Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Boulevard de Clichy (Agonia Cinta Monyet) ” as Want to Read:
Boulevard de Clichy (Agonia Cinta Monyet)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Boulevard de Clichy (Agonia Cinta Monyet)

3.40  ·  Rating Details  ·  210 Ratings  ·  34 Reviews
Banyak pelukis sejak abad ke-19 melukis kehidupan di Boulevard de Clichy. Termasuk Van Gogh, Bonnard, Cezanne, Pissaro, Renoir, Seurat, Severini, Signac.

Apa yang menarik dari nama jalanan di Paris ini?
Di situ, dalam novel ini, ada Anugrahati, panggilannya Nunuk, penyanyi dan penari telanjang yang dijuluki Meteore de Java. Dia terbuang namun tak menyerah, terlaknati namun t
...more
Paperback, Cetakan Pertama, 672 pages
Published March 2006 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Boulevard de Clichy (Agonia Cinta Monyet), please sign up.

Be the first to ask a question about Boulevard de Clichy (Agonia Cinta Monyet)

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 297)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Jimmy
Jun 13, 2009 Jimmy rated it really liked it
KLISE!!!
Itulah kata yang muncul dalam pikiran saya ketika seorang teman menceritakan sekilas jalan cerita buku ini. Seperti judulnya “Boulevard de Clichy – Agoni Cinta Monyet”. Cerita diawali dengan Nunuk dan Budiman yang saling jatuh cinta dalam balutan cinta monyet masa SMA. Dan saking monyetnya (oopppsss…), nafsu yang menggebu-gebu telah membuat keduanya sepakat melanjutkan hubungan cinta mereka ke jenjang yang lebih tinggi, memang ya cuma setinggi tempat tidur sih... Apa mau dikata, darah mu
...more
Ivan
May 26, 2008 Ivan rated it liked it
Recommends it for: Remy Sylado's fans
Shelves: contemporary
Boulevard de Clichy adalah nama sebuah jalan di sudut kota Paris. Banyak pelukis ternama mengabadikan tempat ini dan kehidupan yang berlangsung di sana dalam lukisan, seperti Van Gogh, Bonnard, Cezanne, Picasso, Renoir, atau Severini.

Nah, Remy Sylado mengabadikannya dalam fiksi berjudul sama, Boulevard de Clichy. Di sini, hiduplah seorang perempuan Indonesia bernama Anugrahati yang mencari jati diri dan melangsungkan hidup untuk survive di kota Paris. Ia bekerja sebagai penari telanjang dengan j
...more
Christian
Sep 04, 2008 Christian rated it really liked it
Shelves: fiction
masih baca sampe halaman 319. Sejauh ini sih... LOVE IT! Gue udah punya tokoh idola baru (as usual): si mbak 'Cempedak Jambi'. Hihihihihi
Andreas Aris
Jan 07, 2013 Andreas Aris rated it really liked it
Complicated but interesting.
Gratcia Siahaya
No bintang for this book. Direkomendasikan bagi mereka yang: 1. membaca karena kagum pada nama besar pengarangnya. 2. kepingin dianggap pintar karena menyukai dan berhasil menyelesaikan buku ini. 3. kepingin tau kata-kata baru. 4. ingin tau arti sesungguhnya dari peribahasa: easy reading comes from hard labored full edited writing.

Tidak direkomendasikan untuk: Mereka yg ingin membaca fiksi yg keren.

Selesai membaca dan (terus-terang) melongkap dan melongkap berhalaman-halaman Boulevard de clichy,
...more
Helene Koloway
Aug 15, 2010 Helene Koloway rated it really liked it
Di awal membaca novel ini, akan berkesan picisan. Tapi, membuka halaman demi halaman berikutnya kesan itu akan berubah karena itulah gaya Remy Sylado yang menuliskan dengan gaya bahasa yang apa adanya.

