24th out of 195 books
—
893 voters
The Palace of Illusions
by
Chitra Banerjee Divakaruni (Goodreads Author)
A reimagining of the world-famous Indian epic, the Mahabharat—told from the point of view of an amazing woman.
Relevant to today’s war-torn world, The Palace of Illusions takes us back to a time that is half history, half myth, and wholly magical. Narrated by Panchaali, the wife of the legendary Pandavas brothers in the Mahabharat, the novel gives us a new interpretation of...more
Relevant to today’s war-torn world, The Palace of Illusions takes us back to a time that is half history, half myth, and wholly magical. Narrated by Panchaali, the wife of the legendary Pandavas brothers in the Mahabharat, the novel gives us a new interpretation of...more
Hardcover, 360 pages
Published
February 12th 2008
by Doubleday
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
3,000)
This review has been revised and can now be found at Expendable Mudge Muses Aloud!

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.
Sep 23, 2010
Mery
rated it
5 of 5 stars
·
review of another edition
Recommended to Mery by:
e.c.h.a
Shelves:
punya
Aku selalu suka sama kisah yang mengangkat sudut pandang berbeda dari seorang perempuan. Dan Drupadi ini dengan sukses telah menghipnotisku dengan kehidupannya yang penuh liku-liku...
Drupadi adalah titisan Dewi Agni, yang diramalkan akan mengubah sejarah...
Pada bab-bab awal Putri drupadi diramalkan bahwa dia akan menikah dengan lima pahlawan besar pada zamannya, akan menjadi ratu dari segala ratu, dicemburui para dewi. Akan menyebabkan perang terbesar, kematian kakak dan anak-anaknya, akan menye...more
Drupadi adalah titisan Dewi Agni, yang diramalkan akan mengubah sejarah...
Pada bab-bab awal Putri drupadi diramalkan bahwa dia akan menikah dengan lima pahlawan besar pada zamannya, akan menjadi ratu dari segala ratu, dicemburui para dewi. Akan menyebabkan perang terbesar, kematian kakak dan anak-anaknya, akan menye...more
Mar 20, 2010
Thesunan
rated it
4 of 5 stars
·
review of another edition
Recommends it for:
goodreaders
Recommended to Thesunan by:
dapet minjem dari mumut
buku pinjaman dari tante Mumut.. :)
PROLOG (boleh dilewat soalnya rada2 OOT :D)
-----------------------------------------
Pertama kali saya tahu ada cerita tentang Mahabrata adalah waktu saya SD, film Mahabrata pada waktu itu ditayangkan oleh salah satu stasiun televise swasta, yang memang dulu sempat mendapat julukan sebagai Televisi Pilem India, soalnya stasiun televisi tersebut sering menayangkan film India. Namun saya sendiri kurang tahu tentang sejarah cerita tersebut, hanya beberapa tokoh saj...more
PROLOG (boleh dilewat soalnya rada2 OOT :D)
-----------------------------------------
Pertama kali saya tahu ada cerita tentang Mahabrata adalah waktu saya SD, film Mahabrata pada waktu itu ditayangkan oleh salah satu stasiun televise swasta, yang memang dulu sempat mendapat julukan sebagai Televisi Pilem India, soalnya stasiun televisi tersebut sering menayangkan film India. Namun saya sendiri kurang tahu tentang sejarah cerita tersebut, hanya beberapa tokoh saj...more
Bisa dibilang saya merasa beruntung bisa membaca buku seindah ini. Terlebih lagi sedari SD ayah saya yang juga pecinta buku rutin menghadiahi saya buku Mahabrata karangan R.A Kosasih. Kaget juga karena di usia saya yang sekarang, kurang lebih 20 tahun lewat sejak pertama kali mengenal tokoh Pandawa lima, ternyata saya masih mengingat garis besar kisah Mahabrata ini
Istana khayalan benar-benar membuat saya berkhayal jauh, seakan-akan saya ikut berada dalam Hastinapura, ikut bersimpati dengan Drop...more
Istana khayalan benar-benar membuat saya berkhayal jauh, seakan-akan saya ikut berada dalam Hastinapura, ikut bersimpati dengan Drop...more
Feb 15, 2010
e.c.h.a
rated it
5 of 5 stars
·
review of another edition
Recommends it for:
Mbak Mia, Momo Ivashkov
Pfuih.....OK...
