reviews
Jun 03, 2011
Yang nulis guru besar fakultas saya! itu adalah salah satu alasan pertama saya ngotot nyari buku ini sampai ke pelosok Senen--yang ironisnya ternyata dijual di toko buku fakultas. orz
Alasan kedua adalah karena ini buku pendamping untuk salah satu mata kuliah yang saya ambil. haha. Tapi yang membuat saya sangat ingin membaca buku ini adalah karena judulnya mengingatkan saya sama hal yang pernah saya pertanyakan waktu saya SD. Waktu itu saya benar-benar memikirkan kenapa Indonesia punya More...
Alasan kedua adalah karena ini buku pendamping untuk salah satu mata kuliah yang saya ambil. haha. Tapi yang membuat saya sangat ingin membaca buku ini adalah karena judulnya mengingatkan saya sama hal yang pernah saya pertanyakan waktu saya SD. Waktu itu saya benar-benar memikirkan kenapa Indonesia punya More...
Dec 26, 2010
As an elementary schooler, I had to memorize the name Fuad Hassan (for exams purposes) since he was the Minister of Education. That's pretty much all I knew about him.
However, after reading this book I grow respect towards his intellect. I learn quite much about philosophy (existentialism) and psychology (neurosis) which he presented with a special linguistic element of Indonesian language: Kami dan Kita. I am always happy when I have to teach my students that in Indonesian language we have More...
However, after reading this book I grow respect towards his intellect. I learn quite much about philosophy (existentialism) and psychology (neurosis) which he presented with a special linguistic element of Indonesian language: Kami dan Kita. I am always happy when I have to teach my students that in Indonesian language we have More...
Nov 16, 2011
Nov 06, 2011
Sep 11, 2011
Jan 26, 2011
Dec 26, 2010
Jun 28, 2011
Jun 05, 2009
Jul 23, 2008
Jul 16, 2008
May 08, 2008
Apr 07, 2008
Sep 30, 2007