Boulevard de Clichy menceritakan seorang wanita dengan tokohnya yang bernama Nunuk, yang berasal dari keluarga miskin, hamil di luar nikah dengan seorang laki-laki dari keluarga kaya. Terbuang dari kemiskinan, ketidakberdayaan, dan terdampar di negeri yang akan kebudayaannya, Perancis. Dan menjadi
...more
Haryadi Yansyah
Jan 21, 2009 Haryadi Yansyah rated it really liked it
Shelves: novel
Duh, pingin deh ngereview novel ini dengan bahasa yang rada intelektual, seperti yang biasa aku liat di blog-blog resensi yang lain. Bukannya apa-apa, karena untuk mereview buku ’sekelas’ Om Remy ini, dengan bahasa aku yang rada nyeleneh, rasanya nggak pas aja, walaupun hal ini bukan suatu alasan. Tapi okelah, berusaha jadi diri sendiri aja deh.

Om Remy selalu menempatkan dirinya kedalam novel sebagai orang yang serba tahu, kali ini ia bercerita mengenai kehidupan Nunuk yang serba likaliku. Nunuk
...more
Ferina
Jul 12, 2007 Ferina rated it liked it
Shelves: fiction
Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang perempuan yang harus melewati pahitnya hidup yang sepahit-pahitnya dan sesakit-sakitnya sebelum akhirnya dia mencapai kebahagiaan. Novel ini mungkin sebenarnya ‘hanya’ cerita cinta biasa, tapi dengan bumbu dan intrik-intrik yang rumit.

Novel ini berkisah tentang seorang perempuan bernama Anugrahati, yang disapa Nunuk. Nunuk terlahir sebagai anak seorang supir metromini, Suhardi. Terlahir dengan bibir sumbing membuatnya sering minder. Hingga akhirnya s
...more
Aldi Matriansyah
Jan 10, 2016 Aldi Matriansyah rated it it was ok
cerita ringan yang dibuat menjadi pelik oleh seorang Yapi Tambayong atau Remy Sylado dengan banyak kata yang setelah kita baca bukunya menjadi berpikir, "emangnya ada, ya, kata ini?", "bahasa mana, sih, itu?". Ringan, beneran, meski dengan 671 halaman.
Eko
Feb 04, 2010 Eko rated it liked it
dibeli karena harganya yang terlalu murah untuk buku setebal itu. nggak nyesel juga bacanya. walaupun kata2 yang dipake terlalu vulgar buat gw. itu mungkin krn pengarangnya cowok kali yah?

tapi ceritanya begitu nyata, tokoh2nya seakan memang ada di dunia kita dengan nama yang berbeda. dan cara dia menceritakannya bikin gw seperti nonton film di kepala gw.

paling suka sama tokoh wartawan super n temennya polisi jujur. hubungan mereka mirip kaya batman n inspektur polisi kota gotham si gordon.

jadi
...more
Alfian
Jul 25, 2007 Alfian rated it really liked it
pertama liat bukunya, aku nggak begitu tertarik. Selain karena covernya biasa banget dengan warna kuning dan seorang penari kabaret.
Tepi setelah membaca bukunya, ternyata luar biasa. Banyak kejutan kejutan. Dan sudah menjadi ciri remy silado, dia selalu membuat detail lokasi yang luar biasa. Aku yang belum pernah mengunjungi kota Paris, seakan berada di lokasi dengan detail gang dan jalan yang ada serta suasana.

Dibalut intrik percintaan dan sedikit menyentuh politik, buku ini wajib di baca.....

