Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “"Aku Kesepian, Sayang." "Datanglah, Menjelang Kematian."” as Want to Read:
"Aku Kesepian, Sayang." "Datanglah, Menjelang Kematian."
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

"Aku Kesepian, Sayang." "Datanglah, Menjelang Kematian."

3.33  ·  Rating Details  ·  313 Ratings  ·  35 Reviews
Rumah adalah semesta manusia. Semesta adalah rumah manusia. Suka atau tidak, manusia berumah dalam semesta, menjadikan rumah dan semesta sebagai dunianya-dan tiada tempat lain ke mana ia bisa pergi jika tidak bisa hidup di dalamnya. Lima belas cerita dalam buku ini berkisah tentang mereka yang harus hidup dalam suatu dunia, yang barangkali memang tidak dibuat untuk mereka, ...more
Paperback, 202 pages
Published July 2004 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

Be the first to ask a question about "Aku Kesepian, Sayang." "Datanglah, Menjelang Kematian."

Health Guide by Mahatma GandhiThe Story of My Experiments With Truth by Mahatma GandhiThe Lord of the Rings by J.R.R. TolkienThe Art of Computer Programming, Volume 1 by Donald Ervin KnuthThe Art of Computer Programming, Volume 2 by Donald Ervin Knuth
My List Books
75th out of 90 books — 5 voters
The Sweet Sins by Rangga Wirianto PutraFilosofi Kopi by Dee LestariSaman by Utami, AyuLaskar Pelangi by Andrea HirataEdensor by Andrea Hirata
Karya Sastra Indonesia Favorit
48th out of 72 books — 46 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 494)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Toffan Ariefiadi
Mar 12, 2010 Toffan Ariefiadi rated it really liked it
Rumah adalah semesta manusia. Semesta adalah rumah manusia. Suka atau tidak, manusia berumah dalam semesta, menjadikan rumah dan semesta sebagai dunianya -dan tiada tempat lain ke mana ia bisa pergi jika tidak bisa hidup di dalamnya. Limabelas cerita dalam buku ini berkisah tentang mereka yang harus hidup dalam suatu dunia, yang barangkali memang tidak dibuat untuk mereka, sehingga mereka terasing -seperti mungkin dialami setiap orang yang terlanjur lahir meski tidak meminta: mungkin saja sepert ...more
Biondy
May 10, 2015 Biondy rated it really liked it
Judul: "Aku Kesepian Sayang." "Datanglah, Menjelang Kematian."
Penulis: Seno Gumira Ajidarma
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 202 halaman
Terbitan: Juli 2004

Rumah adalah semesta manusia. Semesta adalah rumah manusia. Suka atau tidak, manusia berumah dalam semesta, menjadikan rumah dan semesta sebagai dunianya-dan tiada tempat lain ke mana ia bisa pergi jika tidak bisa hidup di dalamnya. Lima belas cerita dalam buku ini berkisah tentang mereka yang harus hidup dalam suatu dunia, yang barangk
...more
Abi Ghifari
Jan 19, 2014 Abi Ghifari rated it it was ok
Shelves: short-story
Perkenalan saya dengan karya-karya Seno Gumira Ajidarma (SGA) adalah dari cerpen-cerpen terkininya di harian Kompas edisi Minggu. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, karya cerpennya hampir selalu masuk sebagai cerpen pilihan dan terkadang menjadi cerpen terbaik harian terbesar di Indonesia itu.

Apabila dibandingkan dengan karya-karya cerpennya dalam beberapa tahun terakhir yang selalu terpilih menjadi cerpen terbaik Kompas seperti 'Cinta di Atas Perahu Cadik', 'Dodolitdodolitdodolibret', dan 'M
...more
Kamalia Ramlan
Feb 13, 2015 Kamalia Ramlan rated it it was amazing
seperti biasa: terbuai :)
Fertina N M
May 08, 2013 Fertina N M rated it it was ok
Nggak tau kenapa, saya baca buku kumpulan cerita Seno kali ini berbeda dengan yg lain. Lebih sinis dan gelap. Gelap disini maksudnya lebih banyak menggunakan sisi perasaan yang dalam hingga menyerempet sisi gelapnya. Hingga akhirnya timbul dan terasa oleh pembaca sisi kesendirian dan kesepiannya.

* Malam selalu kelam, sunyi, dan sedikit banyak menekan
* Orang-orang tidak tahan tetap tinggal dalam kegelapan, orang-orang tidak tahan tetap tinggal dalam kesepian.
* Malam boleh saja sunyi, tapi aku tid
...more
Denna
Apr 25, 2015 Denna rated it liked it
"Makanya ia agak benci dengan keharusan untuk tidur, ia lebih suka begadang sehingga masalah kantuk yang tak kunjung datang itu tidak terlalu menyiksanya. Lagipula sebagaimana biasanya bagi kaum begadangan, kantuk itu justru akan datang tanpa diundang." (Dunia Gorda)

Beberapa cerpen favorit:
1) Mmmwwwhhh!
2) Legenda Wongasu
3) Dua Perempuan dengan HP-nya
4) Dunia Gorda
Darnia
Ada yang absurd, macam "Mmmwwwhhh!", "Hhhhh.." dan "Komidi Puter" yg jelas-jelas bikin gw gagal paham. Ada juga yg surealis macam "Avi", "Layang-layang", "Legenda Wongasu"dan "Dunia Gorda" yg menarik.