Buku ini telah memikatku dalam banyak hal:
Pertama, Cover yang menarik. Yup, terkadang mata saya suka sekali dengan keindahan cover suatu buku. Perpaduan warnanya seperti membawa saya ke Istana Khayalan. Cover aselinya juga keren..I Love Green :)
Kedua, tokoh utamanya yaitu Drupadi. Saya suka Drupadi. Saya mengenal sosoknya saat membaca Mahabharata. Yang sedikit diceritakan *plus saya skimming juga* tapi sukses meninggalkan bekas di hati.
Ketiga, kata pembuka yang dikutip Divakaruni...more
Buku ini telah memikatku dalam banyak hal:
Pertama, Cover yang menarik. Yup, terkadang mata saya suka sekali dengan keindahan cover suatu buku. Perpaduan warnanya seperti membawa saya ke Istana Khayalan. Cover aselinya juga keren..I Love Green :)
Kedua, tokoh utamanya yaitu Drupadi. Saya suka Drupadi. Saya mengenal sosoknya saat membaca Mahabharata. Yang sedikit diceritakan *plus saya skimming juga* tapi sukses meninggalkan bekas di hati.
Ketiga, kata pembuka yang dikutip Divakaruni...more
Mar 18, 2010
Harun Harahap
rated it
5 of 5 stars
·
review of another edition
Recommended to Harun Harahap by:
e.c.h.a
--------------Mengandung spoiler kisah cinta-cintaaannya-------------
”Masalah hanya menjadi masalah kalau kau percaya itu masalah. Seseorang melihatmu seperti kau melihat dirimu sendiri.”
“Kekuatan keyakinan seorang merembes kepada orang sekitarnya-ke dalam tanah, udara, dan air-sampai tak ada lainya.”
Itu hanya beberapa kutipan-kutipan menarik yang banyak disajikan di dalam buku ini. Halaman depan yang sangat indah membuat diri saya tak sabar membuka lembaran demi lembaran dan menikmati isnya. Da...more
”Masalah hanya menjadi masalah kalau kau percaya itu masalah. Seseorang melihatmu seperti kau melihat dirimu sendiri.”
“Kekuatan keyakinan seorang merembes kepada orang sekitarnya-ke dalam tanah, udara, dan air-sampai tak ada lainya.”
Itu hanya beberapa kutipan-kutipan menarik yang banyak disajikan di dalam buku ini. Halaman depan yang sangat indah membuat diri saya tak sabar membuka lembaran demi lembaran dan menikmati isnya. Da...more
Just a petty complaint:
I'm in the middle of this book and have a strong enough sense of the story to be able to make a heart felt plea: enough of the blatant foreshadowing! It's as if the author has no other creative or subtle use of language to hint at things to come. It always involves the last sentence of the chapter, starting with the end of Chapter 1, "I didn't know then how sorely that love would be tested, or how much it would cost both of us", "I didn't know that I'd never see this fragr...more
I'm in the middle of this book and have a strong enough sense of the story to be able to make a heart felt plea: enough of the blatant foreshadowing! It's as if the author has no other creative or subtle use of language to hint at things to come. It always involves the last sentence of the chapter, starting with the end of Chapter 1, "I didn't know then how sorely that love would be tested, or how much it would cost both of us", "I didn't know that I'd never see this fragr...more
hmm.. saya merindukan seseorang seraya membaca buku ini..
Divakaruni memperkenalkan Mahabaratha kepada saya
Kisah yang saya ingat pernah ditayangkan di stasiun Televisi Perdangdutan Indonesia, itu pun hanya bagian lagu pembuka nya saja..
hihihihi
Saya mengetahui Mahabaratha hanya bahwa itu adalah kisah tentang Pandawa Lima
Itu pun sekedar nama dari kelima nya, tanpa mengetahui detail cerita seperti apa
Walaupun saya akhirnya mengetahui sedikit dari sosok "Pandawa Lima" jadi-jadian waktu kuliah..
