by
3.52 of 5 stars
Kita Tak Pernah Benar-Benar Sendirian Eliza V. Handayani lahir di Jakarta tahun 1982. Kini menuntut ilmu di Wesleyan University, Amerika Serikat... read full description

reviews

Feb 22, 2011
winda rated it: 5 of 5 stars
Dulu, ketika SMA buku ini sempat menjadi perbincangan yang hangat karena awal buku ini dibuat oleh seorang remaja yang tak jauh umurnya dengan kita saat itu. Selain itu, karena genrenya sci-fi maka teman-teman berusaha mendiskusikan teori-teori yang dikemukakan Eliza. Meskipun belum membaca bukunya namun saya larut dalam diskusi itu.. hahaha hasil diskusi itu membuat kepala saya pusiing bukannya tercerahkan... zero gravitation.. sungguh dari situ saya menyadari bahwa fisika bukan bidang saya. More...
5 comments like (2 people liked it)
May 14, 2008
Ryan rated it: 4 of 5 stars
Amazing! Memukau! Sangat cerdas! Mengingat EVH menulis novel ini diusia ke-13nya.

EVH si remaja "Fenomenal"!
Ketika novelnya ini menjadi Juara I Lomba Penulisan Naskah Film 1999, kalangan juri mengira ia adalah penulis terkenal yang menggunakan nama samaran. Nyatanya, ia hanyalah seorang remaja SMP yang "memaksa" legenda hidup pujangga Taufik Ismail mencatat namanya dalam kritik (red. bukan "kritik" tapi bisa dikatakan "pujian") sastra : More...
0 comments like (2 people liked it)
Oct 09, 2007
Pras rated it: 2 of 5 stars
Bukan maksud ingin mencela (wah gimana ni review, kata2 pertamanya udah begitu), Sewaktu salah seorang teman saya merekomendasikan buku ini pada saya dan berkata "ni buku bagus bgt, tentang UFO gitu deh, lu pasti suka"
well, dengan segera saya membeli buku ini.
Bab pertama dan kedua saya sudah merasakan ambisi penulis yang ingin menulis sebuah cerita sains fiksi dengan latar belakang Indonesia di masa depan. Saya teringat komik2 Gundala putra petir di era 70an. Sewaktu itu b More...
0 comments like (2 people liked it)
Jan 05, 2012
fca rated it: 5 of 5 stars
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here
0 comments like (1 person liked it)
May 03, 2009
Julaybib added it
Pernah baca ini buku dari pinjem di perpus waktu dikasih tahu temen bahwa ada seorang siswi SMP (ato SMA?) yang bisa menulis fiksi ilmiah yang cukup menjanjikan. Memang banyak isi buku ini yang mencengangkan kalau kita melihat konteks usia si pengarang waktu menulisnya. Banyak hal-hal yang 'lewat' begitu saja di kepala kita yang mengaku sudah dewasa, tapi dikupas secara mendalam dari sudut pandang yang segar dan insightful oleh Eliza. Riset untuk beberapa topik yang dibahas juga kelihatannya cuk More...
May 11, 2011
Alvina rated it: 3 of 5 stars
Pertama baca buku ini waktu SMP kalo ngga salah, ato SMA ya, *lupa*
Ceritanya tentang Indonesia di masa depan, di tahun 2015. Kecanggihan ilmu teknologi di Indonesia telah berkembang sangat pesat saat itu. Pemerintah juga membangun area penelitian yang disebut Area X (kesepuluh dalam romawi), tetapi karena unit dan gedung penelitian itu begitu rahasia bagi masyarakat awam, makanya mereka lebih suka menyebutnya Area X.

Beberapa orang yang penasaran, mencoba menyelidiki misteri ar More...
Jan 11, 2012
Videlia rated it: 4 of 5 stars
hummm.. baru keinget klo Indonesia juga punya seorang pengarang yg membuat cerita seperti ini...

Sampai harii ini.. gw masih inget perasaan gw yang tegang.. deg-deg.an bahkan penasaran sama akhir cerita buku ini... waktu itu gw msh SMA, dan buku ini di perkenalkan oleh seorang teman..

