by
3.6 of 5 stars
Buku ini berkisah tentang sekelompok anak muda yang berjuang mengenalkan budaya Indonesia melalui musik angklung. Siapa sangka, angklung yang terli... read full description

reviews

Jul 21, 2008
Ayu rated it: 5 of 5 stars
CATATAN SEBUAH PERJALANAN

Kesan pertama saya setelah membaca buku itu, wow!!! Two Thumbs Up!!! Not for the writer, bur for those who joined into that amazing adventures.

40 days in Europe, sebenarnya sudah sejak lama saya lihat buku ini nangkring di raknya Gramedia. Saya sering bolak-balik numpang baca di Gramedia, hanya beberapa halaman awal tapi pada akhirnya tidak jadi membeli, karena saya pikir nanti toh penerbitnya pasti akan mengirimkan sample buku itu. Feeling saya More...
4 comments like (7 people liked it)
Oct 02, 2007
Lia rated it: 5 of 5 stars
Penerbit : Bentang
Cetakan pertama : September 2007
Jumlah halaman : 530 halaman

Saya hanya membutuhkan waktu 1 malam saja (plus tidak tidur pastinya) untuk menghabiskan buku 40 Days in Europe nya Maul. Kenapa? Apakah bukunya sangat bagus sehingga saya tidak mau berhenti membacanya? Mungkin ya, mungkin tidak…


Pengalaman seperti yang dialami Maul dan 35 temannya dalam ‘mencari jalan’ untuk bisa ‘menaklukkan daratan Eropa dengan musik asli Indonesia’, saya yak More...
3 comments like (1 person liked it)
Aug 27, 2008
Ditta rated it: 4 of 5 stars
Bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi2 itu (Arai:Sang Pemimpi)
Mungkin itu salah satu prinsip yang dipegang sama kelompok musik dari KPA 3 ini (keluarga paduan Angklung) SMA 3 Bandung. Bukannya apa2, berangkat dari mimpi2 tersebut, mereka bisa go Internasional ke beberapa negara Eropa dalam rangka misi kebudayaan yang ingin ditularkan ke luar negeri.

Dalam Expand the sound of Angklung, ke-35 anggota KPA 3 berhasil membawa nama Indonesia di mata dunia yang walaupun pada awaln More...
0 comments like (1 person liked it)
Jan 29, 2009
Pro rated it: 5 of 5 stars
Penerbit : Bentang
Cetakan pertama : September 2007
Jumlah halaman : 530 halaman

Saya hanya membutuhkan waktu 1 malam saja (plus tidak tidur pastinya) untuk menghabiskan buku 40 Days in Europe nya Maul. Kenapa? Apakah bukunya sangat bagus sehingga saya tidak mau berhenti membacanya? Mungkin ya, mungkin tidak…


Pengalaman seperti yang dialami Maul dan 35 temannya dalam ‘mencari jalan’ untuk bisa ‘menaklukkan daratan Eropa dengan musik asli Indonesia’, saya yakin banyak dialami oleh banyak teman yang l More...
Apr 26, 2010
an rated it: 4 of 5 stars
ngakak, haru, sendu, bangga, salut dan perasaan-perasaan lain serupa adalah emosi yang muncul ketika membaca kisah ini. perjalanan yang dimulai dengan persiapan yang dilakukan antar negara, antar benua bahkan. dengan kebulatan tekad... rintangan seperti apapun dapat dilalui demi terwujud na mimpi-mimpi itu. karena memang bukan pukulan ke-100 yang membuat batu hancur tapi 99 pukulan sebelum na.

setelah mengatasi kendala perijinan, salah paham dengan pihak penyelenggara festival, bahkan More...
0 comments like (1 person liked it)
Feb 21, 2011
Yunita1987 rated it: 3 of 5 stars
Buku ini menceritakan pengalaman kelompok pemusik angklung yang akhirnya bisa sukses berkeliling benua Eropa untuk menampilkan kepada dunia bahwa musik tradisional indonesia menjadi suatu pertunjukan yang menarik disana.

Mungkin dari buku ini, kita bisa belajar ya, sebagai warga negara indonesia untuk mulai menyukai pertunjukan dari negeri sendiri, tetapi kisahnya bukan hanya mengenai pertunjukan saja, banyak sekali masalah yang mereka hadapi sehingga menjadi sebuah cerita yang cukup me More...
Nov 07, 2007
Mia rated it: 4 of 5 stars
Pertama baca sinopsis nya aja di toko buku udah bikin merinding sendiri.... dan ternyata anak anak (tetangga) sma3!
keren pisan lah..... budaya kita nggak pernah kalah dari orang lain juga....!
0 comments like (1 person liked it)
May 18, 2009
Dhini rated it: 5 of 5 stars
wah.. kisah dalam buku ini sangat menarik...

bener2 terbayang perjuangan untuk melewati hari2 dalam mengikuti festival & konser2 di berbagai kota di Eropa, tanpa dana yang cukup..!!!

