Rispondimi (Jawablah Aku)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Rispondimi (Jawablah Aku)

3.34 of 5 stars 3.34  ·  rating details  ·  327 ratings  ·  38 reviews
Orang yang mencintai menanggung risiko lebih besar, dan sering harus membayar harga yang lebih tinggi... Alih-alih membuka hati, cinta lebih sering menutupnya. Mengapa? Mungkin kita khawatir, orang lain akan merampas cinta itu dari kita, dan mereguknya habis di depan mata kita. Tapi cinta bagai udara, tak berbatas...

Buku ini mengisahkan tiga cerita dengan dilema serupa: Ap...more
Soft Cover, 219 pages
Published 2005 by Gramedia Pustaka Utama (first published January 1st 2001)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Rispondimi, please sign up.

Be the first to ask a question about Rispondimi

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 483)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Tea Jovanović
Suzana je sjajna autorka koju godinama pokusavamo da dovedemo u Srbiju... I na kraju smo uspeli da je ubedimo prosle godine za sajam... i razbole se zena i otkaza posetu... :(
Lidija

Nedavno sam pročitala ovu kratku knjžicu koja nesumnjivo zaslužuje mjesto među našim osvrtima. Zašto? Pa uzimajući je na čitanje mislila sam da je slična knjizi koju sam nedavno pročitala od nje, a to je roman „Pođi kamo te srce vodi.“ Međutim sličnost se očituje samo u prekrasnim rečenicama koje nam i ovaj put spisateljica dočarava na samo njen svojstven način.
Knjiga „Odgovori mi“ je drama koja se sastoji od tri priče koje nam dočaravaju svu surovost života bez uljepšavanja i bajkovitih završet...more
Riana Anwar
"Orang yang mencintai sering menanggung resiko lebih besar dan sering harus membayar harga yag lebih tinggi. Alih-alih membuka hati, cinta lebih sering menutupnya. Mengapa? Mungkin kita khawatir seperti layaknya makanan, air atau uang; cinta itu bisa dirampas dan direguk habis. tetapi tahukah kau? cinta bagai udara tak berbatas"

Susanna Tamaro hadir dalam novel penuh makna hidup dan cinta. Rispondimi- Jawablah Aku. Diterbitkan di Indonesia pertama kali oleh Gramedia tahun 2004. Novel ini berisi t...more
Juveria
May 05, 2010 Juveria rated it 5 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: anyone
Recommended to Juveria by: librarian
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Andrea Ika
"Cinta berarti menyerahkan diri sepenuhnya kepada yang lain, tanpa berpikir untuk menyembunyikan apapun."

“Orang yang mencintai menanggung resiko lebih besar, dan sering harus membayar harga yang lebih tinggi…”

Judul asli: Rispondimi
Penulis: Susanna Tamaro
Penerbit: PT Gramedia Pustaka utama
Halaman: 219


Review
Dalam Jawablah Aku dikisahkan tentang seorang anak perempuan yang bernama Rosa. Dia dilahirkan sebagai anak yang tak diketahui siapa ayahnya. Ibunya seorang pelacur, sehingga ketika masa kanak-...more
Pete Young
A worthwhile collection of stories that explores that heavily populated border between Catholicism and atheism. There is something precarious about all the characters in these three novelettes, raised on religion yet finding themselves in long-term situations where religious faith does not help: in ‘Hell Does Not Exist’, easily the best story, an abused wife attempts to protect her young son from his violent father, and yet as a teenager the son becomes the cause of personal devastation. In ‘Ans...more
Ribka Simatupang
Buku ini terdiri dari 3 cerita. Semua tokoh dalam masing - masing cerita tidak berhubungan, namun ada benang merah dari 3 cerita tersebut, yang menjadi inti dari buku ini. Di cerita pertama, kita akan bertemu dengan Rosa, seorang perempuan muda yang kesepian dan tak pernah merasakan cinta. Di cerita kedua kita akan bertemu dengan seorang ibu yang kehilangan sumber cintanya. Hubungan rumah tangganya yang terlihat harmonis di luar hanya tipuan belaka. Puncak dari gunung es tersebut adalah kematian...more
Pipitta
Rispondimi, atau Jawablah Aku, gitu deh judul buku karangan Susanna Tamaro yang satu ini. Semula gw kira ini buku tentang cinta, gak taunya isinya berupa tiga cerita pendek bertema makna hidup. Cerita pertama judulnya Jawablah Aku, yang kedua Neraka Itu Tidak Ada, dan yang terakhir Hutan Yang Terbakar.. Lumayan sih, worth it ngeluarin Rp 35.000 karena Antonius Sudiarja, SJ bisa nerjemahin dengan bahasa yang enak dibaca.

