Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Peri Kecil di Sungai Nipah” as Want to Read:
Peri Kecil di Sungai Nipah
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Peri Kecil di Sungai Nipah

3.28 of 5 stars 3.28  ·  rating details  ·  39 ratings  ·  12 reviews
Suasana nglangut, mistis, dan motif balas dendam anak haram mengingatkan kita pada karya Isabelle Allende, The House of Spirits yang filmnya beredar di Indonesia. Alurnya yang berputar seperti spiral, detilnya yang bagai mozaik mengingatkan kita pada karya Arundhati Roy. The God of Small Things. Dengan adegan-adegan filmis, suasana mencekam, dan struktur yang tertata, nove ...more
Paperback, 300 pages
Published 2007 by Penerbit Koekoesan
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Peri Kecil di Sungai Nipah, please sign up.

Be the first to ask a question about Peri Kecil di Sungai Nipah

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 66)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Palsay
Sep 10, 2008 Palsay rated it 4 of 5 stars
Recommended to Palsay by: Roos
Shelves: indonesian, fiction
Pertama baca buku ini ada sedikit perasaan bingung. Kalimat yang digunakan dalam bab awal terasa begitu menggebu-gebu dan, membingungkan.
Namun lama kelamaan, mulai terlihat benang merah penghubung tiap bab, setiap bab menjelaskan satu hal di bab sebelumnya. Saya berfikir, this author is genious!

Ceritanya sendiri dilatarbelakangi oleh konflik pengambilalihan tanah di desa Sangir. Gora, tokoh dalam novel ini adalah salah seorang yang merasakan kepedihan konflik yang terjadi, dimana di dalamnya jug
...more
Ita
Membaca Buku
Peri Kecil di Sungai Nipah
Sebuah Novel oleh Dyah Merta
Penyunting Damhuri Muhammad
Penerbit Koekoesan
September 2007
292 halaman


Saya membaca impresi Ibu Melani Budianta di kaver novel dan beliau menyebut karya lain untuk membandingkan karya ini, yaitu The House of the Spirits oleh penulis asal Peru Isabel Allende dan The God of Small Things oleh Arundhati Roy. Kedua karya itu saya mengaguminya.

Saya membaca buku Allende yang lain dan/tapi menonton The House of the Spirits dua kali untu
...more
miaaa
Dengan susah payah akhirnya buku ini kelar juga dibaca, dan didiskusikannya dengan seorang penulis. Ada beberapa poin penting dari hasil diskusi kami tentang buku ini:

1. Teorinya jika karakter utama lebih dari satu, penulis harus mampu membuat persinggungan antar setiap karakter seimbang atau memang berpihak pada karakter utama. Yang terjadi dalam buku ini setiap karakter seolah berebut tempat utama dan melanggar batas-batas keberadaannya. Jika keadaan ini memang disengaja pantas aku merasa cape
...more
N Mursidi
Potret Kehidupan di Tepi Sungai Nipah
sumber: http://etalasebuku.blogspot.com

Judul buku : Peri Kecil di Sungai Nipah
Pengarang : Dyah Merta
Penerbit : Koekoesan, Depok
Cetakan : Pertama, 2007
Tebal buku : v + 293 halaman

SEBUAH karya sastra akan disebut bagus dan berkualitas jika karya itu mampu menjadi cermin dari keadaan suatu masyarakat. Tak pelak, karya itupun tak berpretensi hanya merekam keadaan sosial (dari sisi sosiologis, antropologis dan historis) tetapi juga menggambarkan pandangan hidup (f
...more
Roos
Mar 31, 2008 Roos rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: Everyone
Shelves: novelia, booker
Huh...huh...Ngos-ngosan nih bacanya....
Ayo Semangat!...

Update: 31 Maret 2008

Novel yang "SANGAT BAGUS" , lagi-lagi dibikin speechless, setelah Matahari Diatas Gilli, Bercerita sangat mendalam mengenai sebuah keluarga dipinggiran Sungai Nipah yang sarat dengan polemiknya. Kenapa waktu bacanya sampai ngos-ngosan karena alur ceritanya bolak-balik, depan-belakang dan berputar-putar tapi tidak membosankan malah cenderung untuk terus dan terus membacanya...Keren deh.

Mengenai Keluarga Karyo Petir dan is
...more
Ariethia Ariethia
Dapet buku ini pas di kopi darat goodreads kmarin. Jadi sbnernya udah baca dari kmarin2. Gw suka gaya bahasa penulisnya..sastra sekali! Pemandangan/cerita jadi berkesan karna cara nulisnya. Krn pakai alur maju-mundur bgitu jadi suka bingung..'lho ini critanya dia masih kecil / pas udah dewasa ya? Hhmm..'. Tapi sptnya ga masalah untuk yg suka cara penulisan spt ini. Ada isu politik juga, n bagusnya ceritanya seperti ga berpusat di isu politik, tapi sebenarnya politik sangat berperan di cerita ini ...more
Sjaiful Masri
Sep 19, 2007 Sjaiful Masri rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: my friends
Ini novel yang cantik luar dalam, ya isinya ya covernya. Sepanjang berkecimpung di dunia buku (penerbitan), "Peri Kecil di Sungai Nipah" karya Dyah Merta ini menjadi buku yang membanggakan bagiku untuk menawarkannya kepada semua orang yang kukenal.

Menghanyutkan, dramatis, dan eksotis sekalipun ada beberapa bagian penggambaran waktu dan suasana yang tidak terjaga. Tapi secara keseluruhan tetap pantas menjadi karya yang membanggakan.
rebelsofie
Gile ni buku...Ga nyangka di kahir2 cerita banyak mengisahkan ttg penindasan rakyat kecil oleh sistem pemerintahan yg diktator..Yang bikin merinding lagi, bahasa yang dipakai mampu menggambarkan keadaan sesungguhnya, bahkan sampe hal yg terkecil..

Salut, Mba Dyah
Ayu Yudha
Dec 06, 2011 Ayu Yudha marked it as to-read
pinjem sama kak roos karna tertarik sama judulnya,
trus mbacanya sambil ngebayangin diri sendiri loncat-loncatan di sungai ciliwung karna gak mungkin loncat-loncatan di sungai nipah..
Lisa
Belum selesai baca sih... hehehehe...
Agak terlalu bertele-tele..
romy
yah, lumayanlah. walopun agak mengarah ke model novel luar negeri..
Femmy
Sep 22, 2008 Femmy marked it as interested
Long-listed for KLA 2008
deccilosophy
deccilosophy marked it as to-read
Jul 20, 2014
Miranda
Miranda marked it as to-read
May 14, 2014
Aiko
Aiko added it
Apr 09, 2014
Udo
Udo added it
Mar 04, 2014
ahmedoank
ahmedoank marked it as to-read
Oct 02, 2013
Agus
Agus marked it as to-read
Jul 27, 2013
Fadlillah Octa Noviari
Fadlillah Octa Noviari is currently reading it
Jan 30, 2013
Tita Lestari
Tita Lestari marked it as to-read
Jan 16, 2013
Iozi
Iozi marked it as to-read
Aug 07, 2012
May
May added it
Jul 01, 2012
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
869767
Born in Ponorogo in 1978, Dyah Merta has published short prose in a large number of anthologies, journals and mass media. Her debut novel, Peri Kecil di Sungai Nipah (Nymph of Nipah) presents a harrowing story of family intrigue, secrets and betrayals as their home village gets caught up and crushed by the unstoppable wheel of development. She currently resides in Yogyakarta where she manages an i ...more
More about Dyah Merta...
The Dragonology Handbook: A Practical Course in Dragons

Share This Book