reviews
Feb 05, 2013
Jangan main-main dengan buku ini!
Itu aja peringatannya.
Karena buku ini lebih galak daripada anjing kompleks, lebih ignoran daripada "babi" yang sering nyampah di sembarang tempat, lebih berbahaya daripada naik motor tanpa helm, lebih nakal daripada menginjak rumput, dan lebih radioaktif daripada sinyal ha-pe.
PS.
Cerpen favorit = "Menyusui Ayah"
Serasa ditonjok.
x(
Itu aja peringatannya.
Karena buku ini lebih galak daripada anjing kompleks, lebih ignoran daripada "babi" yang sering nyampah di sembarang tempat, lebih berbahaya daripada naik motor tanpa helm, lebih nakal daripada menginjak rumput, dan lebih radioaktif daripada sinyal ha-pe.
PS.
Cerpen favorit = "Menyusui Ayah"
Serasa ditonjok.
x(
0 comments
like
(2 people liked it)
Apr 07, 2013
Jangan Main-Main (Dengan Kelaminmu) adalah kumpulan cerita pendek yang menyinggung hal tak biasa. Jangan Main-Main dengan buku ini. . .
Buku ini tidak memiliki gigi, ia tentu tak bisa menggigit.
Buku ini tidak memiliki bisa, tentunya tak ada racun didalamnya.
Buku ini hanyalah mengangkat isu yang sangat tidak biasa.
Topik-topik yang membuat kedua alisku menyatu, membuatku tak berhenti menyerngit.
Kumcer yang paling menarik perhatianku adalah Menyusu Ayah. Ada pepatah berkata,"Tak ada rotan, akar p More...
Buku ini tidak memiliki gigi, ia tentu tak bisa menggigit.
Buku ini tidak memiliki bisa, tentunya tak ada racun didalamnya.
Buku ini hanyalah mengangkat isu yang sangat tidak biasa.
Topik-topik yang membuat kedua alisku menyatu, membuatku tak berhenti menyerngit.
Kumcer yang paling menarik perhatianku adalah Menyusu Ayah. Ada pepatah berkata,"Tak ada rotan, akar p More...
Dec 08, 2012
Ini pertama kalinya membaca cerita dari Djenar Maesa Ayu. Kenapa? Karena hanya buku ini yang terbuka sampulnya di toko buku ketika sedang menunggu jam bioskop yang masih 2 jam lagi.
Judulnya jelas provokatif. Sedangkan mengenai cerita-ceritanya...
Rata-rata memang cerita pendek di buku ini berkaitan dengan isu seksualitas dengan fokus di (mungkin) salah satu fakta yang agak menyedihkan bahwa manusia dikontrol oleh nafsu birahinya. Tema perselingkuhan, incest, pergaulan bebas, prostitusi semuanya More...
Judulnya jelas provokatif. Sedangkan mengenai cerita-ceritanya...
Rata-rata memang cerita pendek di buku ini berkaitan dengan isu seksualitas dengan fokus di (mungkin) salah satu fakta yang agak menyedihkan bahwa manusia dikontrol oleh nafsu birahinya. Tema perselingkuhan, incest, pergaulan bebas, prostitusi semuanya More...
0 comments
like
(1 person liked it)
Jun 21, 2009
Membaca buku Djenar Maesa Ayu selalu memberikan warna dan ciri khas sendiri. Ini buku ketiga yang saya baca. Saya girang banget ketika melihat bukunya di list buku2 baru di perpustakaan yg menyediakan buku2 indo. Tanpa pikir panjang langsung saya baca sampai rumah.
Buku ini merupakan kumpulan cerita2 pendek yang bercerita tentang perselingkuhan, ketidak setiaan, selingkuh dilihat dari dua sisi, wanita kupu2 malam, seks bebas, seks sebagai kebutuhan, dan seputar dunia malam kota besar.
Yang Djenar More...
Buku ini merupakan kumpulan cerita2 pendek yang bercerita tentang perselingkuhan, ketidak setiaan, selingkuh dilihat dari dua sisi, wanita kupu2 malam, seks bebas, seks sebagai kebutuhan, dan seputar dunia malam kota besar.
Yang Djenar More...
Mar 24, 2012
Karya Djenar yang ini ternyata memiliki maksud tersendiri. Sebagai salah satu cara untuk mengkampanyekan "Anti Kekerasan Pada Perempuan" sepertinya.
Setiap cerpen yang ada di dalam kumcer ini banyak bercerita tentang problema yang dihadapi perempuan. Mulai dari hilangnya sosok ibu, perempuan yang bekerja sebagai WTS hanya karena terjebak kondisi yang memang tidak diinginkan, sampai permasalahan wanita terhadap kondisi fisik yang tidak seperti wanita lain. Hal ini dikemukakan dengan sangat gamblan More...
