Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Hubbu” as Want to Read:
Hubbu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Hubbu

by
3.04  ·  Rating Details ·  89 Ratings  ·  29 Reviews
Pemenang I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006

Jika selama ini cerita berlatar pesantren termarginalkan dalam ranah sastra Indonesia, maka kemunculan Hubbu karya Mashuri telah mengakhiri masa keterasingan itu.

Adalah Jarot, tokoh utama novel ini, yang menjadi pusat penceritaan. Dikisahkan Jarot alias Abdullah Sattar dididik keras oleh keluarganya yang berlatar belaka
...more
246 pages
Published 2007 by PT Gramedia Pustaka Utama

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Hubbu, please sign up.

Be the first to ask a question about Hubbu

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Roos
Dec 27, 2007 Roos rated it it was amazing
Recommends it for: Friends
Shelves: puisiku, novelia, furious
Buku ini memang pantas menjadi Juara I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006. Bisa dibilang Buku ini LENGKAP, meliputi setiap aspek kehidupan Budaya Orang Jawa-Islam yang terperangkap pada tradisi, adat dan tempat berpijak terhadap ajaran agama, keluarga, cengkeraman masa lalu dan keinginan hati untuk dapat berpikir dan bertindak atas nama diri sendiri.

Membaca novel ini seperti mambaca puisi, karena diuraikan dengan kata-kata nan indah dan tidak vulgar. Berlatar belakang di Alas Abang ( en
...more
Endah
Oct 20, 2008 Endah rated it liked it
Kata “hubbu” dalam bahasa Arab berarti cinta. Kata ini dipakai Mashuri untuk menjuduli novel debutannya yang menjadi jawara sayembara menulis novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2006.

Tetapi menurut saya, tidak sesuai antara judul dengan isi cerita. Novel ini bukan novel cinta. Novel ini lebih banyak mengungkap kegelisahan (konflik internal) seorang pemuda yang tengah mencari jati diri serta mencoba mempertemukan budaya Jawa dan pesantren, wilayah akademis yang pernah sangat akrab dengan penulisn
...more
gieb
Apr 01, 2008 gieb rated it really liked it
hidup adalah bentukan dari koma-koma. siasat-siasat untuk mengakrabi ketidakmerdekaan diri dalam wilayah ilahiyah yang berwujud jagad semesta. ibarat susunan paragraf, penandaan koma berarti satu kondisi yang belum selesai. dia harus menemu titik untuk menyempurnakan makna. persoalannya, titik tiap orang tentu berbeda. -engkaulah titik itu. sungguh.

untuk menjumpai titik, orang akan naik turun lembah. melaju cepat di tikungan tajam. bahkan ada yang harus melewati babak berdarah-darah. demi sebuah
...more
Irwan
Sep 23, 2008 Irwan rated it really liked it
Shelves: finished
Aku menyukai buku ini karena beberapa hal berikut ini. Pertama, teknik penulisan dan gaya bahasanya yang bagus. Kata-kata teruntai dalam kalimat-kalimat yang mengalir lancar. Penggunaan beberapa sudut pandang berbeda secara bergantian juga membuat cerita lebih hidup dan berdimensi.

Kedua, tokoh-tokoh utamanya terbangun dengan baik. Aku tergoda membayangkan ada unsur-unsur dari kehidupan sang penulis sendiri yang tercermin dalam tokoh Jarot, seperti keakrabannya dengan dunia pesantren, (mungkin)
...more
Mark
Feb 27, 2008 Mark rated it it was ok
Dalam rusuh kalbu ini, aku ingin kau jawab pertanyaan-pertanyaanku, agar perjalananku menapaki takdir dan karmaku tak menemu gelap dan piatu. Ayahku, benarkah kasih harus disemai dengan airmata, agar tumbuh menjadi jiwa-jiwa penuh nyawa. Benarkah cinta harus diuji dengan duka lara, agar kita tahu ujung sebuah setia. Benarkah ada rahasia dari tata indera untuk menguak renik perasaan, sehingga kita tak bisa berbuat apa-apa tanpa mengenal inti segalanya. Benarkah ada jalan yang yang harus dilewati ...more
Bernard Batubara
Aug 10, 2012 Bernard Batubara rated it liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Ivan
May 18, 2012 Ivan rated it did not like it
Sungguh, novel ini pertama aku kira bisa untuk memberikan semangat ditengah aku sedang mengerjakan skripsi. Dari yang aku baca di bagian belakang novel ini. Sebuah novel yang menceritakan tentang konflik budaya Jawa dan budaya Islam dari seorang tokoh bernama Abdullah Sattar alias Jarot. Sungguh menarik pikirku. Tetapi prasangkaku ini berubah 180' ketika selesai membaca novel ini. "Yah kok gini" gumamku.

