Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Paris: Aline” as Want to Read:
Paris: Aline
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Paris: Aline (Setiap Tempat Punya Cerita #1)

by
3.86 of 5 stars 3.86  ·  rating details  ·  1,311 ratings  ·  205 reviews
Pembaca tersayang,

Dari Paris, sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya dengan karya-karya sebelumnya Éclair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa.

Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki bernama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia t
...more
Mass Market Paperback, 224 pages
Published January 2013 by Gagas Media
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Paris, please sign up.

Be the first to ask a question about Paris

Perahu Kertas by Dewi 'Dee' LestariRefrain by Winna EfendiLukisan Hujan by Sitta KarinaLove, Curse & Hocus Pocus by Karla M. NasharParis by Prisca Primasari
Favorite from Indonesia♥
5th out of 41 books — 89 voters
Autumn in Paris by Ilana TanSunshine Becomes You by Ilana TanWinter in Tokyo by Ilana TanSummer in Seoul by Ilana TanSpring in London by Ilana Tan
Metropop Favorites?
32nd out of 64 books — 497 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 2,630)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Moemoe Rizal
Enough said, for me this is a five star novel.

Bukan karena Prisca Primasari sahabat saya.
Bukan karena setiap makan siang saya selalu bersama Prisca.
Bukan karena Prisca curhat ke saya soal proses pembuatan buku Paris ini.
Bukan karena bukunya saya dapat gratisan dari Prisca.

Lebih karena memang saya menikmati bukunya.

Satu-satunya review yang bisa saya beri adalah:
Saya iri.

Chocoreto-nya Prisca di Beautiful Mistake saya beri bintang tiga, karena hanya sampai situlah kepuasan saya. Di sini, saya seper
...more
Anastasia Cynthia
Pertama kali menjumpai "Paris: Aline", gue bergumam dalam hati, untung ini belum hilang. Bisa dibilang gue terlalu mencla-mencle saat memutuskan mana kisah STPC yang harus gue punya selanjutnya. Dari "Paris: Aline", daya tariknya ada pada desain sampul. Kelabu, mungkin bisa dianalogikan seperti gedung-gedung tua yang ada di Kota Paris. Sekaligus membawa kesan vintage yang begitu feminis.

Ini pertama kalinya gue membaca buku Prisca Primasari, setelah sebelum-sebelumnya, para teman yang gemar memba
...more
Alvi Syahrin
3,5 bintang.

Hal yang saya suka dari novel ini:
- Pemilihan nama tokoh, Aline dan Sena. Nama itu sederhana, tapi bagus. Dan nama-nama yang saya sukai bisa meningkatkan mood dalam membaca.
- Rahasia di balik kehidupan Sena. Itu keren banget, sangat keren bahkan, apalagi ketika Aline terjebak ke dalamnya. Saya tidak bisa berhenti membaca!
- Halaman terakhir dari buku ini. Lucu dan manis. I don't feel much about their chemistry, but to me they are the perfect couple.

Tidak ada yang saya tidak sukai dari
...more
Devita Natalia
Saat buka buku ini spontan bilang "Wow".. baru kali ini gue kagum dengan cover gagas. Emank sih cover gagas selalu oke, tapi untuk kali ini keren banget. Di dalam buka ada post card yang bergambar menara Eiffel.. bagus banget. 2 jempol untuk yang desain buku ini. :)
Dan kagum juga sama penulis, ceritanya nggak pernah mengecewakan.

Buku ini menceritakan tentang Aline, mahasiswi asal Indonesia yang belajar di Paris. Aline yang baru saja patah hati karena orang yang dia suka malah jadian dengan wani
...more
Yuska Vonita


Dibuka dengan Sevigne yang menerima paket dari sahabatnya, Aline. Paket tersebut berisi undangan pernikahan dan diary Aline.

Lalu kisah tentang Aline dimulai ketika ia patah hati melihat Ubur-Ubur yang jadian dengan Lucie di bistro Indonesia tempat Aline bekerja part time. Karena patah hati, Aline minta cuti seminggu dari pekerjaannya (hmmm... agak berlebihan. Gara-gara patah hati gebetan jadian sama orang lain minta cuti seminggu, bagaimana kalau ada anggota keluarga yang meninggal?).
Setelah dii
...more
Cok Savita
"Muncul, lenyap, muncul, lenyap... dia benar-benar terbiasa melakukannya ya...? Bagai kerlip bintang.. Apa dia tidak mengerti bahwa aku..."