Setiap cerpen yang ada di dalam kumcer ini banyak bercerita tentang problema yang dihadapi perempuan. Mulai dari hilangnya sosok ibu, perempuan yang bekerja sebagai WTS hanya karena terjebak kondisi yang memang tidak diinginkan, sampai permasalahan wanita terhadap kondisi fisik yang tidak seperti wanita lain. Hal ini dikemukakan dengan sangat gamblan More...
Apr 18, 2013
When i first borrowed this book from a friend, i was skeptical. I never really had one favorite Indonesian writer--which i blame myself because i hadn't read that much Indonesian books--and i assume that this one wouldn't serve me much good either. But Djenar has got a lot of controversy for her works and i guess that's the reason why i wanted to borrow this book in the first place. And... i wasn't disappointed, at all. Through this book, i learnt that an author can use any kinds of writing tech More...
Jan 17, 2013
aku sebenarnya termasuk penggemar djenar maesa ayu setelah baca bukunya yang mereka bilang saya monyet kalau ga salah, bahkan aku beli buku ini
baca di awal-awalnya sempet mengerutkan kening. kenapa? karena bahasanya vulgar dan semua berhubungan dengan (maaf) kelamin, seksual, perselingkuhan dan sebagainya. Yah aku memang ga bisa berharap banyak, judulnya aja begitu hehe
tapi banyak yang bisa dipetik di kisah ini. Terutama pesannya tersampaikan, yaitu JANGAN SEMBARANGAN MAIN DENGAN KELAMINMU ! aki More...
baca di awal-awalnya sempet mengerutkan kening. kenapa? karena bahasanya vulgar dan semua berhubungan dengan (maaf) kelamin, seksual, perselingkuhan dan sebagainya. Yah aku memang ga bisa berharap banyak, judulnya aja begitu hehe
tapi banyak yang bisa dipetik di kisah ini. Terutama pesannya tersampaikan, yaitu JANGAN SEMBARANGAN MAIN DENGAN KELAMINMU ! aki More...
Apr 04, 2013
Berani. Ya, sosok Djenar bisa terwakili oleh kata itu. Selain tema dan juga gaya bercerita yang 'berbeda', Djenar seakan-akan tidak ingin terjebak dengan tema-tema yang biasa saja. Ada banyak cerita pendek yang bila dibaca baik-baik, tanpa judgement di awal, terasa sangat mencerahkan. Selebihnya, Djenar tak hanya menjadikan tulisannya ajang untuk 'mencari persetujuan', ia hanya menawarkan cara lain untuk memandang sesuatu yang selama ini sering kita lihat, kita lakukan.
Buku yang menarik untuk di More...
Buku yang menarik untuk di More...
Sep 23, 2008
Karya-karya nya memang sering sekali menghiasi halaman-halaman pemberontakan yang mengarah ke perjuangan ke-perempuan-an. Sebagian memandang tulisannya mengandung bahasa-bahasa vulgar yang tanpa filter. Toh rupanya djenar sudah paham akan hal itu. Ia menuliskan di bagian pojokan bahwa tulisan ini adalah tulisan "untuk pembaca dewasa". Kembali lagi bahwa membaca tulisan djenar adalah tulisan "untuk dewasa", yang tidak jelas batasannya, karena kita sendiri pun tidak mempunyai batasan yang jelas ma More...
Jan 08, 2013
Walaupun ia merupakan karya indonesia pertama yang menjadi bahan bacaan, tulisannya terus dan lantang, jadi senang sekali untuk saya menghadamnya. Jangan Main-Main (Dengan Kelaminmu) bukanlah berkisar perihal seks semata-mata (yang digambarkan tajuknya) tetapi banyak mengangkat isu psikologi wanita dan kehidupan sosial di bandar yang pada saya digarap dengan baik. Ada 11 cerpen semuanya, dan antara yang menarik hati ialah Cermin, Saya Seorang Alkoholik! dan Ting!
p.s: saya cuma membaca versi PDFn More...
p.s: saya cuma membaca versi PDFn More...
Jan 13, 2013
Buku pertama milik Mbak Djenar Maesa Ayu yang aku baca. Dan sungguh aku dibuat cengo dengan gaya bahasa yang menggambarkan kebebasan dan juga membuatku manggut-manggut karena setuju dengan apa yang ditulis oleh Mbak Djenar dalam buku ini. Buku ini lebih banyak berisi tentang sebuah kenyataan yang ada di kehidupan sekitar kita. Pokoknya, aku salut sama Mbak Djenar yang berani menulis dengan gaya bahasa yang vulgar... Dan yang penting, aku sangat menikmati saat membaca buku ini. hehehe... :D.
Sep 01, 2012
ini bacaan emang buat dewasa. tapi di beberapa cerpennya saya paling suka PENTHOUSE 2601 karena "aku" nya adalah si rumah. jadi intinya si rumah yg bercerita, si rumah yg merasakan, si rumah yg mempunyai impian pengen punya penghuni yg bagaimana. isi curhatan si rumah bagaimana dia benci mendapat tamu yg begini2. seolah si rumah itu benar2 hidup. semua yg diceritakan oleh si rumah itu bikin saya sampe ngomong "ooooohhhh"
Jan 26, 2012
Saya pikir tidak banyak orang yang bisa menuliskan sesuatu yang tabu dengan bahasa yang tidak vulgar. Tapi di dalam buku ini penulis bisa menulis seperti itu. Dia menuliskan tentang sesuatu yang dalam tanda kutip 18 tahun ke atas alias 'dewasa' tapi tidak membuat pembacanya horny. Meskipun ini buku yang membicarakan sesuatu yang 'dewasa' tidak lantas buku ini adalah buku 'esek-esek' murahan. Saya suka banget buku ini.
Oct 27, 2012
Revolusioner!
Terlepas dari tema yang "kontroversial" khas Djenar, saya suka sekali dengan gaya menulisnya di buku kumpulan cerpen ini. Cerpen "Staccato" dan "Saya adalah Seorang Alkoholik!"-lah yang menurut saya gaya penulisannya paling asik.
Sayang sekali saya yang -mengaku- suka dengan karya-karya Djenar baru membaca ini sekarang. Oh, soalnya baru menemukan di perpustakaan (abaikan).
Terlepas dari tema yang "kontroversial" khas Djenar, saya suka sekali dengan gaya menulisnya di buku kumpulan cerpen ini. Cerpen "Staccato" dan "Saya adalah Seorang Alkoholik!"-lah yang menurut saya gaya penulisannya paling asik.
Sayang sekali saya yang -mengaku- suka dengan karya-karya Djenar baru membaca ini sekarang. Oh, soalnya baru menemukan di perpustakaan (abaikan).
Sep 28, 2012
Saya menikmati Djenar!
Banyak orang menjadi kurang suka, mungkin karena dianggap terlalu vulgar dan kurang cocok dengan budaya timur. Tapi buat saya Djenar berbeda. Ceritanya boleh Anda bilang vulgar, isinya seks terus, dan lain sebagainya. Tapi itu toh nyata dalam hidup, maknanya bukan sekedar hubungan badan. Di setiap cerita, ada makna yang lebih mendasar, yang perlu lebih dicermati.
Banyak orang menjadi kurang suka, mungkin karena dianggap terlalu vulgar dan kurang cocok dengan budaya timur. Tapi buat saya Djenar berbeda. Ceritanya boleh Anda bilang vulgar, isinya seks terus, dan lain sebagainya. Tapi itu toh nyata dalam hidup, maknanya bukan sekedar hubungan badan. Di setiap cerita, ada makna yang lebih mendasar, yang perlu lebih dicermati.
Sep 27, 2011
Djaener punya cara berfikir sendiri yang tak biasa dan cerdas. Dia melihat berbagai masalah sosial yand ada dan mengemasnya dalam cerita yang mungkin untuk kebanyakan masyarakat tidak sopan dan terlalu vulgar. Tapi itulah dia. Caranya luar biasa dan membuka pikiran kita tentang berbagai hal yang sebenarnya dekat dengan kehidupan sekitar kita.
May 22, 2010
Slh satu nvl plg keren yg pernah tabc walaupun btknya kumpulan cerpen. Plg suka yg judulnya Staccato n Moral. Cerpen2nya diambil dr ide yg sederhana tp ngena banget. br kali ini aku bc cerita yg endingnya di depan sendiri. kereennn!!! HARUS baca, tp khusus buat org2 yg g sok suci. klo sok suci, mnding g usah deh drpd blg novel ini novel porno.
Apr 20, 2013
Menurutku nih yah,
Kumcer yang ada dibuku ini bercerita tentang kehidupan yg dulunya dianggap negatif sekarang menjadi keterbiasaan
Dulunya dianggap seronok sekarang menjadi kebutuhan
Dikemas dalam bahasa penulis khas berat, bagi orang yg terbiasa membaca metropop seperti saya ini, but good experiance!
Kumcer yang ada dibuku ini bercerita tentang kehidupan yg dulunya dianggap negatif sekarang menjadi keterbiasaan
Dulunya dianggap seronok sekarang menjadi kebutuhan
Dikemas dalam bahasa penulis khas berat, bagi orang yg terbiasa membaca metropop seperti saya ini, but good experiance!
Aug 24, 2012
Saya membeli buku ini setelah melihat pemembacaan cerpen yang berjudul "Menyusui Ayah" di salah satu pentas teater kampus di Yogya. Saya kira cerpennya bisa hidup karena dibaca dengan penekanan intonasi dan dinamika yang baik. Ternyata saya salah. Yang membuat hidup itu bukan pembacanya tapi penulisnya!!
Oct 03, 2011
Awal kali membaca aku agak bingung. Karena menggunakan bahasa perulangan dari tiga sudut pandang.
Lalu semua mengalir dan mulai mengerti. Dan juga memahami beberapa kalimat dari komentator yang tercetak di halaman depan.
Cerita favoriteku ada penthouse. Djenar "menghidupkan" sebuah hunian mewah dan menyikapi apa yang terjadi di sekitarnya.
Lalu semua mengalir dan mulai mengerti. Dan juga memahami beberapa kalimat dari komentator yang tercetak di halaman depan.
Cerita favoriteku ada penthouse. Djenar "menghidupkan" sebuah hunian mewah dan menyikapi apa yang terjadi di sekitarnya.
Feb 16, 2012
vulgar namun tak terkesan murahan. paling saya sukai dari buku ini adalah cerita "menyusu ayah", entah karena pembawaan cerita yang kuat atau judul yang kontroversial. "Staccato" juga muncul dengan cerita yang mengangkat gaya bahasa yang unik, macam penyanyi jazz terkini saja. :)
Dec 13, 2009
saya selalu suka dengan gaya tulisan ayu yang lugas tanpa tedheng aling aling..namun bagi saya tetap elegan.
Kumpulan cerpen ini berbicara banyak tentang bagaimana manusia memaknai seks dalam kehidupan mereka....
Okelah...kalo begitu!
Kumpulan cerpen ini berbicara banyak tentang bagaimana manusia memaknai seks dalam kehidupan mereka....
Okelah...kalo begitu!
Aug 29, 2012
buku pertama yang membuat saya merasa benar2 seperti anak kecil.
Jujur 'menyusu ayah' membuat saya takut.
Tapi buku ini jujur dan membela kaum wanita.
Saya palig suka 'Moral'... 'Moral di obral 3 deribu di depan kantor DPR...' a wow line.
Jujur 'menyusu ayah' membuat saya takut.
Tapi buku ini jujur dan membela kaum wanita.
Saya palig suka 'Moral'... 'Moral di obral 3 deribu di depan kantor DPR...' a wow line.
Apr 24, 2012
Dulu ragu-ragu waktu mau beli buku ini, serem sama judulnya. Tapi penasaran. Apalagi yang nulis Djenar Maesa Ayu. Memang cukup vulgar dia mengulas tentang feminisme dan anti kekerasan terhadap perempuan. Nice book!
Jun 17, 2010
Download e-book nya di site free download. Keseluruhan cerpennya menceritakan tentang sex&relationship yang aneh dan ga lazim. Penulisannya bagus. Paling suka gaya penulisan Djenar di cerpennya yg berjudul Staccato.
0 comments
like
(1 person liked it)
Apr 20, 2013
Membaca buku ini, dada saya berdebar-debar. Djenar, lihai sekali kalau urusan begini... Walau pun, pusaran cerita masih di situ-situ saja, pikatnya masih seperti biasa, seperti buku-buku Djenar yang lainnya..
Feb 03, 2013
Djenar memang penulis yang bagus dan kreatif. Dan berani. Hanya aku merasa agak terpenjara oleh tema-tema dan karakter-karakter yang ada di buku ini. Yes, it was shocking, and then?
0 comments
like
(1 person liked it)
Mar 20, 2012
langsung jatuh cinta sejak membaca paragraf pertamanya... dan bagaimana ia (Djenar) mempermainkan keempat tokohnya dalam cerpen itu (baca: Jangan Main-Main (Dengan Kelaminmu))
Jan 24, 2010
Khas Djenar Maesa Ayu...Berani lugas polos tapi cantik dalam setiap pilihan kata kalimat dan paragraph.
Kadang cukup menohok tapi jujur..
kadang vulgar namun polos..
Kadang cukup menohok tapi jujur..
kadang vulgar namun polos..
May 22, 2009
love this book so honest even from women side in here.. where the people still majority can't accept to be so open like that...:) bravoo Djenar :)

