22nd out of 417 books
—
1,259 voters
Di Bawah Lindungan Ka'bah
by
Hamka
... Maksud yang engkau terangkat itu, amat saya setujui, itulah suatu maksud yang baik, sebab itu adalah suatu hikayat dan kejadian yang mendukakan hati dan merawankan pikiran, yang kerap kali benar kejadian dalam kalangan pemuda-pemudi kita.
... Demi bila buku itu telah selesai, kirimkanlah kiranya kepadaku barang senaskah, guna menghidangkan kenang-kenanganku kepada masa...more
... Demi bila buku itu telah selesai, kirimkanlah kiranya kepadaku barang senaskah, guna menghidangkan kenang-kenanganku kepada masa...more
Paperback, 66 pages
Published
2005
by PT Bulan Bintang
(first published 1938)
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
1,683)
berkali-kali baca tetap saja berderai-derai air mataku. Buya HAMKA mengajak kita untuk sadar bahwa dalam hidup ini tidak semuanya manis. tidak seperti cerita sastra yang sering berakhir bahagia, kita diajak melihat dan merenung bahwa di dalam lembah kehidupan ada banyak orang-orang yang termarginalkan yang kurang beruntung nasibnya...deskripsi buya HAMKA tentang tanah minang, membuatku begitu ingin pergi kesana. hamparan sawah dengan suara gemercik air dan latar belakang gunung singgalang nan me...more
Meskipun mungkin kebanyakan temanya adalah cinta dan romansa dalam dilema perbedaan kelas sosial, karya sastra klasik Indonesia tetap memiliki daya pikat tersendiri. Membacanya menimbulkan kenikmatan yang luar biasa. Kata-katanya sering membuai namun tetap menjejakkan cerita ke bumi. Tak perlu ada petualangan luar biasa. Tak perlu ada fantasi. Dan tanpa banyak superstisi. Cukup realitas. Atas manusia dan problemanya.
Di Bawah Lindungan Ka’bah, yang pertama kali diterbitkan tahun 1939 ini juga mem...more
Di Bawah Lindungan Ka’bah, yang pertama kali diterbitkan tahun 1939 ini juga mem...more
Judul Buku : Di Bawah Lindungan Ka’bah
Penulis : Prof.DR.(Buya)Hamka
Penerbit : PT.Bulan Bintang
Tahun Terbit : Agustus 2001
Cetakan Ke : 25
Tebal Buku : 80 halaman
Novel ini menceritakan tentang 6 tokoh yang bernama Hamid,Zainab,asiah,haji ja'far,rosna,saleh.
Alkisah,Hamid seorang yang berbudi pekerti luhur,sopan santun,baik budi.Dia anak yatim hanya tinggal bersama ibunya.Dengan sifatnya yang sangat perhatian dan baik itu,Haji ja'far menggangkatnya sebagai anaknya.Ia juga disekolahkan bersama dengan...more
Penulis : Prof.DR.(Buya)Hamka
Penerbit : PT.Bulan Bintang
Tahun Terbit : Agustus 2001
Cetakan Ke : 25
Tebal Buku : 80 halaman
Novel ini menceritakan tentang 6 tokoh yang bernama Hamid,Zainab,asiah,haji ja'far,rosna,saleh.
Alkisah,Hamid seorang yang berbudi pekerti luhur,sopan santun,baik budi.Dia anak yatim hanya tinggal bersama ibunya.Dengan sifatnya yang sangat perhatian dan baik itu,Haji ja'far menggangkatnya sebagai anaknya.Ia juga disekolahkan bersama dengan...more
Setelah membacanya, cinta pada saya telah beraya diungkap daripada dimensi berbeza di dalam buku ini. Bagaimana cinta, kalau diletak makam yang sebetulnya, boleh membuatkan kita jadi insan mulia. Cinta itu merdeka untuk jiwa yang merdeka. Hamka meletakkan nilai cinta pada maknanya, bukan seperti cinta yang difahami anak muda hari ini,
“Saya akan pikul rahsia itu jika engkau percayakan kepada saya dan saya akan masukkan ke dalam perbendaharaan hati saya dan kemudian saya kunci pintunya erat-erat....more
“Saya akan pikul rahsia itu jika engkau percayakan kepada saya dan saya akan masukkan ke dalam perbendaharaan hati saya dan kemudian saya kunci pintunya erat-erat....more
"Pengarang Islam" itu lah sebutan yang diberikan oleh kritikus sastra, H.B.Jassin, kepada Haji Abdul Malik Karimullah atau yang lebih dikenal sebagai Buya HAMKA. Tidak salah lagi memang karena HAMKA adalah salah satu sastrawan pujangga baru yang mempelopori sastra Islami dalam dunia sastra modern Indonesia yang terbilang baru kala itu. Dalam karyanya yang paling termashur ini lah, Di Bawah Lindungan Ka'bah (terbit tahun 1937), gelar sastrawan Islami itu berasal.
