Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “The Rainbow Troops” as Want to Read:
The Rainbow Troops
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

The Rainbow Troops (Tetralogi Laskar Pelangi #1)

by
4.13 of 5 stars 4.13  ·  rating details  ·  14,851 ratings  ·  2,064 reviews
From Indonesia, an inspiring, record-breaking bestseller—and a modern-day fairy tale

Ikal is a student at Muhammadiyah Elementary, on the Indonesian island of Belitong, where graduating from sixth grade is considered a signal achievement. His school is under constant threat of closure. In fact, Ikal and his friends—a group nicknamed the Rainbow Troops—face threats from ever
...more
ebook, 304 pages
Published February 5th 2013 by Sarah Crichton Books (first published 2005)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about The Rainbow Troops, please sign up.

Be the first to ask a question about The Rainbow Troops

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Femmy
3,5 bintang.

Saya membeli buku ini karena mendengar begitu banyak komentar positif tentangnya. Mungkin karena itulah saya punya pengharapan yang tinggi. Dan mungkin karena itulah saya kecewa saat membacanya. Ternyata tidak sebagus yang saya harapkan, setidaknya, pada bagian-bagian awal. Setengah terakhir buku ini lebih bagus daripada bagian awalnya.

Buku ini berkisah tentang sebelas anak miskin dari kampung Pulau Belitong dan petualangan mereka bersama sebagai murid-murid seangkatan di sekolah Mu
...more
Helvy

Ide, peristiwa2 dalam buku ini sangat bersahaja, menarik. Buku ini memang bukan novel, tapi memoar. Secara isi bagus-lah. Sayang sangat lemah dalam teknik dan komposisi...
Haneen
هل حدث لك ان ضممت كتاب الي صدرك و قبلته؟؟ هل حدث ان اغرورقت عيناك تأثرا من كتاب؟؟؟ انا حدث معي كل هذا بين دفتي هذه الرواية التي تجسد حياة الكاتب و زملائه...

تتحدث الرواية عن مكان قد لم تسمع عنه من قبل... جزيرة من جزر إندونسيا تدعى بيليتونج... جزيرة تعيش تحت مستوى الفقر بمراحل... يجتمع عشرة طلاب في مدرسة ذات بناء بسيط قد تنهار في اي لحظة ... بمساعدة أستاذ قدير و معلمة شابة...يواجهون المخاطر و الصعاب... يتحدون... يكافحون... و يقاتلون من اجل العلم ...يتحدون كإخوة و عائلة واحدة في وجه كل المخاطر و ال
...more
Nilam Suri
May 10, 2008 Nilam Suri rated it 4 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: para pemimpi yang cukup berani untuk percaya
Awalnya, saya jatuh cinta sama nama buku ini. LASKAR PELANGI, doesn't it sound so beautiful. Sayangnya, cinta saya tidak cukup besar untuk membuat saya membeli buku ini di awal-awal terbitnya.

Malah niat saya sempat urung, saat secara tidak sengaja membaca review seorang teman yang bilang buku ini tidak masuk akal. Dia bilang pilihan katanya terlalu canggih untuk sebuah buku yang menggunakan PoV anak kecil. "Ah, mungkin hanya another best seller book without a proper writing" pikir saya waktu itu
...more
Ancilla
I don't know why but I am not as satisfied as others experienced.

Andrea Hirata, the author wrote it in a good descriptive way. Unfortunately, I get bored.

It talks about the education of students in remote area. An education for the poor, but the teachers teach that they don't have to feel shame due to their lack of financial status.

To be confident. To stand up. To express. To actualize.

It is a good topic, but I somehow get distracted with the way the author use the Latin names of plants. I fe
...more
Bookshop
I suppose this book needs no further introduction to the Indonesian audience. So let me be brief.

The good:
- proper use of Indonesian language, a rarity nowadays
- descriptive and detailed story-telling, also a rarity
- funny, with unexpected and unusual metaphors.