*yang...more
Divakaruni memperkenalkan Mahabaratha kepada saya
Kisah yang saya ingat pernah ditayangkan di stasiun Televisi Perdangdutan Indonesia, itu pun hanya bagian lagu pembuka nya saja..
hihihihi
Saya mengetahui Mahabaratha hanya bahwa itu adalah kisah tentang Pandawa Lima
Itu pun sekedar nama dari kelima nya, tanpa mengetahui detail cerita seperti apa
Walaupun saya akhirnya mengetahui sedikit dari sosok "Pandawa Lima" jadi-jadian waktu kuliah..
*yang...more
I was intrigued as soon as I heard the plot of The Palace of Illusions, and I knew I was going to like it right away. I think Chitra Banerjee Divakaruni deserves three out of the five stars I gave her just for thinking of the idea itself. The Mahabharata has been part of India's ancient culture and history for the past 3000 years, and yet no one ever thought of narrating the epic from a different point of view.
Of course, I personally cheered at her choice of Draupadi as her narrator, having give...more
Of course, I personally cheered at her choice of Draupadi as her narrator, having give...more
DROPADI GUGAT
Sumber: Ruang Baca Koran Tempo, 25 Oktober 2009
Judul : Istana Khayalan ( The Palace of Illusions)
Penulis : Chitra Banerjee Divakaruni
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : I, Juli 2009
Tebal : 496 hlm
Mahabarata merupakan salah satu kanonik sastra dunia. Naskah asli Mahabarata berbentuk syair sebanyak seratus ribu stanza; delapan kali lebih panjang dibandingkan jika The Iliad dijadikan satu dengan The Odyssey. Naskah yang ditulis oleh Vyasa dalam bahasa Sanskerta ini berkisah tent...more
Sumber: Ruang Baca Koran Tempo, 25 Oktober 2009
Judul : Istana Khayalan ( The Palace of Illusions)
Penulis : Chitra Banerjee Divakaruni
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : I, Juli 2009
Tebal : 496 hlm
Mahabarata merupakan salah satu kanonik sastra dunia. Naskah asli Mahabarata berbentuk syair sebanyak seratus ribu stanza; delapan kali lebih panjang dibandingkan jika The Iliad dijadikan satu dengan The Odyssey. Naskah yang ditulis oleh Vyasa dalam bahasa Sanskerta ini berkisah tent...more
Mahabharata through the eyes of its most controversial character - Panchali or Draupadi.. Its an interesting take.. and Chitra Banerjee through her master story teller stroke has done a fair justice to it. Although at time she turns Panchali into a more complex character then she could be. Probably she was just a simple woman with no idea of her significance in history & how she gets caught in the midst of the biggest events in Indian history and how her decisions shape lives of all her love...more
Dulu saya membaca Mahabharata RA Kosasih. Lalu saya membaca Mahabharata versi Rajagopalachari. Dan buku ini adalah Mahabharata versi Divakaruni.
Kisah mahabharata Divakaruni tidak terlalu berbeda dengan Rajagopalachari. Yang membuatnya menarik (setidaknya buat saya) adalah kita diajak untuk melihat mahabharata dari mata dan perasaan seorang Drupadi. Putri Drupada yang biasanya dihadirkan sebagai sisipan cerita, pada buku ini menjadi tokoh sentral. 'Aku' dalam kisah ini adalah Drupadi sehingga kit...more
Kisah mahabharata Divakaruni tidak terlalu berbeda dengan Rajagopalachari. Yang membuatnya menarik (setidaknya buat saya) adalah kita diajak untuk melihat mahabharata dari mata dan perasaan seorang Drupadi. Putri Drupada yang biasanya dihadirkan sebagai sisipan cerita, pada buku ini menjadi tokoh sentral. 'Aku' dalam kisah ini adalah Drupadi sehingga kit...more
Mar 26, 2008
Anu
rated it
2 of 5 stars
Recommends it for:
fans of indian mythology, anyone
Shelves:
finished
I think Divakurani's short stories are genius-but she ought to lay off the novels. The book wasn't terrible, but there were some ATROCIOUS anachronisms sprinkled throughout and the heavy handed feminism was a bit much. It definitely gained in narrative voice as the plot progressed.
Interesting read, but wait for the paperback, or get it out of the library.
Interesting read, but wait for the paperback, or get it out of the library.
This novel ended up reminding me a bit of Till We Have Faces: the basic plot is "mythological woman has passionate, interesting life, eventually finds peace and enlightenment." Except that it's based not on Greek mythology but the Mahabharata, which it retells from the perspective of Draupadi/Panchaali, the princess who becomes (partly) the cause of a cataclysmic war.
