Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kitab Omong Kosong” as Want to Read:
Kitab Omong Kosong
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Kitab Omong Kosong

4.03 of 5 stars 4.03  ·  rating details  ·  423 ratings  ·  59 reviews
"Tolong sampaikan agar cerita ini tidak usah dibaca karena membuang waktu, pikiran dan tenaga. Sungguh hanya suatu omong kosong belaka. Mohon maaf sekali lagi untuk permintaan tolong ini. Maaf, beribu-ribu mohon maaf."
Togog

Cerita ini memang ditulis oleh Togog, yang merasa minder dan terasingkan dalam sebuah dunia yang sangat memuja Semar. Berkisah tentang malapetaka serbua
...more
Paperback, 632 pages
Published 2005 by Bentang Pustaka (first published 2004)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kitab Omong Kosong, please sign up.

Be the first to ask a question about Kitab Omong Kosong

Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiSang Pemimpi by Andrea Hirata
Buku Indonesia Sepanjang Masa
205th out of 477 books — 1,649 voters
Revelation by Shienny M.S.Chronicle by Shienny M.S.Discord by Shienny M.S.Genesis by Shienny M.S.Fantasy Fiesta 2011 by R.D. Villam
Indonesian Fantasy
37th out of 116 books — 161 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 883)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Angdamdewi
Kitab yang isinya bukan omong kosong, benar - benar impressive! Dari buku ini kekaguman saya terhadap Sri Rama turun dan memindahkannya pada Shinta dan Hanoman, bagaimana Rama menjalankan kecurigaannya terhadap Shinta yang diculik Rahwana ke Alengka membuatnya harus lebu geni, dan akhirnya terseok - seok dgn Lawa dan Kusa di rahimnya. Dalam buku ini, saya jadi semakin mengagumi Hanoman melebihi yang lain, ia benar - benar ksatria dan sangat setia juga perjalanan Satya dan Maneka dalam pencarian ...more
Harun Harahap
"Kosong Adalah Isi. Isi Adalah Kosong"

Salahkah Sinta yang tak mau menjalani upacara Obong yang dipinta oleh Rama? Takutkah Sinta ketahuan kalau ia tidak suci lagi secara ragawi? Tapi, begitu tipiskah cinta Rama kepada Sinta hingga kesucian ragawi bisa meniadakan kepercayaan. Suci. Ragu. Cinta. Patah.

"Kosong Adalah Isi. Isi Adalah Kosong"

Maneka memang pelacur. Letih. Kisah hidupnya ditulis oleh Walmiki, seorang manusia biasa. Mengapa manusia satu bisa menentukan hidup manusia lainnya? Pasrah. Dia
...more
Nadia Fadhillah
Membaca Kitab Omong Kosong persis seperti memakan kue tart. Besar, banyak, kalau dimakan semua langsung sendirian bisa kenyang banget, jadi makannya bisa disela minum air putih, setelah baca sampai habis puas banget, dan udah selese dicerna pasti pengen lagi.

Kitab Omong Kosong seperti itu, isinya banyak sekali nama-nama tokoh pewayangan, sampai kenyang nama-nama pewayangan. Jadi bacanya disela dengan buku-buku lain yang sekali duduk (tiga-empat jam duduk sekitar 150-250hal). Setelah baca sampai
...more
Bunga Mawar

sekedar kesan

Langit di atas Parung kelabu dirundung mendung
jari sang anak dara menari kata tanpa suara
Jikalau Togog telah dilanda iri pada sang Badranaya
irilah padanya, karena darinya kitab ini bermula, o!

tambahan kesan:
Ini memang cerita dalam cerita. Ada yang serius, rada filosofis, mengada-ada, tapi biar lebih mudah, sebut saja kisah ini hanya sekedar ngarang!

*masih perlu mengendapkan hasil pembacaan hingga menghasilkan review yang lebih dari sekedar kesan*
Och
Mar 08, 2013 Och rated it 4 of 5 stars
Shelves: lokal
Saya memberi bintang empat dengan bintang terakhir bukan karena kekurangan yang saya lihat di buku ini namun untuk kekurang-pahaman saya terhadap dunia pewayangan yang menjadi latar di buku ini.

Dunia Seperti Adanya Dunia, cerita seperti adanya cerita : tokoh anak lelaki dan perempuan yang melakukan perjalanan untuk mencari jawaban, tukang cerita dan tokoh-tokoh ciptaannya, Rama dan Sinta, Hanoman, Brahmana

Dunia Seperti Dipandang Manusia, kisah seperti dipandang pembaca : banyak makna tetapi itu
...more
Desti Utami
Saya awam terhadap kisah perwayangan dan hanya mengenal sedikit tokoh, sedikit cuplikan kisah, sehingga ketika membaca "Kitab Omong Kosong" ini seakan membaca cerita yang sama sekali baru. Saya mengenali beberapa bagian cerita; dibakarnya Sinta, Alengka, Rahwana, Hanoman. Tapi untuk latar belakang Persembahan Kuda, wah.. saya baru tau. Eh, tapi bisa jadi ini versi penulis sih.