H
...more
Dyah Subagyo
Nov 20, 2013 Dyah Subagyo rated it really liked it
Shelves: literature
Menurut saya novel ini rame. Saya merasa terhibur membacanya, saya betah membacanya, saya ketawa membacanya. Saya nyaman membacanya.
Buku ini bukan ditulis oleh pengarang yang saking mau ninggi, jadinya ketinggian dan ga ada yang ngerti apa yang dia tulis.
Alurnya mudah dimengerti, paduan alur maju-mundur. Bahasanya juga tidak rumit, cuma ditulis dengan unik saja.
Kalau suka Ca Bau Kan, harusnya suka buku ini. Ini bacaan yang jauh lebih ringan (buat saya) daripada Ca Bau Kan.
Dina P.
Dec 22, 2009 Dina P. rated it it was ok
Tulisan Remy Sylado ini tentang seorang perempuan Indonesia yang menjadi korban keangkuhan harta dan tahta. Dan dia pun bertualang ke Belanda dan sampai di Paris.

Secara keseluruhan alurnya mudah dimengerti dan mudah juga ditebak ending-nya. Menampilkan Paris yang lain dari yang sering aku dengar/baca/lihat di film-film. Tapi aku tidak suka dengan pemakaian beberapa "kata kotor" walaupun memang secara alur kata-kata tadi harus dipakai.

Lumayanlah...
Yohanna Panjaitan
Apr 25, 2013 Yohanna Panjaitan rated it it was ok
Berbeda dengan buku Remy Sylado yang lain. Buku ini sedikit terkesan mudah ditebak, bahasanya kurang menarik, dan terlalu ke-sinetron-an. Banyak hal di buku ini yang membuat dia menjadi klise. Remy terkesan marah dalam penulisan buku ini.
Namun, di buku ini banyak terdapat pribahasa yang jarang didengar, bagus juga buat ingin belajar. Dan daerah-daerah di Eropa yang membuatku semakin tahu.
Dua bintang untuk buku ini.
Wuwun Wiati
Nov 30, 2010 Wuwun Wiati rated it really liked it
Khas Remy, detail cerita teliti, dari background, karakter tokoh tokohnya, pertalian kejadian yang saling mengaitkan mereka. sehingga seorang anak supir metromini, bisa berada di Paris dan disana pula mantan pacar yang menghamilinya berada. belum lagi sosok si ketua DPRD itu. Kocak dan menarik karena pembaca tidak tahu dibawa ke mana cerita ini menuju akhir. Meski khas Remi lagi, bahasanya masih agak jadul hihi.
lita
Apr 05, 2009 lita rated it liked it
Shelves: novel-indonesia
ngebutz..!!! besok harus selesai nih :P

-----------------
Boulevard de Clichy, cerita yang klise. Cinta monyet yang terpisahkan karena egoisme orang tua, perpisahan yang mengharuskan si perempuan mengembara menjual diri dan harga dirinya sampai akhirnya ia bertemu lagi dengan laki-laki pujaannya. Agaknya Remy Sylado tidak bisa lari jauh dari kisah serupa seperti yang ia tulis dalam Ca Bau Kan dan Kembang Jepun.
Putu
Dec 05, 2009 Putu rated it really liked it
Yup, an agony indeed. Sebenarnya suatu kisah yang tidak lazim terjadi di Indonesia - ya kecuali soal bagaimana si tokoh cewenya bisa segitu terkenalnya di Boulevard de Clichy. Agak klise memang menurut gw, tapi alurnya yang rame (penuh kejutan) dan detail ceritanya yg apik membuat gw ngga bosan membacanya.
Jeng Nana
Feb 15, 2009 Jeng Nana rated it it was ok
Beuh.. call me shallow, tapi gw nggak dapet 'percikan' yang cukup untuk kasi lebih dari 2 bintang buat novel Remy Silado yang satu ini. Mungkin gw yang salah ekspektasi. Kalo kata temen gw, daripada berpanjang2 ngeripiu malah ketahuan kedogolannya, mendingan langsung bilang: this is not my cup of tea :)
Tsaki
Sep 16, 2015 Tsaki rated it really liked it
Novel pertama Remy Sylado yang gue baca dan jadinya suka banget. Baca novel ini kayak nonton pertunjukan teater.