Di Bawah Lindungan Ka'bah bercerit...more
Di Bawah Lindungan Ka'bah bercerit...more
Roman pendek. 55 halaman. Novelet. Kalau dicetaknya dengan huruf kecil” tau deh jadinya berapa halaman. 20 kali. Menggunakan orang ketiga serba tahu. Orang pertama yang bercerita pada si narator. Kisah cinta yang pilu. Liat sinopsis belakang sampulnya sih, kirain 2 muda yang sedang jatuh cinta lalu bercinta lalu terjadi tragedi sehingga mereka harus keluar dari kampung. Lalu mereka berpisah. Lalu mereka ketemu lagi di bawah lindungan Ka’bah. ...Keseluruhannya mirip dengan ‘Kasih Tak Sampai’-nya...more
Hamid, seorang pemuda tampan, cerdas, saleh, berbudi pekerti tinggi namun terlahir dengan keadaan ekonomi yang berada di bawah garis kemiskinan. Untungnya, kehidupan Hamid dan ibunya selama ini cukup terbantu dengan keberadaan Haji Jafar , seorang pria dermawan yang saleh serta cukup terpandang di sebuah kampung di provinsi Sumatera Barat yang masyarakatnya memegang teguh adat istiadat dan taat dalam menjalankan ajaran dan aturan agama. Haji Jafar bahkan membiayai pendidikan Hamid di sebuah seko...more
Hm... Cerita ini berlatar tahun 1927. Bercerita tentang Hamid yang miskin kemudian diangkat menjadi anak asuh oleh orang yang terpandang tetapi berbudi luhur. Ia diam-diam mencintai adik angkatnya, seorang gadis bernama Zainab yang merupakan anak dari orangtua asuhnya. Setelah ditinggal pergi oleh Ayah asuh dan ibu kandungnya, Hamid merasa bahwa ia terlalu rendah untuk bisa mencintai Zainab. Ia memendam perasan itu. Ibu Zainab meminta Hamid membujuk Zainab untuk menikah dengan saudara mereka di...more
"Sebetulnya tidak saya... pernah lupa datang kemari, barangkali engkaulah... agaknya yang... lupa kepadaku."
Hadaaahh...., kebayang g romantisnya adegan di atas....pake acara shy-shy cat pula..... hehehhe.... ;)
(view spoiler)...more
Hadaaahh...., kebayang g romantisnya adegan di atas....pake acara shy-shy cat pula..... hehehhe.... ;)
(view spoiler)...more
Demam Ayat-ayat Cinta beberapa waktu silam bikin saya pengiiin banget melahap novel ini, di Bawah Lindungan Ka'bahnya Buya Hamka. Karena dikatakan orang2 kalau Kang Abik, penulis Ayat-ayat Cinta itu sebagai the next Buya Hamka. Dan cerita ayat-ayat cinta titisan dari di Bawah Lindungan Ka'bah. Jadilah saya berpenasaran ria terhadap novel2 lawas beliau.
