Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Balada Si Roy 1: Joe” as Want to Read:
Balada Si Roy 1: Joe
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Balada Si Roy 1: Joe (Balada Si Roy #1)

3.76 of 5 stars 3.76  ·  rating details  ·  238 ratings  ·  27 reviews
"Dengan matinya Joe, tidak berarti dunia sudah berakhir, Roy," cegah mamanya. Tapi Roy tetap ingin pergi.

Apa yang sebenarnya kamu cari, Roy?
Published 2002 by Grasindo
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Balada Si Roy 1, please sign up.

Be the first to ask a question about Balada Si Roy 1

Community Reviews

(showing 1-30 of 515)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
indri
Laki-laki artinya mempunyai keberanian.
Mempunyai martabat. Itu artinya percaya pada kemanusiaan.
Itu artinya mencintai tanpa cinta itu menjadi jangkar.
Itu artinya berjuang untuk menang.

Alexander Panagoulis
Joe, BSR 1, hal pertama


Alasan saya membaca buku ini dulu sebenarnya klise : saya jatuh cinta.
Cinta monyet lah katanya, pada seseorang yang merekomendasikan. Seseorang yang aktif di pramuka, dan hobi kemping dan mendaki gunung. Ketika saya masih berseragam putih biru.

Masa SMP saya dihabiskan d...more
Pras
Dec 02, 2008 Pras rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: Backpacker
Recommended to Pras by: HAI
Cerita bersambung Balada si Roy adalah salah satu yang saya tunggu ,selain Lupus, di majalah HAI. Walau banyak yang membandingkan keduanya, tapi memang kedunya sama-sama punya ciri tersendiri. Balada si Roy memang berkesan serius dan keras, karena ceritanya sendiri berkutat pada perjalanan-perjalanan Roy. Inilah yang menjadikan seri Balada si Roy menjadi bacaan wajib para backpacker Indonesia. Jaman belum ada tiket pesawat murah, bebas visa antar negara ASEAN ataupun buku-buku maupun milis tenta...more
Ayu Welirang
Gadis skeptis agak kehilangan sedikit minat bacanya. Maka, dengan susah payah dia menyelesaikan buku sekuel dari Gol A Gong berjudul Balada si Roy. Buku pertama dan kedua dijadikan satu pada cetakan terbarunya. Ini menyenangkan, karena gadis skeptis tak harus menunggu buku lanjutan untuk mengetahui kisah. Seminggu lebih, Joe Avonturir berhasil ditamatkannya.
Hampir tak banyak yang bisa diceritakan si gadis skeptis, kecuali permainannya dengan takdir dan jodoh. Dia sedang senang berjalan kesana-ke...more
nanto
Roy yang membuat gue berhutang akan sawah dan tanah Banten. Yang sampe sekarang pun hutang naik motor sampe Anyer gak kesampean. Yang bikin gue waktu ke Bandung menengok ke Gelap Nyawang. Rekonsruksi dia bertarung beregu dengan berandal lain.

Roy, buku pertamanya lebih mahal karena lebih tebal. Grafis Cover edisi baru kalah gahar sama buku lama. Bikin gue pernah nyangkut di pantai Bandulu deket Anyer jaman masih sepi dari vila. Pas dateng badai...boro2 ndiriin tenda. Rekonstruksi tempat kematian...more
Andri
Puisi Toto ST Radik ini gak ada di serial si Roy. Tapi karena salah satu jiwa dalam buku2 si Roy adalah puisi-puisi Toto ST Radik, maka gw posting puisi ini. One of my lifetime favorit poem.

Lelaki Yang Tak Menginginkan Sorga
-Toto ST Radik-

lelaki itu bicara lagi mengenai kematian
seperti penyair yang memuja cinta dan kesunyian

udara menjadi garing walau langit begitu deras
menumpahkan hujan. pagi berubah ungu pekat
dalam secangkir kopi yang diseduh tanpa gula

aku melihat sorga, katanya, tapi aku
tak me...more
Dita
Agak telat mengikuti kisah Roy Boy Haris ini. Tapi sekalinya membaca, langsung merasuk ke dalam jiwa anak SMP saya. Langsung bercita-cita backpacking, menulis puisi, dan menjadi teman anak jalanan. Juga berpetualang mencari cinta. Walaupun ketika say membacanya di tahun-tahun belakangan ini, ada spirit yang hanya hidup di masa itu, dan tidak ikut berputar bersama waktu. Tapi tetap, Balada si Roy adalah salah satu bacaan klasik remaja Indonesia. Buku yang pertama ini akan menjadi awal yang menyen...more
Marina Zala
** Book 184 - 2014 **