The bad:
- pretentious. Must he quote all sorts of Latin names and English words just to describe a quiet afternoon with birds and butterfly in a school yard? Must he go on and on about Mahar's masterpieces whose greatness escape me?

- conf
...more
Meliana
May 20, 2008 Meliana rated it 5 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: semua orang yang peduli dan mempunyai mimpi!
Recommended to Meliana by: thanks to gramedia
membaca "laskar pelangi" seperti membuka pintu rahasia dan menemukan semua mimpi yang telah kita kuburkan tumbuh dan bertunas menjadi semak-semak. aku bisa membayangkan diriku bergelayut di dahan pohon filicium, suatu sore sehabis langit bermain hujan. aku bisa melihat pelangi yang lengkung, yang menawarkan sejuta petualangan dan impian, yang liar dan berani! yang jujur dan menantang! yang membuatku percaya aku bisa merubah dunia.

andrea hirata dan "laskar pelangi" membuatku bangga menjadi diriku
...more
Tariq Alferis
.
‎هذه الرواية تجعلك تعلم ان التعليم شئ مهم لناس الذين يعيشون في مستوي اقتصادي شبه معدوم، التعليم هو طريقهم لتحقيق احلامهم ، هذا الكتاب ذا حدين ‫…‬يخليك تنهار كليا واحلامك المبنية عن التعليم تتلاشي ‫..‬لانه يوضحلك بكل واقعية ،،انه التعليم مش كل شئ لو انت في دولة فقيرة ، بمعني انت فقير لكنك ذكي ‫.."‬نقع ذكائك وعلمك في المية واشربها ‫"‬
‎‫…‬والحد الثاني يخليك مهما اتكون محبط ، انه ترجع وترتب احلامك ، وانك لاتكف عن الحلم وبذل المجهود ‫.‬
‎قصة مؤثرة عن مدرسة فقيرة في جزيرة اندونيسية ، معليمها ملهمون ،
...more
Shelleyrae at Book'd Out

The Rainbow Troops is a remarkable debut novel by a young man who once promised his schoolteacher he would write a book in her honor. Inspired by Hirata's own childhood experiences on the tiny, isolated island of Belitong, on the east coast of Sumatra, this is the poignant story of ten young children from among the islands poorest families, and their struggle to gain the education they are guaranteed under Indonesian law.

On his first day at Belitong's only free school, Muhammadiyah Elementary, I
...more
Ummu Auni
Menariknya kali ini, aku pesankan kepada ummiku untuk belikan buku tetralogi Laskar Pelangi di Bandung. Banyak kali sudah aku baca review mengenainya, tetapi titik permulaan itu berlaku bila seorang forumner membuka tajuk Andrea Hirata – Laskar Pelangi. Maka dalam diam, aku membaca dan lama kelamaan rasa teruja untuk memiliki koleksi tersebut. Manakan tidak, novel tersebut dinobatkan Indonesia’s most powerful book dan diguna pakai kerajaan Indonesia untuk mengubah sistem pendidikan di sana.

Padah
...more
Pulung
May 21, 2008 Pulung rated it 4 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: everybody
Recommended to Pulung by: my mom and my apple tree
Yihaaaa

Sudah lama nggak menangis sambil tertawa karena membaca buku.
Yang bukan 100 persen buku humor, bukan 100 persen buku melankolis, bukan 100 persen biografi... Pokoke ini bukan buku dengan jenis yang 100 persen apa saja, deh!

Tapi justru karena sederhana dan manusiawi beginilah buku ini jadi menarik dan mengharukan sekaligus jenaka!

Sekali lagi,
Buku beginian akan bikin kita lebih pandai bersyukur =)

Ini sungguh bukan buku sempurna dengan karakter super hero, super saleh dan segala yang tanpa
...more
Aina Dayana Hilmi
Minda agak terbejat seketika sewaktu ingin membuat resensi buku ini. Kenapa ya? Mungkin masih terbayang-bayang lagi ‘pengalaman’ bersama Laskar Pelangi (“,) Penuh warna-warni, rasa takjub (Subhanallah), dan seolah-olah melihat sebuah wayang gambar (dan sememangnya buku ini telah dibuat dalam bentuk filem! Dengarnya filem Laskar Pelangi mendapat sambutan luar biasa sepanjang ditayangkan :)).

