1st out of 47 books
—
11 voters
Ketika Mas Gagah Pergi (Edisi Kedua)
by
Helvy Tiana Rosa (Goodreads Author)
Kumpulan Cerpen dari Helvy Tiana Rosa ini ditulis tahun 1990-an dan diterbitkan pertama kali tahun 1997 oleh Pustaka Annida, mengilhami lahirnya genre baru yakni sastra islami kontemporer.
Pada cetakan kedua ini ditambah bonus novellet Gadis Bening yang bersetting Timor-Timur.
Pada cetakan kedua ini ditambah bonus novellet Gadis Bening yang bersetting Timor-Timur.
Paperback, 190 pages
Published
2000
by Syaamil Cipta Media
(first published 1997)
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
1,772)
Ini adalah kumpulan cerpen pertama saya. Berisi belasan cerpen yang semua ditulis antara tahun 1993-1996 di majalah fiksi remaja Annida.
Dua pengarang yang saya kagumi: Soekanto SA dan Ismail Marahimin memberi kata pengantar yang membuat saya geleng-geleng kepala. Saya tidak tahu bahwa buku yang terbit pertama kali tahun 1997 ini bisa membuat mereka memberi komentar yang begitu indah dan seru. Ketika saya tanya satu sampai lima bintang, berapa mereka beri untuk buku ini, Pak Soekanto bilang 4,5 d...more
Dua pengarang yang saya kagumi: Soekanto SA dan Ismail Marahimin memberi kata pengantar yang membuat saya geleng-geleng kepala. Saya tidak tahu bahwa buku yang terbit pertama kali tahun 1997 ini bisa membuat mereka memberi komentar yang begitu indah dan seru. Ketika saya tanya satu sampai lima bintang, berapa mereka beri untuk buku ini, Pak Soekanto bilang 4,5 d...more
Ini adalah kumpulan cerpen pertama saya. Berisi belasan cerpen yang semua ditulis antara tahun 1993-1996 di majalah fiksi remaja Annida.
Dua pengarang yang saya kagumi: Soekanto SA dan Ismail Marahimin memberi kata pengantar yang membuat saya geleng-geleng kepala. Saya tidak tahu bahwa buku yang terbit pertama kali tahun 1997 ini bisa membuat mereka memberi komentar yang begitu indah dan seru. Ketika saya tanya satu sampai lima bintang, berapa mereka beri untuk buku ini, Pak Soekanto bilang 4,5 d...more
Dua pengarang yang saya kagumi: Soekanto SA dan Ismail Marahimin memberi kata pengantar yang membuat saya geleng-geleng kepala. Saya tidak tahu bahwa buku yang terbit pertama kali tahun 1997 ini bisa membuat mereka memberi komentar yang begitu indah dan seru. Ketika saya tanya satu sampai lima bintang, berapa mereka beri untuk buku ini, Pak Soekanto bilang 4,5 d...more
Kumcer ini isinya bagus2 semua. Dulu Desi punya bukunya..
Tp sekarang entah kemana hiks..hiks..
Yg paling Desi suka dr kumcer ini Cerpen yg judulnya 'Lelaki Cahaya'klau ga salah abis dah lama. Apalagi pas ada penggalan2 dr QS. Ar-Rahman nya.. sampe sekarang klau inget masih suka terharu.. hiks..hiks..
Tp sekarang entah kemana hiks..hiks..
Yg paling Desi suka dr kumcer ini Cerpen yg judulnya 'Lelaki Cahaya'klau ga salah abis dah lama. Apalagi pas ada penggalan2 dr QS. Ar-Rahman nya.. sampe sekarang klau inget masih suka terharu.. hiks..hiks..
