Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Emak” as Want to Read:
Emak
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Emak

3.91  ·  Rating Details ·  95 Ratings  ·  29 Reviews
"Emak" buah karya Daoed Joesoef ini merupakan memoar ibunda dari mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 1978-1983. Pasangan Muhammad Joesoef dan Siti Jasiah -orangtua Daoed Joesoef- hanyalah orang kampung yang buta huruf dan tidak berpendidikan formal. Namun kemampuannya membaca huruf Arab dengan baik serta pemahaman agama dan Al-Quran yang mendalam menjadi ...more
Paperback, 408 pages
Published 2003 by Aksara Karunia
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Emak, please sign up.

Be the first to ask a question about Emak

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Nanny SA
'Emak' panggilan Daoed Joesoef pada ibunya yang bernama Siti Jasiah. Emak adalah sosok sentral dalam keluarga, pengaruhnya sangat terasa dalam setiap gerak kehidupan keluarga.
Daoed Joesoef menceritakan sosok emaknya dengan bahasa yang mengalir, kita diajak untuk mengenal sosok emak dari berbagai aspek kehidupan sejak dia kecil sampai dewasa. Emak adalah sosok seorang ibu yang luar biasa biarpun dia hidup di zaman dahulu kala ( Daud sebagai anak ke 4 dilahirkan thn 1926 ), tidak pernah mengecap
...more
Imas
Jun 24, 2010 Imas rated it really liked it
Shelves: indonesia-buku
Ibu luarbiasa memang akan melahirkan anak yg luar biasa pula..Kisah kehidupan masa kecil dan perjalanan hidup Daoed Joesoef, mantan Menteri Pendidikan di era Soeharto. Kecerdasan memang tdk tergantung pengetahuan formal yg diperoleh, walaupun tak bisa membaca, emak bisa memberikan pelajaran2 berharga utk anak2nya...Daoed Joesoef tumbuh dilingkungan yang luar biasa....Sujud sembah kepada ibu2 yang telah memberikan putra2 terbaik untuk sejarah kemajuan bangsa kita...
A. Moses Levitt
Nov 04, 2012 A. Moses Levitt rated it really liked it
Emak, sesuai dengan judulnya, menceritakan bagaimana seorang anak, Daoed Joesoef, yang memandang, menilai, menyanjung, belajar, dari emaknya yang orang kampung di Sumatra sana, yang hanya seorang ibu rumah tangga dengan banyak anak, namun berpikiran seperti wanita Eropa-Amerika zaman sekarang.

Emak mengajarkan agama tidak fanatik.Emak mengajarkan menabung untuk hari nanti. Emak mengajarkan kerja fisik dan pikiran agar seimbang. Emak mengajarkan toleransi. Emak tidak menghakimi orang. Emak memberi
...more
Astri Kusuma
Nov 29, 2009 Astri Kusuma rated it it was amazing
Emak. Begitulah Daoed Joesoef memanggil ibunya. Sosok yang diceritakannya dengan penuh cinta dalam 22 bab di buku ini. Semua judul bab diawali dengan kata “Emak”. Emak, Bapak, dan Kami. Emak dan Penataan Halaman. Emak dan Membaca. Emak dan Pendidikan.Emak dan Keindahan Pluralisme. Emak dan Keluhuran Budi. Emak dan Persahabatan. Emak dan Seni Lukis. Emak dan Seni Musik, dan lain-lain.

Emak yang diceritakan Daoed Joesoef dalam buku ini adalah sosok seorang Ibu yang bisa dikatakan punya kemampuan ko
...more
Beni Suryadi
"Kau lihat sungat ini Daoed? Kau harus tetap berlaku seperti batang air ini. Walau ia tetap terus mengalir mencapai tujuannya, semakin lama semakin menjauhi sumber asalnya, ia tidak pernah memutuskan diri barang sedetik dari sumbernya, ia tetap setia padanya." (Bab 7: Emak dan Membaca.


Daoed Joesof menceritakan dengan detil dan sederhana dari peran si Emak dalam hidupnya. Saya begitu menikmatinya, mengingatkan akan Ibu Saya sendiri.

Namun, kesederhanaan cerita itu terhenti ketika bukunya mulai ber
...more
Irma Dana
Jun 15, 2010 Irma Dana rated it it was amazing
Very good!!
Lisda Harahap
Jul 12, 2010 Lisda Harahap rated it did not like it
misunderstanding about Islam
ayanapunya
Aug 28, 2012 ayanapunya rated it really liked it
Shelves: ebook
inspiratif!!
Vita Wulandari
May 27, 2012 Vita Wulandari rated it liked it
Read from May 23 to 27, 2012

Judul: Emak, Penuntunku dari Kampung Darat sampai Sorbonne
Penulis: Daoed Joesoef
Penerbit: Kompas
Edisi: Soft Cover
Rilis: April 2010 (cetakan 3)
Tebal: 304 hlm
ISBN: 9789797094867
Harga: Rp. 40.800,-


"Kau lihat sungat ini Daoed? Kau harus tetap berlaku seperti batang air ini. Walau ia tetap terus mengalir mencapai tujuannya, semakin lama semakin menjauhi sumber asalnya, ia tidak pernah memutuskan diri barang sedetik dari sumbernya, ia tetap setia padanya."