Aline Ofeli. Gadis yang mendamparkan diri di kota Paris demi memenuhi permintaan sang ayah untuk melanjutkan kuliahnya disana. Kota Paris yang terlihat indah ternyata tidak membuatnya nyaman tinggal krn kehidupannya yg bertolak belakang dg keindahan tersebut membuatnya enggan menjalani hari2nya. Gebetannya jadian.. Teman2 kerja part-time nya yg menyebalkan..
...more
Victoria
Surprising. In fact I didn't adore this novel like it's predecessor : kastil es dan air mancur berdansa. Didn't like the heroine. Didn't love the hero. At least not as much as Florence and Vinter. But for the story. I will say it again. It has surprised me! It didn't unfold like what I had predicted before. And though I didn't love the characters too much, I still rejoiced for their happy end. Yeah. I know it's not fair to compare one book with other despite their author is same. But I can't hel ...more
Khairisa Primawestri
Nama 'Aline' memang nama yang cukup bagus dan "cantik" untuk dijadikan judul yang mewakili kisah STPC yang ditempatkan di Paris sih ya. Konsep judul STPC keluaran GagasMedia yang "mutlak" menempatkan nama latar tempatnya di depan memang kayaknya membuat "kreasi" pembuatan judulnya jadi mengikuti agar terkesan gak meng-"overshadow" latar tempatnya dengan memilih kata yang irit, tapi tetap mewakili cerita yang dimuat.

Soalnya saya rasa memang bakalan agak gak lucu sih kalau judulnya misal Paris: Da
...more
Deta Nur Fauziah
Uhm.. sweet :) Sesuatu yang baru yang disajikan penulis dimana tokoh utama merupakan orang Indonesia asli sehingga mempengaruhi dialog yang tidak terlalu memakai kata-kata baku seperti novel-novel beliau sebelumnya. Ini yang saya tunggu mengingat novel-novel Prisca yang sudah saya baca menyajikan cerita tentang orang-orang luar, seperti Eclair, Kastil Es & Air Mancur yang Berdansa dan Evergreen. Saya ingin membaca sajian yang baru yang berbeda dari sebelumnnya ya kecuali jalan cerita yang su ...more
destinugrainy
Akhirnya… saya memulai journey ke beberapa tempat di dunia melalui Setiap Tempat Punya Cerita. Persinggahan pertama adalah Paris. Prisca Primasari sebagai “pemandu”-nya membawa saya berjalan-jalan ke Quartier Latin, Place de la Bastille, Beaumarchais Boulangerie, Place des Vosges dan masih banyak tempat lainnya. Bonusnya, saya disuguhkan sebuah buku harian yang berkisah tentang Aline, gadis Indonesia yang sedang menempuh studinya di sana.


Aline bekerja paruh waktu di sebuah bistro yang menyajikan
...more
Vita Masli
Don't judge the book by its cover. Sekali lagi, i warn you (and i warn myself everytime i go to bookstore). Apalagi dengan peraturan toko buku yang seringkali menempelkan secarik kertas bercetak "Terima Kasih Untuk Tidak Membuka Segel", Uh.. pembaca harus pintar pintar menentukan buku manakah yang perlu dibelinya ( dan pintar pintar bagaimana membuka segelnya dengan cantik). Jangan juga terlalu percaya dengan cover back story yang terkadang terlalu galau itu. Read the two paragraph randomly is a ...more
Sulis Peri Hutan
read more: http://kubikelromance.blogspot.com/20...

Buku ini merupakan salah satu seri dari Setiap Tempat Punya Cerita, proyek kolaborasi pertama GagasMedia dan Bukune. Seri ini menggabungkan fiksi dan traveling experience. Paris adalah seri pertama yang diterbitkan gagasmedia dan buku keempat dari Prisca Primasari yang saya baca setelah Eclair, Beautiful Mistake, Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa (ingatkan saya untuk membuat reviewnya ). Sejak buku pertama saya sudah jatuh cinta dengan tuli
...more
Kireina Enno
Ini pertama kalinya saya membaca karya Prisca. Dan saya nggak kecewa.