Kemudiaaan… saya mendapatkan ebook dBLK ini. Wuiiih… senangnyaa bukan kepalang. Saya begitu tertarik buat membacanya sampai mencari tau bagaimana...more
Kemudiaaan… saya mendapatkan ebook dBLK ini. Wuiiih… senangnyaa bukan kepalang. Saya begitu tertarik buat membacanya sampai mencari tau bagaimana...more
Baru sahaja habis membaca buku ini. Ceritanya tidak begitu panjang tetapi pengajaran yang disampaikan amat bermakna. Ia menceritakan tentang kehidupan seorang lelaki miskin bernama Hamid yang mendapat bantuan daripada seorang keluarga kaya untuk menuntut ilmu. Lelaki yang tinggi budi pekerti ini dan mantap didikan agamanya akhirnya jatuh cinta kepada seorang wanita bernama Zainab yang merupakan anak kepada orang kaya yang membantu Hamid untuk membiayai perbelanjaannya di sekolah. Namun, cintanya...more
Di Bawah Lindungan Ka’bah
Penulis : HAMKA
Penerbit : PT. Bulan Bintang
Cetakan : ke-31, Januari 2009
Tebal : 66 Halaman
Sudah sejak SMP aku mendengar tentang sepak terjang Buya HAMKA tapi hanya dari dua novelnya saja aku mengenalnya. Yaitu “ Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck “.
HAMKA adalah akronim dari nama sebenarnya Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Beliau seorang ulama, sastrawan sekaligus aktivis politik yang sangat mashyur di negeri ini. Beliau lahiran di Ka...more
Penulis : HAMKA
Penerbit : PT. Bulan Bintang
Cetakan : ke-31, Januari 2009
Tebal : 66 Halaman
Sudah sejak SMP aku mendengar tentang sepak terjang Buya HAMKA tapi hanya dari dua novelnya saja aku mengenalnya. Yaitu “ Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck “.
HAMKA adalah akronim dari nama sebenarnya Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Beliau seorang ulama, sastrawan sekaligus aktivis politik yang sangat mashyur di negeri ini. Beliau lahiran di Ka...more
Saya tiba tertarik membaca buku ini setelah tau bahwa buku segera tayang filmnya. Saya bertekad untuk membaca bukunya terlebih dahulu (meski bentuk ebook hehehe) sebelum nonton filmnya. Tapi ternyata tu film disutradarai oleh Hanny. R. Saputra, maka niscaya, minat menonton film di bioskop musnah sudah. Hahaha.. Maap2 saja buat penggemar sutradara pembuat film menye2 itu hihihi...
Well, akhirnya saya selesai membaca ebook ini jauh setelah jadwal filmnya selesai tayang di theater. Saya membaca di h...more
Well, akhirnya saya selesai membaca ebook ini jauh setelah jadwal filmnya selesai tayang di theater. Saya membaca di h...more
Yeay..! Seronoknya baca Di Bawah Lindungan Ka'bah. Saya habiskan dalam masa dua hari walaupun sepatutnya boleh dihabiskan dalam masa 2-3 jam sahaja. Saya ulang baca, dan ulang, dan ulang. (Reviu filemnya juga telah saya ulas dalam sebuah blog pasukan kami.)
Pembacaan saya ini didorong oleh rasa ingin menghayati ketokohan Hamka selain mahu mendekati budaya Minang (namun, tak begitu banyak aspek sosiobudaya yang terdapat dalam novel ini.) Saya tak berniat untuk mengulas panjang tetapi saya saaaaang...more
Pembacaan saya ini didorong oleh rasa ingin menghayati ketokohan Hamka selain mahu mendekati budaya Minang (namun, tak begitu banyak aspek sosiobudaya yang terdapat dalam novel ini.) Saya tak berniat untuk mengulas panjang tetapi saya saaaaang...more
Perbedaan kelas sosial menyebabkan Hamid menyerah, menyerah akan cintanya yang tak sepadan untuk Zainab, ia pergi meninggalkan Padang, melintasi Singapura, Bangkok, India, Karachi, berlayar ke Mesir, Iraq dan menyerah di Saudi Arabia, ia pasrahkan dan ia tangisi nasib cinta yang tak sampai Di Bawah Lindungan Ka’bah, sementara itu, Zainab sedih dan merana cintanya kepada Hamid yang tak terbalas, ia sakit dan meninggal dunia, dan pada akhinya Hamid menyusul nasib Zainab... Kisah usai.. Layar ditut...more
"Di Bawah Lindungan Ka'bah" sesungguhnya adalah sebuah novel yang teramat sederhana. Bukunya tipis, mungkin terlalu tipis bagi kebanyakan orang, sehingga bisa dituntaskan dalam satu kali perjalanan di bus atau kereta saja.
