Kritikus Adinan
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Kritikus Adinan

3.6 of 5 stars 3.60  ·  rating details  ·  106 ratings  ·  18 reviews
Buku ini merupakan perwujudan obsesi kepengarangan Budi Darma. Di dalamnya akan ditemukan kisah-kisah tentang manusia lengkap dengan konflik mereka saat berinteraksi dengan dunia di sekelilingnya maupun dengan dirinya sendiri.

Tokoh-tokoh Budi Darma dalam buku ini adalah manusia yang ganjil, terkadang keji, dan cenderung asosial. Namun, di sisi lain, mereka juga bisa menjad...more
Paperback, 292 pages
Published 2002 by Bentang Budaya
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 206)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
gieb
mbokne ancuk. orang tua satu ini selalu berhasil mengaduk sisi terliar saya sebagai menusia. pun sekaligus sisi tersantun saya sebagai manusia. orang tua ini selalu menulis dengan kesabaran yang nyaris sempurna. dia memperkenalkan tokohnya dengan detail dan lamban. bahkan diulang-ulang. pembaca seperti diingatkan lagi bahwa memang ada tokoh semacam gumirin, bambang subali, juminah, dan lain-lain.

cerita dalam kerangka pikir orang tua ini selalu menjadi surealis. -sebagian besar cerita dalam buku...more
Irwan
Jika inti kemanusiaan adalah sebuah labirin tiga dimensi, dengan lorong-lorong panjang-pendek berliku yang berakhir di sudut-sudut di berbagai penjuru, maka karya ini adalah sebuah kunjungan pada sudut-sudut gelap dari lorong-lorong yang suram panjang berliku itu. Penulisnya datang dengan membawa lentera, berjalan perlahan-lahan menuntun kita ke jalan-jalan yang biasanya kita hindari, jalur-jalur yang menakutkan, yang membuat bergidik atau tak terperikan dalam norma sosial yang dipatrikan di ben...more
indri
Apr 24, 2012 indri marked it as to-read  ·  review of another edition
Shelves: a-gift
dulu, waktu buku ini masih banyak, aku tak ambil. Sekarang, buku ini sudah susah, aku pengen.
Ada yang tahu jual di mana?
Anggi Hafiz Al Hakam
Seperti biasa, bahasa yang digunakan adalah tipikal Budi Darma. Beberapa cerpen didalamnya juga menampilkan semacam ego dan kritik tentang kepengarangan Budi Darma.

Buku yang pernah diterbitkan dengan judul Kritikus Adinan ini merupakan perwujudan dari obsesi kepengarangan seorang Budi Darma. Melalui cerita-cerita terbaiknya dalam buku ini, Budi Darma seolah ingin mengajak kita menelusuri kisah-kisah tentang problematika manusia modern saat berinteraksi dengan dunia luar maupun dirinya sendiri.

Ke...more
Restu Aji
Perubahan judul dari "Kritikus Adinan" ke "Laki-Laki Lain Dalam Secarik Surat" sepertinya hendak memberi gambaran total buku ini, cerpen yang berkisah tentang laki-laki yang kelakuannya aneh (kadang saking anehnya malah jadi lucu), minim bicara, dalam lingkungan aneh (meski seting lokasinya ada sungguhan), dan ending nanggung (makanya jadi tambah aneh). Tapi biar begitu secara keseluruhan saya enjoy membacanya.