Pepatah mengatakan
...more
Roswitha Muntiyarso
Buku pertama yang kubaca mengenai kedekatan batin antara seorang anak dengan Ibunya.

Daoed Joesoef menceritakan keintiman hubungan antara ibu dan anak secara mendetil. Bagaimana seorang ibu memberikan wejangan-wejangan untuk bekal anaknya di saat dewasa kelak. Bahwa tugas seorang Ibu tidaklah dinyana sebuah tugas besar yang seharusnya digenggam oleh orang yang bertanggung jawab besar dan berkompetensi tinggi.

Di buku ini, sang penulis menggambarkan ibunya bak penulis-penulis romantisme menggambark
...more
Darnia
Anak yang hebat terlahir dari ibu yang hebat. Petuah itu nampaknya cocok sekali dengan gambaran kehidupan mantan Menteri Luar Negeri RI era Soeharto (1978-1983). Daoed Joesoef dibesarkan di sebuah kampung di Medan dengan sederhana. Namun, beliau mampu "memandang" dunia dengan begitu bijak.

Hal ini tak lepas dari peranan Siti Jasiah, sang Ibunda. Wanita ini buta huruf dan tidak berpendidikan formal. Namun, beliau mampu membaca huruf arab dengan baik, serta pengetahuan agamanya begitu luas, sehingg
...more
Ekho
Oct 17, 2015 Ekho rated it it was ok
saya selalu suka membaca novel yang isinya penuh dengan perenungan dan ide-ide. Dan novel "Emak" ini menghadirkan itu. Sayang, sosok Emak terlalu digambarkan secara berlebihan, terlalu sempurna dan nyaris tak ada celanya. Walaupun mungkin benar pada kenyataannya sosok Emak adalah memang sesempurna yang digambarkan Daoed, tetap saja penyajian kesempurnaan ini secara besar-besaran (dari awal sampai akhir buku) lama kelamaan bikin saya bosan juga.

Belum lagi adegan-adegan diskusi berkepanjangan anta
...more
Edy
Nov 28, 2009 Edy rated it liked it
Sebuah novel yang menggambarkan potret keindahan dan ketulusan budi seorang ibu rumah tangga biasa. Walaupun mereka tidak berpendidikan formal, namun mereka sanggup memberikan kasih sayang utuh, menanamkan kemandirian, keteguhan jiwa dan mendidik budi pekerti luhur bagi anak-anaknya. Walaupun tidak se-perfect tokoh Emak di novel ini, novel ini mengingatkan aku pada figur ibuku yang tinggal di desa.

Saya menduga, novel ini merupakan rangkuman cerita masa lalu Pak Daoed Joesoef yang mantan Menteri
...more
Upik
Apr 02, 2010 Upik rated it it was amazing
membaca emak, bagi saya merupakan nikmat tersendiri. saya pikir setiap orang mesti membaca buku ini. kala membaca buku ini saya merasa diajak pak daud untuk bertamasya dengan masa kecil, dimana kedekatan dengan sosok seorang ibu sangat tersa. emak bercerita tentang bagaimana seorang ibu menyayangi anaknya, meski saya pikir kita punya cara menyayangi yang berbeda. dengan setting desa yang hampir sama d3engan asal saya, saya merasa menemukan sesuatu tepatnya kasih sayang seorang ibu yang tak hanya ...more
Zuhra Sofyan
Apr 16, 2016 Zuhra Sofyan rated it it was amazing
what a pleasant journey. bring me back to my childhood when everything so simple. playing with friends, praying and learning Quran in Meunasah (small mosque in the village), and receiving endless precious life lessons from my parents. I kept smiling and it absolutely makes me miss my mom.. Daoed Joesoef is one of my inspiration to pursue the higher education abroad. This book is not for everyone, but for some people, it is a book that they should at least read once in a lifetime.
Victoria Ariwita
Oct 08, 2008 Victoria Ariwita rated it it was amazing
Shelves: fave-shelf
My sister brought this book home. And at first, I feel like not read it. But she recommend me to read. I fell in love with Daoed Joesoef described the time, condition, how his parents look alike.

Good to read, good to learn. Many things that we never thought before, are in this book. How to respect, how to be a good citizen, and to grow our nationalism.