Akan tetapi, alur cerita dan penuturannya begitu memikat. Kesan yang ditinggalkannya dalam benak pembaca begitu mendalam, sehingga membekas abadi. Meskipun kisah ini sejatinya adalah sebuah kisah tragedi, namun di dalamnya terdapat begitu banyak keindahan dan riak-riak kehidupa...more
Akan tetapi, alur cerita dan penuturannya begitu memikat. Kesan yang ditinggalkannya dalam benak pembaca begitu mendalam, sehingga membekas abadi. Meskipun kisah ini sejatinya adalah sebuah kisah tragedi, namun di dalamnya terdapat begitu banyak keindahan dan riak-riak kehidupa...more
“Apakah keuntungan dan bahagianya cinta yang tiada berpengharapan?” tanya saya dengan tiba-tiba kepadanya.
“Bukankah cinta itu sudah satu keuntungan dan satu pengharapan, Hamid?” tanyanya pula.
Di masa seperti saat ini, layak diragukan jika masih ada pelajar sekolah yang mau meluangkan waktunya membaca karya sastra Bahasa Indonesia yang telah menjadi klasik. Patut disayangkan karena pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah tidak lagi mengharuskan para siswa membaca karya sastra untuk sungguh...more
“Bukankah cinta itu sudah satu keuntungan dan satu pengharapan, Hamid?” tanyanya pula.
Di masa seperti saat ini, layak diragukan jika masih ada pelajar sekolah yang mau meluangkan waktunya membaca karya sastra Bahasa Indonesia yang telah menjadi klasik. Patut disayangkan karena pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah tidak lagi mengharuskan para siswa membaca karya sastra untuk sungguh...more
Buku ini menggugah perasaan saya untuk segera mengunjungi Ka'bah, bangunan suci milik umat Islam dari seluruh penjuru dunia yang selalu datang menengoknya setiap tahun. Membaca buku ini awal kali pada tahun 1989 ketika masih duduk di bangku sekolah menengah dan selalu saja tertarik untuk membacanya lagi dari tahun ke tahun.. Saya kagum dengan jalan pemikiran alm Buya Hamka, seorang ulama besar Indonesia yang sangat terkenal, meski sayang beliau sudah wafat ketika saya masih kecil dan belum bisa...more
Tidak tahu bagaimana mahu dibicarakan mengenai penulisan ini, di waktu fikiran agak kusut dan hati kurang tenteram. Hanya mahu memetik sebahagian di bab terakhir..
"Hidupmu yang tiada mengenal putus asa, kesabaran dan ketenangan hatimu menanggung sengsara, dapatlah menjadi tamsil dan ibarat kepada kami.
Engkau telah mengambil jalan yang lurus dan jujur di dalam memupuk dan mempertahankan cinta.
Allah adalah Maha-adil. Jika sempit dunia bagimu berdua, maka alam akhirat adalah lebih luas dan lapang,...more
"Hidupmu yang tiada mengenal putus asa, kesabaran dan ketenangan hatimu menanggung sengsara, dapatlah menjadi tamsil dan ibarat kepada kami.
Engkau telah mengambil jalan yang lurus dan jujur di dalam memupuk dan mempertahankan cinta.
Allah adalah Maha-adil. Jika sempit dunia bagimu berdua, maka alam akhirat adalah lebih luas dan lapang,...more
Jan 01, 2009
PujanggaCinta
rated it
5 of 5 stars
Recommends it for:
every love pairs
Recommended to PujanggaCinta by:
M Alam F.
Shelves:
all-time-classic
I got this book from my high school friend. A very beautiful story. For me this is the most powerful love story I've ever read. Compare to related book such as Ayat-Ayat Cinta this simple yet very real love is on top.
Hamid and Zainab are my love icon. How they love never really spoken but could be felt deep inside their broken heart. How they choose the love of Allah SWT and their family expectation over their own love. All of them are so real and so pure. And I also like the Melayu language tha...more
Hamid and Zainab are my love icon. How they love never really spoken but could be felt deep inside their broken heart. How they choose the love of Allah SWT and their family expectation over their own love. All of them are so real and so pure. And I also like the Melayu language tha...more
percintaan mengharukan. jauh lebih 'serius' daripada film layar lebarnya yang tahun lalu dibuat. baca buku ini saat saya baru masuk kelas I SMA.
