When a Man Lost a Woman
Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa kecuali saputan mendung di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matan...more
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matan...more
Paperback, 202 pages
Published
2007
by Gagas Media
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
This book is not yet featured on Listopia.
Add this book to your favorite list »
Community Reviews
(showing
1-30
of
105)
When a man lost a woman.
Dari judul pasti sudah tertebak apa isi buku ini. Yup, kisah para lelaki yang jadi korban wanita. Saat semua heboh dengan pelecehan atau pengkhianatan terhadap perempuan, Ita Sembiring menyajikan kepedihan itu dengan korban para lelaki. Perus, Jan Peter dan Boris, mereka tokoh utama dari banyak tokoh-tokoh wanita yang "berkeliaran".
Jan Peter menjadi korban penipuan Rasti, wanita yang menjadi istri simpanan sekaligus orang kepercayaan mengelola usahanya di Indonesia. Boris...more
Dari judul pasti sudah tertebak apa isi buku ini. Yup, kisah para lelaki yang jadi korban wanita. Saat semua heboh dengan pelecehan atau pengkhianatan terhadap perempuan, Ita Sembiring menyajikan kepedihan itu dengan korban para lelaki. Perus, Jan Peter dan Boris, mereka tokoh utama dari banyak tokoh-tokoh wanita yang "berkeliaran".
Jan Peter menjadi korban penipuan Rasti, wanita yang menjadi istri simpanan sekaligus orang kepercayaan mengelola usahanya di Indonesia. Boris...more
perbedaan gender kadang menjadikan wanita merasa bahwa dirinya lebih pantas dibela saat kisah romansa dimulai. Tapi ternyata Laki-laki juga berhak akan itu..
Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa,kecuali saputangan di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayangi, dia masih bertah...more
Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa,kecuali saputangan di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayangi, dia masih bertah...more
When a man lost a woman...
"Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa, kecuali saputan mendung di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi.
Tetapi... coba tanyakan padanya, mengapa sudi dipecundangi cinta....more
"Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa, kecuali saputan mendung di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi.
Tetapi... coba tanyakan padanya, mengapa sudi dipecundangi cinta....more
Hasil -Nyoba- di TGA Senayan City...
Ternyata begitu toh kalo laki-laki berduka terhadap perpisahan, pengkhianatan dan kehilangan cinta wanita...
Kisah Perus yang bercerai dengan istrinya, Boris yang diperdaya Purjil dan Jan Peter yang diperalat Rasti yang kebetulan senasip dalam hal wanita, mana para wanita disini ternyata saling terkait lagi, terutama Purjil dan Aguisa....( Jadi ingat film Love...tokohnya saling terhubung satu sama lain dengan kisah hidup yang berbeda ).
Sedikit tersenyum waktu,...more
Ternyata begitu toh kalo laki-laki berduka terhadap perpisahan, pengkhianatan dan kehilangan cinta wanita...
Kisah Perus yang bercerai dengan istrinya, Boris yang diperdaya Purjil dan Jan Peter yang diperalat Rasti yang kebetulan senasip dalam hal wanita, mana para wanita disini ternyata saling terkait lagi, terutama Purjil dan Aguisa....( Jadi ingat film Love...tokohnya saling terhubung satu sama lain dengan kisah hidup yang berbeda ).
Sedikit tersenyum waktu,...more
Entahlah kenapa saya ga suka ya baca buku ini. Udah lama punya, tapi baru dibaca.
Saya merasa tokohnya kok byk banget yang diceritain, ga sentral gitu. Gaya penceritaan berpindah-pindah sih sebenernya saya ga masalah, tapi kok saya merasa buku ini di tulis oleh wanita tapi malah agak banyak menyudutkan wanita ya?
Apa ini karena settingnya di Belanda, negara bebas gitu? Jadi bebas segala-galanya? sorry to say, saya kurang suka buku ini dan hampir sebagian dibaca dengan skip reading :D
Saya merasa tokohnya kok byk banget yang diceritain, ga sentral gitu. Gaya penceritaan berpindah-pindah sih sebenernya saya ga masalah, tapi kok saya merasa buku ini di tulis oleh wanita tapi malah agak banyak menyudutkan wanita ya?
Apa ini karena settingnya di Belanda, negara bebas gitu? Jadi bebas segala-galanya? sorry to say, saya kurang suka buku ini dan hampir sebagian dibaca dengan skip reading :D
Settingnya bagus negeri Belanda yang serba bebas itu. Walaupun ga kebayang tempat2nya, tapi latar belakang budayanya bikin kita tercengang-cengang.
Dan di buku ini, membuktikan lg kalo dunia itu kecil dan dunia pertemanan itu dunia lingkaran setan. Alias ketemunya itu-itu lagi..
Serunya lg di akhir cerita, ada beberapa missing link yang terungkap...Dan seperti biasa, alurnya ngacak aja, kadang ke masa kini, ke masa lalu, dibikin bingung tapi keren sih..
Dan di buku ini, membuktikan lg kalo dunia itu kecil dan dunia pertemanan itu dunia lingkaran setan. Alias ketemunya itu-itu lagi..
Serunya lg di akhir cerita, ada beberapa missing link yang terungkap...Dan seperti biasa, alurnya ngacak aja, kadang ke masa kini, ke masa lalu, dibikin bingung tapi keren sih..
buku ini dikasih ama dian buat suami, dulu, when he lost a woman.. secara cerita sih agak membingungkan... kalo tujuannya menyadari when a man lost a woman, everything will be okay and the sun still shining, saya sih ga dapet motivasinya, hehehee.. tapi kalo tujuannya menikmati cerita sih kita cukup asik, ending yang ga ker=tebak :)
Feb 04, 2013
Lolli Adriani
marked it as to-read
Feb 02, 2013
Sastri Indah
marked it as to-read
Jan 27, 2013
Ndew
marked it as to-read
Dec 19, 2012
Indah Prihandini
marked it as to-read
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa kecuali saputan mendung di wajahnya.
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi.
Tetapi... coba tanyakan padanya, mengapa sudi dipecundangi cinta. Yakinlah, laki-laki itu pasti tertawa. Menertawakan pertanyaanmu yang dianggapnya bodoh, lalu berkata, “Kalau kau pernah mengecap cinta, kau tak akan pernah bertanya.”
—
1 person liked it
More quotes…
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah.
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi.
Tetapi... coba tanyakan padanya, mengapa sudi dipecundangi cinta. Yakinlah, laki-laki itu pasti tertawa. Menertawakan pertanyaanmu yang dianggapnya bodoh, lalu berkata, “Kalau kau pernah mengecap cinta, kau tak akan pernah bertanya.”

Loading...
view 2 comments