I liked it quite a bit. It's a fast read, yet lyrical, and the portrayal of Krishna is fantastic, a really compelling mix of lovab...more
I liked it quite a bit. It's a fast read, yet lyrical, and the portrayal of Krishna is fantastic, a really compelling mix of lovab...more
The book at its centre is Draupadi's version of Mahabharat. When I picked this book, I wasn’t too sure, if would relish a book on – battles, power-play, politics, adrenaline-filled glory and carnage. But the authoress had done a tremendous job of capturing the essence of the epic in the form of a story. The authoress had bereft the characters of divine, virtuous status and made them very real and human, which makes it very easy to follow, despite the complexities in the leading characters.
Talki...more
Talki...more
Bertahun-tahun lalu, kisah Mahabarata sempat menjadi obsesi yang tidak kesampaian. Saya sudah keburu menyerah untuk mengingat-ingat silsilah keluarga, nama asli dan nama alias, peristiwa yang susul-menyusul. Akhirnya buku dan majalah pewayangan yang sempat saya beli, tak pernah tuntas saya baca.
Membaca The Palace of Illusions, saya jadi teringat akan obsesi lama itu. Beruntung di tangan Chitra Banerjee Divakaruni, tokoh-tokoh dalam kisah ini jadi punya 'nyawa' sehingga saya tidak kesulitan untuk...more
Membaca The Palace of Illusions, saya jadi teringat akan obsesi lama itu. Beruntung di tangan Chitra Banerjee Divakaruni, tokoh-tokoh dalam kisah ini jadi punya 'nyawa' sehingga saya tidak kesulitan untuk...more
I liked this version of the Mahabharata told from the point of view of Draupadi despite its many shortcomings - the length of only 367 pages of course cannot do justice to a four volume epic. Some scenes that I would expect to be fully fleshed out to a microscopic degree (the disrobing, the year of exile, her year of marriage to Arjuna) are glossed over, and much attention is given to Draupadi's feelings towards Karna - understandable, because Divakaruni utilizes both unrequited love and the tit...more
A retelling of the Mahabharata from Draupadi's point of view sounds like it has much potential -- but this attempt is let down by trying to encompass all of the epic, and bringing in the stories of almost all the characters, instead of staying faithful to Draupadi's (feminist) viewpoint. Making it a half-baked encapsulation, instead of a re-interpretation.
Jul 25, 2011
Navdeep
rated it
3 of 5 stars
Recommends it for:
Mahabharata novices, Draupadi fans, mythology buffs
Recommended to Navdeep by:
One of my coolest teachers ever
At first, I had decided not to write a review for this book because I was not well-versed with the subject matter and felt that I wouldn't have much to say about it. However, then I thought of doing it anyway and as it turns out, I do have something to say which I've spewed here.
Reading a novel which narrates the universally known (except to me and a few other souls) story of the Mahabharata is a little like arriving to watch a movie after the hero has already lost his dad, the heroine has been...more
Reading a novel which narrates the universally known (except to me and a few other souls) story of the Mahabharata is a little like arriving to watch a movie after the hero has already lost his dad, the heroine has been...more
I am so so happy that I could read this book. I enjoyed every page of it. This is the story of Mahabharatha - not the full one, but a few incidents as seen through the eyes of Draupadi - the Pandava wife. This book will be best appreciated only by those who have a knowledge of the Mahabharatha - the vast Indian epic full of intrigue, mysteries, magic, politics, family obligations and the strife for attaining the Kuru throne by two set of cousins - the good Pandavas (5 brothers with one common wi...more
This re-telling of the Indian epic, the Mahabarat, is rich and wonderful story-weaving. By one of my long-time favorite authors, Chitra Banerjee Divakaruni, it is completely satisfying and at the same time educational, as it opens for us Westerners some of the mysteries of Indian myth and literature. I was entranced from the first page to the last, and loved the very human faces put on the feats of the heroes and gods in the story. Especially Panchaali, the heroine, will stick in my mind as a fa...more
Mahabharat is one epic that shreds and mends. Palace of Illusions is beautifully written. It gladdens me that someone thought about
painting the tale from a woman's point of view. It's a tale that speaks of the secret yearning of a woman for someone she could never have. It's a tale of how destiny uses instruments, here Draupadi, to weave a history nobody'll dare forget anytime soon. It's a tale
of a woman, her choices, her helplessness, her slight thirst for glory.