adegan yang paling mengharukan dalam buku ini adalah adegan menjelang akhir ketika sepasang kekasih itu saling merasa ingin sekali menyentuh dan bersatu. mereka yang masing2 berada di lokasi berbeda (indonesia dan saudi arabia/mekah) berusaha saling menggapai. perantaranya adalah Tuhan. mereka melihat pasangan sebagai cermin dari Tuhan. cinta yang tulus...more
adegan yang paling mengharukan dalam buku ini adalah adegan menjelang akhir ketika sepasang kekasih itu saling merasa ingin sekali menyentuh dan bersatu. mereka yang masing2 berada di lokasi berbeda (indonesia dan saudi arabia/mekah) berusaha saling menggapai. perantaranya adalah Tuhan. mereka melihat pasangan sebagai cermin dari Tuhan. cinta yang tulus...more
Jul 30, 2010
Fatinhanani
added it
This book was the first one of Hamka's work that I read. I was really touched by the way he narrates the characters. But what I like most about this book is the style of language. Bunga bahasanya sangat indah. However, I faced difficulty when reading this book as it was written in Bahasa Melayu Indonesia. I didn't know the meaning some of the words. I really hope that there are some academic review on this book.I would like to know the hidden meaning of the title itself. In conclusion, Di Bawah...more
Pernikahan dan wasiat seorang ibu, menjadi penghalang bagi cinta dua anak manusia. Yang perempuan menurut pada istiadat tanah airnya. Yang lelaki menempuh perjalanan panjang menuntut ilmu. Satu yang masih mereka pertahankan : cinta.
Daratan dan samudra yang menghalang, pada akhirnya menerbangkan jiwa mereka. Yang perempuan mati oleh rindu. Yang lelaki menyerahkan seluruh lahiriah dan jiwanya di hadapan Ka'bah.
Orang ketiga, memanjatkan madah doa :
"....Engkau telah mengambil jalan yang lurus dan ju...more
First read: June 23, 1998
Udah ngantuk bangeth tapi mata belum mau diajak merem. Akhirnya ngintip-ngintip dan nemu buku ringan ini. Ringan dalam hal timbangan, juga ringan dalam hal isi bacaan. Jadilah membacanya lagi demi mengundang rasa kantuk yang benar-benar mampu membuat mata terpejam.
Buku ini ditulis pada tahun 1920’an dan tipikal buku-buku sastra yang terbit pada era Balai Pustaka. Tentu saja dengan gaya bahasa yang bagi kebanyakan anak-anak zaman sekarang akan terasa sulit untuk memahami...more
Udah ngantuk bangeth tapi mata belum mau diajak merem. Akhirnya ngintip-ngintip dan nemu buku ringan ini. Ringan dalam hal timbangan, juga ringan dalam hal isi bacaan. Jadilah membacanya lagi demi mengundang rasa kantuk yang benar-benar mampu membuat mata terpejam.
Buku ini ditulis pada tahun 1920’an dan tipikal buku-buku sastra yang terbit pada era Balai Pustaka. Tentu saja dengan gaya bahasa yang bagi kebanyakan anak-anak zaman sekarang akan terasa sulit untuk memahami...more
Prof. DR. Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal sebagai HAMKA menuliskan "Di Bawah Lindungan Ka’bah" yang bercerita tentang kisah cinta tak sampai antara kedua tokoh protagonis, Hamid dan Zainab. Inilah sebuah kisah mengenai “Long Distance Relationship (LDR)” yang takkan pernah lekang oleh waktu. Cinta yang berjarak antara Sumatera ke Mekah. Kepedihan yang berlandaskan pada rasa berserah diri pada Yang Maha Kuasa.
Ketidaksanggupan masing-masing mempelai untuk menjembatani jarak...more
Ketidaksanggupan masing-masing mempelai untuk menjembatani jarak...more
Beli buku ini awal Agustus kemarin di Danau Maninjau, di depan rumah Hamka sendiri :-) Ceritanya tentang kisah cinta antara pemuda miskin dan pemudi kaya di Padang. Cukup mendayu-dayu, cukup sedih, dan cukup singkat (cuma 66 halaman sih, hehe).
SPOILERS AHEAD!
Beberapa pikiran yang terlintas saja sewaktu membaca buku ini:
Yang paling membuatku gemas adalah bahwa mereka tidak bisa bersatu karena mereka tidak berusaha bersatu! Inilah yang namanya kalah sebelum berperang. Belum juga menyatakan cinta,...more
SPOILERS AHEAD!