Menelusuri ksh hdp Laskar Pelangi membuatkan diri terfikir dan terkesan dgn watak2 yg ada. Sangat kagum de
...more
Amin Sudarsono
Buku yang bagus. Memakai bahasa realis, membawa pada optimisme pendidikan bagi ana-anak di daerah yang terpencil.
Kesan saya satu saja, bahwa eksploitasi tambang selalu bikin sengsara penduduk di sekitarnya. Belum ada cerita masyarakat di sekitar lokasi tambang, entah timah, batu bara, minya, emas, perak dan sebagainya, yang bisa sejahtera dan sekolah tinggi dengan biaya dari perusahaan.
bersyukurlah Ikal dan kawan-kawan, talenta kecerdasanlah yang membawa mereka pada ilmu yang tinggi
Wan Amalyn
Membaca novel ini, sesungguhnya banyak ilmu yang aku kutip. Selain semangat yang ditunjukkan oleh setiap ahli Laskar Pelangi dalam mengharungi pelbagai dugaan pahit manis semata-mata untuk menimba ilmu.

Walaupun Sekolah Muhammadiyah iaitu sekolah tertua di Belitong amat daif dan hampir ditutup kerana kekurangan murid, jika dibandingkan dengan Sekolah PN yang 'kaya & mewah', namun tidak sedikitpun mematahkan semangat juang mereka untuk mengaku kalah. Betapa semangat yang ditunjukkan oleh merek
...more
Palsay
May 26, 2008 Palsay rated it 5 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: everyone
Akhirnya..aku menemukannya...

Jika Paulo Coelho bilang, sebuah buku ibarat perahu yang mengantarkan pembacanya ke pulau-pulau yang mereka tuju, maka Andrea Hirata telah sukses mengantarkan saya ke pulau impian saya...yaitu pulau "tiada hasil tanpa upaya" alias no pain no gain..

Sejak membaca bab awal, mata saya sudah berkaca-kaca, hati saya perih membayangkan sekolah bobrok yang kekurangan murid, dan turut berdoa semoga ada pertolongan Tuhan sehingga genap 10 orang yang datang pada hari pertama se
...more
Ditto Pappilanda
maaf tapi gw gak menyelesaikan buku ini.
yang pasti gw gak suka cara penulis menceritakan ulang pengalamannya.
penulis berusaha menggambarkan secara detail situasi, lokasi, hingga perasaannya saat kecil. tapi semuanya dengan cara pandangnya ketika dewasa, sehingga gw gak bisa merasakan perasaan lugu n polos seorag anak ketika dia menggambarkan apa yang dia lihat. so, yang gw rasain pas baca buku ini adalah keanehan, karena buku ini, kalo gak salah inget, menggunakan sudut pandang pertama, yang no
...more
an
Akhir na selesai juga….

Stlh pergolakan panjang dan sering ditinggal. Bkn krn mbosankan tp sudut pandang yg diambil sangat, sangat, sangat tidak sesuai. Masa anak” umur segitu (SD) pny pketahuan seluas ‘n setinggi itu.

Rhe langsung tpesona…. Bnrkah?????

Benarkah anak” paling miskin d Belitong pny pngetahuan seluas itu??? Wah, klo gitu mrk g usah plu sekolah aja…..

