Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Hubbu” as Want to Read:
Hubbu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Hubbu

by
3.06 of 5 stars 3.06  ·  rating details  ·  83 ratings  ·  27 reviews
Pemenang I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006

Jika selama ini cerita berlatar pesantren termarginalkan dalam ranah sastra Indonesia, maka kemunculan Hubbu karya Mashuri telah mengakhiri masa keterasingan itu.

Adalah Jarot, tokoh utama novel ini, yang menjadi pusat penceritaan. Dikisahkan Jarot alias Abdullah Sattar dididik keras oleh keluarganya yang berlatar belaka
...more
246 pages
Published 2007 by PT Gramedia Pustaka Utama

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Hubbu, please sign up.

Be the first to ask a question about Hubbu

Community Reviews

(showing 1-30 of 125)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Roos
Jan 04, 2008 Roos rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: Friends
Shelves: puisiku, furious, novelia
Buku ini memang pantas menjadi Juara I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006. Bisa dibilang Buku ini LENGKAP, meliputi setiap aspek kehidupan Budaya Orang Jawa-Islam yang terperangkap pada tradisi, adat dan tempat berpijak terhadap ajaran agama, keluarga, cengkeraman masa lalu dan keinginan hati untuk dapat berpikir dan bertindak atas nama diri sendiri.

Membaca novel ini seperti mambaca puisi, karena diuraikan dengan kata-kata nan indah dan tidak vulgar. Berlatar belakang di Alas Abang ( en
...more
Endah
Kata “hubbu” dalam bahasa Arab berarti cinta. Kata ini dipakai Mashuri untuk menjuduli novel debutannya yang menjadi jawara sayembara menulis novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2006.

Tetapi menurut saya, tidak sesuai antara judul dengan isi cerita. Novel ini bukan novel cinta. Novel ini lebih banyak mengungkap kegelisahan (konflik internal) seorang pemuda yang tengah mencari jati diri serta mencoba mempertemukan budaya Jawa dan pesantren, wilayah akademis yang pernah sangat akrab dengan penulisn
...more
gieb
hidup adalah bentukan dari koma-koma. siasat-siasat untuk mengakrabi ketidakmerdekaan diri dalam wilayah ilahiyah yang berwujud jagad semesta. ibarat susunan paragraf, penandaan koma berarti satu kondisi yang belum selesai. dia harus menemu titik untuk menyempurnakan makna. persoalannya, titik tiap orang tentu berbeda. -engkaulah titik itu. sungguh.

untuk menjumpai titik, orang akan naik turun lembah. melaju cepat di tikungan tajam. bahkan ada yang harus melewati babak berdarah-darah. demi sebuah
...more
Irwan
Aku menyukai buku ini karena beberapa hal berikut ini. Pertama, teknik penulisan dan gaya bahasanya yang bagus. Kata-kata teruntai dalam kalimat-kalimat yang mengalir lancar. Penggunaan beberapa sudut pandang berbeda secara bergantian juga membuat cerita lebih hidup dan berdimensi.

Kedua, tokoh-tokoh utamanya terbangun dengan baik. Aku tergoda membayangkan ada unsur-unsur dari kehidupan sang penulis sendiri yang tercermin dalam tokoh Jarot, seperti keakrabannya dengan dunia pesantren, (mungkin)
...more
Mark
Dalam rusuh kalbu ini, aku ingin kau jawab pertanyaan-pertanyaanku, agar perjalananku menapaki takdir dan karmaku tak menemu gelap dan piatu. Ayahku, benarkah kasih harus disemai dengan airmata, agar tumbuh menjadi jiwa-jiwa penuh nyawa. Benarkah cinta harus diuji dengan duka lara, agar kita tahu ujung sebuah setia. Benarkah ada rahasia dari tata indera untuk menguak renik perasaan, sehingga kita tak bisa berbuat apa-apa tanpa mengenal inti segalanya. Benarkah ada jalan yang yang harus dilewati ...more
Muhammad Satrio Wicaksono
Buku yang saya baca sewaktu SMP,hehe. Kemarin nemu bukunya dan jadi ingin review.

Menurut saya, buku ini ceritanya berat, untuk yang belum terbiasa membaca novel. Karena alur ceritanya kadang maju, kadang mundur. Dan harus mempunyai prinsip baik yang kuat sebelum membaca buku ini. Tapi cukup bagus untuk menggambarkan karakter Jarot, pembaca dibiarkan sendiri untuk mengikuti alur ceritanya sehingga bisa menebak karakter Jarot seperti apa.

Endingnya tapi kurang bisa dimengerti, saya baca berulang-ul
...more
Ivan
Sungguh, novel ini pertama aku kira bisa untuk memberikan semangat ditengah aku sedang mengerjakan skripsi. Dari yang aku baca di bagian belakang novel ini. Sebuah novel yang menceritakan tentang konflik budaya Jawa dan budaya Islam dari seorang tokoh bernama Abdullah Sattar alias Jarot. Sungguh menarik pikirku. Tetapi prasangkaku ini berubah 180' ketika selesai membaca novel ini. "Yah kok gini" gumamku.

