by
3.55 of 5 stars
"I was a rat!"

So insists a scruffy boy named Roger. Maybe it's true. But what is he now? A terrifying monster running wild in the... read full description

reviews

Mar 12, 2010
dioscurio rated it: 3 of 5 stars
Cerita anak yang bagus dan maknanya dalem !!

Apa jadinya jika suatu hari kamu bertemu bocah yang mengaku dulunya tikus ?
Apakah kamu akan menganggapnya bukan-manusia seperti sang filsuf royal ?
Ataukah kamu akan memungut dan mengurungnya dalam kandang untuk dipertontonkan dalam pertunjukan orang aneh ?
Atau kamu akan memanfaatkan bakat "menggeliut" si bocah untuk merampok rumah seorang bangsawan ?

Mungkin juga kamu akan menganggapnya aneh, tapi meny More...
26 comments like (5 people liked it)
Aug 13, 2008
Keani rated it: 2 of 5 stars
This book reminds me to a writing workshop I attended several years ago. In one session, the participants were guided to write stories by twisting existing fairy tales. Local myths and legends were recommended. many of the participants chose Cinderella as their source tale. As a result, popped up various versions of the beautiful orphan with twisted characters, twisted start, twisted family, twisted plot, twisted setting, twisted end even twisted names. Most of them put tragic comedy rather than More...
1 comment like (2 people liked it)
Mar 20, 2009
Dahlia rated it: 4 of 5 stars
Bagi g, seolah-olah buku ini ingin mengatakan kita adalah apa yang kita fikirkan. Kalo kita berfikir kita ini tikus, maka jadilah kita tikus! bahkan sekeliling kita pun merespon cara berfikir kita dengan menganggap kita seperti tikus. Maksudnya (mungkin...)semua hal tergantung pada apa yang kita pilih untuk kita fikirkan. All we have to do is "memilih dari sekian banyak pilihan"

Buku ini juga mengingatkan g ma buku The secret "Semesta bagaikan jin dalam botol yang akan More...
24 comments like (1 person liked it)
Sep 24, 2010
Farah rated it: 5 of 5 stars
"… Cerek bersiul, jadi Joan membuatkan teh untuk mereka semua, Bob memanggang keju, dan mereka semua duduk nyaman di sekitar tungku. Dunia di luar adalah tempat yang sulit, tapi keju panggang dan cinta serta karya seni cukup untuk membuat mereka aman."

Pria tua itu menutup buku di pangkuannya. Ia bersandar di kursinya yang berbantalan empuk, dan memandangi cucu-cucunya yang duduk diatas permadani dihadapannya sambil tersenyum. Mereka menatap sang kakek dengan kagum.

More...
15 comments like (8 people liked it)
Dec 19, 2010
Harun Harahap rated it: 4 of 5 stars
Dengan membaca buku ini akhirnya saya bisa mengetahui karakter diri saya sendiri. Ternyata saya sulit untuk mempercayai adanya sebuah keajaiban, dan sulit untuk mengiyakan sebuah kemustahilan dan kemusykilan.

Saya suka gambar-gambar surat kabar di buku ini. Saya bisa melihat bahwa kekuatan Pers mempunyai dampak yang dahsyat bagi semua orang. Tidak hanya membawa kebahagian dan kedamaian tapi bisa membuat kesedihan dan kekacauan.
2 comments like (2 people liked it)
Nov 22, 2007
Phillip rated it: 3 of 5 stars
A very funny look at a sidebar to the Cinderella story, blending in elements of Pinocchio. Pullman has written a primer for how pomposity, ego, greed and self interest can callously crush innocence, as well as how a the right combinations of good hearts can triumph.
1 comment like (2 people liked it)
Sep 11, 2009
indri rated it: 4 of 5 stars
Menjadi apa diri seseorang tergantung lingkungannya

Kalau kamu dipengaruhi untuk jadi baik, semanis anak manusia, maka kamu akan berlaku sopan
Kalau kamu dipengaruhi untuk menjadi seekor tikus, maka kamu akan bersifat tikus
Kalau kamu dibilang bisa menggeliut, maka akan kamu lakukan

Yang menakutkan, ketika kamu tidak tahu siapa kamu, karena kamu merasa dulu adalah tikus, karena kamu jadi minder
dan kamu jadi bersembunyi
takut terhadap orang-orang yang se More...
21 comments like (3 people liked it)
Feb 23, 2009
Uci rated it: 4 of 5 stars
3,5 bintang.