Selera ya. Gue nikmatin kok baca cerita ini meskipun klise banget. Ya, seperti biasa, gue suka eksekusinya.
Octavia
Sep 21, 2009 Octavia rated it it was amazing
Shelves: indo_books
i like places in this book so much!!!!!!

rawamangun, gereja keluarga kudus rawamangun, arion, jalan pemuda, cipinang, kelapa gading, penjara, warakas, tanjung priok, ancol, daannn.........

FRANCE!!! oMG!!

Sondang
Aug 09, 2007 Sondang rated it it was ok
Shelves: so-sobooks
bosyen.
Ceritanya klise, dan menurutku terlalu dangkal karakterisasinya.
Aih, I'm still expecting him to write the characters like he did in Ca Bau Kan. Big mistake for putting too much hope :(
Fany Ariasari
Jul 25, 2007 Fany Ariasari rated it really liked it
Shelves: indonesian
Awalnya sih gak nglirik deh, tebelnya aja lebih dari 600 halaman! Tapi membaca sekilas dari buku sample di Gramedia, jadi tertarik deh.
http://blog.faniez.net/2007/01/25/buk...
ristyad
Aug 01, 2010 ristyad rated it did not like it
Shelves: fiksi
Booooooring.

I've decided not to finish this one. so after two-hundred-something pages i went straight to the last page. Sorry about that, Pak Remy Sylado..
Amantanathania
Jul 17, 2013 Amantanathania rated it liked it
cukup suka dengan muatan politis yang ada pada kisahnya, membuat cerita yg cinta-cintaan jadi lebih enak dibaca
Yolanda
May 10, 2009 Yolanda rated it liked it
Shelves: indonesian-novel
Novel khas Remy Silado. Sayang, agak kecewa dengan endingnya.
*berharap novelnya berakhir kayak Ca Bau Kan, hohoho*
Fanda Kutubuku
Mar 19, 2010 Fanda Kutubuku rated it really liked it
Shelves: indonesian-lit
Mengasyikkan juga membaca karya Remy Sylado ini, karena banyak menampilkan Paris sebagai latar belakangnya.
Ayu Febrianita
Jan 17, 2013 Ayu Febrianita rated it liked it
cinta yang membuat "gelo"...masih banyak terjadi hal-hal seperti ini dalam kehidupan sehari-hari..
Ruth
Mar 07, 2016 Ruth rated it liked it
Yah... seperti biasa, novel ini tebel banget, tapi karena saya suka REmy SIlado... ya bagus aja...
pratanti
Jul 25, 2007 pratanti rated it liked it
Shelves: indonesian, fiction
Windry
Mar 12, 2009 Windry rated it liked it
Shelves: fiction, indonesian
kaya akan kosakata yang menarik. hanya saja terlalu klise.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Utukki: Sayap Para Dewa
  • Dongeng Calon Arang
  • Padang Ilalang di Belakang Rumah
  • Last Tango In Paris:A Novel
  • Menjelajah Gurun (Durch die Wüste / Through the Desert)
  • Laki-laki Lain dalam Secarik Surat
  • Senopati Pamungkas (Senopati Pamungkas #2)
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Kalatidha
  • Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa
  • Patch Adams
  • 57 Detik
  • Kembar Keempat
  • Setangkai Melati di Sayap Jibril
  • BiRU
541628
Remy Sylado lahir di Makassar 12 Juli 1945. Dia salah satu sastrawan Indonesia. Nama sebenarnya adalah Yapi Panda Abdiel Tambayong (Jampi Tambajong). Ia menghabiskan masa kecil dan remaja di Solo dan Semarang. Sejak usia 18 tahun dia sudah menulis kritik, puisi, cerpen, novel, drama, kolom, esai, sajak, roman popular, juga buku-buku musikologi, dramaturgi, bahasa, dan teologi. Ia memiliki sejumlah ...more
More about Remy Sylado...

Share This Book