Saya suka ide ceritanya. Agak sedikit gelap, dengan bumbu 'sepasang psikopat' yang bersentuhan dengan kehidupan Aline yang sedang dirundung galau. Ini kisah cinta segitiga yang unik dengan salah satu karakter prianya digambarkan sangat eksentrik sekaligus misterius.

Saya suka dialog-dialognya yang ringan mengalir, kadang-kadang kocak, dan di bagian yang mengharukan tidak terasa cengeng.

Memang sih ada beberapa hal yang menjadi ca
...more
Lawrozabna Lila Danisa
Awalnya tertarik sama buku ini gegara covernya keren banget, unik dan enak dilihat, jadi langsung cus dibeli deh.
Setelah dibaca, gak berhenti sampe selesai dan kemudian menarik kesimpulan kalo ceritanya sebagus covernya.
Gak mau spoiler sih, tapi jalan ceritanya simpel, intriknya juga simpel walaupun dibeberapa intrik ada yang freak (e.q masalah keluarga Poussin but overall sebenernya alurnya simpel tapi cara mengemasnya itu yang keren banget dan bikin penasaran.
Tokoh-tokohnya juga penggambaranny
...more
Lea Citra
Akhirnya baru merasakan efek judge the book by its cover. Tercengang waktu pertama kali buka plastik pembungkusnya & menemukan banyak kejutan di dalamnya. Mulai dari postcard, sampai ilustrasi di dalamnya. Two thumbs up untuk Gagas Media yang mmg selalu kreatif dalam pengemasan novel2 mereka :)

Nah, kalau beralih ke cerita, ini pertama kalinya aku baca karyanya Prisca. Cuma aku bisa menangkap kayaknya Prisca hobi nonton film2nya Tim Burton, karena aku melihat aura2 gaya2 Johny Depp (yg selalu
...more
Rifatus Sariroh
Love the cover, but more for the story. Gara-gara baca ini, saya pingin ke Pere Lachaise.

Novel baru mbak Prisca yang langsung saya beli tanpa pikir panjang. Bercerita tentang Paris dan kehidupan para mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di sana. Tidak hanya tentang romance saja, tapi juga masalah keluarga dan homesick yang sering dialami apabila tinggal jauh dari rumah.
Saya cukup suka dengan novel ini. Beberapa kali saya berusaha menahan air mata saya hampir keluar. Cerita yang menyenangkan dan jug
...more
Dian Putu
Resensi - PARIS : ALINE “Cinta di sudut lain Kota Paris”

“Gambar saya jelek, kamu cari clip-art dari internet aja.” Dia menatapku tajam. “Kamu tahu berapa banyak orang yang berusaha keras biar bisa ngegambar kayak kamu, termasuk dia?” Sena menunjuk dapur dengan dagunya. “Kamu buta atau apa, sih, sampe nggak tahu alasan temanmu yang satunya tadi minta gambar ke kamu? Kamu nggak sadar, dia pengin nunjukin gambar itu ke pacarnya, lalu ngaku-ngaku kalo itu gambarnya sendiri.” (Sena - halaman 79).

Par
...more
Ochie Motskee
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Ekka Setyaningsih
Halaman novel ini dimulai saat, Sevgine mendapatkan paket dari Indonesia, dari sahabatnya-Aline. Paket yang berisi undangan pernikahan dan buku diary milik Aline.
Halaman-halaman selanjutnya, menceritakan kehidupan Aline di kota Paris, lewat buku diary miliknya.
Aline yang merasa homesick, Aline yang patah hati karna ubur-ubur, Aline dengan Kak Ezra dan pertemuan Aline dengan Sena.
Inti ceritanya sih tentang pertemuan Aline dan Sena.
Saat perasaan Aline patah hati karna ubur-ubur(cowok yang disukai
...more
Leri
Begini..
Ngeliat novel ini yang punya kover cantik dan punya warna menggoda bener bener bikin aku tergoda. Aku memang bukan pecinta kota Paris-tapi sekali lagi-GagasMedia memang cermat dalam bikin Kover. Apalagi di dalem nih novel ada postcard yang kece. Dua hal itu sukses bikin aku langsung melayang untuk membaca buku ini.