Beberapa pikiran yang terlintas saja sewaktu membaca buku ini:
Yang paling membuatku gemas adalah bahwa mereka tidak bisa bersatu karena mereka tidak berusaha bersatu! Inilah yang namanya kalah sebelum berperang. Belum juga menyatakan cinta,...more
cerita yang indah, tak pelak lagi, air mata saya yang mahal secara spesial saya berikan selama membaca beberapa bagian dalam buku ini.
ceritanya mengalir dengan tenang, menyejukkan.
"Sebetulnya tidak saya... pernah lupa datang kemari, barangkali engkaulah... agaknya yang... lupa kepadaku." kaliamat yang dilontarkan Hamid, pria kurang beruntung, kepada sang wanitanya, Zainab, wanita yang kurang beruntung pula, benar-benar romantis. Berbedanya status sosial antara mereka, membuat mereka benar-bena...more
ceritanya mengalir dengan tenang, menyejukkan.
"Sebetulnya tidak saya... pernah lupa datang kemari, barangkali engkaulah... agaknya yang... lupa kepadaku." kaliamat yang dilontarkan Hamid, pria kurang beruntung, kepada sang wanitanya, Zainab, wanita yang kurang beruntung pula, benar-benar romantis. Berbedanya status sosial antara mereka, membuat mereka benar-bena...more
Novel roman tentang rasa cinta anak manusia yang diperjalankan dari tanah kelahiran, negeri orang, hingga liang lahat. Sangat menyentuh dan merupakan tulisan yang berani--lantaran pada jaman itu tidaklah hal yang biasa bagi seorang ulama untuk menulis sebuah novel terutama roman. Tak ayal, menjadi genre baru dalam penulisan novel sejak itu.
Tema dan seting cerita yang eksploratif layaknya menjadi aspek tersendiri untuk mengembangkan kedalaman cerita serta penokohan.
Tema dan seting cerita yang eksploratif layaknya menjadi aspek tersendiri untuk mengembangkan kedalaman cerita serta penokohan.
berhubungan adanya film baru dg judul di bawah lindungan ka'bah jadi penasaran pengen baca cerita aslinya
novel yg sangat singkat tentang dua orang yg saling jatuh cinta tidak bisa bersatu karena perbedaan status sosial hingga maut memisahkan
jgn ngarep happy ending, keduanya sama2 mati dg jarak waktu yg ga jauh beda, mereka belum sempet ketemu setelah dua tahun berpisah. .
aku ga suka yg sad ending:(
novel yg sangat singkat tentang dua orang yg saling jatuh cinta tidak bisa bersatu karena perbedaan status sosial hingga maut memisahkan
jgn ngarep happy ending, keduanya sama2 mati dg jarak waktu yg ga jauh beda, mereka belum sempet ketemu setelah dua tahun berpisah. .
aku ga suka yg sad ending:(
| topics | posts | views | last activity | |
|---|---|---|---|---|
| Goodreads Indonesia: Undangan Bedah Buku "Di Bawah Lindungan Ka'Bah" | 10 | 40 | Aug 28, 2011 11:39pm |
Haji Abdul Malik Karim Amrullah, known as Hamka (born in Maninjau, West Sumatra February 17, 1908 - July 24, 1981) was a prominent Indonesian author, ulema and politician. His father, syekh Abdul Karim Amrullah, known as Haji Rasul, led and inspired the reform movement in Sumatra. In 1970's, Hamka was the leader of Majelis Ulama Indonesia, the biggest Muslim organizations in Indonesia beside Nahdl...more
More about Hamka...
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Saya akan pikul rahsia itu jika engkau percayakan kepada saya dan saya akan masukkan ke dalam perbendaharaan hati saya dan kemudian saya kunci pintunya erat-erat. Kunci itu akan saya lemparkan jauh-jauh sehingga seorang pun tak dapat mengambilnya kedalam lagi.”
—
40 people liked it
More quotes…




































Feb 07, 2010 07:36pm
Feb 07, 2010 09:34pm
Feb 07, 2010 11:47pm