dan membaca kisah mereka, membuat saya ga berhenti memuji KE-MAHA-AN SANG KHALIK Penguasa Setiap Peristiwa... di saat yang sulit & udah kepepet ada saja jalan yang membuat tim KPA itu dapat bernapas lega... Adu..h Maha Suci Allah...

penghargaan & standing applause yang mereka dap More...
Aug 02, 2008
Adiwena rated it: 4 of 5 stars
Sebelum mbaca review ini ada satu hal yang wajib diketahui: buku ini saya dapat dari pacar yang ikut nimbrung pergi 40 hari ke Eropa (sebagai pemain angklung tentunya, bukan sebagai angklung... jangan marah ya)

Kalau harus ngasih komentar singkat, paling-paling komentar saya bakal berbungyi, "bosen-bosen menarik"

"Bosen", karena gaya menulis Maulana cukup mengganggu. Pertama kali saya liat buku ini, saya pikir ini bakal jadi kisah tentang perjalanan kelo More...
Mar 19, 2008
Ime'... rated it: 2 of 5 stars
Buku ini cerita tentang suka duka salah seorang personel sebuah grup angklung dalam mempersiapkan tour mereka di Eropa. Cerita yang ada di buku ini, mulai dari awal pengaturan jadwal, perburuan festival dan kompetisi, hingga pencarian transportasi, dana plus negosiasi dengan kedutaan-kedutaan RI di negara-negara yang akan dikunjungi.

Berbeda dengan terbitan Bentang lainnya (Laskar Pelangi), 40 Days in Europe bahasanya sangat sederhana, nilai tambah tersendiri; tapi sayang, menurut gue More...
Jan 14, 2008
Shinta rated it: 5 of 5 stars
Nice Book...
Dari awal baca udah bikin sy penasaran banget, gmn akhirnya Kang Maul bisa berhasil/ga ngadain konser ini, gmn akhirnya KPA 3 ini bisa survive ke semua KOTA di Eropa sana.

Tapi sih kalo boleh jujur, sy malah lebih tertarik sama cerita mengenai pengalaman dia kuliah Di Jerman-nya (makanannya, transportasinya, cara dia bertahan hidup di sana, tempat tinggalnya, pokoknya kehidupan dia deh, itu bisa nambah2 referensi orang2 Indo yang mau coba kuliah diluar dengan duit ya More...
Dec 10, 2008
Kanti rated it: 3 of 5 stars
Ketika mengangkat angklung, dengan sasaran pembaca Indonesia, mengapa judul berbahasa Inggris? Sok go-international? Mau menyaingi chicklit?
Menyedihkan rasanya, bahwa pola pikir terjajah masih tetap melekat di kalangan remaja kita. Membuat konser dalam negeri saja masih kelabakan, bisa-bisanya nekat berangkat ke londo sana.

Penulis: Maulana M. Syuhada
Darth Maul ini mantan ketua OSIS SMA angkatan saya. Beliau sendiri bukan anggota ekskul angklung kami. Namun berkat kegiatan More...
Oct 08, 2007
Pras rated it: 3 of 5 stars
Sewaktu melihat iklan buku ini di toko buku, yang di pikiran saya adalah "another backpacker or traveller story", dan membuat saya ga ragu lagi mencari buku ini.
Bab-bab awal saya tidak terlalu peduli akan kemana kang Maulana membawa cerita, karena saya tertarik pada pengalaman beliau bersekolah di Jerman berikut detil2 kehidupan anak kos di negeri orang. Beranjak ke bab2 berikutnya, energi membaca saya tidak mampu lagi menampung banyak detil kehidupan sehari-hari Kang Maulana. Sa More...
Feb 19, 2011
Tezar rated it: 3 of 5 stars
Buku ini mengisahkan bagaimana 'sesuatu yang mustahil' pasti bisa dilakukan, apabila kita melangkah satu demi satu langkah. Sayang, meski kisahnya sangat luar biasa, saya tidak menangkap kesan itu dari tulisan Maulana. Teerlalu datar, bahkan. Sampai di momen dramatis, di pentupan konser terakhir KPA3, saya tidak merasakan euforianya. Tapi membaca buku ini, meyakinkan saya, bangsa Indonesia, salah satunya ditunjukkan oleh KPA3 ini, bisa sejajar dengan bangsa lain. Bravo KPA3.
Dec 11, 2010
Raiya rated it: 3 of 5 stars
Kang Maul mungkin bukanlah seorang penulis kenamaan. Tapi pengalaman hidup luar biasa yang dituturkannya dalam buku ini membuat buku ini menjadi istimewa. Salut untuk kegigihan Kang Maul dan teman-teman dalam memperjuangkan cita-cita konser keliling Eropa dan selamat atas keberhasilan KPA3 yang telah meraih beberapa penghargaan internasional disertai pengibaran bendera Merah Putih dan berkumandangnya lagu Indonesia Raya di daratan Eropa.
May 12, 2008
Blackistea rated it: 4 of 5 stars
Agak membingungkan memang mengkategorikan buku ini. Ceritanya menurut gw agak membosankan di awalnya, sebab, banyak email2 dan chetingan yang kurang begitu pas juga kalo ditampiplkan disitu. Apalagi, di bagian2 awalnya, email tersebut di-translate oleh Kang Maul (walaupun pada akhirnya benar2 murni bahasa Inggris -- mungkin Kang Maul kecapean kali yah translatenya).