Kisah Ramayana memang hanya dibahas di bagian pertama, Persembahan Kuda. Bagian ini seru. Bagian kedua, Perjalanan Maneka
...more
Ursula Florene
Bukan karya terbaik Mas Seno, tapi salah satu yang menjadi favorit saya.

Novel ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari Ramasinta. Tentang Sri Rama yang bertemu dengan anak-anaknya di tengah hutan belantara, di kediaman Walmiki Sang Pertapa. Tentang Sinta dan hidupnya yang terlunta setelah terusir dari istana Rama. Tentang Hanoman, dan Kitab Omong Kosong yang ditulisnya.

Selain kesemua tokoh dunia perwayangan yang tentu sebagian besar dari kita telah kenal, ada lagi tokoh rekaan Mas Seno yang
...more
Glenn Ardi
Tulisan SGA memang kelasnya jauh berbeda daripada buku2 sastra populer jaman sekarang yg bertebaran di gramedia.

Cerita ini mengambil latar belakang post-Ramayana, suatu kisah klasik dari India yang sudah sangat akrab saya geluti sejak kecil. Meski SGA banyak mengambil cerita ramayana dari kakawin yang dikembangkan Empu Tantular dari Sutasoma (kisah pewayangan ramayana versi Indonesia ), tapi konsep pewayangan yang SGA ceritakan disini tidak sembarangan.

Membaca buku ini sedikit mengingatkan saya
...more
Siwi
Kali ini saya akan menggunakan bahasa yang mubadzir untuk mengungkapkan buku ini. Saya amat sangat suka sekali buku ini :)) Selain memang karena ceritanya keren, sampulnya juga keren. hahaha

Sekali lagi, SGA menulis buku yang berbobot (dilihat dari isi dan tebalnya). Saya memang bukan penggemar berat SGA namun buku ini cukuplah membuat saya terkagum-kagum. Kalau memang penulis dan sastrawan itu berbeda, saya dapat melihat perbedaan itu melalui buku ini.

Pada dasarnya saya memang menyukai wayang d
...more
Rinaldo Hartanto
Omong kosong yang bukan sekedar omong kosong. Cerita di dalam cerita. Sebuah cerita yang mengambil setting post-Ramayana. Sebuah pemikiran kritis atas epos Ramayana. Keindahan bahasanya sepantar dengan Anak Bajang Menggiring Angin, dengan konsep-konsep yang lebih abstrak dan lebih dalam. Banyak unsur post-modernisme seperti relativitas moral dan dorongan bermain yang sering diselipkan sebagai humor. Banyak konten Hindu juga yang menjadi dasar-dasar pemikiran di dalam buku ini.

Buku ini tidak hany
...more
Azhar Rijal Fadlillah
Kitab Omong Kosong saya kira adalah usaha SGA melawan kesuntukan proses kreatifnya. Meskipun di buku-buku lainnya SGA juga sudah sering melakukan eksperimen sastra, entah itu cara penulisan maupun konten tulisannya. Memang bukan hal yang baru bagi SGA dalam menciptakan sesuatu yang baru dan membuat para pembacanya terkagum-kagum. Bagaimanapun juga, buku ini adalah puncak pencapaian estetis SGA. Ia menerobos segala baku dalam cara penulisan, gaya, juga konten. Ada beberapa bagian yang terlihat sa ...more
Sigit Revolusioner
isinya cuma omong kosong, membuang waktu dan tenaga... tapi toh tetap saya lahap juga... omong kosong yg menarik, punya daya magnit sampai lembar terakhir. kebenaran yg omong kosong, cinta yg omong kosong. bukanlah dari kosong itu menantang sebuah penciptaan??
upiqkeripiq
Juara KLA...

Isinya sak karepe dewe sakjane (seenaknya sendiri sebenarnya). Bung Seno tak ambil pusing. Ada bagian-bagian yg diloncati dengan alasan yg agak membuat mangkel. Seperti misalnya bagian seru-serunya saat satya mbaca kitab yg nemu di pedati yg orangnya sudah mati, eh malah halaman kitabnya hilang lah, tak terbaca lah, ketumpahan kopi lah. Haaaaah...

Tapi buku ini sepertinya adalah cikal bakal cerita pendekar tanpa nama yg selalu membuat saya ketawa-ketiwi sendiri sambil geleng-geleng ke
...more
Jepri Sinaga
'kitab omong kosong'
cerita dalam cerita,membuat pikiranku melambung semakin jauh melayang..seandainya shinta...
asudahlah
Juliahartini
Greet. This novel is written by Seno Gumira Ajidarma. This novel is dekonstruksi from Rama&Sinta strory.
Tenni Purwanti
Tidak seperti judulnya, buku ini bukan berisi omong kosong belaka. Ada kisah romantis Satya dan Maneka, ada pelajaran tentang kehidupan, pencarian makna. SGA dengan lihainya menyelipkan karakter pewayangan ke dalam kisah cinta Satya dan Maneka dengan sentuhan surealis. Seperti karyanya yang lain, penyelipan ini tidak terkesan dipaksakan, malah sangat hidup dan membuat buku ini jadi sangat menarik. Membaca buku yang sangat tebal ini memang perlu suasana santai dalam ruangan yang hening. Ketebalan ...more
Anggraeni Purfita Sari
Buku ini keren bangeet :D