Andrea hirata… mgkn dia mnulis sesuatu yg baru… tp sdkt yg kurang pas d sni adl dia memasukkan pikiran dia saat ini k dlm tokoh” yg dia b
...more
Jennifer Rolfe
I must be the only one with reservations about this book. I did like it but it did not reach my expectations. I was very aware that it was written from the perspective of an island boy but even when I reached the end paragraphs where the 'adult' was completing the story I felt cheated about what was left out of the novel.
I studied Indonesian at University in the 1980's and travelled there several times. One aspect that fascinated me was the education of women there. It is a Muslim country and gi
...more
MarciaB - Book Muster Down Under
The Blurb
“Originally written in Bahasa, The Rainbow Troops was first published in 2005 and sold a record-breaking five million copies in Indonesia. The novel tells the inspiring and closely autobiographical tale of the trials and tribulations that the ten motley students (nicknamed the Rainbow Troops) and two teachers from Muhammadiyah Elementary School on Belitong Island, Indonesia, undergo to ensure the continuation of the children’ s education. The poverty-stricken school suffers the constant
...more
Hera Diani
It's been sooo long since I read a good Indonesian book. But this isn't just good, it's great! I would've given it a five-star, but let's just save it for the next book(s).

This book is exhilarating because it's well-written, the characters are also well-developed, and it's so damn honest. It reminds me of Deddy Mizwar's 'Ketika' and 'Nagabonar Jadi 2', both written by Musfar Yasin. The plots are too long at times, but you don't mind them and willingly let yourself sucked into the stories because
...more
Pras
Oct 08, 2007 Pras rated it 2 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: everyone
Cerita tentang anak2 yang bersekolah di daerah pedalaman Kep. Belitung. Pada awalnya saya tidak menyangka buku ini akan dibuat trilogi atau tetralogi atau bahkan pentalogi sekalipun. Sebabnya adalah gaya penceritaan Andrea Hirata yang terfokus pada pengalaman masa kecilnya dengan teman-temannya seakan merupakan kilas balik.
Ada beberapa detil yang aga mengganggu, yaitu tentang fakta-fakta pengetahuan dan sains yang dibeberkan Andrea seakan-akan ia mengetahuinya sedari kecil semasa bersekolah di S
...more
Marijke
I chose to read this book because it's a bestseller in its home country - and five million Indonesians can't be wrong.

After reading, I stand by my comment that those 5 million Indonesians can't be wrong, but they certainly can have different tastes in literature to me.
This story is what I call the "naive" style of writing, which can be kind of cute if there is a clear storyline and some nuancing of character. However, I couldn't sense an ongoing narrative, the incidents didn't make me want to fi
...more
Jillwilson
Is there a thing happening – with text and film from other cultures – that the stories that immediately catch the Western eye are the ones with a David and Goliath format – the motley crew of poor kids fight the larger beast, whether it is an institution or simply bigger, stronger, richer individuals? I’m thinking of Not One Less (China), Slumdog Millionare (India), Sumo Do, Sumo Don’t (Japan) among others. The Rainbow Troops is one of these stories. Perhaps we are drawn to that fighting spirit ...more
Asma
Sebagai novel, saya kecewa membacanya, karena tidak menemukan konflik yang kuat,. Logika terkait tokoh di sana sini juga mengundang pertanyaan, Mungkin karena tokoh2nya menampilkan kecerdasan andrea sekarang, hingga keluguan dan kemurnian yang harusnya ada pada karakter2 tertentu, nyaris tidak ada.

Sebagai bacaan oke, cukup inspiratif dan punya pesan.
Pera
hmmm biasa aja...
Iqbal_rois
Sejak membaca halaman-halaman pertama aq sdh yakin kalau novel karangan Andrea Hirata ini berbeda dgn novel2 lainnya yg pernah q baca.
Ceritany yg konon terinspirasi dr kisah nyata membuatku mkn semangat membaca novel setebal 534 halaman ini. Membaca novel ini,aku merasa tdk hny sdg membaca sbh novel. Tetapi jg sdg membaca buku fisika, buku biologi, buku seni dan buku sejarah secara bersamaan. Pengandaian-pengandaian yg dibuatnya sgt liar tp jg sekaligus cerdas luar biasa. Kata-katanya benar-bena
...more
Lisa
It would be easy to be dismissive of this book: The Rainbow Troops is sentimental, moralistic and hagiographic. The unsubtle proselytising of Islam is irritating, the representations of people are like cardboard cut-outs, and the writing is very ordinary indeed.