Kemasannya memang buku anak-anak. Tapi pesan moralnya sama sekali tidak kekanakan. Di antara petualangan Roger yang lucu dan konyol, Pullman mengajak anak-anak untuk bersikap kritis pada institusi sekolah, polisi, rumah sakit, kerajaan, pemerintah, pengadilan, bahkan gereja. Dan terutama pada media, dalam hal ini surat kabar. Semua digambarkan tidak bertanggung jawab, tidak punya empati, dan mencari keuntungan sendiri.

Tapi yang paling saya suka adalah kecerdik More...
0 comments like (2 people liked it)
Jul 30, 2008
Akela rated it: 4 of 5 stars
I had just read the "His Dark Material" trilogy which included the Golden Compass. I saw that Pullman had written some childrens books as well. I checked this book out to read to my daughter. She old enogh to read on her own, but she likes when I do the voices. So I read this and even my son listened. This young boy has no clue how he is supposed to behave. He is found by an old childless couple, he looks all beat up and dirty and the only thing he can tell them is he's a rat. W More...
2 comments like (1 person liked it)
Dec 02, 2008
ReSti rated it: 4 of 5 stars
Beli buku ini secara tidak sengaja. Kebiasaan "buruk" di toko buku...yang dibaca-baca buku apa yang dibeli apa... :D

Selama ini kisah cinderella banyak diceritakan dalam berbagai versi tapi belum pernah ada sebelumnya cerita dari sisi lain sang putri. Di buku ini "pengawal" sang putri lah yang menjadi tokoh. Roger alias Ratty "terjebak" menjadi anak laki-laki berusia (sekitar) 9 tahunan. Ga ada yang percaya kalo dia DULU adalah seekor TIKUS dan akhirnya More...
2 comments like (1 person liked it)
Feb 09, 2011
Charles rated it: 3 of 5 stars
This fractured Cinderella-after-the-wedding tale reminded me a lot of Pinocchio. Roger, a boy who claims he was a rat (he is actually the rat turned page boy in Mary Jane's (Cinderella who later becomes Princess Aurelia) pumpkin carriage), shows up on Bob and Joan's doorstep. The old couple has been unable to have children, so they quickly take the young man in and raise him as their own. Of course, the boy chews on everything and his naive innocence makes him an easy target on whom bad individu More...
Feb 15, 2010
Jaclyn rated it: 3 of 5 stars
I Was a Rat! by Philip Pullman is a chapter book intended for readers in fourth grade through seventh grade. I gave it three stars. In this story, the little boy Roger comes to the home of Bob and Joan one night, claiming that he was a rat. A suspenseful tale ensues, as Roger acts like a rat, chewing pencils and shredding clothing. He is tested, poked, prodded, and put into fairs, finally captured as the “Monster of the Sewers.” The love of Bob and Joan, and an unexpected twist with Pr More...
2 comments like (1 person liked it)
Jan 20, 2010
Mia Queen rated it: 4 of 5 stars
Mau buat review gimana ya? Mending dibaca sendiri dan ikut merasakan happy ending khas Philip Pullman. Kadang takjub juga dengan pengarang cerita anak-anak, bisa menulis cerita yang tidak menggurui namun sangat dalam maknanya.

Roger, seekor tikus yang berubah menjadi anak laki-laki dan mengalami banyak cobaan hidup, mulai dari masuk sekolah dan dengan segera terjadi keributan, dirubah menjadi tontonan pasar malam, diajari mencuri, bahkan sampai disangka sebagai monster ganas.

More...
10 comments like (2 people liked it)
Sep 24, 2010
Mery rated it: 4 of 5 stars
Dulu aku tikus, kata Roger. Tinggal di gorong-gorong dekat pasar. Senang menggerogot. Dulu aku tikus, dan hei itu Mary Jane... *tunjuk Roger ke foto cewek di koran*

Widihhh, pasti Roger ini adalah Peter Parker yang kepalanya kebentur... *pikirku*
Atauuu Roger ini, Peter Parker yang kalah bertarung dengan Voldemort jadinya dikutuk jadi tikus... Lagian kok kenal Mary Jane? *ngebayangin Kristen Dunst*

Ternyata bukan begitu sodara-sodara, si Roger ini beneran tikus, atau a More...
17 comments like (6 people liked it)
Apr 25, 2010
Laura rated it: 3 of 5 stars
Awards and Recognitions: Philip Pullman won the Astrid Lindgren Memorial Award – 2005

