Anak Bajang Menggiring Angin
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Anak Bajang Menggiring Angin

4.22 of 5 stars 4.22  ·  rating details  ·  504 ratings  ·  85 reviews
Tak banyak karya sastra di Indonesia yang dicetak ulang beberapa kali seperti buku ini. Banyak pembacanya mengaku telah menemukan pegangan yang menguatkan dan mencerahkan hidup mereka. Beberapa potongan kisahnya telah menginspirasi lahirnya berbagai karya seni dan teater. Di banyak SMA, buku ini digunakan sebagai buku pegangan pelajaran sastra.

Berangkat dari kisah Ramayana...more
Paperback, 467 pages
Published 2007 by Gramedia Pustaka Utama (first published 1983)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 870)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
nanto
Jun 26, 2009 nanto marked it as to-read
Shelves: nant-s-book, novel
makin akhir masih ada alinea penuh perenungan

rahwana tinggal sendirian. Indrajit sudah kembali kepelukan mega-mega ibunya. Saya baru tahu (inget lagi) aib rahwana yang tega berniat insest demi kasmarannya yang aslinya adalah obesesi gelapnya pada dewi widowati. ada bagian yang perlu dibaca ulang ketika rahwana bersemadi. ketika wajahnya yang sepuluh saling mengeluarkan keasliannya. bersiap memasukin lakon rahwana maju perang. hingga nantinya shinta kembali ke rama.

duh sempat kepikiran stockholm...more
mahatma
mungkin justru dari status penulis yang biarawan itulah maka kisah ramayana mendapatkan tafsiran yang baru dan memikat dalam buku ini.
di sini tokoh utamanya bukan rama, shinta atau laksamana, namun hanuman, makhluk yang senantiasa mendamba kepenuhannya sebagai manusia, tapi tidak diperkenankan dewa.
hanuman tetap setengah manusia setengah kera dengan jiwa dari dewata.

ini merupakan posisi 'perbatasan' yang juga sedang dihayati oleh seorang biarawan yang hidupnya di dunia tapi jiwanya bukan berasa...more
Pandasurya

Ketika cinta masih butuh pengorbanan, apakah itu masih cinta namanya?

Buat mereka di luar sana dan di dalam sini yang sedang galau, gundah gulana karena cinta, atau yang pernah/sedang patah hati terluka karena cinta, mari sini berkumpul kemari dan dengarkan kisah ini.

***

Suatu kali di sebuah hutan rimba raya, Laksmana berbicara pada kakaknya Rama yang sedang dirundung duka karena istrinya Dewi Sinta diculik Rahwana.

“Kakakku, adakah kelopak bunga mekar kalau belum musimnya? Dan masakan mega mengisi...more
Ariyati
Alkisah raja negeri Lokapala Prabu Danareja jatuh hati kepada Dewi Sukesi, putri raja Alengka Sumali. Begawan Wisrawa –ayah sang prabu– lantas datang ke Alengka bermaksud meminang Dewi Sukesi untuk anaknya tercinta.

Wahai Begawan nan rupawan
Elok nian paras dan tutur mu..
Duh Dewi si keras hati
Tinggi sekali maumu..
Namun manusia hanya manusia..
Seringnya kalah oleh godaan
Oh nafsu..

Niat meminang justru jadi bersenang-senang, tak kuat begawan dan sang Dewi menahan cobaan dari Batara Guru. Tak kuat men...more
Joe Satrianto
Antum suka cerita wayang (Jawa)? Tidak? Tidak mengapa. Aku cuma mau bilang kalau aku suka cerita wayang, kok. Tapi apa antum tau cerita wayang? Mungkin iya, kan, meskipun nggak terlalu detail? Yaaa… Mau bagemana lagi, coba? Memang susah, kok, nyari anak muda – yang bahkan ngaku orang Jawa – yang segenerasi dengan aku, atau malah di bawahku, yang bisa apal sama tokoh-tokoh wayang sebanyak 1 kotak itu.

Susah nemuin anak muda yang bisa njawab “Kalanadah” kalo ditanya apa nama kerisnya Gatotkaca. Itu...more
novia
Aug 23, 2008 novia marked it as to-read  ·  review of another edition
diberikan pada hari libur.
dikatakan bahwa suatu saat buku ini akan kuperlukan.
(darimana dia tau aku sedang belajar menggiring angin?)
Anton
Ketika membeli buku ini, saya sama sekali tak melihat ulasan di sampul belakang. Jaminannya cuma satu, Sindhunata. Pemimpin Redaksi Majalah Basis ini penulis yang bernas. Saya juga pernah baca dua bukulnya yang lain, Tak Enteni Keplokmu dan Pasar. Maka, saya yakin buku Anak Bajang Menggiring Angin ini juga bagus.