Ini buku yang ditujukan untuk remaja tapi memiliki nilai sastra yang sungguh tinggi. Setiap cerpennya bukan cerpen remaja biasa karena ditulis dengan serius, penuh makna dan tidak klise. Saya ingat buku ini muncul pertama kali tahun 1997 (sebelumnya cerpen2 ini dimuat di sebuah majalah remaja tahun 1993-1995). Buku ini saya kira menjadi salah satu tonggak penulisan karya sastra Islam Indonesia kontemporer. Sesudah ini banyak sekali penulis lain yang mencoba menulis seperti Helvy. Ada yang berhas...more
hiks..hiks.. loh ko sedih??? ya iyyalah.. buku ini nguras air mata, tapi bikin lega pas udah baca. hmmm.. saya buku ini, tepatnya meminjam buku ini pas kelas 6 sd menjelang masuk smp. tapi sampe sekarang masih melekat kuat ceritanya. 5 bintang bwt bu helvy! buku yang nyaris difilmkan tetapi ga jadi (knp ya??? ad yg tw??)bercerita tenntang kecintaan soerang kakak (mas gagah) yang sumpah kl nyata guanteng bgt tu orang! sm adeknya (hmmm... yg ini saya lupa namanya)
si ade yang punya sifat bertolak b...more
si ade yang punya sifat bertolak b...more
Sebelum kumpulan cerita 'KMGP..dan kembali' keluar, saya sudah membaca cerpen yang berjudul (hampir) sama, Ketika Mas Gagah Pergi. Seorang sahabat men-sharing-nya di akun facebook-nya saat awal-awal memutuskan untuk istiqomah berhijab. Jujur, cerpen ini membuat saya menangis berderai air mata. Mas Gagah, kakaknya Gita, yang dahulunya hobi mendengar musik masa kini tiba-tiba berubah mendengar lantunan nasyid. Sebelumnya Mas Gagah teman yang asyik dan gaul, sampai-sampai teman-teman Gita banyak ya...more
buku yang selalu membuat kesan mendalam...
awalnya dipinjemin ma teman yg berjilbab lebar dan rapat di SMU dulu. ga terlalu tertarik buat baca. tapi karena dipinjamkan oleh seorang teman yg menurut ana amat sangat baik, jadiiii iya aja waktu ditawarin..
baca halaman satu masih ga penasaran dan berpikiran paling juga ntar endingnya biasa aja. baca disela2 jam.istirahat sekolah ma bimbel
lanjut ke halaman berikut dan berikut lagi dan berikut lagi seperti "disentil", ana cinta ga sih ma islam? kalo c...more
awalnya dipinjemin ma teman yg berjilbab lebar dan rapat di SMU dulu. ga terlalu tertarik buat baca. tapi karena dipinjamkan oleh seorang teman yg menurut ana amat sangat baik, jadiiii iya aja waktu ditawarin..
baca halaman satu masih ga penasaran dan berpikiran paling juga ntar endingnya biasa aja. baca disela2 jam.istirahat sekolah ma bimbel
lanjut ke halaman berikut dan berikut lagi dan berikut lagi seperti "disentil", ana cinta ga sih ma islam? kalo c...more
Diantara beberapa cerita pendek yang ditulis mbak Helvy di buku ini, favorit saya adalah "Ketika Mas Gagah Pergi" (sesuai dengan judul cover kumcer ini). Dan hanya satu kata yang pas untuk menggambarkannya : Mengharukan!
Pada beberapa lembar terakhir, mata saya sukses berkaca-kaca, terharu menahan tangis. Tadinya, saya pikir, mas Gagah disini adalah sosok seorang suami, well, saya pikir ceritanya bakal seputar kehidupan suami-istri, gak taunya, mas Gagah adalah sosok seorang abang atau kakak, leb...more
Pada beberapa lembar terakhir, mata saya sukses berkaca-kaca, terharu menahan tangis. Tadinya, saya pikir, mas Gagah disini adalah sosok seorang suami, well, saya pikir ceritanya bakal seputar kehidupan suami-istri, gak taunya, mas Gagah adalah sosok seorang abang atau kakak, leb...more
Mar 01, 2011
Chiaki-chan
added it
tau dong sama cerpen ini. iin baru nemu gratisannya di inet. yah, in tau niy udah lama banget ceritanya beredar, tapi iin baru nemu dan baru baca (ya maaph..).
bercerita tentang anak ABG yang punya seorang abang (medan banget yak) yang udah kuliah. ceritanya niy abangnya baru aja jadi ikhwan (itu lho yang biasanya jenggotan, hah?), dan si ABG (namanya Gita) ngerasa abangnya ini, si mas gagah ini, berubah. berubah dari yang dulunya modis dan dandy jadi lebih kalem pake koko dan celana semi baggy...more
bercerita tentang anak ABG yang punya seorang abang (medan banget yak) yang udah kuliah. ceritanya niy abangnya baru aja jadi ikhwan (itu lho yang biasanya jenggotan, hah?), dan si ABG (namanya Gita) ngerasa abangnya ini, si mas gagah ini, berubah. berubah dari yang dulunya modis dan dandy jadi lebih kalem pake koko dan celana semi baggy...more
Saya terinspirasi untuk mengenakan jilbab salah satunya karena membaca cerpen ini.
Cerpen ini berkisah tentang perubahan seorang Mas Gagah dari yang kurang mendalami ilmu agama islam, menjadi seseorang yang senang mempelajari islam serta mengamalkan setiap ilmu yang diperolehnya.
