Anak Perawan di Sarang Penyamun
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Anak Perawan di Sarang Penyamun

3.44 of 5 stars 3.44  ·  rating details  ·  193 ratings  ·  14 reviews
Published 1997 (first published 1940)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

(showing 1-30 of 454)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Galuh Ajeng
I LOVE THIS BOOK!!! Saya ingat sekali ketika saya mendapat tugas dari guru bahasa Indonesia saya saat kelas 1 SMA untuk membaca satu buku sastra lalu menceritakannya di depan kelas. Saya bukan orang yang tergila-gila pada romantisme tapi buat saya kisah cinta yang terjadi dalam buku ini benar-benar bagus. Bukan cerita cinta yang biasa dan cengeng. Buku ini bahkan bukan tentang kisah cinta. Menceritakan bagaimana seorang penyamun (perampok & pembunuh) bisa tunduk karena gadis yang dia sandera...more
Desi Anita
udah lupa sama ceritanya, tp pernah baca waktu kelas 2 smp. Kenapa Desi inget kalau udah pernah baca? Soalnya waktu itu jadi tugas Bahasa Indonesia. He..he..he..
Viona
Baca buku ini 3 tahun yang lalu (mungkin). Dulunya, aku temuin buku ini di perpus sekolah. Nggak sengaja sih, sebenernya. Waktu itu guru B.Indo suruh kita buat klippingan tentang novel-novel tahun 19-an, Lalu dibuat deh reviewnya. Dulu aku baca novel ini 2 jam lebih aja (kurasa) soalnya tuh novel cuma 1 doang di perpus, jadi mesti gantian bacanya.


seperti karya2 lama Indo, buku ini juga sangat dalamm kedaerahannya.
Lalu penggambaran2nya semakin identik dgn zaman dulu. Cth: berpergian dgn koper kay...more
Randhy Nugroho
Mungkin lebih banyak yang berkenalan dengan Anak Perawan di Sarang Penyamun ini melalui film dengan judul yang sama, yang diproduksi pada tahun 1962 oleh Usmar Ismail.

Maklum, film adaptasi ini pernah beberapa kali di daftar hitam-kan di Indonesia karena pelbagai masalah politik, yang sebenarnya masih tanda tanya, karena aslinya novel pendek terbitan tahun 1940 ini tidak tampak menggarisbawahi kecenderungan terhadap ideologi atau gerakan tertentu. Novel ini bersih dari kecenderungan macam tersebu...more
Ariefmai Rakhman
Buku ini diterbitin lagi lho, pas jalan-jalan di Gramed gadjah mada Medan kemarin nemu. Tertarik banget buat beli, ditambah lagi harganya yang masuk akal Rp. 20.000. Gitu dibawa pulang ke rumah eh... mamak yang baca duluan, bernostalgia katanya :)


Berharap ada hal-hal yang sedikit "nakal" tapi kok ternyata lurus-lurus aja hehehe endingnya juga terlalu happy, mungkin khas sastra lama kayak gini ya, happily ever after
Beni Hamdani
Sebenernya blum baca sampe akhir sih,,, tp as far as I read... bagus juga buku ini, jalan ceritanya masih orisinil, gaya bahasanya khas jaman dulu banget yg membuat buku ini terasa betul kesan klasik nya,terus penggambaran setting tempat nya juga kena banget (bisa mendeskripsikan setting tempat dgn baik dan dibuat dengan kata2 puitis namun masih bisa ditangkap maknanya)...

Pokoknya baca aja,, lumayan seru...
Ilhamisasi
Buku ini berkisah tetang seorang penyamun yang bertobat. Mungkin pada waktu itu hasil lebih diutamakan pada proses makan perjalanan si madasing menjadi haji belum diolah, tapi bagaimana kehidupan penyamun waktu itu serta emosi yang digambarkan STA dapat dirasakan
Ridwan Sonjaya
Ni buku sastra yang ditulis oleh pengarang jaman dulu. ceritanya dihutan, cukup mengesankan. Tapi lebih menegangkan Muchtar lubis dengan buku Harimau! Harimau! -nya. tapi ini cukup bagus, ada seremnya juga. hehe.
ayundabs
May 26, 2009 ayundabs rated it 2 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommended to ayundabs by: Orangtua
Karena nggak ada buku lain (kecuali Oliver Twist tapi lagi males baca) jadi disuruh baca ini.
Bagus juga, tapi aku nggak ngerti terakhirnya ^_^
Tezar Ari Yulianto
baca karena tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia pas SMP. Entah sekarang bukunya dimana
Femmy
My late grandfather's copy. He bought it on November 26, 1989 (signed it in the book).
Sefryana
Sayangnya, novel ini dipinjam teman saya dan tidak pernah kembali. :(
Oktabri
Oktabri is currently reading it
Jul 22, 2014
Itha Lestari
Itha Lestari marked it as to-read
Jul 17, 2014
Yadi
Yadi marked it as to-read
Jul 14, 2014
Nurul Azizah
Nurul Azizah marked it as to-read
Jun 17, 2014
Selvia
Selvia marked it as to-read
Jun 11, 2014
Yazid Riyoma
Yazid Riyoma marked it as to-read
Jun 11, 2014
Eka Adiwilaga
Eka Adiwilaga marked it as to-read
Jun 05, 2014
Liastini
Liastini marked it as to-read
Jun 01, 2014
Elqiara
Elqiara marked it as to-read
May 24, 2014
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 15 16 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Sengsara Membawa Nikmat
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Lintang Kemukus Dini Hari (Dukuh Paruk, #2)
  • Salah Asuhan
  • Kitab Omong Kosong
  • Burung-Burung Manyar
  • Harimau! Harimau!
  • Atheis
  • Olenka
  • Azab dan Sengsara
  • Perburuan
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Belenggu
  • Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai
  • Pada Sebuah Kapal
  • Hujan Kepagian
  • Tanah Tabu
  • Di Bawah Lindungan Ka'bah
714628
Sutan Takdir Alisjahbana (STA) menamatkan HKS di Bandung (1928), meraih Mr. dari Sekolah Tinggi di Jakarta (1942), dan menerima Dr. Honoris Causa dari UI (1979) dan Universiti Sains, Penang, Malaysia (1987). Diberi nama Takdir karena jari tangannya hanya ada 4.

Pernah menjadi redaktur Panji Pustaka dan Balai Pustaka (1930-1933), kemudian mendirikan dan memimpin majalah Pujangga Baru (1933-1942 dan...more
More about Sutan Takdir Alisjahbana...
Layar Terkembang Dian Yang Tak Kunjung Padam Tak Putus Dirundung Malang Kalah dan Menang Grotta Azzurra: Kisah Chinta dan Chita

Share This Book