Tidak hanya membuat saya menikmati sastra pewayangan, tapi juga menambah pengetahuan saya tentang cerita pewayangan itu sendiri. Ceritanya berkembang dari mulai ramayana terus kemana-mana, menelusuri kisah hampir setiap tokoh di dalamnya tanpa menimbulkan kebingungan dan kesan tumpang tindih. Itu masih ditambah tokoh rekaan Seno, yaitu Maneka dan Satya yang membuat jalinan cerita semakin seru dengan 'petualangan' mereka untuk mencari Walmiki, Hanoman, hingga menemukan li
...more
Agus
“Seberapa indah mimpi, jika tetap menjadi mimpi???”
A B
Bagiku, buku ini adalah titik penting (kalau tidak boleh dianggap sebagai puncak pencapaian) karya Seno yang bakal memengaruhi gaya penulisan dan pemikirannya....
Ayuna Rachim
Great story ever
devie
Kelanjutan kisah Ramayana.

Ternyata, kisah Ramayana tidak berakhir seperti dongeng cinderella.
Aji Dwianto
awesome
Ita Hm
Buku ini memang sebuah kitab omong kosong. Kisah Ramayana yang obrak-abrik. Karena para wayang memilih jalan ceritanya sendiri. Dan Walmiki si penulis kisah hanya mampu berlapang dada, dan berujar, "Bila engkau menginginkan kebahagiaan maka engkau harus mencarinya, tapi dalam pencarian itu mungkin akan menderita. Dalam penderitaan itulah engkau akan menjadi matang, dan seorang yang matang akan mudah bahagia."
Kitab kosong memanti huruf / Siapa sedang membaca semesta / Dunia bagai sebuah cerita..
...more
Anggi Hafiz Al Hakam
Kitab tulisan Togog ini berkisah tentang kejadian-kejadian yang berlangsung dalam kisah Ramayana dari Walmiki. Bencana akibat persembahan kuda berlangsung hingga ke anak benua dan menghancurkan seluruh peradaban, kecuali Satya dan Maneka berhasil menemukan kelima bagian Kitab Omong Kosong itu yang keberadaannya tidak diketahui setelah berada di Perpustakaan Negeri Ayodya. Kelima bagian kitab ini memiliki arti dan penafsiran makna yang kental dengan unsur filsafat eksistensialis.
Endro D subandono
buku pelajaran hidup
Ario
pETUALANGAN yang menakjubkan, Satia dan Maneka mencari 4 Kitab yang entah maksudnya apa. Serius, novel ini mutakhir: menggabungkan dunia wayang dan fiksi secara utuh. mempermainkan perasaan tokoh di dalamnya, membolak-balik maksud dan menimpalkan keterangan, seolah pembaca ikut berada di dalamnya. naik gerobak bersama Satia.
mahatma
bukan ceritanya yang istimewa, tapi caranya membuat struktur cerita dan sudut pandangnya yang tidak saya duga.
ini kisah ramayana biasa yang sudah dikenal, tapi menghindari kebiasaan dikotomi hitam-putihnya.
juga, ini kisah yang dipandang dari sudut yang dikalahkan, bila dilihat dari pengisahan yang biasa dikenal.
Emhiii
Pipi saya seperti nyeri. Seperti sering tertampar. Seperti ingin dibuat sadar juga.
Cara nulis seperti ini selalu favorit saya. Mau baca karya SGA yang lain ><
Favorite quote : seberapa indah mimpi jika tetap mimpi ?
Asep Sambodja
Seno memasukkan Walmiki, Djaduk, Roedjito ke dalam novelnya ini. Jagoannya Satya dan Maneka. Mereka mencari Kitab Omong Kosong yang dikarang Hanoman. Rama jadi jahat. Sinta menyuarakan isi hati (curhat). Ceritanya asyik. Membaca ini kayak makan nasi + sate kambing + sop kambing di Ciganjur.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 29 30 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Arok Dedes
  • Gadis Kretek
  • Olenka
  • Orang-orang Proyek
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Entrok
  • Tanah Tabu
  • Pulang
  • Selimut Debu
  • Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa
  • Amba: Sebuah Novel
  • Maya
  • Kuda Terbang Maria Pinto
  • Pengarang Telah Mati: Segenggam cerita
512651
Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic. He writes short stories, novel, even comic book.

He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Benta
...more
More about Seno Gumira Ajidarma...
Sepotong Senja untuk Pacarku: Sebuah Komposisi Dalam 13 Bagian Sebuah Pertanyaan untuk Cinta Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi Negeri Senja: Roman Jazz, parfum, dan insiden

Share This Book

“Seberapa indah mimpi, jika tetap mimpi?” 86 likes
More quotes…