Perubahan ini membuat Gita, sang adik, terkejut. Bagaimana bisa sang kakak yang dulu periang, humoris, senang jalan, suka nongkrong, dan suka nonton ke bioskop, sekarang menjadi lebih pendiam, dan jadi males pergi kemana...more
Cerpen ini berkisah tentang perubahan seorang Mas Gagah dari yang kurang mendalami ilmu agama islam, menjadi seseorang yang senang mempelajari islam serta mengamalkan setiap ilmu yang diperolehnya.
Perubahan ini membuat Gita, sang adik, terkejut. Bagaimana bisa sang kakak yang dulu periang, humoris, senang jalan, suka nongkrong, dan suka nonton ke bioskop, sekarang menjadi lebih pendiam, dan jadi males pergi kemana...more
Kenapa cerita Mas Gagah membuat saya (dan banyak pembaca lainnya) meneteskan air mata, walaupun membaca kesekian kalinya, nangis lagi nangis lagi... ? Padahal banyak cerita-cerita sesudahnya yang mirip, banyak cerita lain dengan 'muatan dakwah' seperti ini, tapi terasa 'garing' dan dipaksakan.
Saya percaya dengan ungkapan 'menulis pakai hati bisa menyentuh hati'. Cerita dakwah (sebaiknya) adalah sebuah sastra. Terlepas dari nilai-nilai politis dan agama di dalamnya yang bisa jadi bersebrangan pa...more
Saya percaya dengan ungkapan 'menulis pakai hati bisa menyentuh hati'. Cerita dakwah (sebaiknya) adalah sebuah sastra. Terlepas dari nilai-nilai politis dan agama di dalamnya yang bisa jadi bersebrangan pa...more
KMGP adalah salah satu Cerpen yang menguatkan hijrahku. Tahun 2002, seorang sahabat di Rohis SMA meminjamkan padaku KMGP. Lebih tepatnya, aku yang meminjam dengan nomor antrian sekian-sekian. Pokoknya banyak sekali yang antri. Dia bilang, "Hadiah milad dari Mas-ku." Hemh, aku terharu sekaligus iri. Kelak, kalau ada rejeki dari Allah.. aku juga akan hadiahkan buku-buku seindah KMGP untuk adik-adikku yang gagah itu. Semoga ketaqwaan kami segagah ketaqwaan Mas Gagah. Kuharap ayahku, adik-adikku, su...more
Buku yang sudah saya "dengar" sejaakkkk dulu. Buku penggebrak nafas dakwah pena di Indonesia. Bukunya seorang pelopor kepenulisan islami. Dari penulis favorit saya :)
Tapi baru saya baca minggu kemarin, hehe. Berkali-kali saya menemukan buku ini dimana-mana, dari sejak SMA. Namun saya hanya bisa membaca cerpen berjudul sama dengan bukunya, ya hanya tulisan tentang "Ketika Mas Gagah Pergi" saja. Walau, saya sadar itu buku komplikasi. Dannn...setelah saya membacanyaaa..
(resensi bersambung, masih n...more
Tapi baru saya baca minggu kemarin, hehe. Berkali-kali saya menemukan buku ini dimana-mana, dari sejak SMA. Namun saya hanya bisa membaca cerpen berjudul sama dengan bukunya, ya hanya tulisan tentang "Ketika Mas Gagah Pergi" saja. Walau, saya sadar itu buku komplikasi. Dannn...setelah saya membacanyaaa..
(resensi bersambung, masih n...more
Banyak orang yang terinspirasi memakai kerudung, ketika membaca cerita pendek ketika mas gagah pergi. Termasuk salah seorang teman ketika SMA.
Kisah ketika mas gagah pergi memang terasa nyata karena menggambarkan cerita sehari-hari, cerita tentang sang Kakak yang bernama Gagah dari sudut pandang sang adik.
Adiknya merasa dekat sekali dengan Kakaknya sampai dewasa merasa lebih dekat lagi, seringkali menghabiskan waktu luang bersama, sosok Kakaknya adalah sosok ideal, yang serba segalanya. Namun, ad...more
Kisah ketika mas gagah pergi memang terasa nyata karena menggambarkan cerita sehari-hari, cerita tentang sang Kakak yang bernama Gagah dari sudut pandang sang adik.