I was putting off this book for...more
painting the tale from a woman's point of view. It's a tale that speaks of the secret yearning of a woman for someone she could never have. It's a tale of how destiny uses instruments, here Draupadi, to weave a history nobody'll dare forget anytime soon. It's a tale
of a woman, her choices, her helplessness, her slight thirst for glory.
I was putting off this book for...more
May 08, 2012
Siddharth
rated it
4 of 5 stars
Recommended to Siddharth by:
Advaita Mane, Preeti Sancheti
Chitra Banerjee Divakaruni's The Palace of Illusions is an account of the major events of the Mahābhārata from Draupadi's perspective. From a plot standpoint, there is nothing new here. In fact, I think this book is a more rewarding read for those already familiar with the epic. Having spent my childhood days poring over my grandfather's seven-volume, illustrated edition of the Mahābhārata, every story arc and plot twist of Vyasa's retelling of the story to Janamejaya is etched into my mind. As...more
“Sepanjang hidupku--bahkan pada masa-masa yang paling sulit--semua yang kukatakan,aku pastikan dilakukan. Aku mengatakan pada diriku sendiri bahwa aku akan membesarkan kalian sebagai pangeran di istana nenek moyang kalian, dan tidak peduli berapa banyak gangguan yang kuhadapi. Aku tetap memegang janjiku. Anak-anak, kalau kalian menghargai apa yang kulakukan untuk kalian, kalian harus menghormati kata-kataku. Kalian berlima harus menikahi perempuan ini!” titah Ratu Kunti (p.157)

"Kalian semua akan...more

"Kalian semua akan...more
"Dalam perang, yang menang tidak lebih bahagia daripada yang kalah". Sepertinya itu salah satu pesan yang saya tangkap dari buku ini (dan cerita Mahabharata secara umum).
Ini buku Mahabharata pertama yang saya baca. Dari kecil sampai sekarang baru tahu cerita yang lumayan lengkap ya baru kali ini. Tiap kali diajak nonton wayang pasti tidur duluan. Waktu cerita ini diajarkan di mata pelajaran Bahasa Jawa, saya tidak mendengarkan :D. Jadi saya bisa dianggap tidak tahu menahu mengenai karakter, sils...more
Ini buku Mahabharata pertama yang saya baca. Dari kecil sampai sekarang baru tahu cerita yang lumayan lengkap ya baru kali ini. Tiap kali diajak nonton wayang pasti tidur duluan. Waktu cerita ini diajarkan di mata pelajaran Bahasa Jawa, saya tidak mendengarkan :D. Jadi saya bisa dianggap tidak tahu menahu mengenai karakter, sils...more
aku akan memandang masa depan dan mengukir na menjadi bentuk yang kuinginkan(hlm.152)
mungkin itulah yang dipikirkan drupadi aka panchali aka krishnaa ketika dia terlahir dengan ramalan mampu mengubah sejarah. ramalan yang menyertai kelahiran na membuat na sejak kecil memimpikan bahwa dia dalah istimewa, orang yang mampu mengubah sejarah. yang juga istimewa disamping kakak na yang terlahir khusus untuk membalas dendam. dan memang sebenar na jalan na takdir itu sudah dirancang, memang demikian asa...more
mungkin itulah yang dipikirkan drupadi aka panchali aka krishnaa ketika dia terlahir dengan ramalan mampu mengubah sejarah. ramalan yang menyertai kelahiran na membuat na sejak kecil memimpikan bahwa dia dalah istimewa, orang yang mampu mengubah sejarah. yang juga istimewa disamping kakak na yang terlahir khusus untuk membalas dendam. dan memang sebenar na jalan na takdir itu sudah dirancang, memang demikian asa...more
Oct 08, 2010
miaaa
rated it
5 of 5 stars
·
review of another edition
Recommends it for:
Dahlia Naga
Recommended to miaaa by:
e.c.h.a
Shelves:
ophelia-s-library,
favourites
Diane Arbus, an American female photographer was known for taking pictures of marginal people somehow it's the polite way to say she photographed the 'freaks' of the freaks. There's something about one or two leading female photographers, in my opinion, that in a way they're looking out for souls of their subjects only then to steal them and leave the audience dumbstruck. One of them is Diane Arbus.
