Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Melbourne: Rewind” as Want to Read:
Melbourne: Rewind
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Melbourne: Rewind (Setiap Tempat Punya Cerita #4)

by
3.83  ·  Rating Details ·  2,065 Ratings  ·  284 Reviews
Pembaca tersayang,

Kehangatan Melbourne membawa siapa pun untuk bahagia. Winna Efendi menceritakan potongan cerita cinta dari Benua Australia, semanis karya-karya sebelumnya: Ai, Refrain, Unforgettable, Remember When, dan Truth or Dare.

Seperti kali ini, Winna menulis tentang masa lalu, jatuh cinta, dan kehilangan.

Max dan Laura dulu pernah saling jatuh cinta, bertemu lagi da
...more
Paperback, 340 pages
Published June 2013 by Gagas Media
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Christian
May 26, 2013 Christian rated it it was amazing
Shelves: fiction
i miss winna's writing. there, i say it. tulisan winna itu seperti marshmallow yang gue biarkan meleleh di mulut, menyebarkan rasa manis yang lembut setelahnya. that's why, waktu proyek STPC dimulai, winna adalah salah satu nama penulis yang langsung muncul di kepala.

dan gue nggak salah.

gue berharap nggak terdengar bias saat menuliskan reviu ini, tapi membaca 'melbourne' adalah pengalaman yang menyenangkan. tema ketemu mantan itu, dih, basi banget--kalo kata penulis baru yang sering gue temui s
...more
Icha
Apr 24, 2016 Icha rated it it was ok
Di awal novel dan beberapa chapter selanjutnya, Winna menyelipkan beberapa adegan flashback. Mungkin cuma aku aja yang mengalami ini, but my God... adegan-adegan flashback itu bikin aku pusing dan bingung. Aku sering banget kesulitan membedakan mana yang harusnya flashback, mana yang bukan. Malah terkadang aku mikir, ”Um...ini harusnya flashback atau bukan? Perasaan tadi lagi adeganasdfghjkl” . Tapi sebagian besar adegan flashback yang bikin aku pusing cuma yang di awal, yang menjelang akhir n ...more
Nilam Suri
Jun 17, 2013 Nilam Suri rated it really liked it
Shelves: pop, romance
This is a book, by Winna, so it means, this book would never be bad. Winna is one of my favorite author, aside from Nina Ardianti (ini ditulis dengan tulus ikhlas, tanpa paksaan atau pun todongan penulisnya) and Windry Ramadhina. Saya selalu menyukai buku-buku Winna, selalu, tidak pernah tidak. Dan lalu, bagaimana dengan buku terakhirnya ini?

Sejak kalimat pertama pun, saya sudah jatuh hati pada buku ini, dan saya pun lantas jatuh hati pada Max, seorang laki-laki pemuja cahaya, dan lalu saya pun
...more
Rayna Marchyiane
Jun 30, 2013 Rayna Marchyiane rated it liked it
Pertama kali liat cover gagas feat bukune yang ini nggak se-tertarik dengan cover setiap tempat punya cerita lainnya(barcelona&manhattan). Akan tetapi karena terarik dengan melbourne, saya memutuskan untuk membawa buku ini ke kasir.

Saat malam tiba, saya langsung bersemangat untuk memulai membaca buku ini. Setelah saya baca, jujur aja saya suka dengan 2 cara sang pembaca menceritakan berdasarkan 2 sudut pandang dari ke-2 peran utama dalam buku ini. Akan tetapi entah mengapa saya agak bosan k
...more
Gita Romadhona
Jun 02, 2013 Gita Romadhona rated it liked it
Seperti biasa, Winna selalu manis dalam bertutur. Dan, entah bagaimana dia melakukan riset, deskripsi dan setting dalam cerita ini nggak sekadar nempel, tetapi menyatu dengan cerita. Keren!