Menurut gw, buku ini baru mengena mulai pada saat keberangkatan tim KPA3 itu sendiri hingga mereka kembali pulang ke ta More...
Jan 17, 2010
Wielda S. rated it: 4 of 5 stars
Bangga euy baca ni buku... anak2 Indonesia mah gak kalah keren bertanding dengan orang2 barat sono... dibawain apik pisan ama kang Maul, yang juga menjadi leader di kelompok ini. Dahsyat perjuangan ni kelompok untuk bisa menembus Eropa, berdarah-darah dah... Salut.
Oya, ni kelompok pernah diundang juga di acara Kick Andy.
Dec 19, 2010
Harun Harahap rated it: 5 of 5 stars
gw sukaaaa banged buku ni..gw ga bisa brenti baca ni buku..selese dalam waktu beberapa jam saja..

kenapa gw suka banged karena gw suka sama yang namanya kompetisi..gw juga suka sma travelling..nah buku ni menggabungkan keduanya..wahh jadilah buku ni termasuk paporit gw..gw jadi berangan2 termasuk salah satu anggota mereka...

menurut gw, keberanian mereka sungguh berani..walaupun agak kurang persipan tapi maju terus pantang mundur...mereka juga termasuk duta bangsa..memperke More...
Feb 27, 2010
Hary rated it: 4 of 5 stars
This book not only memorize the journey, but more. It's about how young Indonesian believe that nothing impossible if we have good mission and work hard.
This book also prove that Indonesian youth people can do the best effort for their country..

Nov 20, 2008
Hanaitsi rated it: 4 of 5 stars
kisah nyata perjalanan kelompok musik angklung dari bandung di daratan eropa selama 40 hari, sangat menarik, banyak cerita seru dan mengharukan, bisa merasakan rindu pada indomie ketika berada di luar negeri :), mungkin setengah awal buku agak membosankan tapi setengah sisanya..... sangat menarik untuk dibaca
Feb 14, 2009
Bunga Mawar rated it: 3 of 5 stars
Entah siapa yang ngomong, saya lupa, katanya "Buku2 akan mencari jalannya sendiri mencapaimu".

Maka saya tidak heran kalau buku ini sudah mendapat jalannya sebagai buku mengenai perjalanan ketiga yang sampai untuk saya baca bulan ini.

*review nyusul, entah kapan*
Dec 26, 2008
Tika marked it as to-read
penasaran ma buku atu ini.baru baca sinopsisnya si...tapi kayaknya emang ok. baiklah, tunggu awal tahun, mungkin ini buku awal tahun yang bakal dipunyai, hehehe...
Mar 07, 2009
Nurul added it
I like this book so much that I finally join the Angklung group once I set myself in Japan for study. It is an amazing experience!
Dec 20, 2008
Putra rated it: 4 of 5 stars
membuka wawasan,
mengajarkan perjuangan tanpa lelah,
memang tidak ada tempat bersandar yg paling tepat selain dengan Dia.
Mar 10, 2008
Roos rated it: 3 of 5 stars
Pengalaman yang seru dengan Angklung berkeliling Eropa. Jadi bangga sebagai orang Indonesia. Karena bukan novel atau any other fiction, jadi agak lama dan sedikit membosankan memang, tapi seru juga baca buku ini lho.
Apalagi saat terjebak macet dijalan, dan harus ganti baju di bis yang secara baju tradional semua.

Yang lebih mengagumkan lagi, ternyata mereka kesulitan financial tapi masih semangat tampil demi angklung dan negara, kerennya lagi ada awards yang dimenangkan. Wah..wa More...
Nov 24, 2009
widhi rated it: 4 of 5 stars
belum sempat menamatkan semua ceritanya...
tapi cerita ini bagus, berpetualang ke Eropa
Nov 19, 2009
Dwi added it
keren...klo mau tau sisi sisi lain dari "keep on moving" kehidupan
Jun 06, 2011
M_agunngh is currently reading it
all raight, I Can Get it so........................
Dec 05, 2009
Siti added it
love it..jadi ikut terbawa suasana dalam buku itu...
Feb 25, 2008
Gita rated it: 2 of 5 stars
Buku yang tak terselesaikan.
Tetep dapet pinjem dari Sunny.........
Pertamanya sih menarik, hingga ke beberapa bab belakang mulai agak membosankan. Mungkin karena ceritanya menurutku terlalu monoton. Mengenai proses keberangkatan rombongan dari Indonesia untuk konser musik Angklung di Eropa dengan budget minim sekali. Apalagi ditambah dengan salinan email-email yang banyak banget.
Jadilah aku tidak menamatkan untuk membacanya.........!
Keburu jenuh! Ya sudah aku kembalikan ke More...