Cerita pertama berkisah tentang 'Aku' yang mempertanyakan cinta sejak ia kec...more
Erie
Tiga buah cerpen yang disajikan buku ini mengisahkan pergulatan batin pelakunya yang berada diantara dunia modern yang sekuler dan dunia religius yang nyaris ditinggalkan masanya. Pencarian eksistensi diri, cinta dan Tuhan terlihat melalui kacamatan filsafat dan teologi para pelakunya. Tokoh-tokohnya yang merindukan cinta mengajak kita melihat, bagaimana kepasrahan akan adanya Tuhan akan melengkapi keingintahuan kita untuk mengungkapkan rahasia hidup melalui rasio dan pikiran.

Judul buku ini diam...more
April
I found this in the library by accident while looking at the novels of Amy Tan (Tamaro was close to Tan :). I noticed the title in Italian and picked it up. I'm so glad I did because it was fantastic!

"Rispondimi" contains three short novellas about desperation. The stories are sad but the writing itself is beautiful and real. I did not come away from the book depressed as you might think. It is a useful, touching portrait of human weakness, struggle and regret.

I have to complain about the trans...more
Fikafidayyah
Temanya mengingatkan saya pd film "Seven years in Tibet", namun dlm versi yg lebih kelam. Novel ini bercerita ttg kisah perjalanan spiritual para tokoh di setiap ceritanya dlm menemukan arti kepasrahan, kedamaian serta pengakuan dan penerimaan mereka akan keberadaan Tuhan.

Hmm, not really special sebenernya. Saya msh bs lbh menghayati makna yg terkesan dlm "Robohnya Surau Kami",tp saya msh merasa tertarik dengan cara penulis meracik monolog2 dan diskusi inner-mind para tokohnya. Secara ga sadar k...more
Lily4
a good depressive story about searching what love is

kumpulan 3 cerita
apparently, Tamaro adalah penulis yang religius
ketiga cerita ini selalu memiliki sisi kerohanian dan dekat dengan simbolisme nasrani
don't worry, nilai-nilai dan pendekatan yang diketengahkan sifatnya universal, jadi layak dibaca siapa saja

disamping warna kelam dan depresi di sepanjang cerita, selalu ada bagian yang membuat terharu, misalnya :
- bahwa setiap kita pada dasarnya sendiri di dunia ini
- ibu-ibu kita yang membayangkan...more
Sandra
These stories where depressing and left you sad and wishing for a better side of humanity to be recorded in books. What I found even worse is the terrible sadness and tragedies all had children central to the storylines.

Three stories, three tragedies, three tales I regret ever having read.

The writing itself is melancholy, and does an excellent job of bringing to light the sadness and isolation the central characters must have experienced; I just really did not enjoy the stories.
Enia
Mi sono piaciute le tre novelle. Ogni storia ha una profonda tristezza nella tragedia del/della protagonista. Nonostante le brutte situazioni in cui questi personaggi si trovano, l'autrice ci fa capire la condizione umana. Nelle parole di Susanna Tamaro, " L'inferno e' attualmente vuoto perche' tutti i diavoli, di ogni gerarchia, ormai scorrazzano sulla terra. Non sono ignorante ne' medievale. Lo dico soltanto perche' ho diviso la mia vita con uno di loro."
Indah W
beli buku ini sebenernya udah lamaaa bangetss.. dari awalnya hanya didiskon 20-30% pas ultah Gramed, sampai akhirnya diobral dan gua kembali tergoda untuk beli tanpa menyadari bahwa gua sebenernya udah punya, huahahahaha :p tapi ya itu, masih juga butuh waktu untuk mulai meraih nih buku dan membaca lembar demi lembarnya.


reviewnya di sini :

http://books-parade4indah.blogspot.co...
Julia
Die Liebe besiegt alles, habe ich wieder und wieder sagen hören. Die Liebe ist stärker als der Tod. Ader das stimmte nicht, denn die Liebe ist, falls sie überhaupt existiert, sehr zerbrechlich. Sie ist so zerbrechlich. dass sie fast unsichtbar ist. S. 43

