[x] Could not find this book.

Hidup Tak Mengenal Siaran Tunda
My rating:
didn't like it it was ok liked it really liked it it was amazing
add to my books

Hidup Tak Mengenal Siaran Tunda

4.07 of 5 stars 4.07  ·  rating details  ·  14 ratings  ·  5 reviews
Buku ini bertutur tentang bermacam fragmen dalam hidup. Memberi Anda inspirasi segar. Ditengah persaingan hidup yang tak mengenal siaran tunda, tak ada banyak kisah, renungan, pengalaman, refleksi yang diulas dalam buku ini. Rangkaian tema yang layak Anda jadikan cermin. Bahasanya tematik. Memberi Anda keleluasaan untuk menikmatinya secara berkala. Andapun bebas untuk memu...more
Softcover
Published 2007 by Tarbawi Press
more details... edit details
There is a good chance some of your friends read this book. Sign in to see!
sign in »

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is currently not featured on any Listopia lists. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-23 of 23)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Elfa Silfiana
This is one of my favorite books.
Buku yang tidak pernah ada kata habis untuk membacanya, selalu bisa memperbaharui semangatku tiap kali semangat itu pudar..
bagusss banget
Aulia Afifhuda
Great book!! Gak bosen buat dibaca lagi, padahal udah selesai baca buku ini. Sangat menginspirasi dalam kehidupan dan menambah semangat dalam menjalani kehidupan.
Susie Ncuss [hikari azzahirah]
buku yang keren.
saya suka dengan gaya bahasa seperti itu. hehe
Suzan Oktaria
hidup terus berjalan... dan tak pernah melihat ke belakang
Almahira
Almahira is currently reading it
Buku ini terdiri dari potongan-potongan kisah sederhana. Ia menjadi renungan yang sangat berharga dalam hidup. Seolah mengingatkan kembali apa yang terlupakan dalam keseharian.

Saya paling suka bagian tentang dewasa. Menurut penulis, kita harus berani dewasa. Berani dewasa adalah sebuah pilihan dan itu membutuhkan keberanian yang cukup besar.

Ah, saya sudah terlalu lama menjadi anak kecil.
Aisha Putrina
Aisha Putrina is currently reading it
Pemi Ludi
Pemi Ludi is currently reading it
Rezza Dewintha
Rezza Dewintha marked it as to-read
Pipih Puspitasari
Pipih Puspitasari marked it as to-read
Abdulloh Rozaq
Abdulloh Rozaq is currently reading it
El bintang
El bintang rated it 4 of 5 stars
Shelves: life, indonesian
Diego
Diego rated it 4 of 5 stars
Taibah
Taibah added it
Dini
Dini rated it 3 of 5 stars
Iqbal
Iqbal rated it 4 of 5 stars
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
898080
Ahmad Zairofi AM, adalah pendiri Majalah Tarbawi, bersama M. Lili Nur Aulia dan Arwim Al Ibrahimi. Menyukai menulis sejak Sekolah Menengah, dan berlanjut hingga di bangku kuliah. Tahun 1994 ia mengawali profesinya sebagai penulis lepas.
Setelah lulus Sarjana Syariah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab, ia memfokuskan diri pada dunia menulis.
Selain menjadi alumni Kursus Jurnalis...more
More about Ahmad Zairofi AM...
Lelaki Pendek, Hitam dan Lebih Jelek dari Unta-nya Lelaki Pendek  Hitam dan Lebih Jelek dari Unta nya

Share This Book

Your website
Pin It