Gw paling suka "Wongasu", "Layang-layang" dan "Melodrama di Negeri Komunis". Ada bonus komik-nya Bram Laksono dan cerita rakyat Kalimantan Tengah "Andjing Mendjadi Manusia".
Ariel Seraphino
Nov 22, 2015 Ariel Seraphino rated it liked it
Kumcer SGA yang menurut saya paling eksperimental. Seolah berusaha menulis dengan gaya baru, atau tema baru, atau cara penyajian yang baru. Beberapa hal saya tangkap dengan pendekatan yang penasaran tetapi biasa saja ketika cerita sudah tamat. Secara visual cover bukunya menarik tetapi dengan terlalu banyak visualisasi pada halaman pembuka judul cerpen rasanya tidak menarik. Cerita-cerita yang disuguhkan juga terasa asing dan tidak biasa, padahal saya berharap kisah-kisah yang sering menjadi lan ...more
Yelsa Fahziani
Feb 20, 2015 Yelsa Fahziani rated it really liked it
beberapa cerpen tidak terlalu menarik, tidak terlalu terlihat seperti 'SGA'.
"Legenda Wongasu" paling bagus menurutku, beserta panel komik dan salinan cerita rakyatnya, dibandingkan Wongasu-nya Djenar yang agak membingungkan dan susah dicerna.
Ariska Anggraini
Sep 14, 2014 Ariska Anggraini rated it really liked it
Kalo kata Bang Seno rumah adalah semesta, bagi saya rumah adalah Ayah, adik kembar saya, dan perpustakaan mini tempat saya dan ayah membicarakan perihal naskah
Deni Oktora
Feb 08, 2015 Deni Oktora rated it really liked it
Kumpulan cerpen SGA yang paling romantis kalau menurut gue :)
Irwan Bajang
Jun 08, 2009 Irwan Bajang rated it liked it
Yang ini ungkin salah satu buku SGA yang terlalu banyak eksperimen. Beberapa cerpen terlalu ngebut dan minim deskripsi, sangat berbeda dengan Sepotong Senja, Negeri Kabut, Dunia Sukab atau yang lainnya.

Beberapa foto harusnya membuat buku ini bagus, sayang sekali layoutnya kurang sip menurut saya. Nah, tapi beberapa cerpen masih kelihatan sebagai cerpen SGA, salah satunya tentang monyet yang menjadi reinkarnasi seorang di masa lalu.

SGA selalu menawan, tapi di buku ini agak kurang. Bintang 3 deh
...more
Sutresna
Oct 11, 2014 Sutresna rated it it was amazing
Aaaaaak aku jatuh cinta sama tulisan dan konsepnya si pencipta Sukab ini.

Yang cerita anjing, yang kentongan di tiang listrik, yang dua perempuan dengan hp, yang kuda, yang di korea utara, yang cerita mimpi jadi dua dunia gitu, yang semuanyalah pokoknya. Hahaha

Idenya bisa diterima sama kepala dan selalu ada batas-batas imajiner yang dijaga supaya kisah ceritanya tidak berlarut dan cocok untuk dapet ending.

Dengan senang hati menunggu untuk segera menikmati karya lainnya. XD
upiqkeripiq
Jun 28, 2012 upiqkeripiq rated it liked it
Shelves: punya
Emm.
Manusia adalah makhluk yang selalu dibayangi oleh kesepian dan keterasingan. Dimanapun, Kapanpun, dalam keadaan apapun.

Seno mencoba mengungkapkan rasa keterasingan itu lewat kumpulan cerpen ini.

3 Cerpen yang paling menarik dari kumcer yang menarik ini adalah

1) Dunia Gorda -> menggerikan...
2) Layang-layang -> wow... menarik untuk direnungkan.
3) Avi -> imajinatif!

nb: dapat waktu ada diskon di gramedia Malioboro. Menyenangkan ^_^
Ita Hm
Jul 22, 2012 Ita Hm rated it liked it
Shelves: sastra-indonesia
Membaca buku ini saat dalam perjalan ke luar kota dengan kereta api, sungguh menemani kesepian dalam keramaian.
Setelahnya, sepi itu kembali menyergap.. apa yang dapat dilakukan? terperangkap lagi dalam kenangan dan lamunan tak tenang! Apa lagikah selain kesendirian? memandang jalan dan kegelapan, aku merasa tenggelam dalam ketiadaan yang kelam. Tuutt..nguuuoonnggg...suaranya memecah malam, memecah sepi.
Fakhrul Muslim
buku SGA kedua yang saya baca setelah novel Kalatidha. cukup saya kasih bintang tiga karena kebanyakan cerpennya lewat begitu saja, tidak meninggalkan kesan apa-apa.