Novel ini aku rasa sebelas duabelas dengan novel karya Ayu Utami, Saman dan Larung. Pemilihan
...more
Jusmalia Oktaviani
Nov 08, 2015 Jusmalia Oktaviani rated it it was ok
Menceritakan mengenai kecamuk jiwa yang dirasakan oleh pemuda bernama Jarot, yang digadang-gadang menjadi penerus pesantren kakeknya, namun ia sendiri enggan menampuk kewajiban tersebut. Ia akhirnya lari dari tanggung jawab dan memilih jalan hidupnya sendiri, meski sebenarnya Jarot juga tidak terlalu paham apa yang ia inginkan dalam hidupnya. Ia hidup dalam pergolakan, kebingungan, perasaan berdosa, hingga kematiannya. Novel dengan judul Hubbu yang berarti cinta ini fokus pada kehidupan tokoh Ja ...more
Reinita Afif Aulia
Jun 21, 2011 Reinita Afif Aulia rated it really liked it
masih review sementara - itung2 nunggu kereta brenti

Sbenarny genre novel ini bkn q bgt sih, soalny wkt bc sinopsisny, kykny berat euy. Tapi sy kmudian t'goda beli, soalny hargany enteng bgt - 5rb perak doang, ohmaigad,
kyaahh~ >.<
Apalagi embel2 pita juara d bgn bwh sampul dpn, lumayan menggodalah bwt dicicipi.
Tapi sampe slese bc sy g ngrti tuh sampul gambar apaan. Tangan (wanita) menjulur dr kegelapan d balik pintu kayu reot, yg walau bagus horor bgt, sy g ngrti mksdny ap atau tangan siapa.
...more
Windry
Jan 01, 2008 Windry rated it it was ok
Shelves: fiction, indonesian
2.5 (sementara)

suspense dan tempo buku ini tidak seketat yang saya kira saat melihat covernya yang agak spooky. bibit konflik baru masuk di halaman 41 (total 280an halaman), sebelum itu, penulis sibuk menceritakan kenapa si tokoh dipanggil jarot dan kedekatannya dengan si mbah, serta kejadian meninggalnya si mbah. saya perlu memaksakan diri untuk menyelesaikan buku ini.

penuturan si penulis sendiri baik dan rapi (walau dia tidak bisa membedakan 'tapi' dengan 'tetapi', juga 'de javu' dengan 'deja
...more
Ugik Madyo
May 16, 2009 Ugik Madyo rated it it was ok
embel-embel 'Pemenang I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006' yang mampu menggerakkan tangan saya untuk mengambil buku ini di pajangan toko. saya penasaran seperti apa novel ini.

keseluruhan cerita tersedot ke sosok Abdullah Sattar atau Jarot. pergulatan batin diantara batas hitam dna putih. percampuran islam dan jawa. mengiringi perjalanan Jarot untuk mencari identitas diri. buku yang kental akan falsafah jawa dan filsafat islam. penggunaan bahasa kawi dan tebaran sansekerta sering membu
...more
Muhammad Satrio Wicaksono
Buku yang saya baca sewaktu SMP,hehe. Kemarin nemu bukunya dan jadi ingin review.

Menurut saya, buku ini ceritanya berat, untuk yang belum terbiasa membaca novel. Karena alur ceritanya kadang maju, kadang mundur. Dan harus mempunyai prinsip baik yang kuat sebelum membaca buku ini. Tapi cukup bagus untuk menggambarkan karakter Jarot, pembaca dibiarkan sendiri untuk mengikuti alur ceritanya sehingga bisa menebak karakter Jarot seperti apa.

