gelap

Community Reviews

(showing 1-30 of 143)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Dian Hartati
Kupu-kupu Bersayap Gelap telah mengispirasi saya membuat satu cerpen.
eti
dapet lungsuran dari Sungging Raga ^.^

------>

suka paragraf yang ini :

Jika hidup itu sendiri adalah sebuah keputusan: diterima atau tidak, dilanjutkan atau diakhiri. Cinta tidak lebih dari itu semua. Mencintai pada akhirnya adalah sebuah keputusan. Dan karena sebuah keputusan, maka berbagai pertimbangan sah menjadi landasannya. Pada akhirnya, toh cinta, sebagaimana banyak hal lain: tidak turun dari langit yang gaib. Ia, cinta, hanya bisa diputuskan dan dikerjakan. ~sesuatu telah pecah di senja
...more
Damar hening Sunyiaji
Ini kumcer pertama yang membuat saya merenung. Karya puthut Ea yang disodorkan teman saya waktu saya belum ngerti sastra. Benar kata para endorser kalo membaca buku ini seperti menyusuri lorong sepi. kata katanya dirangkai sedemikian rupa, kiasan kiasannya pekat mirip baca buku harian. Gak terlalu berat, tapi berbobot. Pusara kampung kenanga satu kumcer kesayangan saya, bercerita mengenai perubahan besar sebuah kampung setelah ditinggalkan tokoh utama. Ea, pandai dalam mengakhiri cerita. Chaos c ...more
ellena
Entah kenapa membaca cerpen-cerpen dalam buku ini memunculkan rasa yang agak ganjil. Agaknya penulis terlalu memperlakukan cerpen-cerpen layaknya bertutur dalam sebuah novel. Kehilangan kelengangan juga keluasan semesta di luar teksnya yang terbatas. Hanya beberapa judul di bagian-bagian akhir yang sedap dinikmati sebagai sebuah prosa berbentuk cerpen, seperti Gayung Plastik, Ibu Pergi ke Laut, Bocah-bocah Berseragam Biru Laut, dan Kupu-kupu Bersayap Gelap.
Danu Saputra
Rasa Simalakama, membaca ceritanya saja sudah menyakitkan, apalagi mengalami sendiri.
Muzzammil
tidak seperti kumpulan prosa puthut ea yang lain. tapi saya tetap cukup suka.
Annisa Nurul Aini
Annisa Nurul Aini marked it as to-read
Apr 09, 2015
Agnisafr
Agnisafr marked it as to-read
Mar 18, 2015
Afifakbar2810yahoo.Com
Afifakbar2810yahoo.Com marked it as to-read
Feb 27, 2015
Eva Lathifah
Eva Lathifah marked it as to-read
Feb 21, 2015
Tera Vea
Tera Vea marked it as to-read
Feb 17, 2015
Ajeng
Ajeng marked it as to-read
Feb 11, 2015
Ditajulia
Ditajulia marked it as to-read
Jan 24, 2015
Indra Saputra
Indra Saputra marked it as to-read
Jan 15, 2015
Ernest Maharani
Ernest Maharani marked it as to-read
Jan 04, 2015
Filza Septa
Filza Septa marked it as to-read
Dec 04, 2014
Oka Antama
Oka Antama marked it as to-read
Nov 28, 2014
Myfta Camelia
Myfta Camelia marked it as to-read
Nov 16, 2014
Widiya Putri
Widiya Putri marked it as to-read
Nov 12, 2014
Nadia Cenda
Nadia Cenda marked it as to-read
Nov 02, 2014
Magefira
Magefira marked it as to-read
Oct 31, 2014
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
712800
Puthut EA lahir di Rembang, 28 Maret 1977. Ia telah banyak menulis buku. Ia juga menyunting buku, dan terlibat beberapa proyek penelitian, dengan tema mulai dari sejarah, kebudayaan, pendidikan, politik lokal, sampai kesehatan.

More about Puthut EA...
Cinta Tak Pernah Tepat Waktu Sarapan Pagi Penuh Dusta: Kumpulan Cerpen Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali: kumpulan cerpen Dua Tangisan pada Satu Malam Isyarat Cinta yang Keras Kepala: Album Prosa

Share This Book