Saat ngebaca, aku ngerasa aneh karena kertas yang dipake adalah kertas burem, bukan kertas yang biasanya dipake yang bewarna putih. Kesan pertama aku memang cukup buruk melihat
...more
Tiara Orlanda
Paris, edisi pertama dari setiap tempat punya cerita. Suka sama warna covernya, dan layout di dalamnya. Di dalam buku ini kita dikasih postcard :) suka. Suka dengan semua nama tokoh di novel ini kecuali Putra. Cmon ,terasa kurang aja gitu.

Jalan cerita secara keseluruhan sebenarnya menarik. Dan beda dari novel biasa. Tetapi karena cerita digambarkan disini dalam bentuk Diary Aline, tentu Aline tidak bisa menjelaskan secara detail hal-hal yang terjadi. Hanya inti nya saja. Sehingga terasa banyak s
...more
Dhamala Shobita
Gak nyesel sih kasih bintang 4 ke Paris karya Mbak Prisca. Kita kesampingkan dulu tebal buku ini yang menurutku kurang bikin pembaca puas. Aku kasih 4 bintang karena :
1. Porselen dan Aeolus Sena. Entah kenapa semakin aku membaca Aeolus Sena, yang muncul di benakku itu dewa dari mitologi Yunani yang kerennya selangit mengalahkan Dewa Apollo. Dari namanya yang unik saja Aeolus Sena berhasil mencuri perhatian aku tentang sosok dirinya. Imajinasi aku langsung berkelana, jalan-jalan kemana-mana buat
...more
Rayna Marchyiane
Pas baca judul novel ini di salah satu bookstore terkemuka di jakarta, saya langsung teringat teman baik saya yang sangattttttt menyukai kota paris. Aduh, wanita mana sih yang tidak menyukai kota yang terkenal romantis dengan menara eiffel yang bisa menambah suasana romantis?hahahha. Alasan kedua saya membeli buku ini, saya merasa sering mendengar nama penulis novel ini. Dan setelah saya googling, ternyata saya sudah banyak membaca karya-karya Mbak Prita, seperti eclair, kastil es dan air mancur ...more
Lidya Renny Chrisnawaty
Feb 17, 2015 Lidya Renny Chrisnawaty rated it 3 of 5 stars
Recommended to Lidya Renny by: Linda Christanti
Shelves: pinjam


Judul : Paris - Aline
Penulis : Prisca Primasari
Penerbit: Gagas Media
Jumlah Halaman : 214 Halaman
ISBN : 979-780-577-8
Harga : Pinjem sepupu :D
Rating : 3/5

Aku belum pernah membaca karya Prisca Primasari sebelumnya. Nah kebetulan aku lihat novel PARIS di tempat sepupuku yang kuliah di
Sastra Perancis, UGM, so aku pinjem aja novel ini.

Don't judge a book by it's cover mungkin pantas disematkan kepada novel ini. Bagiku yang menyukai cover dengan gambar-gambar cantik dengan warna menarik tentu covernya
...more
Rifka A.Y.
Suka! Mbak Prisca, salam buat Sena, ya!
*teriak dari Menara Eiffel*

Oh well. Saya suka banget karakter Sena. Eksentrik, dan di awal-awal cerita saya sempat dapet kesan kalo dia indigo *nah lho*.

Karakter-karakternya kuat, terutama Aline, Sena, dan Ezra. Alur juga lancar lah, dan ending-nya cukup oke. Tetapi rasanya buku ini terlalu tipis untuk ceritanya yang menarik. Saya merasa ada bagian-bagian yang memerlukan lebih banyak halaman, terutama bagian galaunya Aline (view spoiler)
...more
Stefanie
"Mungkin aku sama tak warasnya dengan si Aeolus itu... karena akhirnya kuputuskan menuruti ajakannya lagi. Sebagian besar karena aku mulai penasaran - mengapa harus Bastille? Mengapa harus pukul 12 malam? Apakah sebelum tengah malah dia harus jadi kusirnya Cinderella dulu?"