Namun, setelah lima tahun bersama Winna, saya tampaknya butuh "sesuatu" yang baru dari Winna. Menurut saya, Winna harus berhenti bercerita tentang "sahabat yang jatuh cinta pada sahabat sendiri" :D-- meski, winna selalu berhasil juga, sih membawa tema ini.

Intinya, tidak sabar menunggu buku baru-nya Winna :)
Mia Prasetya
Jul 14, 2013 Mia Prasetya rated it really liked it
Terus terang, tahun 2013 merupakan tahun suram dalam dunia perbukuan saya, membaca buku apa saja rasanya kurang pas, apalagi mau ngeblog. Untungnya saya tidak salah pilih ketika membeli buku terbaru Winna, Melbourne berhasil dilalap dalam sekali duduk. Ah, betapa senangnya kembali merasakan kenikmatan membaca.

Melbourne. Rupanya Winna cukup berhasil mengambil setting kota yang dianugerahi ‘the world’s liveable city’, sehingga Melbourne menjadi salah satu kota impian yang ingin saya kunjungi.

Rumu
...more
Elly
Jun 12, 2013 Elly rated it it was ok
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Manik Sukoco
Dec 29, 2015 Manik Sukoco rated it really liked it
Shelves: favorites
It is beautifully written. A story about two people loving each other in a complicated way. It shows that most of the time, love isn't enough. You love, but you'll find thousand obstacles getting in your way, and all that's left is your choice or his choice.

I like Max. From the moment I start reading, it's clear that he's the one in love with Laura, and no doubt he wants her back.

On the other hand, Laura, I didn't know what she might do even if she's also in love with Max. Most of the time, she
...more
Elisa Yuliana
Jun 09, 2013 Elisa Yuliana rated it it was amazing
Shelves: romance, favorites, 2013, own
Selama membaca ini kesannya itu : hangat dan menghanyutkan. Mbak winna memaparkannya dengan perlahan tapi mengena, sampe aku berhenti bbrp saat hanya karna gak rela novel ini akan berakhir.
Inspirate bgt. Realistis, simple but precious. I'm totally adore you winna :))
ekarifin
Feb 01, 2015 ekarifin rated it really liked it


What A Day...
Hari Minggu, turun hujan, sendirian di rumah dan hanya ditemani kisah Laura dan Max...

Hmm... seperti halnya Refrain, Melbourne ini ceritanya juga bisa dikategorikan sederhana, Laura dengan pencarian mimpinya sedangkan Max yang sibuk bergelut dengan mimpinya. Yang entah bagaimana perbedaan itu justru menciptakan jurang untuk mereka berdua, Laura yang tidak ingin menjadi penghalang mimpi Max sementara Max ingin Laura menjadi bagian dari mimpinya tersebut, hanya saja seorang Laura den
...more
Anastasia Cynthia
Jul 12, 2013 Anastasia Cynthia rated it really liked it
Sebelumnya, ingin berterima kasih dulu kepada para adik yang sudah mengusulkan gue untuk membaca Melbourne, well... setelah sebelumnya gue bertanya cukup banyak mengenai ini itu lantaran gak mau rugi untuk entah keberapa kalinya dalam membeli buku Gagasmedia. Tapi, voila, kali ini gue seolah menemukan another Dahlian (penulis favorit gue di Gagasmedia) dalam bentuk serian STPC.

Melbourne agaknya mempersoalkan tiga kata; I, love, dan you yang telah lama bersarang di kedua hati tokohnya, Laura dan
...more
An
Jan 21, 2017 An rated it really liked it
3.75 bintang dibuletin ke atas.

Suka sama karakter Max-Laura, tulisannya Winna Efendi, playlist-nya, kutipan-kutipannya, dan ending-nya : D

Review lengkap: http://expellianmus.blogspot.co.id/20...
Rifka A.Y.
Yes, it was amazing. Jadi, saya baru saja ngefans sama Kak Winna dan tergila-gila sama gaya berceritanya yang apik dan bisa menyesuaikan suasana cerita. Lalu, terbitlah buku ini. Saya tunggu sejak awal keluarnya kabar sliwar-sliwer tentang Kak Winna yang ikut STPC. Saya sabar menanti uang berdatangan *OKE INI CURHAT* dan kesempatan ke toko buku buat beli buku ini. Dan yeah, gak nyesel. Lima bintang. Amazing. Memuaskan!

