Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Permen-permen Cinta Untukmu” as Want to Read:
Permen-permen Cinta Untukmu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Permen-permen Cinta Untukmu

by
4.47  ·  Rating Details ·  168 Ratings  ·  14 Reviews
Wajah lonjong, kulit putih, mata bulat, kepala hampir botak, hanya ada jambul di bagian depan, dan kalau jalan masih bergoyang-goyang, tetapi selalu saja tertawa. Bagaimana aku bisa lupa?

Ia tertawa waktu kakinya kugelitik. Aku mengajaknya bermain dan ia sangat suka. Aku buat wajahku tampak lucu. Ia semakin tergelak-gelak. Sesekali, kusuapi ia dengan biskuit yang ada di tan
...more
Paperback, 128 pages
Published 2006 by Dar! Mizan
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Permen-permen Cinta Untukmu, please sign up.

Be the first to ask a question about Permen-permen Cinta Untukmu

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Ronidin Sukat
Mar 19, 2008 Ronidin Sukat rated it it was amazing

Buku yang saya jadikan bahasan di kelas bagi murid-murid saya. Sebuah kumpulan esai yang ditulis anak SD (waktu itu Faiz 9-10 th). Sangat bening dan merambah banyak hal. Menarik, ada banyak kejutan dari cara berpikirnya yang tak biasa! Buku anak Indonesia terbaik yang pernah saya baca sumur hidup saya dan masih sangat cocok untuk orang dewasa. Oooo Faiz....
Fadhila Subhin
Nov 12, 2013 Fadhila Subhin rated it it was amazing
Dulu aku berpikir, menulis buku itu pasti susah sekali, deh. Lebih susah dari membaca. Tapi, sekarang tidak lagi. Yang penting kita mau menulis dan rajin membaca semua. Lalu, apa ya, yang harus ditulis? Banyak. Apa saja juga bisa. Yang terlihat maupun yang tak terlihat. Yang terasa maupun yang tak terasa. Aku menulis semua yang menggetarkan hatiku. Nah, ia menjadi abadi karena ditulis. Aku bayangkan, kalau aku meninggal nanti, orang-orang masa depan, masih bisa membaca semua yang kupikirkan. Mes ...more
Sastra
Feb 09, 2008 Sastra rated it it was amazing

Ini bukan kumpulan puisi, tapi kumpulan esai! Saya salut anak seusia Faiz (waktu itu kalau nggak salah 9 atau 10 tahun) bisa menulis sehebat ini. Essay2 Faiz sama bersahaja, bening, indahnya dengan puisi-puisinya. Buku yang perlu dibaca oleh siapapun dari segala umur. Saya belum menemukan buku anak dengan kriteria yang saya sebut sebelumnya yang seperti ini! Sangat mencerahkan batin dan pikiran!
Indah
Aug 26, 2008 Indah added it
Shelves: cerita-anak
Nggak nyangka!! Anak sekecil Faiz dengan beribu empatinya yang bikin hati tersentuh tiap kali membaca tulisannya. Plus jalinan kalimatnya yang puitis, keren abis. Cerita-cerita dalam buku ini sungguh memukau. Tak hanya untuk anak-anak, orang dewasa pun pasti menyukai kisah-kisah di dalamnya. Two thumbs for you, Faiz!
Asti
Feb 25, 2015 Asti rated it it was amazing
Berderet penulis dewasa menulis untuk anak-anak.
Tapi baru kali ini saya merasa membaca tulisan seorang anak bagi pembaca dewasa.
Meskipun tulisan Faiz ini cocok untuk semua umur, tapi tampaknya jauh lebih menyentuh bagi pembaca dewasa. Membuat sesak dada, mengingat dan berpikir 'apakah suatu saat yang lalu saya pernah merasa seperti dia?'