Sebagai pembaca komik pada jaman itu.. Gw adalah salah satu orang yang ga tertarik baca buku tanpa gambar.. tp berhubung di suruh baca.. maka bacalah gw...
ga di sangka.. gw selesaikan bu More...
Feb 01, 2011
aulia rated it: 5 of 5 stars
saya tahu buku ini sejak SMA, tetapi baru membacanya saat kuliah. jika memahami perjalanan sang pengarang yang membuat buku ini karena ingin membuktikan sesuatu. pengarang telah mengalirkan energi negatif yang ditujukan padanya dan mengubahnya menjadi hal yang positif.

salut untuk kak Eliza..
dari buku inilah saya berawal belajar tentang passion saat melakukan sesuatu. tak usah peduli akan orang, hanya saya yang sangat memahami diri saya sendiri. kemudian mengkomunikasikan dengan o More...
Feb 05, 2009
Genre kesukaan gw, alien-alien gitu ha ha
jadi pas ada pengarang indonesia nulis, ya belilah, pengen tau kaya' apa sih...
lumayan bagus ..
tapi seperti biasa [at least, di novel indonesia yang gw baca:], endingnya selalu terlalu gampang..
kebanyakan mikir plot, lupa sama ending ??
entahlah, gw juga bukan penulis.. jadi komentator ajah..

btw seingat gw, eliza ini digadang2 jadi penulis beken, kok ga ada lagi ya bukunya ??

.
Oct 05, 2011
Agus rated it: 5 of 5 stars
Aku baca buku ini dulu waktu awal-awal SMA, sekitar 7 tahunan yang lalu.
Di masa itu, menurutku jarang sekali kita temukan Novel Sci-Fi yang seperti ini. Apalagi yang ditulis oleh seorang remaja.
Aku suka buku ini. Membacanya aku serasa mengalami apa yang aku baca, deskripsinya bagus. Yang paling aku inget adalah adegan kejar-kejaran mobil dan helikopter di sekitar Area X. Keren, sampe rasanya aku ikutan dikejar-kejar.
Feb 06, 2008
Bintang rated it: 3 of 5 stars
area x pertama gue baca waktu masih berbentuk draf di majalah Horison sekitar tahun 1997-1998. cuma sedikit, tapi udah membuat gue merinding berat. gue bilang, anjing, emang ada ya penulis indonesia bisa buat novel gini!

beberapa tahun kemudian, buku ini keluar. antusias gue mebacanya. gue ga salah. ambiens buku ini pekat, cerita yang mencekam dibangun dari awal buku. walau gue ga yakin banyak yang suka dengan topik buku ini.

sayangnya, di bab2 akhir, buku ini cenderung men More...
Sep 25, 2009
Lamun rated it: 3 of 5 stars
Temen-temen pada gak suka novel ini.
Tapi, menurut gw ni novel bagus. Sebuah novel fiksi sains pertama yang di buat sama anak endonesia.
Imajinasinya tinggi, tapi masalahnya real. Krisis energi.
Bagus juga kalo di pelemin. Cerdas dan menghibur.
Cuman kekurangannya adalah, kok tokohnya pinter semua?
Mar 17, 2011
Whisnu rated it: 4 of 5 stars
Hutang lama nih, ayo selesaikan.
‎‎"...,kita memang sering terlalu cepat mengingkn sesuatu-tanpa benar2 mengetahui apa sbnrnya yg kita inginkan"
(AreaX,p-283)
"...meskipun kau t'mrskanya-tp selalu ada orang2 yang berfikir sepertimu,bs memahimu,dan bisa menyayangimu. Tak seorangpun bnr2 sebatang kara..."
(AreaX,p-298)
Aug 04, 2011
Alin A rated it: 4 of 5 stars
saya sangat suka buku ini. detail yang diutarakan penulis benaar-benar bikin kagum. well, saya pengen baca buku ini lagi tapi tak mungkin karena ini minjam dan orangnya ada jauh sekali,butuh melintas pulai dan pasport dulu sementara nyari ke toko buku gak pernah nemu :D
Nov 03, 2011
Risalatul rated it: 4 of 5 stars
banyak teman saya yang bilang pusing waktu baca ini. terlalu mikir jadi bosen, tapi anehnya .. saya malah nangis loh baca buku ini ...
'apa yang ditangisi ?' teman saya pernah tanya
well, bagi saya buku ini memiliki sesuatu pada ceritanya :)
Mar 21, 2010
Dedeh SH rated it: 2 of 5 stars
untuk ukuran seorang remaja SMU, salut banget dengan imajinasinya yg melambung. pak Taufiq Ismail dalam sambutannya menyatakan, gambaran sebuah optimisme seorang remaja mengenai negerinya.