Ada beberapa yang keren sih, kayak Legenda Wongasu, Layang-Layang, Dunia Gorda. Tapi yang lainnya kurang nendang rasanya.
Inggita
Aug 08, 2007 Inggita marked it as to-read
From the title anyone immediately feel the heat of the extremely imaginative mind of SGA running rampant crossing all media boundaries - and inside you'll discover that he is a multi-mediatrix, drawing inspirations from photos (poor printing/paper quality, alas) and comic format storytelling.
Fauziyyah Arimi
Sep 14, 2012 Fauziyyah Arimi rated it liked it
satu bintang untuk tulisan ketiga: "melodrama di negeri komunis", satu bintang untuk tulisan ketigabelas: "dunia gorda". dua tulisan itu yang masuk nalar saya. satu bintang lainnya karena saya dapat pengetahuan tambahan mengenai karakternya sastrawan senior indonesia ini.
Karina Pradita
May 27, 2013 Karina Pradita rated it really liked it
Seno Gumira Ajidarma Adalah cerpenis Indonesia top ranking versi saya. Cerita yang menusuk-nusuk, membuat debar setiap halaman demi halaman yang disuguhkan membuat kumpulan cerpen ini tidak ingin ditinggalkan dan ingin selalu dibaca hingga habis.
Irwan
Dec 02, 2007 Irwan rated it it was ok
Shelves: finished
Dihadiahi seorang kawan karib yang baru pulang dari indonesia. Yang kuingat dari buku ini hanyalah bagian yang bercerita tentang perjalanan ke China dan Korea. Mungkin suatu saat akan kubaca lagi dengan lebih penuh simak.
cindy
Nov 09, 2013 cindy rated it liked it
aku suka kegalauan di kyoto monogatari. aku suka surealisme di legenda wongasu dan layang-layang. aku suka keunikan cara bertutur di 2perempuan dengan hp-nya. dan aku jadi amat sangat kesepian di aku dan bayanganku.
Fibrina  Damayanthi
Oct 14, 2007 Fibrina Damayanthi rated it really liked it
Buku dengan foto didalamnya. Adapun foto2 yg dibuat merupakan hasil karya dengan mantan model akhir 1980-an Iwan Bagus dan ada cerita fiksi juga tentang mantan model akhir 1980-an, Avi Basuki. (Judulnya Avi)
Bunga
Jun 28, 2013 Bunga rated it liked it
"Malam sebetulnya tidak pernah berubah. Malam selalu kelam, sunyi, dan sedikit banyak menekan. Ada lampu -lampu yang genit, musik yang hingar bingar, dan minuman yang diciptakan untuk merangsang."
Xq28
Jul 24, 2007 Xq28 added it
untuk cerpen, bagus..
masih punya konflik yang pelik, alur yang rapi, penokohan yang ngga sembarangan, ada unsur humornya lagi...
heri
Aug 14, 2014 heri rated it liked it
Shelves: istri-punya
tidak seheboh judulnya.
beberapa cerita seperti cerita biasa, tapi beberapa ada yang menarik, salah satunya 'dunia gorda'.
Yenny Rosa
Mar 31, 2010 Yenny Rosa rated it really liked it
Buku ini memuat 15 cerpen dengan tokoh2 yang berkarakter kuat dan alur yang sangat rapi :) *berdecak kagum*
Dodi Prananda
Apr 20, 2013 Dodi Prananda rated it really liked it
Aku hanya ingin mengatakan, buku ini menarik dan layak dibaca. Datanglah, untuk membaca buku ini!
Ritsky
Although a lot of times I don't understand stuff he wrote, but I like his prose. ^^
Ceisarpurba Purba
Jul 25, 2012 Ceisarpurba Purba rated it liked it
Wajib baca legenda wongasu!
Assuuu...keren banget!
Ika Anggraeni
Oct 05, 2008 Ika Anggraeni rated it liked it
standard.absolutely not my fav ones
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 16 17 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Bidadari Yang Mengembara
  • Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Bertanya Kerbau pada Pedati: Kumpulan Cerpen
  • Rahasia Selma: Kumpulan Cerita
  • Ripin: Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006
  • Orang-Orang Bloomington
  • Smokol: Cerpen Kompas Pilihan 2008
  • Derabat: Cerpen Pilihan Kompas 1999
  • Kumpulan Budak Setan
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Larutan Senja
  • Negeri Para Peri
  • Un Soir du Paris
  • Rumah Bambu: Kumpulan Cerpen Pertama dan Terakhir
  • Balada Ching-Ching dan Balada Lainnya
  • Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta
  • Orang-Orang Tanah
512651
Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic. He writes short stories, novel, even comic book.

He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Benta
...more
More about Seno Gumira Ajidarma...

Share This Book



“...apakah kebahagian harus negatif? (cerpen Avi)” 15 likes
More quotes…