Roger used to be a rat, but now he’s a boy. A kindly shoemaker and his wife take him in, begin teaching him manners, and begin to think of him as their own. The happily ever after doesn’t come that easily though; Roger is kidnapped to be part of a carnival freak show, “rescued” by a band of thieves who want to use his rat-like wriggling powers for their own gain, and eventually thrown in the dunge More...
Apr 20, 2011
Amy rated it: 4 of 5 stars
I Was A Rat follows one of Cinderella's formerly rat coachmen who accidentally stayed a boy. He is adopted by a childless elderly couple who grow to love him, despite his odd habits of nesting and eating pencils, and name him Roger. Nobody will believe him when he explains his odd behavior saying that "I was a rat" last week, then suddenly he wasn't a rat. The story of a rat-boy spreads through the town and eventually is heard by a sleazy freak-show operator. He kidnaps Roger forcing h More...
Apr 03, 2011
Sonya rated it: 2 of 5 stars
Juvenile novel about a boy (once upon a time, a rat) who was part of Cinderella's big night out at the ball. When the rat/boy was out playing instead of minding the pumpkin/carriage at midnight, he missed out on turning back into a full time rat. Thus the boy is left in a strange city with no name, no manners, and no idea he looks more than the 3 weeks old he keeps telling everyone he is.
The parts I think are the most clever might not make of an impression on a child. I like the play on More...
Jun 09, 2011
Euisry rated it: 4 of 5 stars
Hm... setelah membuktikan dengan membaca 2 cerita anak karya Philip Pullman (baru 2 nih), aku setuju bahwa dia salah satu penulis cerita anak yg brilian. Cerita-ceritanya unik dan menarik, simpel dan cerdas. Membacanya membuat perjalanan ngangkot menjadi tidak begitu terasa (sampai sering kebablasan, kelewatan tempat turunnya, hehe).

Sebagai kisah anak, kupikir cerita ini mengandung makna filosofis yang dalam, meski tampilan luarnya seperti polos (Jangan percaya penampilan, begitu kata More...
Mar 01, 2009
Todd rated it: 4 of 5 stars
Roger shows up at the humble home of a poor couple who graciously take him in. He at first seems like a poor orphan boy, except he says little other than, “I was a rat.” Soon it becomes clear that he is telling the truth. I like the way Roger, who is incredibly sweet and innocent, remains rat-like, by chewing things and such. Pullman is a great storyteller (did you read Clockwork? It has a similar feel) and introduces new elements to the plot at just the right time. I wasn’t sure whether th More...
Jun 17, 2009
Kris rated it: 4 of 5 stars
Recommended for gr. 5-9. The premise of this humorous story is that one of the rats changed by Cinderella's fairy godmother into a footman was not changed back into a rat and has to learn to live as a boy. Fortunately a kind older couple who are not fazed by his assertion that "I was a rat" take him in and teach him some basic skills like eating with utensils, although they cannot convince him not to eat unsuitable items (pencils are a particular favorite of his). His trusting rat n More...
Jan 05, 2009
ice rated it: 4 of 5 stars
Saya beli buku ini karena bete, pengen sesuatu yang ringan, pendek, tapi bagus. Sebenarnya dulu malas beli karena kupikir anak-anak banget. Tapi setelah baca, eh... jadi jatuh cinta pada Pullman (biarlah kalau dibilang terlambat, hehehe).
Cerita kreatif, diinspirasi dari Cinderella, dan menurut saya bisa dibaca segala usia. Menurut saya, karya ini sangat 'rendah hati'. Tapi, di balik kerendah-hatiannya, ada pesan-pesan yang sangat dalam, yang silakan diambil saja sendiri oleh pembacanya. M More...
Nov 09, 2011
Theresa rated it: 5 of 5 stars
Format/Length: Chapter book; 176 pages

Theme(s): Adventure, Honesty, Honor, Helping others, Sense of home

Review:
The book starts off with the main character, a young boy, being found by a couple. They take him in and feed him. They ask the boy his name, and he tells him that he does not have one. He also tells them that he was a rat. Since the couple cannot have kids, they decide to keep this boy and raise him as their own. The couple sends him to school. Throughout More...
Dec 14, 2011
cindy rated it: 4 of 5 stars
Ibu peri gak bertanggung jawab. Saat pembubaran komisi kerja persiapan pesta tengah malam Cinderella, ternyata tidak dilakukan head count terhadap para kru dan pendukungnya. Alhasil seorang (atau seekor ya?) pelayan/tikus melarikan diri dan terlunta-lunta di kota, ditolak masyarakat, dijadikan perdebatan filosofis, dipertontonkan karena keunikannya, diperalat untuk menjadi pencuri, sebelum akhirnya diasuh oleh sepasang suami istri pembuat sepatu (yang kebetulan membuat sepasang sepatu merah) * More...
Nov 12, 2010
Chrissia rated it: 4 of 5 stars
"menurutku, yang terpenting bukanlah apa dirimu, tapi apa yang kaulakukan.."