Barokallah bagi Faiz dan keluarga.
Almahira
Jun 30, 2009 Almahira rated it really liked it
Aku sukaaaaaaaaaa banget buku ini.
Dua jempol untuk orangtua faiz yang udah mendidik faiz selama ini. Pemikirannya keren banget! mungkin banyak anak seumuran dia yang berpikir seperti itu, tapi ga pernah ditulis.

Rekomendasi banget buat semua umur.
Jatining Siti
Jul 28, 2009 Jatining Siti rated it really liked it
Really like it!! Amazing Faiz yang berpikir jauh lebih dewasa daripada umurnya. Thanks Faiz. I learned much from you..
Biruhati Syaheed
Feb 12, 2008 Biruhati Syaheed rated it it was amazing
Kumpulan esai seorang anak yang berpikiran layaknya orang dewasa. Puitis dan menyentuh hati. Buku terbaik dari dan untuk anak oleh penulis cilik terbaik Indonesia.
Akhi Dirman Al-Amin
Oct 11, 2011 Akhi Dirman Al-Amin rated it really liked it
buku yang ditulis dengan hati dan membuat anda tertawa. Bukan hanya karena kepolosan Faiz, tapi kita akan menertawakan diri sewndiri, karena ternyata anak2 begitu jujur dan polos
Prita Permatadinata
Jan 23, 2009 Prita Permatadinata rated it it was amazing
Keren!! Aku banyak belajar dari buku ini.
Fadilah
Jul 04, 2008 Fadilah rated it liked it
Puitis. Cuma itu yang bisa gue bilang. Haha. Numpang baca buku adek gue.
Edit
Oct 02, 2007 Edit rated it really liked it
Tentang puisi-puisi dari adik kecil kita yang menggugah hati dan jiwa..
Maria
Feb 25, 2008 Maria rated it it was amazing

Lebih dalam dari chicken soup manapun yang pernah saya baca. Buku ini sangat menggugah ditulis dari sudut pandang anak-anak yang mencoba untuk memahami dan memberi di dunia yang hingar bingar ini.
Anna
Anna rated it it was amazing
Mar 31, 2008
Yenata Yenata
Yenata Yenata rated it liked it
Aug 01, 2008
Hery
Hery rated it it was amazing
Dec 31, 2014
Amin
Amin rated it it was amazing
Mar 02, 2008
Khusnul Khotimah
Khusnul Khotimah rated it it was amazing
Sep 09, 2008
Khusnul
Khusnul rated it it was amazing
Oct 07, 2008
Aeron Tomino
Aeron Tomino rated it really liked it
Feb 11, 2008
El bintang
El bintang rated it it was amazing
Aug 13, 2011
Nurul Azhar
Nurul Azhar rated it it was amazing
Mar 17, 2008
David
David rated it it was amazing
Feb 26, 2008
Yanti Dila
Yanti Dila rated it it was amazing
Mar 17, 2008
Diandra
Diandra rated it it was amazing
Mar 03, 2008
Irna
Irna rated it it was amazing
Feb 24, 2008
Roro
Roro rated it it was amazing
Jun 16, 2008
Hadiyatussalamah Pusfa
Hadiyatussalamah Pusfa rated it it was amazing
Feb 02, 2010
Lisa
Lisa rated it really liked it
Sep 07, 2008
Uzi
Uzi rated it really liked it
Jul 23, 2016
« previous 1 3 4 5 6 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Risalah Cinta
  • Kembang Mayang (28 Cerita Pendek Perempuan Cerpenis Indonesia)
  • Dialog Dua Layar
866771
Abdurahman Faiz lahir di Jakarta, 15 November 1995. Ia telah menulis puisi sejak berusia 5 tahun. Namanya mulai dikenal publik ketika ia menjadi Juara I Lomba Menulis Surat untuk Presiden tingkat nasional yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta (2003). Pertama kali Faiz tampil membacakan puisi-puisinya yang pada waktu itu belum dibukukan, adalah atas undangan Nurcholish Majid pada acara pelunc ...more
More about Abdurahman Faiz...

Share This Book