Novel ini aku rasa sebelas duabelas dengan novel karya Ayu Utami, Saman dan Larung. Pemilihan
...more
Bernard Batubara
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Reinita Afif Aulia
masih review sementara - itung2 nunggu kereta brenti

Sbenarny genre novel ini bkn q bgt sih, soalny wkt bc sinopsisny, kykny berat euy. Tapi sy kmudian t'goda beli, soalny hargany enteng bgt - 5rb perak doang, ohmaigad,
kyaahh~ >.<
Apalagi embel2 pita juara d bgn bwh sampul dpn, lumayan menggodalah bwt dicicipi.
Tapi sampe slese bc sy g ngrti tuh sampul gambar apaan. Tangan (wanita) menjulur dr kegelapan d balik pintu kayu reot, yg walau bagus horor bgt, sy g ngrti mksdny ap atau tangan siapa.
...more
Windry
2.5 (sementara)

suspense dan tempo buku ini tidak seketat yang saya kira saat melihat covernya yang agak spooky. bibit konflik baru masuk di halaman 41 (total 280an halaman), sebelum itu, penulis sibuk menceritakan kenapa si tokoh dipanggil jarot dan kedekatannya dengan si mbah, serta kejadian meninggalnya si mbah. saya perlu memaksakan diri untuk menyelesaikan buku ini.

penuturan si penulis sendiri baik dan rapi (walau dia tidak bisa membedakan 'tapi' dengan 'tetapi', juga 'de javu' dengan 'deja
...more
Ugik Madyo
embel-embel 'Pemenang I Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006' yang mampu menggerakkan tangan saya untuk mengambil buku ini di pajangan toko. saya penasaran seperti apa novel ini.

keseluruhan cerita tersedot ke sosok Abdullah Sattar atau Jarot. pergulatan batin diantara batas hitam dna putih. percampuran islam dan jawa. mengiringi perjalanan Jarot untuk mencari identitas diri. buku yang kental akan falsafah jawa dan filsafat islam. penggunaan bahasa kawi dan tebaran sansekerta sering membu
...more
Ifa Inziati
Sebenarnya saya dibelikan buku ini sama Emak, tapi beliau belum baca. Tiga-empat tahun kemudian, baru dilirik dan sesudahnya bilang, "I, buku ini jorok." hahaha :))

Terlepas dari itu, buku ini bikin saya bilang 'wah?' 'hah?' 'oh...' 'eh?' 'huh?' dan 'kok?' dan jujur, saya rada capek bacanya. Tapi, di samping itu, font buat judulnya bagus dan ada beberapa line yang quote-able. Gimanapun juga, ini karya pemenang.

Ya, dua bintang cukup lah. Mungkin masalah selera saja.
Titish A.K.
Membaca Hubbu persis setelah membaca Glonggong. Hubbu juara 1 Novel DKJ 2006, Glonggong juara 2. Hubbu 2 bintang, Glonggong 4 bintang. Jadi?

Selera orang memang beda2 yaaaaaaaaa :p

Saya pribadi sih kurang menikmati konflik yg ditawarkan. Mungkin memang novel2 seperti ini perlu dibaca berulang kali. Ga ngerti...

Btw penulisan De Javu (The Jawu?? :p) walau cm sedikit kok ya memang cukup mengganggu. Utk catatan GPU, editing memang belum bersihsihh :)
kinu triatmojo
inilah beban yang dimiliki (atau harapan calon pembaca yang tinggi) novel dengan embel-embel juara: memuaskan. sangat subjektif memang. mari segera kita gelar di lapak :D


----------------------------------- setelah baca

jadi berpikir, kalau yang begini ini jadi juara sayembara novel dewan kesenian jakarta dan di-blurb ahmad tohari utuh dan padu, lalu bagaimana juara-juara di bawahnya ya...
ndoro.ndoni
2 lebih sih.

Kekuatan novel ini jelas adalah cerita konflik yg terkandung di dalamnya. Serta penguasaan penulis atas apa yang ditulisnya.

Kekurangan? jelas gaya bahasanya.
Jadi kayak ceramah di jaman Orba.

But, siapalah gue ini, berani-beraninya mengkritik Juara 1 Sayembara Novel DKJ 2006. Hehe Piss,,, ^^v
eti
membaca ini karena penasaran aja, baca setelah Glonggong, yang sama-sama memenangi sayembara novel DKJ, cuma beda peringkat saja.

cukup membosankan. dipaksakan membaca sampai akhir :D
Stebby Julionatan
aku cuma suka awalannya. terus terang aku masih binggung. mungkin masih perlu kubaca ulang. sekaligus baca2 juga tentang kebudayaan jawa terutama tafsir mimpinya.
verena mumtaz
terkesan sekali membaca novel ini,novel yang dilatar belakangi dengan budaya pesantren yang kental
Hasbi Ash
novelnya mnceritakan sebuah keluarga santri...kalau baca ini kayak bercermin pada diriku sendiri
Siswani
awal-awalnya ceritanya bagus. udah sampai akhir kok makin ruwet. aku g terlalu suka penyelesaiannya
Whisnu
apa gara-gara ahmad tohari jurinya ya? baru sadar yang islami menang juga.
rati
juara lomba yang tak patut menjadi juara
couldn't finish reading it..
devie
belum selesai baca seh, tapi baru baca skip skip gitu kayaknya asyik.
Maya
Prolognya sangat padat, memikat.
Anissa Utami
the other side of life....
Femmy
Nov 05, 2008 Femmy marked it as interested
Short listed for KLA 2008
M. Rajab Al-mukarrom
M. Rajab Al-mukarrom marked it as to-read
May 07, 2015
Radinal W
Radinal W marked it as to-read
May 01, 2015
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
Munajat Buaya Darat: Kitab Puisi Dari Kiai Kampung Ke NU Miring: Aneka Suara Nahdliyyin Dari Beragam Penjuru Jimat NU Rumah Pasir

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »