Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Wasripin dan Satinah” as Want to Read:
Wasripin dan Satinah
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Wasripin dan Satinah

3.55  ·  Rating Details  ·  86 Ratings  ·  13 Reviews
Paperback, 256 pages
Published 2003 by Penerbit Buku Kompas
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Wasripin dan Satinah, please sign up.

Be the first to ask a question about Wasripin dan Satinah

Community Reviews

(showing 1-30 of 145)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Michiyo 'jia' Fujiwara
Buku ke-2 dari alm. Kuntowijoyo yang akhirnya selesai kubaca, setelah baca Mantra Pejinak Ular. Kisah yang sangat Orde Baru. Masih dengan kultur Jawa yang kental khas Kuntowijoyo, menyorot kisah masyarakat kelas menengah bawah dipantai utara Jawa, kisah keseharian masyarakat yang dibumbui dengan politik yang terjadi pada masa itu; Petrus (penembak misterius), GPL (Gerakan Pemuda Liar dan bukan gak pake lama! seperti yang kita tau sekarang)dan 3 partai yang ada pada saat itu: Partai Randu(sesama ...more
Imas
Apr 30, 2013 Imas rated it really liked it
Membaca ulang buku ini, sebuah buku bagus.Dengan latar belakang "sepertinya" orde baru, menyoroti suasana kehidupan politik yang "sepertinya" saat itu tentu dengan nama-nama yang berbeda.

Bercerita tentang masyarakat kelas menengah bawah dipantai utara Jawa, Petrus , GPL (Gerakan Pemuda Liar) dan 3 partai yang berkuasa saat itu. Tokohnya Wasripin dan Satinah, endingnya menyedihkan. Sekian.

Atique euqita
Dec 21, 2010 Atique euqita rated it really liked it
Shelves: non-fiksi
Dapatnya di rak buku teman,..baca sekilas..keterusan sampai halaman terakhir..

Kisah tentang Pemuda Wasripin yang lugu, pekerja keras dan jujur. Hidup dizaman perpolitikan orba.. yang meski dibaca dizaman reformasi, cerita ini tidak basi sama skali,.karena kondisinya tidak jauh beda. setidaknya menurut saya pribadi. :)

Bahasanya sederhana, ringan namun mampu merangkum kondisi politik dari masyarakat tingkat RT sampai Istana negara. Tentang parpol yang menghalalkan segala cara demi perolehan suara,
...more
Rahmi Kasri
Jun 07, 2014 Rahmi Kasri rated it really liked it
Bagus, tapi plotnya mirip sekali dengan mantra penjinak ular.
Abi Ghifari
Dec 27, 2014 Abi Ghifari rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: novel
Kisah yang terdapat di dalam buku karangan Kuntowijoyo ini cenderung terkesan realisme magis. Cerita lebih berfokus pada fragmen-fragmen peristiwa yang sambung menyambung dibandingkan karakter yang membangun jalan cerita. Alur yang mengalir luwes di dalamnya juga terkesan seperti tak peduli pada dimensi waktu.

Novel ini juga menyuguhkan kisah dan peristiwa yang bisa jadi merupakan refleksi kehidupan sosial-budaya dalam bermasyarakat dan bernegara di tanah air ini.
Teguh Affandi
Sep 25, 2013 Teguh Affandi rated it liked it
Ketika membandingkan dengan "Mantra Penjinak Ular" saya akan lebih suka dengan "Mantra Penjinak Ular". Dengan setting yang berbeda, dan tokoh yang juga berbeda. Meski memiliki beberapa hal yang menjadi pokok cerita.
1. Budaya Jawa dan masyarakat yang memiliki kepercayaan mistis masih kental
2. Dunia Orde Baru (Partai Randu, Partai Langit, dan Partai Kuda)
3. Benturan abangan, santri, dan priyayi...

Tetapi buku ini tetaplah menarik.
Ilham Rusdiana
Dec 04, 2015 Ilham Rusdiana rated it it was ok
Menurutku, penceritaan novel ini terasa agak hambar. Karakter dalam cerita kurang bisa membawa pembaca menyelami kisah yang disajikan.
Cipto Leksono
Oct 23, 2007 Cipto Leksono rated it really liked it
Penulisan dan personifikasi yang lugas membuat buku ini begitu mengalir ketika dibaca. Kepolosan dialog beberapa tokoh kadang membuat kita tersenyum-senyum.Gambaran yang teramat dekat dengan realita kehidupan sosial, ekonomi, politik di masyarakat kita.
Indigo Deville
Aug 12, 2007 Indigo Deville rated it really liked it
Recommends it for: pecinta sastra Indonesia
Shelves: finished-reading
Sekilas buku ini ingin mengulang kesuksesan Mantra Penjinak Ular. Masih mengetengahkan kehidupan masyarakat bahwa yg tertindas oleh "mereka yang berkuasa".

Cukup menarik dan mengesankan walaupun endingnya memilukan.
Yuki Ritonga
Aug 10, 2011 Yuki Ritonga rated it really liked it
Kuntowijoyo menampilkan tokoh Wasripin yg lugu dgn sangat bagus. gaya penulisannya ringan dan mengalir, sesuai dengan tema ceritanya yg unik. buku ini harus dibaca!
Ipung
Oct 08, 2008 Ipung rated it really liked it
Recommended to Ipung by: Ndak ada
Nah ini buku kedua Kuntowijoyo yang saya baca. Karena sudah tertarik dengan "Mantra Pejinak Ular."

Buku yang bagus.
Junan
Aug 13, 2007 Junan rated it it was amazing
Shelves: fict
story about Indonesia at ORBA time.
romy
Oct 01, 2007 romy rated it it was amazing
oke banget baca ya..
Dhini Widhyah
Dhini Widhyah is currently reading it
Apr 26, 2016
Puri Bakthawar
Puri Bakthawar rated it liked it
Apr 11, 2016
Tyas Mangestu
Tyas Mangestu marked it as to-read
Feb 23, 2016
Catur Wahyu
Catur Wahyu rated it liked it
Feb 25, 2016
Muhee
Muhee added it
Feb 22, 2016
Deta
Deta rated it it was ok
Feb 04, 2016
Armita Budiyanti
Armita Budiyanti rated it liked it
Jan 28, 2016
pitoyo
pitoyo marked it as to-read
Jan 23, 2016
Aga
Aga is currently reading it
Jan 12, 2016
Bimo
Bimo marked it as to-read
Jan 03, 2016
Nara
Nara marked it as to-read
Dec 21, 2015
Wahyu
Wahyu is currently reading it
Nov 26, 2015
Trisno Ardi
Trisno Ardi marked it as to-read
Nov 24, 2015
Agust Andy
Agust Andy rated it really liked it
Nov 03, 2015
Eka Wahyu
Eka Wahyu marked it as to-read
Aug 06, 2015
Ken Abdurrakhman
Ken Abdurrakhman rated it really liked it
Jul 31, 2015
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
490532
Kuntowijoyo was born at Sanden, Bantul, Yogyakarta. He graduated from UGM as historian and received his post-graduated at American History by The University of Connecticut in year 1974, and gained his Ph.D. of history from Columbia University in year 1980.

His father was a puppet master (dalang) and he lived under deep religious and art circumstances. He easily fond of art and writings and became a
...more
More about Kuntowijoyo...

Share This Book