Banyak yang mengeluhkan cerita novel ini yang klise tentang balik ke mantan. S
...more
Nina Ardianti
Saya percaya bahwa penulis membawa karakter dirinya dalam setiap karya yang ia tulis. Well, nggak usah ngomongin penulis deh—tweet kita pun mencerminkan kepribadian kita kayak gimana. Bisa aja pura-pura menjadi orang lain, tapi seberapa sanggup kita untuk konsisten. Pasti susah.

Begitu pun ketika saya membaca buku-buku Winna Efendi. Secara pribadi saya nggak mengenal Winna—tapi somehow saya merasa bahwa karakter Winna pasti sedikit banyak seperti cara ia menulis: tenang, lembut, menghanyutkan nam
...more
Monica Priscilia
Jun 11, 2013 Monica Priscilia rated it it was amazing
Aku suka banget sama buku ka Winna yang paling baru ini..
Tadinya aku hampir aja ga jadi beli buku ini, tapi akhirnya aku memutuskan untuk membeli buku ini
setelah sampe rumah, aku baca buku ini dan langsung menghabiskannya dalam semalam
aku bener2 ga nyesel membeli buku ini karena sampai sekarang aja aku masih terngiang2 sm buku ini.
pembawaan ka Winna yang bener2 enak dan detail bisa bikin kita bener2 merasakan ada disana, apalagi dengan konsepnya yang menarik spt memberi lagu2 dan gambar sketsa p
...more
Nur Fauziah
Jun 01, 2013 Nur Fauziah rated it it was amazing
Emang kalo jodoh nggak kemana.
Niatnya sih mau beli Mahogany Hills, tapi pesenan dtgnya lama banget. Malam novel ini yg nongol duluan. Ya udah sikat aja semalaman.

Max dan Laura pernah jatuh cinta semasa kuliah, tapi kemudian putus dan mereka berpisah. Mereka bertemu lagi di Jakarta dan muncul perasaan lama meskipun keadaan sekarang sudah jauh berbeda dan lebih sulit dari sebelumnya.
Udah, inti ceritanya segitu aja sebenernya. Tapi cara berceritanya............ BAGUUUSSSSS!!!!!

Sebenernya waktu baca
...more
Grisselda
Aug 05, 2014 Grisselda rated it it was amazing
Shelves: books-i-own
Gue tadinya lagi dalam larangan membeli buku sampai buku-buku yang belum dibaca yang ada di rumah disantap habis. Tapi begitu tau ada karya Winna Efendi yang baru... "Bodo amat, gue harus beli!" :))

Dan gue nggak nyesel.... :)
Cerita tentang mantan bisa dibikin semanis dan seseru ini bikin gue makin suka baca halaman demi halaman. Rasa nggak rela lepasin buku karena belum selesai itu berlaku banget buat buku ini. :p

Belum lagi alur ceritanya... ya ampun, gue berasa dibawa mundur ke masa lalu, masa
...more
Tiara Orlanda
Jun 29, 2013 Tiara Orlanda rated it it was amazing
Book from one of my fave author, and I love this book so damn much !

Suka sama covernya. Suka sama design layoutnya, yang dibikin semacam playlist yang ada tracknya dan ceritanya di bagi jadi 4 bagian, play pause rewind dan fast forward. Menarik.