"Kalau aku berdiri di gunung kesunyian jiwaku, mendengar suara zaman, cemas rasaku mendengar bunyi yang palsu dan kecapi batinku putus, karena hanya bisa mengeluarkan lagu yang merdu, lagu angin pegunungan, lagu ombak di pantai danau tanah airku. Oh, tanah tumpah darahku, banyak suara yang keluar dari lembahmu sekarang, yang tidak kukenal, tidak kukenal, tidak dapat ditiru"..Sanusi pane. halaman 133

Buku ini mengisahkan tentang lika liku kehidupan seorang remaja yang bernam...more
Dian Ara
Andai ulasan ini saya tulis 20 tahun silam, boleh jadi saya tidak ragu berikan 5 bintang. Tidak, 7 lebih pas! Ya, saya pernah jatuh cinta pada sosok Roy. Yang begitu jantan. Yang begitu "lelaki". Yang mengagumkan, menggemaskan, dan kadang juga menimbulkan setitik nyeri di dada, terutama ketika karakter-karakter perempuan di buku ini digambarkan hanya bisa pasrah dan merindu, sementara si "lelaki" bertualang seenak jidat.

Hari ini, saya kembali membacanya. Dan kecewa. Zaman memang sudah berubah. R...more
Wenny Widy
Roy Boy Haris baru saja pindah ke Serang. Di sini dia mengalami segalanya: cinta, persahabatan, dan permusuhan. Segalanya hancur ketika Joe, anjing pemberian almarhum ayahnya, mati dibunuh Dulah dan sekawanannya. Ditambah lagi Andi, teman satu gengnya, meninggal karena kecelakaan. Begitulah, dan Roy berubah menjadi bad boy. Menenggak narkoba dan kebut-kebutan di jalan.

--o--

Ya, inti cerita ini cuma begitu. No more. Simple dan, ya, seharusnya menghibur. Tapi dengan amat sangat kecewa aku terpaksa...more
Meliana
membaca ulang "roy")

pertama kali mengenal ROY berpuluh tahun yang lalu, i was straightly madly deeply in love..
roy, bagiku, adalah sosok laki-laki sejati! (sejujurnya, aku adalah pembaca naif yang terhipnotis dengan jargon kejantanan ala lelaki yang digambarkan lewat sosok roy oleh gola gong). pokoknya, aku begitu jatuh cinta sampai sampai aku sudah menamai anak laki-laki ku yang belum kubuat dengan nama: ROY; atau paling tidak dengan plesetannya: RIO. :)

membuka kembali ROY adalah seperti menabu...more
Weeko
Roy itu teman imajiner yang saya kenal waktu masih duduk di bangku SMP, ketika itu ia hanya muncul di majalah Hai...gara-gara roy saya selalu ingin menjadi avonturir ketika SMA dan Kuliah..namun tak pernah kesampaian....
setelah lulus kuliah....ternyata kesempatan membawa saya menjadi seorang avonturir....semangat avonturir Roy selalu saya ingat ketika saya melakukan perjalanan keliling Indonesia mulai tahun 2004 hingga sekarang pun masih....
Thanks Roy, saya bahkan mungkin telah melakukan lebih b...more
Elfi
Akhirnyaaaa kesampean juga mencicipi kenakalan si Roy, tokoh legendaris andalan majalah Hai.

Hmmm yeaahhh gw emang ga mengalami masa2 kejayaan si Roy, tapi namanya tetap harum mewangi sp sekarang, dan gw msh tetep penasaran dengannya.

Ga sengaja nemu bukunya di toko buku (mmm lupa namanya..) di Plaza Tendean. Bukunya yg dah di re-launch sama Mizan, dipadetin jd 4 buku. Sayangnya cuma ada buku 1 doang.

Agak terganggu dengan bahasanya, ya mungkin itu gaya bahasa pada jamannya, tapi seru lah, model2 m...more
Asrie Rahmiatie
Pertama baca, dipinjemin ma temen kerja. Agak2 telat sih, mengingat usiaku waktu itu dah 24. Haha. Padahal ini kan novel remaja. Tapi bagus juga. Ada banyak nilai moral yg bisa diambil dari kacamata seorang remaja Roy. Buku ini bisa mewarnai khasanah buku yang kubaca. Mengingat kebanyakan buku fiksiku cewek banget dan religius. But somehow, this book can be religious. Krn kita bisa menemukan Tuhan di mana pun kita berada. Lewat perjalanan kita pun bisa. Seperti Si Roy ini.
Nurbaya
Oct 27, 2007 Nurbaya rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: every one
Pertama kali membaca buku ini saat saya masih duduk di kelas 2 SMU. Dan saya merasa sangat cocok dengan jiwa petualang dan keresahan si tokoh yang ingin melakukan banyak hal..