Tapi, ternyata dugaan saya tidak sepenuhnya tepat. Buku yang sudah diterbitkan sepuluh kali sejak tahun 1983 ini tak sebagus yang saya kira. Saya juga kemudian baru sadar, cerita di buku...more
Weni
Buku ini berangkat dari kisah Ramayana. Diawali dengan cerita kegagalan Begawan Wisrawa (dari Lokapala) dan Dewi Sukesi (putri Alengka) untuk menguraikan makna Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu. Terkalahkan oleh hawa nafsu, Sukesi akhirnya hamil, pdhl niat Wisrawa datang ke Alengka adalah melamar Sukesi untuk putranya, Danareja. Stlh diusir dari Lokapala, Dewi Sukesi melahirkan darah, telinga dan kuku manusia. Darah mjd anak dengan 10 muka raksasa bernama Rahwana, telinga mjd raksasa s...more
Irwan
Dongeng ramayana yang dikisahkan ulang dengan begitu membuai. Gaya bahasanya membuat pembaca hanyut dalam jalinan simbolisme, ajaran moral, serta plot dan adegan yang melawan batasan ruang dan waktu. Membacanya seakan masuk ke dunia lain. Dunia yang harus diterima segala aturan-aturannya sendiri. Matahari yang bisa menahan keterbenamannya demi sebuah janji. Umbaran nafsu seorang raksasa yang delusional terhadap sebuah ganggang bisa melahirkan anak. Para dewi dan bidadari di langit menanggalkan b...more
cindy
Ini bukan versi kisah Ramayana yang paling lengkap atau paling baru yang pernah aku baca, tapi jelas jelas jelassss yang paling indah! Gaya bahasa dan kosa kata kuno yang mewarnainya sungguh menawan. Yang paling penting, ini juga versi yang paling jujur menurutku. Semua tokoh memiliki kelebihan dan kekurangan, yang dipaparkan tanpa disembunyikan. Sungguh manusiawi.

Satu hal lagi, kalo mau "mboyong" istri, ya pergi sendiri dong, jangan diwakilkan. Sudah banyak tuh contohnya, di Ramayana ada Wisraw...more
Afid Nurkholis
Judul dengan bahasa yg romantis "Anak Bajang Menggiring Angin" ,ternyata sesuai dengan isinya dimana bahasa yang digunakan oleh pengarang sangat indah. Saya belum pernah membaca dan tau bagaiaman kisah tentang Ramayana , lewat buku ini saya diperkenalkan dengan tokh-tokoh pewayangan seperti Anoman, Sugriwa , Subali dan dengan tokoh utama cerita Rama dan Sinta. Cerita yang menggarisbesarkan permasalahan cinta dimana Rahwana raksasa yang nafsunya begitu besar menculik Dewi Sinta hingga mengakibatk...more
Tetuko Nuringtyas
buku ini perlu dibaca, penggunaan kalimat yang liris dan puitis memampukan dan pembaca untuk terbang dalam imajinasi kisah ramayana dalam pengungkapan versi seorang sindhunata, yang menuliskan karyanya di usia 27-an, karya emasnya saat memulai karier selibatnya sebagai biarawan
Phelphel
Jul 21, 2008 Phelphel rated it 5 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommended to Phelphel by: ajeng
bagi orang yang awam dengan perwayangan, buku yang menjadi penanda persentuhan pertama saya dengan cerita wayang ini menjejakkan bekas yang dalam.

setiap baris kata menghisap kita.

indah.

Lina
Oct 03, 2007 Lina rated it 5 of 5 stars  ·  review of another edition Recommends it for: anybody who love poetric words
I luv it so much! It's the answer for my deep interest in "wayang", especially Ramayana epic. The words are beautyful... Many meaningful-ancient-classicness words can be found here. Bravo Sindhunata!
Khoirul Anwar
Takkusangka jika novel ini adalah kisah Ramayana yang sudah melegenda di masyarakat. Pertama kali melihat di rak toko buku, judulnya sudah mengajakku menyentuh dan membaca sinopsisnya. "Anak Bajang Menggiring Angin", "Bajang"--yang aku tahu--taklain adalah raksasa (buto, Jawa), atau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai hantu yang berkuku panjang, yang suka mengganggu anak-anak dan wanita hamil. Maka, anak bajang taklain adalah raksasa. Lantas apa maknanya? Inilah yang membuatku b...more
Devi
Buku ini isinya tentang kisah ramayana..