None of this prevented it from becoming a best-seller in Indonesia, where its theme of rich v. poor is a running sore. The pupils of a small rural school threatened with closure battle the rich and powerful, and they win. It makes people
...more
Seno Pamungkas
Mar 13, 2008 Seno Pamungkas rated it 4 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommended to Seno by: Octa
Shelves: mine
Akhirnya aq menyelesaikan novel pertama dari tetralogi Laskar Pelangi, yaitu Laskar Pelangi. Gak nyangka novel ini diceritakan oleh seseorang yang setelah aq lihat biografinya yaitu seorang Andrea Hirata yang bukanlah seorang sastrawan dan tetralogi Laskar Pelangi ini merupakan karya perdana yang menurutku bisa dibilang, lumayan tokcer alias bagus. Karena Andrea Hirata mampu menggabungkan keindahan sastra dan ilmu pengetahuan ke dalam deretan huruf yang terangkai sangat harmonis. Selain itu, di ...more
Harun Harahap
buku yang menceritakan kehidupan masa kecil Andrea Hirata atau dikenal dengan Ikal bertempat di pulau Belitong pada masa lampau saat PN Timah masih berdiri..Laskar Pelangi sendiri merupakan suatu kumpulan anak2 SD Muhammadiyah yang berjuang untuk bertahan sekolah..tidak hanya Ikal yang menjadi tokoh utama disini..ada Lintang sang jenius dan juga Mahar sang seniman..bagaimana kisahnya???yah nonton pelm atau baca bukunya sajalah...

hal yang gw suka dari buku ni adalah banyak hal yang menginspirasi
...more
Heidi
Andrea Hirata’s Rainbow Troops is both humbling and inspiring, a reminder that there is a lot we take for granted in this country which is a privilege in other, less fortunate places – such as the right to free education. Written as homage to his elementary school teacher and classmates, the story’s honesty and humour will warm your heart and leave you with a feeling of hope.

Born the son of a miner on the tiny Indonesian island of Belitong, on the East coast of Sumatra, six-year-old Ikal knows t
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
patut tak beli buku ni 11 60 Jul 22, 2014 10:00PM  
Goodreads Librari...: Please add book cover & edition 4 30 Apr 06, 2014 04:17PM  
Good Reads @ UWCS...: The Rainbow Troops, by Andrea Hirata 1 3 Mar 19, 2014 06:49PM  
amazing story 11 17 Nov 01, 2013 12:23AM  
patut tak beli buku ni 7 107 Feb 20, 2013 09:26PM  
religi hidup 1 56 Dec 20, 2007 03:42AM  
  • Ayat-Ayat Cinta
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Hafalan Shalat Delisa
  • Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, buku 1 - 3)
  • Child of All Nations (Tetralogi Buru, #2)
  • Supernova: Petir (Supernova, #3)
  • Totto-chan: The Little Girl at the Window
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • 5 cm
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • La Tahzan: Jangan Bersedih
  • The Naked Traveler
  • Negeri van Oranje
647438
Under a bright sunny sky, the three-day Byron Bay Writers’ Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions.

Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children. During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalis
...more
More about Andrea Hirata...
Sang Pemimpi (Tetralogi Laskar Pelangi, #2) Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3) Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang (Tetralogi Laskar Pelangi, #4) Padang Bulan Cinta di Dalam Gelas

Share This Book

“Hiduplah Untuk Memberi yang Sebanyak-banyaknya, Bukan untuk Menerima yang Sebanyak-banyaknya. (Pak Harfan)” 191 likes
“Jika hati kita tulus berada di dekat orang berilmu, kita akan disinari pancaran pencerahan, karena sesungguhnya kepintaran sangat mudah menjalar.” 42 likes
More quotes…