Ceritanya asyik dan menggugag. Kisah cinta, persahabatan, permusuhan dan tentang pengorbanan.
Namun sayang saat ini saya baru membaca hingga BSR 2. Dan butuh waktu hingga setahun untuk mendapatkannya. Jika ada teman2 yang pernah membaca BSR berikutnya mohon berbagi cerita yaaa....

Puji Lestari
Saya belum terlalu akrab dengan karyanya Gola Gong. Tapi yang ini benar-benar menyegarkan. Menggambarkan realitas remaja masa kini dengan segala problematikanya yang hitam putih.

Banyak hikmah yang bisa diambil dari kisah ini. Banyak pelajaran dan kata-kata yang menunjukkan jalan kebenaran.
Selamat!
DamaiTegar PS
Inilah buku yg paling menginspirasi saya. Bagaimana tidak.. kehidupan ROY yang penuh kegelisahan merupakan hal yg jamak dirasakaan remaja usia tanggung seperti saya ini. Buku ini tidak memberikan semua jawaban akan pertanyaan saya namun mampu memberi arti lebih kepada hidup saya.
Rusdy
ini buku ini ingat masa2 sekolah tempo dulu sekitar aon 90'an apa lagi di selingi puisi inidah karya hary h. haris & toto st radik pada tiap bab nya
yng isi nya sangat2 mengugah emosi kelaki-lakian ( jiwa muda ) pada sa'at itu . lalu kemana sekarang gola gong !.....
Bubun Ar
Jun 20, 2010 Bubun Ar is currently reading it
Buku ini mengilhami jiwa muda gua untuk jadi seorang Avonturir sejati.Gak kenal takut , gak kenal lelah mencari petualangan sampai ke ujung langit.
Stressmetal
buku inilah awal mimpi gw keliling Indonesia...
thanks, Roy.. sekarang gw dalam perjalanan meraih mimpi itu..
Lily4
baru selesai buku 4

o iya... tahun ini Gong Publishing menerbitkan bundel 10 seri nya lho. Compact!
Zippoku
yang kita butuhkan adalah roy! bukan si hedon boy!
Rahmania Habiba
Buku jaman sma banget
Rizky Akbar
i want to read
Asnan
Nov 01, 2009 Asnan added it
Joe
Babay Dc
T.O.P
Sitiavahsyuffatilahazzah
Sitiavahsyuffatilahazzah marked it as to-read
Oct 23, 2014
Etah
Etah marked it as to-read
Oct 22, 2014
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 17 18 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Makhluk Manis dalam Bis (Lupus, # 2)
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Orang-orang Proyek
  • Mangan Ora Mangan Kumpul
  • Parijs van Java: Darah, Keringat, Air mata
  • Canting
  • Sekali Peristiwa di Banten Selatan
  • Nguping Jakarta
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Lelaki Kabut dan Boneka  (Dolls and The man of Mist)
  • Harimau! Harimau!
  • Aksi Massa
483285
also known as Gol A Gong.

Heri Hendrayana Harris, atau lebih dikenal dengan nama pena Gola Gong, lahir di Purwakarta,15 Agustus 1963, pernah kuliah di FASA UNPAD Bandung. Setelah diterbitkannya seri petualangan Balada si Roy pada tahun 1989,ia menjadi wartawan tabloid Warta Pramuka(1990-1995) dan tabloid Karina (1994-1995). Ia juga sempat menjadi reporter Freelance di beberapa media massa. Lalu ia...more
More about Gola Gong...
Balada Si Roy 2: Avonturir Balada Si Roy 3: Rendez-Vous Balada si Roy 4: Bad Days Pada-Mu Aku Bersimpuh The Journey: From Jakarta to Himalaya

Share This Book

“Dengan petualangan kecil itu dia jadi bisa belajar banyak tentang hakikat hidup.” 8 likes
“Bagi Roy, jeans ibarat hidup. Semakin dia lusuh, semakin dia enak dinikmati.” 6 likes
More quotes…