"jadi tikus akan lebih mudah, tikus punya lebih sedikit masalah, kecuali jika dibrasmi. aku tidak mau dibrasmi. sulit sekali menjadi manusia, tapi tidak terlalu sulit jika kau berpikir kau memang manusia. jika mereka mengira kau bukan manusia, keadaan akan terlalu sulit bagiku. kurasa sebaiknya aku jadi tukang sepatu saja."

menarik untuk (mencoba) melihat dari sisi seekor tikus yang More...
Feb 03, 2009
Truly rated it: 5 of 5 stars
Ceritanya tentang seekor tikus yang berubah menjadi seorang anak laki-laki yang menggunakan pakaian pesuruh.Mengingatkan kita pada cerita klasik Cinderela. Di mulai dari ketukan di pintu rumah Joan dan Bob, sepasang suami istri hingga menjadikan mereka memiliki Roger, seorang anak angkat yang mengaku dahulunya adalah seekor tikus! Penasaran juga, bagaimana seorang anak bisa berubah menjadi tikus. Jawabannya ada di halaman 248. Pada kisah Cinderela, saat diubah menjadi pesuruh, sang tikus berbuat More...
Jun 21, 2011
ijul (yuliyono) rated it: 4 of 5 stars
-----3,5 star

Hmm, menurutku ini adalah sebuah interpretasi yang lain daripada yang lain tentang kisah klasik Cinderella yang melegenda sepanjang usia dunia. Ada tokoh si Tikus yang "tersihir" dan akhirnya menjadi anak laki-laki yang mengalami petualangan mahaseru dan super-menegangkan hingga ke batas antara hidup-dan-mati.

Meniti jalan terjal yang dilalui Roger (bocah tikus itu) sungguh menerbitkan empati yang begitu luar biasa terhadap kisah-kisah serupa yang se More...
10 comments like (3 people liked it)
Mar 30, 2011
Rizki rated it: 5 of 5 stars
Waw, sejujurnya kalo saya ga baca review2 orang sebelum baca buku ini, saya ga kepikiran kalo si Roger "manusia tikus" berkaitan sama cerita Ciderella ya..Hal itu juga baru ada di halaman2 terakhir buku siapa sebenernya si Roger ini ketika dia berbincang dengan putri Aurelia. Tokoh Roger yang sangat polos (yailah dia ga tau hdp sebagai manusia) mengingatkan kita bahwa sebenarnya watak dan sifat paling besar dipengaruhi oleh lingkungan. Roger yang pernah hidup dengan Mr Tapscrew yang ja More...
Nov 08, 2008
Endah rated it: 3 of 5 stars
Apa jadinya jika tikus yang disihir jadi pelayan Cinderella tak bisa lagi berubah ke wujud aslinya? Yang terjadi adalah dongeng keren berjudul I Was a Rat! karya Philip Pullman. Di buku berkover ungu ini Philip Pullman kembali membuktikan kepiawaiannya mendongeng. Dengan keliaran fantasinya Pullman menyodorkan pesan-pesan moral yang dikemas dalam keajaiban-keajaiban ciptaannya. Saya tidak yakin, apakah buku ini akan juga menyenangkan anak-anak yang membacanya mengingat di dalamnya memuat berbaga More...
Jul 25, 2008
Nanie rated it: 5 of 5 stars
Judul asli : I Was A Rat or The Scarlet Slippers
Penulis : Philip Pullman
Alih Bahasa : Poppy Damayanti Chusfani
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, Desember 2007
Tebal : 256 hal; 20 cm


Tak ada yang tahu, siapa namanya dan berasal darimana. Tiba-tiba saja dia muncul, mengetuk pintu pada pukul 10 malam di rumah Joan dan Bob. "Dulu aku tikus" hanya itu yang dikatakannya berulang kali. Menyeruput susu langsung dari mangkuk, mencabik-ca More...
Jun 29, 2008
Palsay rated it: 5 of 5 stars
**saya baca yg edisi bahasa Indonesia**

"Siapa namamu?"
"tidak punya nama."
"wah, semua orang punya nama, aku Bob, ini Joan dan itu nama kami, kau mengerti? pastinya kau punya nama kan?"
"sudah hilang. sudah lupa. Dulu aku tikus", kata anak laki-laki itu, seakan kata-kata itu menjelaskan segalanya.


meski sudah (merasa) cukup berpengalaman dalam membaca buku-buku anak karangan Philip Pullman, tak urung di awal-awal sempa More...
5 comments like (3 people liked it)