Die Liebe, die man nicht bekommt, wünscht man sich am sehnlichsten. S. 127

Rosa
Buku ini saya baca waktu di SMA.. Sebelumnya saya sudah membaca Va' Dove ti Porta Il Cuore karya Susanna Tamaro, dan saya sangat menyukainya. Begitu juga dengan buku ini. Jalan cerita yang tidak biasa, menyentuh, menegangkan, mengejutkan, dan tokoh dalam cerita pertamanya sama dengan nama saya. :) Saya sangat menyukai buku ini.
Adrienne Urbanski
Offers three dreary disenchanted novellas of two women and one man who find love and sexuality to be paths of self destruction and despair. They however find bits of hope and redemption through spirituality.
I loved the sparse, poetic prose. The book was a gift from an ESL Polish student.
Sikha
Judul aslinya Rispondimi. Saya berharap banyak dari buku setelah membaca Va D'ove Ti Porta Il Cuore, tapi dalam pendapat saya masih lebih bagus buku sebelumnya. Answer me adalah kumpulan cerita pendek, terdiri dari 3 buah cerita. Not to special for me. Lumayanlah..
Laura
I'm not generally a short stories reader, but this was really quite good. In comparison to all the other short stories i have read this was just detailed enough, with strong enough story lines to keep the reader interested.
Jennifer
One day I walked through my library with my hand out, and fate made me pick this book. It was simple and elegantly written. I didn't like the first story, so it was pretty much downward from there.
Jen
Apr 15, 2011 Jen marked it as to-read  ·  review of another edition
Picked up an Italian copy of this (along with a copy of my favorite book in Italian: Va' dove ti porta il cuore -- Follow Your Heart) and hope to be able to read Italian well enough to read the book someday.
Windy hapsari
contain of many short stories, this book is about women with their own problem and how they manage their sexualities.very clear and brave stories. straight forward books.
Yudith Fabiola
Susanna membuat alur cerita layaknya aliran air di sungai yang tenang. Hanya beriak-riak sedikit. Tenang, dengan plot yang lincah dan kedalaman makna.
incipit mania
Aug 09, 2013 incipit mania marked it as to-read  ·  review of another edition
Shelves: tamaro-s
Incipit

In fondo era soltanto il Natale dell’anno scorso ...

http://www.incipitmania.com/incipit-p...
Sara
susanna tamaro in questo stupendo libro libera i pensieri più reconditi della mente di una povera ragzzina alle prese con la sua sfortunata vita!
Juliana
"Mungkin karena sudah baca Follow Your Heart, gw jadi menaruh ekspetasi tinggi terhadap buku ini. Ternyata, biasa-biasa aja, malah agak bertele-tele
IG 'clintchee'
had a deep breath after reading this...never thought that there was a very dark side in human that made 'em do the crazy thing
May
First Sentence: "In fact, it was just this past Christmas, the last holidays I spent at my aunt and uncle's."
Marie
Three beautifully written stories, very sad, but with a redeeming quality. Especially the last story.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 16 17 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • State-Building: Governance and World Order in the 21st Century
  • Ayah, Mengapa Aku Berbeda?
  • Atas Nama Malam
  • Sands of Time
  • Fundamentals of English Grammar
  • Chimaira
  • Jesus Cristo Bebia Cerveja
  • Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
  • Rumah Bambu: Kumpulan Cerpen Pertama dan Terakhir
  • Setengah Isi Setengah Kosong "Half Full Half Empty"
  • Der Hals der Giraffe
  • El tango de la Guardia Vieja
  • ESQ
  • Losing Gemma
  • A Cat, a Hat and a Piece of String
  • Uma Casa na Escuridão
  • Who Made God?: And Answers to Over 100 Other Tough Questions of Faith
  • Fazes-me Falta
21930
Susanna Tamaro is an Italian novelist. She has also worked as a scientific documentarist and movie maker direction assistant.
In 1981 she wrote a first novel: Illmitz, declined by editors and now unpublished.
In 1989, her novel Head in Clouds was published by Marsilio Editor.
While her successful second novel, Just For One Voice, was published in 1991, won the International PEN price and was translat...more
More about Susanna Tamaro...
Follow Your Heart Anima Mundi Cuore di ciccia Per sempre Dengarlah Suaraku

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »

“The love withheld is always the love we long for most.” 3 likes
More quotes…