Cerpen yang jadi hi-ligth: Kritikus Adinan ; Dua Laki-Laki ; Tiga Laki-Laki Terhormat...more
Shanti
paling suka dengan cerita kritikus adenar dengan segala kegamangan yang ada dalam dirinya. orang yang terbiasa hidup lurus, nda neko neko, harus berhadapan dengan dunia yang berbeda. dunianya yang berbeda, ataukah dia yang berbeda?
Irene Angelina
Jarang-jarang baca kumpulan cerpen, biasanya saya lebih tertarik membaca novel sastra. Namun yang satu ini cukup menarik. Penuturan khas Budi Darma yang tidak bertele-tele dan mudah dicerna, berpadu dengan alur cerita yang "semau gue", bahkan beberapa cerita seperti mengandung magis, bagaikan membaca kumpulan nightmare sang penulis, dan inilah yang menjadi daya tariknya. Jujur, membaca buku ini buat saya sedikit menakutkan, dan menimbulkan sedikit efek paranoia
eL
beberapa cerpennya sdh dibaca...
sejauh halaman terakhir, saya menemukan banyak yang tidak biasa disini. mulai dari tuturan yang tidak biasa namun tetap mengalir, terkadang seperti fragment tapi ada juga yang naratif panjang, karakter tokoh yang sebenarnya biasa tapi bisa dipahami secara berbeda...seperti bercermin pada kehidupan sehari-hari lah..
bagus.
elfsi
"Budi Darma bukan saja piawai mengupas teori, tetapi juga lincah mengocok kata-kata."- Kompas

Buku ini berisi cerpen-cerpen terbaik dari Budi Darma, tokoh -tokohnya lebih cenderung ke manusia ganjil, terkadang keji dan cenderung asosial, lebih tentang manusia dan kemanuasiaan.
Enjoy this book :).
heri
menarik. serasa membaca kisah dari alam mimpi. dengan permainan kata-kata yang unik. bercerita dengan tokoh yang seringkali tidak diberi nama namun memakai deskripsi dari kondisi tokoh tersebut. gaya bercerita yang beda. keren..
umi halimah
Pak Budi Darma creat his own world. With his freely mind, the tragedy efect me as a readers deeply. feel dizzy at once but i couldn't stop my eyes on it.
Miss Kodok
Nov 03, 2009 Miss Kodok marked it as to-read  ·  review of another edition
Shelves: buku-hadiah, my-shelf
1. Krematorium Ini Untukku **
2. Penyair Besar, Penyair Kecil ***
3. Sahabat Saya, Bruce ***
4. Kritikus Adinan ***
5. Secarik Surat ***
Reno Bulan
Budi Darma sangat cerdas dalam membuat akhir yang tidak diduga-duga.
Desi Puspitasari
rileks sekali cerita absurdnya. shocking, alias 'medeni'.
Pandasurya
Cerpen-cerpen Budi Darma memang rata-rata aneh, absurd..
Ganjar
obsesi pengarang, itu menarik.
Andina
saya lebih suka fofo dan senggring :)
Irwan
Puitik. Janggal.
Wihambuko
Wihambuko is currently reading it
Jul 16, 2014
Gilang Perdana
Gilang Perdana marked it as to-read
Jul 02, 2014
Al Szi Febianszini
Al Szi Febianszini is currently reading it
Jun 10, 2014
Gugum Gumilar
Gugum Gumilar marked it as to-read
Apr 19, 2014
Rajab Al-mukarrom
Rajab Al-mukarrom marked it as to-read
Apr 04, 2014
Okha Casanova
Okha Casanova marked it as to-read
Feb 18, 2014
« previous 1 3 4 5 6 7 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
669979
Budi Darma lahir di Rembang, Jawa Tengah, 25 April 1937. Semasa kecil dan remaja ia berpindah-pindah ke berbagai kota di Jawa, mengikuti ayahnya yang bekerja di jawatan pos. Lulus dari SMA di Semarang pada 1957, ia memasuki Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gadjah Mada.

Lulus dari UGM, ia bekerja sebagai dosen pada Jurusan Bahasa Inggris—kini Universitas Negeri Sur...more
More about Budi Darma...
Olenka Orang-Orang Bloomington Rafilus Laki-laki Pemanggul Goni: Cerpen Pilihan Kompas 2012 Fofo dan Senggring: Kumpulan Cerpen

Share This Book