reviews
Oct 03, 2007
Ga pernah terbayang dan terperhatikan dengan lebih baik memang, ternyata tukang fotocopy menjadi bagian penting dan berjasa terutama untuk kalangan mahasiswa yang-kapan-sih-ga-pernah-berurusan-dengan-fotokopian.
Seperti untuk mengoreksi diri, kita yang biasanya tidak sabaran menunggu antrian, yg tidak mau tahu antara pesanan kopian kita diantara pesanan yg mereka terima dengan tenggat waktu yg kita minta sendiri --- atas nama buru-buru, deadline, dsb--- atau kita yang tidak perduli dengan j More...
Seperti untuk mengoreksi diri, kita yang biasanya tidak sabaran menunggu antrian, yg tidak mau tahu antara pesanan kopian kita diantara pesanan yg mereka terima dengan tenggat waktu yg kita minta sendiri --- atas nama buru-buru, deadline, dsb--- atau kita yang tidak perduli dengan j More...
Jul 13, 2011
Kalau boleh sedikit berandai-andai, novel ini ibarat sebuah buku diary seorang kawan dekat yang tak sengaja saya temukan ketika saya sedang bersih-bersih gudang, dan lalu menarik satu diantara tumpukan buku lama yang lainnya. Xerografer (Cetak pertama 2007).
Berkisah tentang si tokoh utama bernama Budi yang memiliki teman menyebalkan bernama Doni, dan satu makhluk ajaib yang memiliki selera music retro bernama Slamet. Mereka semua adalah petugas photocopy di sebuah perpustakaan More...
Berkisah tentang si tokoh utama bernama Budi yang memiliki teman menyebalkan bernama Doni, dan satu makhluk ajaib yang memiliki selera music retro bernama Slamet. Mereka semua adalah petugas photocopy di sebuah perpustakaan More...
Nov 20, 2007
easy reading novel komedi.. dengan ending yang gak biasa tapi rada nanggung, atau emang sengaja dibikin seperti itu?
salut buat ide cerita yang gak pernah kepikiran sama penulis lain.
jadi curious sebetulnya ada gak sih sebuah tempat dimana kata-katanya di bulak balik kayak gitu?
salut buat ide cerita yang gak pernah kepikiran sama penulis lain.
jadi curious sebetulnya ada gak sih sebuah tempat dimana kata-katanya di bulak balik kayak gitu?
3 comments
like
(1 person liked it)
Jan 21, 2009
Novel ini bercerita mengenai Budi yang bekerja sebagai tukang fotocopy di perpustakaan UniBraw, Malang. Yang sedari kecil sudah bermasalah dengan namanya yang dianggap sangat membumi ( baca : pasaran ). Selain karena begitu banyak orang di dunia ini yang memakai nama yang sama. Nama ini juga sering dijadikan kelinci percobaan di kelas.
Ini Budi
Ini Bapak Budi
Ini Ibu Budi
Kasihan ya Budi? Hehehe
Aku suka penggambaran Ihwan mengenai Budi. Kata-katanya hemat na More...
Ini Budi
Ini Bapak Budi
Ini Ibu Budi
Kasihan ya Budi? Hehehe
Aku suka penggambaran Ihwan mengenai Budi. Kata-katanya hemat na More...
Dec 22, 2010
Buku ini emang cuma curcol aja nih.
Beli buku ini sama seorg temen, cuma 10rb aja. Beda dari apa yang kubayangkan.
Nyeritain si Budi seorang tukang fotokopi di sebuah perpustakaan kampus. Dari mulai cerita soal nama yang cuma Budi tok, ga pake embel2 lanjut cerita soal jadi tukang fotokopi. Bener-bener kayak curcol aja sih sebenernya. Ditambah sedikit cerita cinta diakhir cerita.
Dari segi cover, aku kurang suka. Love dan font yang berasa kayak novel misteri gitu.
Beli buku ini sama seorg temen, cuma 10rb aja. Beda dari apa yang kubayangkan.
Nyeritain si Budi seorang tukang fotokopi di sebuah perpustakaan kampus. Dari mulai cerita soal nama yang cuma Budi tok, ga pake embel2 lanjut cerita soal jadi tukang fotokopi. Bener-bener kayak curcol aja sih sebenernya. Ditambah sedikit cerita cinta diakhir cerita.
Dari segi cover, aku kurang suka. Love dan font yang berasa kayak novel misteri gitu.
Mar 13, 2008
Penasaran pengen tau novel karyanya mas ihwan.
Dan setelah baca, salut sama m'ihwan. Ditengah kesibukannya, dapat menghasilkan sebuah karya yang unik.
Tapi jujur, aku mudah banget membayangkan cerita dalam novel ini. Karena menggambarkan sosok Budi gak perlu jauh-jauh bayangin orang lain. Langsung aja bayangin mas ihwan..hehehehe.
Coz, setting tempatnya sangat dekat dengan tempat kerjanya mas ihwan. (yang aku juga sering berkunjung kesitu, yaitu Perpustakaan Unibraw ^_^).
Di More...
Dan setelah baca, salut sama m'ihwan. Ditengah kesibukannya, dapat menghasilkan sebuah karya yang unik.
Tapi jujur, aku mudah banget membayangkan cerita dalam novel ini. Karena menggambarkan sosok Budi gak perlu jauh-jauh bayangin orang lain. Langsung aja bayangin mas ihwan..hehehehe.
Coz, setting tempatnya sangat dekat dengan tempat kerjanya mas ihwan. (yang aku juga sering berkunjung kesitu, yaitu Perpustakaan Unibraw ^_^).
Di More...
Oct 02, 2008
Sesuai judulnya, buku ini emang murni curhat, tidak jelas ujung pangkalnya, tapi yang jelas ada sedikit alurnya. :-)
Kenapa kasih bintang dua walaupun paragraf di atas sama sekali ga memuji? Karena saya pernah kerja di perpus, di bagian Referensi yang notabene sebelahan sama bagian fotokopian. Walaupun fotokopi di perpus tempat saya kerja itu alih-daya (outsource), orang-orangnya baek dan mempersilakan kita minjam ini-itu. Terutama: alat potong. Jadi boleh dibilang karena solidaritas? More...
Kenapa kasih bintang dua walaupun paragraf di atas sama sekali ga memuji? Karena saya pernah kerja di perpus, di bagian Referensi yang notabene sebelahan sama bagian fotokopian. Walaupun fotokopi di perpus tempat saya kerja itu alih-daya (outsource), orang-orangnya baek dan mempersilakan kita minjam ini-itu. Terutama: alat potong. Jadi boleh dibilang karena solidaritas? More...
Oct 26, 2010
This review has been hidden because it contains spoilers.
To view it, click here
Jul 27, 2008
bikin kita tahu penderitaan seorang tukang fotokopi, tapi endingnya kurang nendang
Jun 07, 2011
May 23, 2011
Apr 14, 2011
Mar 29, 2011
Mar 05, 2011
Feb 20, 2011
Sep 30, 2010
May 26, 2010
Jul 22, 2009
May 03, 2009
Dec 10, 2008
Dec 04, 2008
Aug 04, 2008
Jun 17, 2008
Apr 21, 2008
Nov 21, 2007
Oct 27, 2007
Oct 09, 2007