Secara personal, aku emang lebih suka sad story ya, dan buku ini memenuhi jauh diatas ekspektasiku. Tidak seperti buku Winna terdahulu, buku ini tidak mengutamakan hal-hal manis, justru sebaliknya. Dan aku suka :)

Kalau biasa yang merasakan patah hati adal
...more
sifa fauziah
Jun 10, 2016 sifa fauziah rated it really liked it
Novel ini berkisah tentang masa lalu, jatuh cinta, dan kehilangan. Dimana setiap lagu seakan memiliki pemahaman sendiri di balik ceritanya. Banyak lagu yang aku suka ada di novel ini, seperti You And Me, Someday We'll Know--yang jadi ost film A Walk To Remember, Kiss Me Slowly, You Found Me, I'M YOURS milik The Script yeay! dan satu yang pasti kuingat adalah lagu Back To You-nya John Mayer, fyi, aku tahu lagu Back To You dari novel ini!
Yang juga aku suka, destinasi bulan madu Cee dan Evan di Mal
...more
Dion Sagirang
Sep 07, 2015 Dion Sagirang rated it really liked it
Empat bintang yang saya semai ini rasa-rasanya pas.

Saya menyukai buku ini di banyak bagiannya. Sewaktu membacanya seperti berkendara di jalan tol yang lancar, sesekali beristirahat di rest area sekadar buat ngopi, ngerokok atau tidur singkat. Atau, seperti mengemil keripik ubi dibarengi kopi, paduan dari itu. Saya menyukai obsesi Max pada cahaya, juga kecintaan Laura pada barang-barang kepunyaannya. Pikir saya, penulis di bukunya ini pengin menghadirkan tokoh "bad", semisal Laura yang tiba-tiba
...more
Fadilla Sukraina
Jan 19, 2017 Fadilla Sukraina rated it really liked it
manis sih tapi kurang suka. selain banyak nggak tau tentang lagunya, juga sama endingnya yang rasanya kok agak gimana
Muhammad Rajab
cerita tentang Max dan Laura mampu melegakan dahaga saya akan kisah-kisah karya kak Winna Efendi.
cerita yang sebenarnya biasa namun dikisahkan dengan luar biasa sudah jadi kekuatan sang penulis sendiri, sehingga tanpa berpikir panjang, saya akan selalu menjadikan karya-karya kak Winna sebagai buku favorit tersendiri.

Melbourne: Rewind merupakan sebuah kisah cinta sederhana, yang lalu berubah luka. namun saat cinta itu diharapkan muncul kembali, residu berupa kenangan-kenangan pahit seperti berusa
...more
Lona Yulianni
Jul 13, 2013 Lona Yulianni rated it really liked it
Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you


Max kembali ke Melbourne setelah 5 tahun meninggalkan kota itu untuk bekerja di New York, memenuhi semua impian masa kecilnya untuk bekerja sebagai light designer . Ia kembali tidak hanya rindu akan his second hometown, ia juga rindu akan wanita yang pernah mengisi penuh hatinya.

Laura di Melbourne berprofesi sebagai freelancer , penyiar radio, translator, apapun yang bisa ia kerjakan. Sebagai penyiar radio, ia percaya
...more
Yunita1987
Aug 03, 2013 Yunita1987 rated it really liked it
Buku ini mungkin akan menjadi salah satu buku favorit untukku, kenapa? Karena buku ini sukses membuat diriku memikirkan kisah Max dan Laura, bagaimana cara mereka berpacaran, yang mungkin sepertinya biasa aja sih, tapi penulis sukses membuat diriku seperti ikut merasakan bagaiamana perasaaan mereka berdua (sorry jika terlalu berlebihan, tapi ini benar-benar yang aku rasakan...:D). Jadi jika masih penasaran, bisa dibaca sendiri aja deh...;)

Lanjut deh, dari pada curcol mulu,,,,,

Jadi kisah ini diaw
...more
Jenny
Jun 02, 2013 Jenny rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Jessica Ravenski
Jun 03, 2013 Jessica Ravenski rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Hanny
Jun 24, 2013 Hanny rated it it was amazing
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Stefanie
"Buat gue, perasaan paling nggak enak sedunia adalah sesal. Apa pun yang lo lakukan, lo nggak akan bisa menekan tombol rewind untuk kembali ke momen saat segalanya berubah. Lo nggak akan bisa naik mesin waktu atau memutarbalikkan jarum jam untuk kembali ke masa itu, untuk memperbaiki kesalahan yang lo perbuat, atau mengembalikan keadaan seperti sebelumnya."