Saya selalu penasaran dengan cerita ramayana, mau nonton pagelaran tari ramayana, sudah mahal belum tentu mudeng juga.., nonton wayang yang semalam suntuk lebih lebih lagi,,,beratnya. Akhirnya nemu buku ini di perpus, baca buku sudah pasti mudeng karena tinggal dibaca kalo ngantuk tidur, baca lagi. Gratis kalo pinjem d perpus, itu gunanya perpustakaan :D

Buat saya, baca cerita wayang nggak pernah mengecewakan. Selalu bagus.. . Yang jelas, dari semua cerita...more
ayanapunya
Prabu Danareja, penguasa kerajaan Lokapala jatuh cinta pada Dewi Sukesi, putri Raja Sumali dari Alengka. Rasa cintanya yang begitu besar membuat Lokapala dirundung muram. Sayangnya untuk bisa mendapatkan Dewi Sukesi, Danareja harus bisa mengalahkan Arya Jambumangli, paman Dewi Sukesi. Berceritalah Prabu Danareja kepada Begawan Wisrawa, ayahnya. Rasa cinta yang begitu besar kepada putranya membuat Begawan Wisrawa menawarkan diri untuk turun tangan. Berangkatlah Begawan Wisrawa menuju Alengka, men...more
Lutfi Retno
Kayaknya aku pernah baca buku ini waktu SD. Tapi waktu itu aku nggak terlalu tertarik.
Sindhunata menulis ulang Ramayana versi Jawa dengan gaya bahasa yang puitis. Tokoh2 di sini digambarkan seperti tokoh wayang jawa. Tidak ada orang yang benar-benar baik dan juga tidak ada orang yang benar-benar jahat. Rama yang jadi simbol kebaikan pun di sini digambarkan sebagai orang yang peragu.
Novel ini bagus, tapi waktu baca aku jadi inget sama film India. Kenapa? Terlalu banyak adegan banjir darah dan...more
Rinaldo Hartanto
Buku yang sangat puitis dan penuh fantasi. Ceritanya sebenarnya mengenai Ramayana yang sudah banyak diketahui orang, hanya saja yang satu ini dikemas dengan bahasa yang indah dan kosakata yang jarang dipakai, yaitu kosakata Sansekerta dan Jawa Kuna. Kata kata seperti gajahmeta, wraha, sardula, dahana, banyak ditemui di sini. Deskripsi geografis dan flora-fauna juga digambarkan dengan apik.

Ramayana, seperti yang diketahui banyak orang adalah perjuangan sang Ramawijaya merebut kembali Dewi Sinta d...more
Ratry Anggrhayni
bagi yang suka cerita wayang, buku ini WAJIB DIBACA.
bagus banget!
bagi yang gak suka cerita wayang, buku ini RECOMMENDED banget!
bagi yang suka sastra, buku ini pasti KAMU BANGET!
saya aja yang awalnya gak suka wayang dan gak begitu ngeh sama sastra, jadi suka banget sama cerita buku ini.
menceritakan tentang kisah Rama dan Shinta yang udah melegenda tapi dengan penceritaan sastra yang "anak muda" banget, cerita ini banyak ngasih makna dan pesan.
bahkan nih yaaaa, gara2 buku ini sampe2 nanti kalo pun...more
Bozo Zo
Sebuah cerita epos Ramayana yang disajikan sangat indah dalam tatanan sastra. Diksi yang digunakana Shindunata benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai seorang sastrawan handal. Penggambaran tokoh dan peristiwa-peristiwa dapat tergambar dengan jelas, sehingga pembaca mampu membayangkan seperti apa kecantikan Dewi Sukesi, Dewi Shinta, atau bagaimana perasaan hanoman pada saat ia jatuh cinta pada Trijata yang seorang manusia. Shindunata juga menggambarkan betapa telah hancurnya tanah Alengka denga...more
Tika We
Saat 'mengawal' Ki Enthus Susmono di Surabaya, seorang kawan bertanya pada beliau, "Pak, buku pewayangan yang enak dibaca itu apa ya?". Singkat, padat, dan jelas, Ki Enthus menyebutkan buku ini: Anak Bajang Menggiring Angin.

Rasanya tidak salah kalau buku ini direkomendasikan oleh dalang sekaliber Ki Enthus. Tidak hanya gaya bahasanya yang apik dan mudah dimengerti, penambahan dan sedikit reduksi kisah pewayangan dilakukan dengan rapi. Efeknya ya jadi enak dibaca, nggak berbelit-belit karena ceri...more
Fairlita
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Fajar
Kalau sudah mengetahui alur cerita Ramayana, pasti tidak akan bosan membaca buku ini. Meskipun alur Ramayana sudah banyak diketahui orang, namun Sindhunata tahu bagaimana cara mengemasnya.