Divakaruni, however adds a soul to the Mahabharata epic which for centuries linger to masculinity....more
Divakaruni, however adds a soul to the Mahabharata epic which for centuries linger to masculinity....more
Dec 10, 2009
Lisa
rated it
5 of 5 stars
·
review of another edition
Recommends it for:
Every woman I have known.
Sebagai seseorang yang mengenal Mahabarata melalui pandangan R.A. Kosasih, buku ini langsung menarik perhatian saya begitu saya membaca reviewnya di situs ini.
Mahabarata melalui "kacamata" Drupadi?? Hhmmm.... kayanya menarik nih..
Bisa dijadikan bacaan saat menunggu kereta nih. Toh jalan cerita dan pelaku di dalamnya sudah setengah dihafal saking seringnya membolak-balik halaman komik R.A. Kosasih di masa kecil. (Note : bacaan menunggu kereta HARUSLAH bacaan yang menarik, tapi sudah diketahui jal...more
Mahabarata melalui "kacamata" Drupadi?? Hhmmm.... kayanya menarik nih..
Bisa dijadikan bacaan saat menunggu kereta nih. Toh jalan cerita dan pelaku di dalamnya sudah setengah dihafal saking seringnya membolak-balik halaman komik R.A. Kosasih di masa kecil. (Note : bacaan menunggu kereta HARUSLAH bacaan yang menarik, tapi sudah diketahui jal...more
buku yang awalnya tidak jelas apakah merupakan hadiah atau sekedar dipinjamkan oleh seorang sahabat, yang akhirnya diyakin-yakinkan bahwa buku berjudul "istana khayalan" ini adalah hadiah karena pada hari berikutnya sahabat tersebut memberikan teman saya yang lain buku yang sama, dimana sahabat saya tersebut jika dibandingkan dengan saya sudah pasti lebih banyak memiliki pengalaman hidup yang menggembirakan, membahagiakan, menyedihkan, menyesatkan, memilukan, memalukan, menjengkelkan, mengkhawat...more
Panchaali enters this world through a holy fire, an unwanted boon granted by the gods in addition to her brother, the child destined to kill their father's greatest enemy. She marries the five Pandava brothers, the eldest of whom bets and loses his kingdom to their cousin. After twelve years of exile in the forest, the cousin refuses to return the kingdom, and the Pandavas go to war against the Kauravas. It is a story so epic that it has an epic name: the Mahabharata.
My reading of fiction involv...more
My reading of fiction involv...more
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Chitra Banerjee Divakaruni is an award-winning author and poet. Her work is widely known, as she has been published in over 50 magazines, including the Atlantic Monthly and The New Yorker, and her writing has been included in over 50 anthologies. Her works have been translated into 20 languages, including Dutch, Hebrew and Japanese.Her newest novel is Oleander Girl (Simon and Schuster, 2013) http:...more
More about Chitra Banerjee Divakaruni...
Share This Book
1 trivia question
More quizzes & trivia...

Loading...









Semar, nama lengkapnya Semar Badrayana. Semar Badranaya mengandung makna, di dalam sikap bijaksana tersimpan keberuntungan baik bak orang kejatuhan rembulan. Dia dianggap titisan dewa
Cepot atau Astrajinga anak tertua dari Semar, memiliki sifat yang humoris, tokoh ini biasanya dikeluarkan oleh dalang di tengah kisah untuk menyampaikan pesan bebas, biasanya nasihat atau sindiran-sindiran tentang keadaan yang ada di masyarakat.
Punakawan yang berhidung mancung ini adalah Dawala, biasanya muncul bersamaan dengan Cepot. Dia mempunyai sifat sabar setia dan penurut namun kurang begitu cerdas dan kurang terampil.
inilah anak bungsu dari Semar, yaitu Gareng, sama seperti halnya Cepot atau Dawala, gareng biasanya dikeluarkan sebagai hiburan.





































Oct 25, 2012 04:26am
Oct 25, 2012 07:48am