Nurul
Wuaaaaaa....sebenarnya dah dua tahun lalu beli buku ini, dan nangkring terus di perpustakaan Pers Kampus tempat ku berorganisasi ria. Ternyata eh ternyata Kisah Emak membawaku ke suasana Medan masa lalu serta nasihat2 bijak Emak. Berasa mendengarkan nasihat Emak sendiri.

a must read book! ^_*

Baru sampe BAB berapa tu ya... Emak dan Keretaangin hehehehe... lanjotttt
Gilang Adityaputra
Aug 28, 2008 Gilang Adityaputra rated it really liked it
Recommends it for: everyone
sungguh sangat piawai pa daud dalam menulis,,,,gw sampai hanyut dalam cerita...jika benar emak ni ada...sungguh beruntung...memiliki ibu yang cerdas dan baik hati sekaligus bijaksana seperti emak....di jaman penjajahan....ada juga seseorang, wanita yang berpikiran maju...tidak konservatif....dan elegan...buku ini wajib di baca....bisa membuat kita merasa dewasa....dalam arti yang sebenarnya....
Adriani Zulivan
Alur maju-mundur membingungkan, sejumlah kalimat dibolak-balik menjengkelkan, bahasa tokoh yang 'tidak Medan' terdengar aneh (sih, "pan hari minggu", iler, dll).

Namun itu semua mampu tertutupi oleh cerita yang kuat: Gambaran Kota Medan di masa lalu (hey, itu kampungku!), hubungan anak-ibu yang harmonis, kisah perempuan luar biasa...

Satu di antara sedikit novel ber-setting Sumatra...
Bunga Mawar
Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan.

Eh, ntar dulu... kayaknya yang kebayang kok malah buku Gorky "Ibunda". Ampun Emaaaak...
Eni
Eni rated it really liked it
May 19, 2010
Ika Quiliem
Ika Quiliem rated it it was amazing
Feb 05, 2013
Pagitta
Jan 23, 2011 Pagitta rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: owned, biography, 2011
Sebuah buku yang dapat dijadikan referensi bagi ibu dan calon ibu dalam mempersiapkan tunas bangsa.
Rahmat
Rahmat rated it really liked it
Nov 02, 2013
Ekadestra
Ekadestra rated it it was ok
Dec 29, 2014
Reri Wulandari
Reri Wulandari rated it it was amazing
Oct 28, 2007
Aulia Taarufi
Aulia Taarufi rated it it was amazing
Aug 02, 2016
Pustaka Manikmaya
Pustaka Manikmaya rated it really liked it
Dec 03, 2013
Riandra
Riandra rated it really liked it
Oct 22, 2015
Gracia Silaban
Gracia Silaban rated it really liked it
Oct 03, 2007
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
869672
Daoed Joesoef (lahir di Medan, Sumatera Utara, 8 Agustus 1926; umur 89 tahun) adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dari 1978 sampai 1983 dalam Kabinet Pembangunan III. Ia dilahirkan dari pasangan Moehammad Joesoef dan Siti Jasiah asal Jeron Beteng, Yogyakarta. Dia menikah dengan Sri Sulastri dan dikaruniai anak Sri Sulaksmi Damayanti.

Daoed memperoleh gelar sarjana ekonomi dari Fakult
...more
More about Daoed Joesoef...

Share This Book



No trivia or quizzes yet. Add some now »

“Dalam menjalani hidup ini, Nak, adakalanya kau akan sampai di jalan yang bercabang atau bersimpang. Bila demikian, jangan ragu-ragu memilih cabang atau simpang yang kelihatannya kurang atau jarang ditempuh orang."

"Bagaimana kalau nanti kita tersesat?" tanyaku.

"Kalau kita tersesat bukan berarti kita akan hilang dalam perjalanan", jawab emak. "Maka jangan ragu-ragu mengambil jalan yang tidak umum. Hasilnya bisa cukup memuaskan ... contohnya lihat apa yang kau alami sekarang. Setelah orang-orang melihat hasil ini, lama-lama mereka akan mengikuti langkahmu dan jalan ini lalu menjadi jalan orang banyak. Tapi kau tetap yang memulai, yang merintis. Ini berlaku baik dalam arti harfiah maupun secara kiasan.”
4 likes
“Kalau kita merasa risi melihat ada tetangga yang tidak sembahyang, kita kunjungi dia dan ajak dia bertukar pikiran dengan menggunakan alasan-alasan yang didasarkan pada akal. Ini namanya perbuatan ksatria. Yang tidak baik adalah bila kita beramai-ramai membuat negara berkuasa untuk memaksakan kehendak pribadi pada semua orang. Agama terpaut pada hak asasi, di bidang privasi, atas keyakinan orang per orang, yang tidak bisa dipaksa-paksakan.” 2 likes
More quotes…