Ramayana dalam buku ini betul-betul lain daripada yang lain. Kata-kata menjadi lebih bermakna oleh pencitraan puitikalisasi yang mengandung tafsir baru. Fantasi bermain andil dalam pewujudan Ramayana 'versi' Sindhunata.

Catatan : (1) menamatkannya tidak mudah
(2) harus baca sendiri bila ingin merasakan 'puitika...more
Hasanuddin
Rasa suka pada tokoh wayang setelah ada visualisasi cerita Sri Rama dan Mahabarata di salah satu televisi swasta membuat u mencari buku yang menuturkan salah satu cerita tersebut. Dan akhirnya, Shindunata hadir di saat yang tepat. Aku membaca buu ini, kira-kira saat masih sekolah SD kelas V. Meski banyak yang tidak paham mengenai plot cerita, dan tak jarang pula harus berpusing ria dengan gaya penuturan, namun sangat mengasyikan bagi anak berusia 11 tahun. Bagi aku dahulu apa yang diungkap oleh...more
A.R. Wirawan
Buku ini saya baca atas rekomendasi kolega saya Prof. Wibisono saat meminta beliau memberikan endorsement buku "Mastering Chibi Character" Elex Media Komputindo.

Ternyata buku ini sangat indah isinya dibandingkan Ramayana versi India yang saya baca. Pak Sindhunata membuat saya lebih arif dan bijak memandang pribadi setiap karakter. Saya tidak lagi menghakimi karakter Rahwana setelah membaca buku ini. Bahkan saya semakin memahami pilihan yang harus ditempuh Wibisana dan dan Kumbakarna sebagai adik...more
Gilang Permana
Salah satu cerita kolosal tentang Rama dan Shinta yang dibalut dalam sebuah cerita pewayangan. Layak untuk dijadikan sebuah koleksi sepanjang masa yang pernah ditulis oleh penulis indonesia, meskipun terkadang kita sangat sulit untuk mendeskripsikan suasana dalam buku tersebut yang penuh dengan fantasi dalam duni perwayangan. Klo suka Wayang dan Ramayana, Hukumnya wajib memiliki buku ini

http://soepolenk.com/2011/09/08/anak-...
Jenni Anggita
Kisah Ramayana versi Sindhunata luar biasa. Begitu menyentuh dan sarat makna. Banyak kalimat-kalimat bagai mutiara yang mengajak pembaca merenung sejenak menyelediki diri atau hidup ini.
nawir nawir
Jenius! Ini pertama kalinya saya membaca buku yang penceritaannya sangat indah. Alur ceritanya tentunya sudah umum, tentang perang di Alengka. Tapi cara Sindhunata memilih kata-kata,mampu membuat saya merinding. Pertama kalinya membaca kisah yang puitis seperti ini. Ga bisa berkata-kata lagi sih. Salah satu karya penulis Indonesia yang wajib dibaca menurutku.
Nuning Soedibjo
Janganlah terheran-heran jika melihat bahasa sastra tingkat tinggi yang mampu meruwetkan pikiran Anda yang hendak membacanya. Hal itu dapat terlihat hanya dari sebuah judulnya saja.

Pembacanya juga harus mampu menginterpretasikan maksud-maksud kalimat dari Sindhunata, yang menceritakan kembali mengenai Ramayana dengan gaya bahasanya sendiri.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 28 29 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Burung-Burung Manyar
  • Arus Balik: Sebuah Epos Pasca Kejayaan Nusantara di Awal Abad 16
  • Kitab Omong Kosong
  • Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, buku 1 - 3)
  • Olenka
  • Para Priyayi: Sebuah Novel
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Harimau! Harimau!
  • Bilangan Fu
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
  • Atheis
  • Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa
  • Senopati Pamungkas #1
  • Tanah Tabu
676757
Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, SJ, or just simply call him Romo Sindu is an Indonesian Catholic priest, also an editor for local culture magazine "Basis". He also worked as journalist for national newspaper, especially for commenting football review and culture issues. His famous work was "Anak Bajang Menggiring Angin".

Bibliography:
* Segelas Beras untuk Berdua, Penerbit Buku Kompas (2006)
* Dari...more
More about Sindhunata...
Manusia & Pengharapan: Segelas Beras untuk Berdua Putri Cina Air Kata-kata Semar Mencari Raga Tak Enteni Keplokmu: Tanpa Bunga dan Telegram Duka

Share This Book