Kisah ini adalah tentang Aline Ofeli, seorang gadis yang melanjutkan studi-nya di Paris demi memenuhi keinginan Ayahnya yang sudah tiada. Selama ini ia menyukai seorang lelaki yang ia sebut sebagai Ubur-Ubur, yang bekerja di B
...more
Puput
What a beautiful book. Beautiful cover, beautifully packed, and of course, beautifully written

Kalau dipikir-pikir ceritanya biasa, tiga permintaan, tapi dikemas dengan cara yang ga biasa. Gaya penulisannya kasual dan lucu tanpa terkesan ngelawak. Sebetulnya novel ini bisa 'berat', tapi tetep enak buat dibaca. The way Aline talks to herself was absolutely entertaining. Detail-detailnya cantik, tokoh-tokohnya lovable, apalagi Sena. Awal-awal sempet kebayang visualnya Sena semacam cowo-cowo metrose
...more
Dina
5 Bintang untuk desain keseluruhan buku, dari mulai cover, kertas, desain dalamnya hingga ada postcard Paris.
3.5 Bintang untuk jalan cerita.
3.5 Bintang untuk pengenalan tokoh.
Jadi secara kesuluruhan gue kasih 4 bintang buat novel ini.
Kalo dibandingkan sama eclair, dari segi cerita gue lebih memilih eclair. Entah kenapa dipikiran gue elair itu bagus, soalnya selain baca otak kita juga dituntut buat berfikir dan mengulang2 lagi. Di novel ini mungkin emang ditunjukkan sosok misterius, dan akan ter
...more
Agnes Everild
description

Read more reviews here ^^;;

Aline, kamu bisa jadi orang paling sial saat ini. Melihat orang yang kamu suka berpacaran dengan gadis lain, lalu disuruh bertemu di tempat yang mengerikan pada tengah malam oleh orang nggak dikenal. Bodohnya lagi, kamu mau. Sena, cowo gila yang menyuruhnya pergi di tengah malam adalah kunci dari masalah-masalah yang akan mengisi hari-hari Aline ke depan. Huh.

Alasan pertama beli buku ini karna udah lama ga baca buku romance dan butuh banget hiburan guna menyegarkan
...more
Ifnur Hikmah
Aline yang lagi bete karena gebetannya jadian dengan cewek lain, memutuskan untuk cuti dari pekerjaannya sebagai waitress di sebuah restoran Indonesia di Paris. Di perjalanan pulang, dia menemukan pecahan vas yang kelihatannya mahal. Hanya ada satu petunjuk, nama Aeolus sena. Setelah dicari, Aline menemukan email Sena. Mereka pun janjian ketemu, tengah malam, di penjara Place de la Bastille. Tapi, Sena malah membatalkan pertemuannya saat Aline sudah ada di sana selama dua kali berturut-turut. Ka ...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 87 88 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Bangkok: The Journal
  • ROMA: Con Amore
  • London: Angel
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
  • Restart
  • Melbourne: Rewind
  • Tokyo: Falling
  • The Chronicles of Audy: 4R
  • With You (Sehari Bersamamu)
  • First Time in Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu
  • Swiss: Little Snow in Zürich
  • Camar Biru: Cinta Tak Selalu Tepat Waktu
  • Holland: One Fine Day in Leiden
  • Goodbye Happiness
  • Notasi
1010304
She started to have interest in writing in her fifth or sixth grade of elementary school. Her first novel entitled Spring in Autumn was published by LPPH in 2006. Her short story Lebih dari Tiga Hari won Festival Kreasi Muslimah 2007, and the other one, entitled Hiasan yang Dikenakan Prue, was published in Deteksi Jawa Pos. Her other novels were Will & Juliette (LPPH) and The Fairy Tale House ...more
More about Prisca Primasari...

Other Books in the Series

Setiap Tempat Punya Cerita (1 - 10 of 11 books)
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
  • ROMA: Con Amore
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • Bangkok: The Journal
  • First Time in Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu
  • Melbourne: Rewind
  • Swiss: Little Snow in Zürich
  • London: Angel
  • Holland: One Fine Day in Leiden
  • Tokyo: Falling
Éclair: Pagi Terakhir di Rusia Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa Evergreen Priceless Moment French Pink

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »

“Loin Des Yeux, Loin Du Coeur” 1 likes
More quotes…