Endingnya tapi kurang bisa dimengerti, saya baca berulang-ul
...more
kinu triatmojo
Sep 06, 2008 kinu triatmojo rated it it was ok
Shelves: indonesian
inilah beban yang dimiliki (atau harapan calon pembaca yang tinggi) novel dengan embel-embel juara: memuaskan. sangat subjektif memang. mari segera kita gelar di lapak :D


----------------------------------- setelah baca

jadi berpikir, kalau yang begini ini jadi juara sayembara novel dewan kesenian jakarta dan di-blurb ahmad tohari utuh dan padu, lalu bagaimana juara-juara di bawahnya ya...
Ifa Inziati
Jun 19, 2013 Ifa Inziati rated it it was ok
Sebenarnya saya dibelikan buku ini sama Emak, tapi beliau belum baca. Tiga-empat tahun kemudian, baru dilirik dan sesudahnya bilang, "I, buku ini jorok." hahaha :))

Terlepas dari itu, buku ini bikin saya bilang 'wah?' 'hah?' 'oh...' 'eh?' 'huh?' dan 'kok?' dan jujur, saya rada capek bacanya. Tapi, di samping itu, font buat judulnya bagus dan ada beberapa line yang quote-able. Gimanapun juga, ini karya pemenang.

Ya, dua bintang cukup lah. Mungkin masalah selera saja.
Titish A.K.
Sep 25, 2011 Titish A.K. rated it it was ok
Shelves: indonesian, novel
Membaca Hubbu persis setelah membaca Glonggong. Hubbu juara 1 Novel DKJ 2006, Glonggong juara 2. Hubbu 2 bintang, Glonggong 4 bintang. Jadi?

Selera orang memang beda2 yaaaaaaaaa :p

Saya pribadi sih kurang menikmati konflik yg ditawarkan. Mungkin memang novel2 seperti ini perlu dibaca berulang kali. Ga ngerti...

Btw penulisan De Javu (The Jawu?? :p) walau cm sedikit kok ya memang cukup mengganggu. Utk catatan GPU, editing memang belum bersihsihh :)
ndoro.ndoni
Oct 30, 2011 ndoro.ndoni rated it it was ok
2 lebih sih.

Kekuatan novel ini jelas adalah cerita konflik yg terkandung di dalamnya. Serta penguasaan penulis atas apa yang ditulisnya.

Kekurangan? jelas gaya bahasanya.
Jadi kayak ceramah di jaman Orba.

But, siapalah gue ini, berani-beraninya mengkritik Juara 1 Sayembara Novel DKJ 2006. Hehe Piss,,, ^^v
Stebby Julionatan
Feb 04, 2009 Stebby Julionatan rated it really liked it
aku cuma suka awalannya. terus terang aku masih binggung. mungkin masih perlu kubaca ulang. sekaligus baca2 juga tentang kebudayaan jawa terutama tafsir mimpinya.
Hasbi Ash
Jun 14, 2012 Hasbi Ash rated it it was amazing
novelnya mnceritakan sebuah keluarga santri...kalau baca ini kayak bercermin pada diriku sendiri
eti
May 20, 2012 eti rated it it was ok
membaca ini karena penasaran aja, baca setelah Glonggong, yang sama-sama memenangi sayembara novel DKJ, cuma beda peringkat saja.

cukup membosankan. dipaksakan membaca sampai akhir :D
Femmy
Sep 22, 2008 Femmy marked it as interested
Short listed for KLA 2008
Whisnu
Dec 31, 2010 Whisnu rated it liked it
apa gara-gara ahmad tohari jurinya ya? baru sadar yang islami menang juga.
devie
Mar 10, 2008 devie rated it really liked it
Shelves: indonesian
belum selesai baca seh, tapi baru baca skip skip gitu kayaknya asyik.
Indah Threez Lestari
Nov 03, 2013 Indah Threez Lestari rated it it was ok
Shelves: indonesian, punya
212 - 2014
verena mumtaz
terkesan sekali membaca novel ini,novel yang dilatar belakangi dengan budaya pesantren yang kental
Hanny Retno
Hanny Retno rated it really liked it
Sep 23, 2007
Lale
Lale rated it it was ok
Nov 06, 2011
Rita
Rita rated it liked it
Nov 17, 2007
Norma
Norma rated it liked it
May 14, 2012
Hamzah Ramadhan
Hamzah Ramadhan rated it liked it
Mar 20, 2010
Radinal W
Radinal W rated it really liked it
May 01, 2015
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Share This Book



No trivia or quizzes yet. Add some now »