Max kembali ke Melbourne setelah bertahun-tahun pergi meraih impian dan kecintaannya terhadap cahaya. Lima tahun Max telah berpisah dengan ma
...more
Sarah Kamila
Jun 08, 2013 Sarah Kamila rated it it was amazing
Aku tunggu tunggu banget novel baru kak Winna. Dan senang nya, kak Winna ikut project Gagas&Bukune yg #STPC! :D

Pas baca 1st chapter nya di blog kak Winna, aku bener bener gak sabar! Kalian tahu dong, novel kak Winna kayak magig. Bikin penasaran, seneng senyum senyum sendiri, greget, kesel, dll.

Sebelumnya, aku udah berandai andai ending nya, well, gak ketebak. Agak ganjil sih, but, I like the novel hehehe. Suka sama cerita nya. Begitu mengalir, detail banget tempat tempat nya, *sampai aku s
...more
Puput
Jun 27, 2013 Puput rated it really liked it
Shelves: 4-stars, indonesia
Matter of fact, I've been following Winna's writings since Ai. and I love it. I love Ai, Refrain, and Remember When. Those books have this cute atmosphere and light plots that made instantly in love. I felt connected, and happy. With Unforgettable & Truth or Dare, so sorry to say, I didn't feel that. They are a lot darker and heavier.

But this book, Melbourne, I think has the same level of darkness and heaviness with those two, but somehow I feel reconnect to her writing. It is beautifully wr
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Bangkok: The Journal
  • London: Angel
  • Paris: Aline
  • Restart
  • ROMA: Con Amore
  • First Time in Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu
  • Rhapsody
  • Holland: One Fine Day in Leiden
  • Notasi
  • Tokyo: Falling
  • Beauty Sleep
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • With You (Sehari Bersamamu)
  • The Chronicles of Audy: 4R
  • Mahogany Hills
  • Andai Kau Tahu
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
988402
A woman with passion in both reading and writing and has written a few books in both English and Indonesian. Used to work as a freelance reporter for an in-house magazine and a fashion journalist/contributor in http://www.fasity.com, an Indonesian fashion community.

Some fictions have been published online and in a number of magazines. Her published novels are: Kenangan Abu-Abu (February 2008), Ai
...more
More about Winna Efendi...

Other Books in the Series

Setiap Tempat Punya Cerita (1 - 10 of 11 books)
  • Paris: Aline
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
  • ROMA: Con Amore
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • Bangkok: The Journal
  • First Time in Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu
  • Swiss: Little Snow in Zürich
  • London: Angel
  • Holland: One Fine Day in Leiden
  • Tokyo: Falling

Share This Book



“You can meet someone who’s just right, but he might not be meant for you. You break up, you lose things, you never feel the same again. But maybe you should stop questioning why. Maybe you should just accept it and move on.” 135 likes
“Nyaman adalah berbagi waktu tanpa perlu merasa canggung. Nyaman adalah menikmati keberadaan masing-masing, walau yang dapat kami berikan kepada satu sama lain hanyalah kehadiran itu sendiri. Nyaman berarti tidak perlu meminta maaf saat lengan kami bersenggolan secara tak sengaja, merokok dalam mobil dan bebas mengutak-atik stereo tanpa meminta ijin terlebih dahulu. Nyaman adalah meneleponnya tanpa alasan, hanya karena ingin mengobrol, atau karena ada film baru yang ingin kutonton tapi tidak punya teman untuk diajak. Rasa ini tidak perlu dilabeli, diartikan, atau dianalisa.” 64 likes
More quotes…