Adiknya merasa dekat sekali dengan Kakaknya sampai dewasa merasa lebih dekat lagi, seringkali menghabiskan waktu luang bersama, sosok Kakaknya adalah sosok ideal, yang serba segalanya. Namun, ad...more
Helvy TR jg salah satu cerpenis favorite ku. karyanya yang pertama kali aku baca ya "ketika mas gagah pergi" ini. Still berkisah islami. ceritanya tentang seorang pria tampan yang tiba2 menemukan sejatinya seorang muslim itu bagaimana.kemudian dia berubah 180 derajat. Dan perubahannya diamati betul sama sang adik. Dari yang tadinya anak gaul suka musik2 keras trus tiba2 ganti nasyid yang kata sebagian orang itu agak kampungan. termasuk adiknya si mas gagah ini yang sangat menyesalkan perubahan m...more
“Mas, Gita akhwat bukan sih?”
“Ya, insya Allah akhwat!”
“Yang bener?”
“Iya, dik manis!”
“Kalau ikhwan itu harus ada janggutnya, ya?!”
“Kok nanya gitu sih?”
“Lha, Mas Gagah kan ada janggutnya?”
“Ganteng kan?”
“Uuuuu! Eh, Mas, kita kudu jihad ya?” Jihad itu apa sih?”
“Ya always dong, jihad itu…”
Setetes, dua tetes air mataku kian menganak sungai. Kumatikan lampu. Kututup pintu kamarnya pelan-pelan. Selamat jalan Mas Ikhwan!Selamat jalan Mas Gagah!
................
Pada tahun 90-an, genre fiksi cerpen-dakwah s...more
“Ya, insya Allah akhwat!”
“Yang bener?”
“Iya, dik manis!”
“Kalau ikhwan itu harus ada janggutnya, ya?!”
“Kok nanya gitu sih?”
“Lha, Mas Gagah kan ada janggutnya?”
“Ganteng kan?”
“Uuuuu! Eh, Mas, kita kudu jihad ya?” Jihad itu apa sih?”
“Ya always dong, jihad itu…”
Setetes, dua tetes air mataku kian menganak sungai. Kumatikan lampu. Kututup pintu kamarnya pelan-pelan. Selamat jalan Mas Ikhwan!Selamat jalan Mas Gagah!
................
Pada tahun 90-an, genre fiksi cerpen-dakwah s...more
Buku ini yang pada akhirnya menemukan saya pada sesuatu yang entah bernama apa. Mungkin itulah yang dinamakan hidayah. Saya menangis. Sungguh-sungguh menangis dan merenungi perjalanan hidup saya.
yang lebih luar biasa, membaca buku ini membuat semangat menulis saya seperti api bertemu jerami.
Buku ini sungguh luar biasa!
yang lebih luar biasa, membaca buku ini membuat semangat menulis saya seperti api bertemu jerami.
Buku ini sungguh luar biasa!
sediiiihh..mewek terus aku baca buku ini, apalagi ada salah satu cerita dalam buku ini yang sama dengan kisah hidupku, tapi aku nggak bisa setabah itu dan seberani itu dalam mengambil keputusan, tapi alhamdulillah semuanya bisa selesai dengan kesabaran..wah jadi pingin hunting edisi barunya..dulu minjem sih hehe
Membaca buku ini dari hasil meminjam pada saudara. Tak percuma, walaupun tidak ingat semua cerita, tapi cerpen KMGP membekas diingatan. Terasa nyata karena sama-sama diposisi adik dari seorang kakak laki-laki. Mas Gagah yang berubah menjadi asing. Namun, dibalik rasa asing itu, ia hanya ingin adiknya ikut menjadi lebih baik, berjilbab dan menjadi solehah. Sad to tell. Mas Gagah harus pergi pada akhirnya. Sukses menyentuh jiwa-jiwa melankolis pembaca...
Baca buku ini waktu SMP kalo ngga salah dikasih tante dan buku ini benar-benar membantu membentuk dan mengubah hidup saya, ngga lebay! Truly an inspiring novel.
Nov 18, 2009
Ridwan
added it
| topics | posts | views | last activity | |
|---|---|---|---|---|
| ketika mas gagah pergi | 1 | 11 | Sep 19, 2012 09:22pm |
Helvy Tiana Rosa
is widely recognized for her works in Indonesian literary and for her relentless efforts to encourage people, especially the young, poor and women, to write and publish their own works.
She is a beloved writer and has written 50 books, ranging from short stories, novel, literary reviews, poets and drama scripts. Helvy often represents Indonesia in literary events, both at home...more
More about Helvy Tiana Rosa...
She is a beloved writer and has written 50 books, ranging from short stories, novel, literary reviews, poets and drama scripts. Helvy often represents Indonesia in literary events, both at home...more
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »

Loading...





view all 8 comments