Indonesia di novel ini, dg setting thn 2012 (klo ngg salah) digambarkan sudah memiliki peradaban: sosial n teknologi yg canggih banget. futuristik, meski agak kejauhan. tapi oke!

terlepas dr kekurangan pd teknik penceritaan, penokohan, alur n logika cerita yg kata sebagian orang (yg berk More...
Dec 19, 2010
Harun Harahap rated it: 3 of 5 stars
gw sebenernya tidak terlalu menikmati buku ni..gw ga suka hal2 yang terlalu berbau Science Fiction..klo baca ni buku kayak nonton pelm Hollywood bergenre sci-fi gituh..duh kata2nya terlalu "canggih" buat gw..hehehe...dan kurang diramu supaya kita enak gitu bacanya..masih berasa berat..*apa jangan2 otak gw mang yg ga mampu..hehehehe*

n rasanya 2 bintang aja dah cukup..tapi setelah gw mengetahui kalau saat nulis novel ni Eliza ni baru berusia 13 tahun..huuu..gw langsung kepalk k More...
Jun 04, 2010
Ambar rated it: 1 of 5 stars
gag mengerti sama ini buku. aneh. kata-katanya tinggi, otak saya belum sampai untuk mencerna.
Jun 15, 2009
Ipung rated it: 4 of 5 stars
Novel fiksi ilmiah Indonesia yang menurut saya terbaik hingga saat ini!
orisinil!
Jun 06, 2010
Agus rated it: 5 of 5 stars
nove fiksi yang keren abis... penuh dengan pengetahuan tingkat tinggi...
Jul 22, 2008
I've got to admit that science-fiction genre is a very rare between Indonesian author. I thought, nothing would amaze me more since Dee's Supernova. I guess I was wrong =). This book offering mysteries, dizzying physics theories (how I love them a lot ^-^), near-perfect background of story and plot, plus the rush of adventure. However, I must say that the ending is quite unpredictable and didn't so amusing.

Regarding the age of this young writer and her experience, I guess it's unders More...
0 comments like (2 people liked it)
Dec 02, 2008
Fadhilatul rated it: 5 of 5 stars
keren abiezz.. bener2 buku yg imajinasinya ruarr biasa! aslinya buku ini ialah naskah film, namun di-novelkan. umm... coba di-filmkan beneran ya. namun kayaknya belum bisa u/ indonesia deh, coz sense tecno-nya canggigh banget. belum nyampe kali ya? coz, kayaknya u/ bikin filmnya butuh dana banyak dan imajinasi yg kuat soal tecno canggih.

ps. mau ketemu langsung ma penulisnya... moga bisa! coz mau diskusi banyak. =)
Sep 06, 2011
Koko rated it: 3 of 5 stars
Buku fiksi ilmiah lokal yang ditulis ala novel ilmiah barat
Dec 04, 2008
Azzam rated it: 3 of 5 stars
This book is one of best book. You must read it!
Nov 25, 2008
fati rated it: 3 of 5 stars
serasa di smallville.....
hehehe......
Jul 25, 2009
Fahrur added it
ingin mengetahui isi buku ini!
Jun 28, 2009
Then_must added it
this is the best book I ever read
Mar 24, 2009
Victorina rated it: 3 of 5 stars
rda bingung ma buku ini
Jun 09, 2008
Angko rated it: 5 of 5 stars
Untuk novel Indonesia, saya meletakkan karya ini di rak paling atas. Salut tuk kamu, Liz.
Liza ... meski ingin bicara cinta, dia membiarkan pembaca merasakannya dalam perasaan-perasaan yang tersimpan pada karakter-karakter tokohnya, tanpa pmerasa perlu menjual klise-klise cengeng. Hampir muak rasanya dengan kebanyakan novel Indonesia yang menjual syahwat agar laku, yang cengeng, dan yang TIDAK MAU MERENUNG.
Pak Taufik Ismail memuji Liza tinggi-tinggi. Kita masih selalu menanatikan nove More...
Jun 23, 2010
Nur rated it: 4 of 5 stars
gut science fiction...